Daily Archives: July 25, 2018

Keutamaan Qurban Kambing

By | Paket Qurban, Tentang Qurban | No Comments

Keutamaan Qurban Kambing

Apa kabar para sahabat Aqiqah Berkah yang di selalu di Muliakan oleh Allah SWT. Nah kini kami akan mengulas mengenai keutamaan qurban. Langsung saja ya guys…..

Kurban

Penyembelihan hewan kurban dapat dilakukan pada hari kurban (Idul Adha), karena hari raya ini dituntut untuk melakukan pengorbanan yang sebesar-besarnya. Sebagaimana yang kita ketahui, kisah dari Nabi Ibrahim a s. yang telah rela mengorbankan putranya untuk melaksanakan perintah Allah Swt. Ismail sebagai seorang putra begitu rela dan ikhlas menjadi korban. Karena keikhlasan merekalah Allah menggantikan dengan seekor domba. Kisah tersebut diabadikan dalam Al-Quran.

Istilah Kurban, menurut etimologi diambil dari kata qurraba ,yugarribu, qurbanan yang berarti mendekatkan diri kepada Allah. Luwies Ma’aluf mendefinisikan kurban sebagai setiap perkara yang digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah, baik berupa penyembelihan hewan maupun yang lainnya.

Pada masa jahiliyah bangsa Arab sudah mempraktikkan tradisi kurban yang diwariskan secara turun-temurun. Sebelum dikurbankan, hewan-hewan kurban itu dilepaskan untuk kebesaran patung-patung berhala yang mereka sembah. Ada tiga tujuan yang mereka harapkan dari tradisi kurban tersebut, yaitu sebagai berikut.

  1. Mendekatkan diri kepada tuhan-tuhan mereka (berhala). Mereka membakar semua daging hewan tersebut dan kulit-kulitnya diberikan kepada kahin (dukun).
  2. Sebagai cara pertobatan atau permohonan ampun atas segala dosa mereka.
  3. Sebagai penolak bala (mohon keselamatan dan supaya terlepas dari aib)

Kurban dipersembahkan dengan buah-buahan yang dibakar di tempat pemujaan berhala. Kurban yang dilakukan orang-orang zaman dahulu tidak hanya berupa penyembelihan serta menyajikan buah-buahan, tetapi juga menjadikan manusia sebagai kurban.

  1. Bangsa Finiki, Persia, dan Romawi mempersembahkan Kurban bagi dewa-dewa mereka dengan menyembelih manusia.
  2. Di Benua Eropa, kebiasaan menyembelih manusia sebagai kurban berlangsung sampai 657 M
  3. Raja Arab yang bernama Al-Hirah sering melakukan penyembelihan manusia sebagi persembahan terhadap tuhannya Al-Uzza.
  4. Bangsa Mesir memiliki kebiasaan berkurban dengan anak gadis. Anak gadis yang dijadikan kurban itu didandani kemudian ditenggelamkan kedasar sungai Nil. Kebiasaan buruk bangsa Mesir itu baru bisa dihilangkan ketika lslam datang kesana pada masa Amr bin Ash.

Kurban pada zaman Nabi Adam as dimulai dengan peristwa Qabil dan Habil. Peristiwa berdarah ini diawali dengan penolakan Qabil untuk dijodohkan dengan Labuda, dan menginginkan saudara kembarnya sendiri yaitu Iklima yang konon parasnya lebih cantik dibandingkan dengan Labuda.

Menghadapi kasus tersebut, atas perintah Allah, Nabi Adam memerintahkan Qabil dan Habil untuk berkurban dengan ketentuan bahwa kurban yang diterima Allah-lah yang berhak menikahi Iklima. Qabil mempersembahkan kurbannya dengan buah-buahan, sedangkan Habil dengan menyembelih kambing betina.

Ternyata kurban yang di terima Allah adalah kurbannya Habil yang ditandai dengan turunnya api yang membakar kurban Habil. Sehingga Habil berhak menikahi Iklima. Qabil sangat marah dan dengki pada saudaranya maka Habil dibunuh Qabil.

Pengertian dan Dasar Hukum Kurban

Kurban atau Udhiyyah dalam bahasa Arab adalah nama hewan sembelihan seperti unta, sapi, dan kambing yang disembelih pada Hari Raya Nahar (kurban) dan Tasyrik sebagai bentuk tagarrub (pendekatan diri) kepada Allah Swt.

Menurut bahasa, istilah Rurban berarti mendekatkan diri, sedangkan menurut istilah, kurban berarti menyembelih hewan tertentu pada hari raya Idul Adha dan hari tasyrik dengan maksud untuk beribadah kepada Allah Swt.

Hukum menyembelih hewan kurban adalah sunnah muakkad bagi yang mampu melakukannya. Berdasarkan riwayat Ummu Salamah bahwa Nabi saw bersabda:
“Jika kalian telah melihat hilal bulan Dzulhijah, hendaknya seorang di antara kalian berkurban, dan melakukan manasik dengan memotong rambut dan kukunya. (H R. Muslim).

Adapun dasar hukum kurban adalah firman Allah Swt yang artinya:
“Sesungguhnya, Kami telah memberimu (Muhammad) nikmat yang banyak. Maka laksanakanlah salat karena Tihammu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Sungguh, orang-orang yang membencimu dialah yang terputus dari rahmat Allah. (Q.S. al-Kautsar [108]: 1-3)

Berkurban pada hakikatnya mensyukuri atas segala nikmat yang Allah berikan kepada manusia. Karena nikmat tersebut sangat banyak, sudah seharusnya manusia melakukan pengorbanan dalam bentuk apapun kepada Allah Swt. Mengorbankan jiwa, harta, tenaga dan waktu hanya untuk mendekatkan diri kepada Allar Swt. Dalam hal ini syariat yang dianjurkan adalah melakukan penyembelihan hewan, kemudian daging hewan tersebut dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkan (fakir-miskin).

Keutamaan Berkurban

Ibadah kurban sangat dianjurkan, tentunya mengandung keutamaan dan hikmah, sebagaimana sebuah riwayat dari Aisyah r.a Nabi saw telah bersabda:
“Melalui ibadah kurban manusia akan hidup lapang dalam kedermawanan”

Begitu tinggi keutamaan dari kurban. Hal tersebut dikarenakan Allah Swt. Segera mempersiapkan pahala berkurban, walaupun pisau baru digesekkan pada leher hewan itu, sebelum darahnya membasahi tanah. Hal tersebut merupakan balasan atas ketaran orang yang berkurban dalam memenuhi seruan Allah. Mereka telah mengkurbankan hartanya agar terhindar dari sikap bakhil yang merupakan tabiat asli manusia.

“Dan lebih baik (bagi mereka), walaupun manusia itupadatabianya kikir (Q. S. an-Nisa [4]: 128).

Perhatikanlah hadis berikut ini.
“Tidak ada amalan yang diperbuat manusia pada Hari Raya Kurban yang lebih dicintai oleh Allah selain menyembelih hewan. Sesungguhnya hewan kurban itu kelak pada hari kiamat akan datang beserta tanduk-tanduknya, budu-bulu dan kuku-kukunya. Sesungguhnya sebelum darah kurban itu mengalir ke tanah, pahalanya telah diterima di sisi Allah. Maka tenangkanlah jiwa dengan berkurban. (H.R. Tirmidzi).

Hadis di atas menggambarkan keutamaan yang besar bagi orangyang melakukan ibadah kurban. Pelaksanaan ibadah kurban dapat memotivasi umat Islam untuk meningkatkan pengorbanan yang besar untuk kepentingan Dinullah (agama Allah).

Adapun bagi mereka yang belum mampu untuk berkurban, dapat mengorbankan segala sesuatu yang mereka miliki untuk kepentingan menegakkan Islam. Allah Maha Mengetahui siapa di antara hamba-hamba-Nya yang telah berkurban untuk-Nya.

Waktu untuk Berkurban

Waktu penyembelihan hewan kurban adalah setelah terbit matahari pada hari Idul Adha hingga tiga hari tasyriq (11, 12 dan 13 Dzulhijjah). Setelah tida hari tersebut, maka tidak dibenarkan penyembelihan hewan qurban. Sebagaimana riwayat al-Barra r.a dari Nabi SAW, bahwa ia bersabda:
“Sesungguhnya hal pertama yang kita lakukan pada hari ini adalah salat, kemudian kembali dan memotong kurban. Barang siapa yang melakukan itu, berarti ia mendapatkan sunnah kami. Dan barang siapa yang menyembelih sebelum itu maka daging sembelihannya untuk keluarganya dan tidak dinilai sebagai ibadah kurban sama sekali.”

Penyembelihan yang dilakukan pada hari-hari tersebut (10 sampai 13 Dzulhijah) baru dapat disebutkan sebagai penyembelihan kurban. Berbeda dengan akikah yang disunatkan untuk melakukan penyembelihan pada hari ketujuh tetapi dibolehkan juga pada hari-hari lain.

Jenis Hewan Kurban

Adapun jenis hewan yang boleh dikurbankan adalah jenis hewan ternak seperti unta, sapi, dan kambing (domba). Selain dari itu, tidak dibenarkan Sebagaimana firman Allah Swt,
“…..agar mereka menyebut nama Allah atas rezeki yang dikaruniakan Allah kepada mereka berupa hewan ternak…”(QS. Al-Hajj (22): 34).

Allah Swt. tidak pernah melihat dari darah dan daging dari hewan yang disembelih, Allah hanya melihat ketulusan dari orang yang berkurban seperti yang tercantum dalam Al-Quran surat Al-Hajj ayat 37.

Hewan kurban berupa domba yang dianggap layak adalah yang berumur satu tahun, kambing berumur satu tahun, sapi berumur dua tahun, dan unta berumur lima tahun. Jika semua itu menyulitkan, maka dibolehkan kurang dari itu karena Islam sendiri tidak menyulitkan. Semua hewan itu tidak dibedakan jantan atau betinanya. Hal ini didasarkan kepada hadis Rasulullah SAW.
“Janganlah kalian berkiaban kecuali yang telah berumma satu tahun ke atar jika hal itu menyiditaanmi, maka sembelihlah yang jadza kambing.”

Menurut Imam Abu Hanifah jadah adalah kambing domba yang telah berumur beberapa bulan. Hewan-hewan yang dibolehkan untuk dikurban adalah hewan-hewan yang sehat dan menyehatkan. Sehat adalah kondisi hewan yang tidak terdapat ‘aib. Menyehatkan adilah hewan yang tidak terkena vinus, yang jika dimakan dagingnyaalan membahayakan orangyang mengonsumsinya. Diantara ‘aib-aib pada hewan tersebut adalah:

  1. penyakit yang jelas terlihat;
  2. picak matanya;
  3. pincang sekali: dan
  4. sangat kurus

Semua itu didasarkan kepada hadis yang diriwayatkan Barra Bin Azis bahwa Nabi Muhammad saw. bersabda:
“Empat jenis penyakit pada hewan kurban yang tidak layak yaitu hewan yang picak dengan jelas, dan yang sakitdan penyakitnya terlihatjelas, yang pincang sekali dan yang kurus sekali.”

Adapun ketentuan jumlah hewan yang dikurbankan adalah bagi satu hewan domba berarti telah memadai untuk diri dan keluarganya. Hal ini diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Tirmidzi bahwa Abu Ayyub berkata;
“Pada zaman Rasulullah, orang-orang berkurban dengan seekor domba untuknya dan untuk keluarga seisi rumahnya. Mereka memakan dan memberikan kepada orang lain agar manusia merasa senang, sehingga mereka menjadi sebagaimana yang engkau lihat.”

Jika dalam keluarga terdapat lima kepala dan hendak kelimanya berkurban maka hal itu lebih baik daripada hanya seekor domba. Karena keterangan di atas adalah batas minimal setiap keluarga harus berkurban satu ekor Adapun hewan sapi atau unta berlaku untuk tujuh orang yang sama-sama bermaksud melaksanakan kurban dan tagarrub (mendekatkan diri) kepada Allah. Sebagaimana diriwayatkan dari Jabir.

Nah itulah mungkin sedikit yang bisa kami sampaikan. Kami mau menyampaikan sedikit mengenai harga-harga kambing yang ada di Aqiqah berkah. Berikut harga-harganya:

A. Kambing qurban 2018 (Ready Stock)
– Jenis : Kambing / Domba Gibas
– Berat : Mulai dari 24-29 kg
– Umur : -+ 1 tahun
– Harga : Mulai dari Rp.1.850.000,-
(Untuk jenis lebih lengkap dan terupdate bisa menghubungi kontak kami)

B. Harga Sapi qurban 2018 (Ready Stock)
1) Sapi Jawa
– Berat : Mulai dari 300 kg
– Harga : Mulai dari Rp.16.000.000,-
2) Sapi Bali
– Berat : Mulai dari 300 kg
– Harga : Mulai dari Rp.16.000.000,-
(Untuk jenis lebih lengkap dan terupdate bisa menghubungi kontak kami)

Harga kambing qurban dan sapi qurban tersebut dapat anda dapatkan melalui penawaran Paket Qurban 2018 Aqiqah Berkah. Berikut Paket Qurban 2018 yang telah kami sediakan :

  1. Paket Qurban Peduli Syar’i
    Pada paket qurban peduli syar’i, kami menyediakan pemesanan hewan qurban sekaligus jasa pemotongan hewan qurban secara syar’i. Untuk penyaluran daging qurban, Anda dapat memesan tempat yang dikehendaki atau yang diamanahkan seperti panti asuhan, pondok pesantren, dll sebagai tempat pembagian daging qurban. Kami menerima jasa pemesanan dari kota semarang dan sekitarnya.
  2. Paket Qurban Mandiri Syar’i
    Pada paket ini kami menyediakan jasa pemesanan hewan qurban syar’i dan untuk penyembelihannya dilakukan mandiri oleh orang yang akan berqurban.
    Adapun area atau tempat untuk pendistribusian daging (Paket Qurban Peduli Syar’i) dan pengantaran hewan qurban (Paket Qurban Mandiri Syar’i) yang dapat kami sediakan meliputi kabupaten dan kota :
    (a) Jombang
    (b) Mojokerto
    (c) Nganjuk
    (d) Kediri
    (e) Tulungagung
    (f) Ngawi
    (g) Magetan
    (h) Ponorogo
    (i) Madiun

Itulah yang dapat kami sampaikan mengenai harga hewan qurban. Semoga apa yang kami sampaikan di atas tersebut bermanfaat untuk anda semuanya. Amin ya robbal alamin…..

Jika anda membutuhkan kambing Aqiqah atau Kambing dan Sapi qurban dengan Kualitas terbaik dan berkualitas anda melihat di website kami www.qurban-aqiqah.com atau bisa juga menghubungi nomor berikut ini untuk informasi lebih detailnya. Kami tunggu pesanan anda….

Untuk Informasi Lebih lanjut Hubungi Kami :
WA : +6281335680602
BBM : 7C0B38CE
TELPON/SMS : 085749622504

Hewan atau Kambing bisa dipilih di kandang kami dan Gratis titip hewan qurban sebelum di antar.

Wallahul muwaffiq.

-_-Aqiqah Berkah Siap membantu Anda dalam Qurban atau Aqiqah Anda-_-

Qurban Mandiri

By | Berita, Paket Qurban, Tentang Qurban | No Comments

QURBAN MANDIRI

Bagaimana persiapan Idul Adha 1437 H ? Apakah Anda telah mendapatkan hewan qurban yang sesuai syariat ajaran Islam ? Anda juga dapat melakukan qurban mandiri dengan menyediakan hewan qurban yang telah layak sembelih dan melakukan penyembelihan secara mandiri, begitu pula dengan pendistribusian daging hewan qurban.

Qurban Untuk Orang Lain, Bolehkah - (2)

Ketika Anda melaksanakan ibadah qurban, ada beberapa hal yang perlu diketahui seperti rukun menyembelih hewan qurban. Berikut ini ulasan mengenai rukun menyembelih hewan qurban, semoga menjadi tambahan pengetahuan bagi kita semua 🙂

Penyembelih Hewan Qurban Hendaknya Orang Islam / Ahli Kitab

Penyembelih hendaklah orang Islam atau ahli Kitab (yang berpegang dengan Kitab Allah selain dari Al-Qur’an) dan melakukannya dengan sengaja. Hal ini sebagaimana dengan Firman Allah SWT yang berbunyi :

“Makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al-Kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal pula bagi mereka” (QS.Al-Maidah: 5).

Hewan Sembelihan Qurban Adalah Binatang Yang Halal

Cara menyembelih :

a. Binatang yang dapat disembelih di lehernya hendaklah disembelih dilehernya, dipotong urat tempat lewatnya makan dan urat tempat keluar napasnya, kedua urat itu wajib putus.

b. Binatang yang tidak dapat disembelih di lehernya karena liar atau jatuh ke dalam lubang sehingga tidak dapat disembelih di lehernya. Menyembelihnya dapat dilakukan di mana saja dari badannya, asal dia bisa mati karena luka itu. Sebagaimna sabda Rosulullah SAW yang artinya :

“Dari Rafi’, Ia berkata: Kami pernah beserta Rosulullah dalam perjalanan. Kami bertemu dengan seekor unta kepunyaan suatu kaum yang lari, sedangkan mereka tidak tidak membawa kuda untuk mengejarnya. Maka dilemparlah (unta itu) oleh seorang laki-laki dengan anak panahnya, lalu unta itu mati. Rosulullah bersabda, “Sesungguhnya binatang ini ada bertabiat seperti tabiat binatang liar, pada binatang-binatang yang seperti ini perbuatlah oleh kamu demikian” (Riwayat Jamaah ahli hadits).

Selain hadits diatas juga didapat pada hadits Rosulullah SAW yang juga menjelaskan tentang hal tersebut, yakni :

“Dari Abu Usyara, “Saya elah bertanya kepada Rasulullah, Adakah tidak sah menyembelih kecuali di kerongkongan dan di pangkal leher ?” Jawab beliau, “Kalau engaku bacok di pahanya, sesungguhnya cukuplah (memadailah) bagimu” (Riwayat lima orang ahli hadits).

Alat Menyembelih Adalah Semua Barang Tajam

Alat (perkakas) menyembelih, yaitu semua barang tajam, melakukan, besi, bambu, atau lain-lainnya kecuali gigi dan kuku, begitu juga segala macam tulang. Hal ini sebagaimana yang dijelaskan oleh Rosulullah SAW dalam sabdanya yang artinya :

“Dari Rafi’ bin Khadij, “Alat apapun yang dapat mengalirkan darah dan yang disembelih dengan menyebut nama Allah, makanlah olehmu, kecuali karena gigi dan kuku” (Riwayat Bukhari dan Muslim).

Menurut sebagian ulama’ dilarangnya menyembelih dengan gigi dan kuku itu karena keduanya bukan barang yang tajam, berarti keduanya tidak dapat ditajamkan. Jadi, binatang yang disembelih dengan keduanya berarti sama dengan binatang yang mati tercekik, yang dilarang dalam ayat di atas.

Nah bagi sahabat Aqiqah Berkah yang ingin melaksanakan qurban Mandiri, Anda dapat memesan hewan qurban pada Aqiqah Berkah. Hewan yangtersedia Kambing jenis gibas dan sapi jenis Bali dan Jawa. Berikut ini harga hewan qurban pada Aqiqah Berkah :

Qurban Untuk Orang Lain, Bolehkah - (2)

1) Sapi Jawa
– Berat : Mulai dari 300 kg
– Harga : Mulai dari Rp.16.000.000,-

2) Sapi Bali
– Berat : Mulai dari 300 kg
– Harga : Mulai dari Rp.16.000.000,-

3) Kambing Gibas
– Berat : Mulai dari 24-29 kg
– Umur : -+ 1 tahun
– Harga : Mulai dari Rp.1.850.000,-

Paket Qurban Mandiri Syar’i

Pada paket ini kami menyediakan jasa pemesanan hewan qurban syar’i dan untuk penyembelihannya dilakukan mandiri oleh orang yang akan berqurban. Selanjutnya kami siap mengantar hewan qurban yang telah Anda pesan.

Silahkan bagi sahabat AB yang ingin memesan penawaran paket qurban 2018 dari kami. Karena kami Aqiqah Berkah siap menjadi mitra anda yang beramanah untuk membantu kelancaran ibadah qurban anda. Pesan paket qurban yang anda kehendaki mulai dari sekarang, untuk mendapatkan harga yang ekonomis. Berikut kontak kami yang dapat anda hubungi.

SMS / Call : 085853444472

Whatsapp : 085853444472

Pin BB : 7C0B38CE

Jual Qurban Online

By | Berita, Paket Qurban, Tentang Qurban | No Comments

JUAL QURBAN ONLINE

Perintah qurban dalam ilmu fiqih disebut dengan udhiyya yang berarti hewan yang disembelih saat Idul Adha. Di dalam hukum Islam, qurban merupakan suatu ritual yang dilaksanakan untuk memeperoleh amal baik (pahala) untuk di akhirat.

25 Jual Qurban Online

Assalamu’alaikum wr wb

Alhamdulillah piji syukur kehadirat Illahirobbi yang menciptakan alam semesta dengan segala kebesarannya. Shalawat dan salam semoga terlimpahkan kepada Nabi umat Islam Baginda Rasulullah Muhammad SAW. Semoga kita semua termasuk umatnya yang kelak mendapatkan syafaat di hari kiamat. Aamiin Aamiin Ya Robbal’alamin.

Ibadah qurban atau peringatan Hari Raya Idul Adha 1437 H, Insya Allah jatuh di tanggal 12 September 2018 dalam penanggalan Masehi. Apabila kita hitung sejak saat ini, tidak terasa Idul Adha akan tiba sebentar lagi. Segera pesan hewan qurban Anda untuk kurban di Hari Raya Idul Adha 1437 H. Pilih hewan qurban yang sempurna untuk kesempurnaan ibadah Anda sebagai muslim yang beriman dan bertaqwa.

Pengertian qurban, adalah penyembelihan hewan tertentu bagi manusia untuk menjadi insan yang lebih baik dan lebih dekat dengan kasih sayang Allah. Dalam ilmu fiqih qurban disebut “udhiyya” yang berarti hewan yang disembelih saat Idul Adha. Menyembelih binatang dapat disebut “tadhiyya” yang berarti menyembelih hewan khusus pada waktu tertentu dengan niat ibadah dan ketaatan. Ini juga dapat disebut “zabh” dan “Nahr”.

Sedangkan yang dimaksud dengan hewan khusus diatas adalah hewan yang diterima menurut syariat agama sebagai korban seperti domba, kambing, sapi dan unta. Yang dimaksud dengan waktu tertentu adalah hari Idul Adha. Dalam hukum islam qurban merupakan ritual wajib yang dilakukan di dunia ini dan untuk mendapatkan amal baik (pahala) untuk akhirat.

Qurban dilakukan dengan maksud mendekatkan diri kepada Allah dan hanya demi Allah. Dilarang oleh agama (haram) untuk mengorbankan hewan bagi siapa pun selain Allah. Rasulullah (saw) memperingatkan orang-orang yang bmencoba untuk berqurban untuk orang lain selain Allah dengan sabda berikut ini:

“Semoga Allah melaknat orang-orang yang mengorbankan binatang untuk orang lain selain untuk Allah.” (Muslim, Nasai)

Adanya perintah qurban telah ada sejak zaman nabi. Hari raya qurban atau hari raya idul adha adalah sebuah hari raya islam yang diperingati peristiwa kurban saat Nabi Ibrahim bersedia mengorbankan putranya Ismail untuk Allah yang kemudian diganti oleh-Nya dengan domba.

25 Jual Qurban Online 1

Perintah qurban di Hari Raya Idul Adha dilakukan dengan sholat ied. Kemudian peringatan qurban dilakukan dengan penyembelihan hewan ternak untuk qurban. Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah atau jatih 70 hari setelah perayaan Idul Fitri. Pada Hari Raya Idul Adha tersebut, diharamkan bagi umat muslim untuk berpuasa.

Adanya hikmah dari melaksanakan perintah qurban, disyariatkan Allah untuk mengenang Sejarah Idul Adha sendiri yang dialami oleh Nabi Ibrahim as. Selain itu sebagai suatu upaya untuk memberikan kemudahan pada hari Id, sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah SAW, “Hari-hari itu tidak lain adalah hari-hari untuk makan dan minum serta berdzikir kepada Allah Azza wa Jalla.”

Binatang yang diperbolehkan untuk kurban adalah onta, sapi (kerbau) dan kambing. Selain dari tiga jenis hewan tersebut tidak diperbolehkan untuk dijadikan hewan qurban. Allah SWT berfirman, “supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah dianugerahkan Allah kepada mereka.” (Al-Hajj: 34).

Syarat berkurban dengan domba haruslah yang berumur setengah tahun, kambing jawa yang berumur satu tahun, sapi yang berumur dua tahun, dan unta yang berumur lima tahun, baik itu jantan atau betina. Hal ini sesuai dengan hadis-hadis di bawah ini:

Dari Abu Hurairah ra berkata, aku pernah mendengar Rasulullah saw bersabda, “Binatang qurban yang paling bagus adalah kambing yang jadza’ (powel/berumur satu tahun).” (HR Ahmad dan Tirmidzi).

Saudara muslim yang telah mampu untuk berqurban di tahun 2018 ini, hendaknya segera memesan hewan qurban. Kini dengan adanya kemudahan teknologi dan kemajuan ilmu pengetahuan, Anda dapat melakukan pemesanan hewan qurban online. Aqiqah Berkah menjual hewan qurban online untuk seluruh wilayah di Indonesia dengan pilihan paket qurban peduli atau tebar hewan qurban.

Pemesanan hewan qurban online, hubungi nomor layanan :

SMS / Call : 085853444472

Whatsapp : 085853444472

Pin BB : 7C0B38CE

Anda dapat melaksanakan ibadah qurban tanpa mengganggu aktivitas harian hanya karena memilih hewan qurban. Pada hewan qurban online, Anda dapat memesan hewan qurban seperti sapi maupun kambing. Pemotongan hewan qurban dan pendistribusian daging dapat dilakukan dengan dibagikan ke desa binaan, panti asuhan maupun pondok pesantren. Aqiqah Berkah selalu siap membantu kelancaran ibadah qurban.

Qurban Kambing atau Sapi

By | Berita, Tentang Qurban | No Comments

qurban kambing atau sapi

Qurban Untuk Orang Lain, Bolehkah -
Assalamualaikum….. Hai sobat Aqiqah Berkah…. apa kabar nih? Semoga dalam keadaan baik ya dan senantiasa dalam lindungan Allah SWT. Amin ya Rabbal alamin…. menyambut datangnya hari raya Idul Adha 1437 H yang sebentar lagi akan tiba. Apakah sobat semua sudah mepersiapkannya? Banyak amalan di hari raya Idul Adha, dan salah satu amalannya adalah berqurban, mengingat ibadah qurban merupakan salah satu ibadah yang meberikan hikmah untuk membersihkan hati dengan maksud menjadikan iman dan taqwa dapat tumbuh subur dalam jiwa seseorang. Kali ini admin mau membahas tentang lebih baik mana qurban kambing atau sapi? Ya langsung saja kita simak penjelasannya berikut ini.

Berqurban merupakan bagian dari Syariat Islam yang sudah ada semenjak manusia ada. Ketika putra-putra nabi Adam as. diperintahkan berqurban. Maka Allah Swt. menerima qurban yang baik dan diiringi ketakwaan dan menolak qurban yang buruk. Allah Swt
berfirman:
“Ceriterakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan qurban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): “Aku pasti membunuhmu!” Berkata Habil: “Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa” (QS Al-Maa-idah 27).

Qurban merupakan bentuk ketaatan kepada Allah dengan melakukan perintah-Nya. Qurban dilakukan setelah sholat Idul Adha selesai hingga tanggal 13 dzulhijjah. Boleh memilih waktu hingga 3 hari setelah idul adha. Akan tetapi paling utama dilakukan pada tanggal 10 dzulhijjah setelah sholat Ied.Fadillah dan keutamaan berqurban antara lain:

  1. Qurban Pintu Mendekatkan Diri Kepada Allah
    Sungguh ibadah qurban adalah salah satu pintu terbaik dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagaimana halnya ibadah shalat. Ia juga menjadi media taqwa seorang hamba. Allah Subhanahu wata’ala telah berfirman:
    “Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.” (QS:Al Hajj:37)
  2. Sebagai sikap Kepatuhan dan Ketaaan pada Allah
    Berqurban merupakan bentuk sikap kita patuh dan taat kepada Allah SWT Sebagaimana firman Allah surat Al Hajj ayat 37:
    “Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah).” [QS: Al Hajj : 34]
  3. Ajaran Nabi Ibrahim AS
    Berkurban juga menghidupkan ajaran Nabi Ibrahim AS yang ketika itu Allah memerintahkan beliau untuk menyembelih anak tercintanya sebagai tebusan yaitu Ismail ‘alaihis salaam ketika hari an nahr (Idul Adha).
  4. Sebagai Saksi Amal di Hadapan Allah
    Ibadah qurban mendapatkan ganjaran yang berlipat dari Allah SWT, dalam sebuah hadits disebutkan bahwa, “Pada setiap lembar bulunya itu kita memperoleh satu kabaikan.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah). Juga kelak pada hari akhir nanti, hewan yang kita qurbankan akan menjadi saksi di hadapan Allah SWT.
  5. Berdimensi Sosial Ekonomi
    Ibadah qurban juga memiliki sisi positif pada aspek sosial. Sebagaimana diketahui distribusi daging qurban mencakup seluruh kaum muslimin, dari kalangan manapun ia, fakir miskin hingga mampu sekalipun. Sehingga hal ini akan memupuk rasa solidaritas umat. Jika mungkin bagi si fakir dan miskin, makan daging adalah suatu yang sangat jarang. Tapi pada saat hari raya Idul Adha, semua akan merasakan konsumsi makanan yang sama.
  6. Membedakan dengan Orang Kafir
    Sejatinya qurban (penyembelihan hewan ternak) tidak saja dilakukan oleh umat Islam setiap hari raya idul adha tiba, tetapi juga oleh umat lainnya. Sebagai contoh, pada zaman dahulu orang-orang Jahiliyah juga melakukan qurban. Hanya saja yang menyembelih hewan qurban untuk dijadikan sebagai sesembahan kepada selain Allah.
    “Katakanlah, ‘Sesungguhnya shalatku, sembelihanku (qurbanku), hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam, tiada sekutu baginya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah).” [QS: al-An’am : 162-163]

Adapun binatang yang boleh digunakan untuk berqurban adalah binatang ternak (Al-An’aam),unta, sapi dan kambing, jantan atau betina. Sedangkan binatang selain itu seperti burung, ayam dll tidak boleh dijadikan binatang qurban. Allah Swt berfirman:
” Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan menyembelihan (qurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka” (QS Al-Hajj 34).

Berdasarkan kesepakatan para ulama’ (lih. Al Qowaninul Fiqhiyyah, Bidayatul Mujtahid, Mughnil Muhtaj, Assyarhul Kabir dll) bahwa satu ekor kambing untuk satu orang, sementara berdasarkan hadist Rasulullah SAW, bahwa satu ekor untu atau satu ekor sapi bisa untuk tujuh orang (dan tidak untuk 10 orang). Sahabat Jabir berkata : “ Kami berqurban bersama Rasulullah SAW di Hudaibiyyah, satu ekor unta atas nama 7 orang dan satu ekor sapi atas nama 7 orang ” (HR. Jama’ah).

Namun dengan demikian, para ulama’ membolehkan seorang muslim untuk bequrban dengan seekor kambing atau dengan seekor sapi atau dengan seekor unta atas nama diriinya dan keluarganya (yang dibawah tanggung jawabnya, yaitu istri dan anak – anaknya meskipun lebih dari tujuh orang). Dalam arti bahwa seekor kambing atau seekor sapi atau seekor unta bisa dijadikan qurban atas nama satu orang lebih (meskipun lebih dari tujuh orang) ketika seorang yang berqurban dengan seekor kambing tersebut mangatasnamakan dirinya dan keluarganya yang dibawah tanggung jawabnya dan bukan atas nama dirinya dan orang lain yang bukan keluarganya yang dibawah tanggung jawabnya, hal tersebut didasarkan pada hadist Muslim yang diriwayatkan oleh ‘Aisyah “ bahwa Rasulullah SAW pernah berqurban dengan seekor kambing atas nama dirinya dan keluarganya”.

Hewan qurban terbaik adalah (pertama) unta, kemudian (kedua) sapi lalu (ketiga) kambing dan setelah itu (yang keempat) berserikat pada unta atau sapi (maksudnya beberapa orang -maksimal tujuh orang- iuran untuk membeli unta atau sapi untuk dikurbankan-red). Berdasarkan sabda Rasulullah tentang hari Jum’at:
“Barangsiapa yang berangkat (shalat jum’at) pada jam pertama, maka seakan-akan dia mengurbankan unta; Barangsiapayang berangkat pada jam ke-2, maka seakan-akan dia berkurban dengan sapi; Barangsiapa yang berangkat pada jam ke-3, maka seakan-akan dia berkurban dengan kambing jantan; Barangsiapa yang berangkat pada jam ke-4, maka seakan-akan dia berkurban dengan ayam; Barangsiapa yang berangkat pada jam ke-5, maka seakan-akan dia berkurban dengan telor.”

Sisi pendalilannya yaitu ada perbedaan nilai antara beribadah kepada Allah dengan mengurbankan unta, sapi dan kambing. Tidak diragukan lagi bahwa ibadah kurban termasuk ibadah yang agung kepada Allah. Penyebab lain (kenapa unta lebih utama), karena unta itu lebih mahal, lebih banyak dagingnya dan lebih banyak manfaatnya. Inilah pendapat tiga imam yaitu Imam Abu Hanifah, Imam Syafi’i dan Imam Ahmad.

Bicara tentang idul qurban di Indonesia, ternyata ada banyak sekali budaya berqurban yang sudah jamak di kalangan masyarakat. Mulai dari bagaimana cara memilih hewan qurban ras khusus yang dinilai paling terbaik, hingga pada teknis pembelian hewan qurbannya. Satu kebiasaan yang sudah menjadi budaya di Indonesia adalah hal mendasar yang menjadi pertanyaan besar tentang lebih baik mana qurban satu kambing (perorangan), atau sapi untuk 7 orang yang dilakukan secara urunan/patungan?

Dijelaskan dari berbagai sumber, ternyata qurban kambing satu ekor itu lebih baik ketimbang memilih opsi qurban sapi secara urunan/patungan tujuh orang. Mengapa demikian? Hal ini sesuai dengan dalil sebagai berikut: (Shahih Fiqh Sunnah, 2:375, Fatwa Lajnah Daimah no. 1149 dan Syarhul Mumthi’ 7:458). Imam As-Saerazi Asy-Syafi’i mengatakan, “Kambing (sendirian) lebih baik dari pada urunan sapi tujuh orang. Karena orang yang berkurban bisa menumpahkan darah (menyembelih) sendirian.” (Al Muhadzab 1:74).

Dalam konteks patungan qurban sapi 7 orang dibandingkan dengan qurban kambing untuk perorangan, pendapat Malikyah bisa dipakai sebagai pedoman. Siapa yang berqurban untuk dirinya dan anggota keluarganya maka yang paling utama adalah berqurban dengan satu ekor unta, lalu dengan satu ekor sapi, kemudian baru satu ekor kambing. Bukan dengan cara patungan unta atau patungan sapi. Jika memang demikian, berarti simpulannya, qurban kambing untuk seorang lebih utama ketimbang qurban sapi dengan patungan.

hewan qurban

Selanjutnya untuk menyambut qurban 2018 yang akan datang, diharapkan para sahabat AB dan umat muslim yang ingin melaksanakan qurban tahun ini supaya mempersiapkan hewan qurban sejak awal. Hal ini sebagai salah satu strategi untuk mendapatkan harga hewan qurban yang murah, karena pembelian dan persiapan sejak awal. Pada kesempatan kali ini, mimin Aqiqah Berkah akan memberikan informasi mengenai harga kambing qurban murah 2018 (harga prediksi sewaktu-waktu bisa berubah didasarkan waktu dan tempat). Berikut ulasannya:

1. Harga Kambing Kacang (jawa)
Kambing jawa (lokal). Untuk ras ini, paling banyak di Indonesia dan paling mudah untuk di cari, terutama di daerah jawa timur dan jawa tengah. Adapun untuk masalah harga, jenis kambing jawa atau kambing kacang sangat bervariasi di lihat dari umur, kondisi fisik, kesehatan, dan jenis kelamin. Untuk kisaran harganya mulai dari harga 800 ribu sampai 2,5 juta rupiah. Berikut daftar Harga Kambing Kacang (Jawa)

a) Kambing betina anakan umur 3 – 5 bulan berkisar antara Rp 800.000,-
b) Kambing betina anakan Umur 6 – 7 bulan berkisar antara Rp 1.300.00,-
c) Kambing betina Umur 8 – 12 bulan berkisar antara Rp 1.800.000,-
d) Kambing Betina Umur 1 – 2 tahun berkisar antara Rp 2.300.000,-
e) Kambing Jantan anakan Umur 3 – 5 bulan berkisar antara Rp 1.000.000,-
f) Kambing jantan anakan umur 6 – 7 bulan berkisar antara Rp 1.600.000,-
g) Kambing jantan Umur 8 – 12 bulan berkisar antara Rp 2.300.000,-
h) Kambing jantan umur 1 – 2 tahun berkisar antara Rp 2.600.000,-
  (Untuk jenis lebih lengkap dan terupdate bisa menghubungi kontak kami)

2. Harga Kambing Etawa
Kambing Etawa merupakan jenis kambing pedaging, penghasil susu, dan sebagai kambing kontes. Sedangkan untuk populasi dan perkembangannya tidak kalah saing dengan kambing lokal atau kambing jawa (kacang). Keunggulan dari kambing Etawa adalah memiliki postur tubuh yang lebih besar serta menghasilkan daging yang sangat banyak. Untuk harga kambing Etawa memiliki harga yang cukup jauh di atas kambing lokal. Berikut harga kambing etawa :
a) Etawa betina anakan Umur 3 – 5 bulan = Rp 1.700.000,-
b) Etawa Betina nakan Umur 6 – 7 bulan = Rp 2.200.000,-
c) Etawa Betina Umur 8 – 12 bulan = Rp Rp 3.000.000,-
d) Etawa Betina Dewasa Umur 1 – 2 tahun = Rp 3.500.000,-
e) Etawa Jantan Anakan Umur 3 – 5 bulan = Rp 2.000.000,-
f) Etawa jantan Anakan Umur 6 – 7 bulan = Rp 3.000.000,-
h) Etawa Jantan Umur 8 – 12 bulan = Rp 4.000.000,-
i) Etawa Jantan Umur 1 – 2 tahun = Rp 5.000.000,-
  (Untuk jenis lebih lengkap dan terupdate bisa menghubungi kontak kami)

3. Harga Kambing Peranakan Etawa (PE)
Kambing peranakan Etawa (PE) adalah kambing hasil dari kawin silang antara kambing etawa dan jawa (lokal). Untuk kualitasnya tidak kalah dengan kambing lain dan termasuk kambing yang mempunyai keunggulan, keunggulan yang sangat menonjol dari Peranakan etawa ini adalah tingkat adaptasinya yang sangat tinggi, berikut harganya.
a) PE Betina Anakan Berumur 3 – 5 bulan = Rp 1.000.000,-
b) PE Betina anakan Berumur 6 – 7 Bulan = Rp 1.500.000,-
c) PE betina Berumur 8 – 12 bulan = Rp 2.000.000,-
d) PE betina Berumur 1 – 2 tahun = Rp 2.500.000,-
e) PE Jantan Anakan Berumur 3 – 5 Bulan = Rp 1.400.000,-
f) PE Jantan Anakan Berumur 6 – 7 bulan = Rp 1.800.000,-
g) PE Jantan Berumur 8 – 12 bulan = Rp 2.500.000,-
h) Pe Jantan Berumur 1 – 2 tahun = Rp 3.200.000,-
(Untuk jenis lebih lengkap dan terupdate bisa menghubungi kontak kami)

4. Harga Kambing Gibas
Kambing gibas adalah salah satu jenis kambing yang memiliki ciri-ciri khusus seperti bulunya yang panjang dan gimbal, sehingga kambing jenis ini sering juga disebut kambing gimbal. Pada umumnya, warna bulu kambing gibas yakni putih dan tubuhnya cukup besar. Untuk harga kambing gibas memiliki harga yang paling rendah jika di banding dengan harga kambing lain. Berikut harga kambing gibas.
a) Kambing Gibas Betina Anakan Berumur 3 – 5 Bulan = Rp 600.000,-
b) Kambing Gibas Betina Anakan Berumur 6 – 7 Bulan = Rp 1.200.000,-
c) Kambing Gibas Betina Berumur 8 – 12 Bulan = Rp 1.600.000,-
d) Gibas Jantan Anakan Jantan berumur 3 – 5 Bulan = Rp 1.000.000,-
e) Gibas Jantan Anakan Jantan berumur 6 – 7 Bulan = Rp 1.200.000,-
f) Gibas Jantan Umur 8 – 12 Bulan = Rp 2.100.000,-
g) Gibas jantan Umur 1 – 2 Tahun = Rp 2.400.000,-
(Untuk jenis lebih lengkap dan terupdate bisa menghubungi kontak kami)

Selanjutnya, bagi sahabat Aqiqah Berkah yang sekarang tengah membutuhkan jasa penyediaan hewan qurban 2018, Aqiqah Berkah siap menjadi mitra anda dalam penyediaan hewan qurban 2018. Selain menyediakan paket aqiqah, aqiqah berkah juga menerima jasa pemesanan hewan qurban. Adapun hewan yang kami siapkan untuk anda adalah hewan qurban yang sesuai syar’i. Berikut kontak yang dapat anda hubungi.

TELPON / SMS :

0858-5344-4472

Jl. Raya Gebangkerep No.01 Baron, Nganjuk

 

Kambing Qurban Bogor

By | Berita, Tentang Qurban | No Comments

Kambing Qurban Bogor

Hello sobat Aqiqah Berkah Bogor….Bagaimana kabarnya nih….pasti kalian semua baik-baik saja ya….ya pada kesempatan kali ini Aqiqah Berkah akan memberikan informasi tentang kambing qurban di bogor tapi sebelum kita membahasnya, apakah kalian sudah tau apa arti qurban itu? Dan bagaimana hukum qurban dan tata cara pelaksanaan qurban menurut syariat Islam? Kita simak penjelasannya berikut ini.

hewan qurban

Pengertian Qurban

Salah satu amalan pada bulan dzulhijjah ini adalah qurban. Qurban merupakan bentuk ketaatan kepada Allah dengan melakukan perintah-Nya. Qurban dilakukan setelah sholat Idul Adha selesai hingga tanggal 13 dzulhijjah. Boleh memilih waktu hingga 3 hari setelah idul adha. Akan tetapi paling utama dilakukan pada tanggal 10 dzulhijjah setelah sholat Ied.

Berqurban merupakan amal ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah, sehingga hewan yang dijadikan qurban juga disyaratkan bagus, sehat, dagingnya banyak, dan sebagainya. Memang terdapat beberapa kriteria hewan yang tidak mencukupi apabila dijadikan qurban, yaitu hewan yang jelas butanya (buta sebelah), jelas pincangnya, jelas sakitnya, dan jelas kurusnya. Hal ini didasarkan pada hadits Nabi saw. bahkan hewan yang jelas putus telinga dan ekornya juga tidak mencukupi untuk dijadikan sebagai hewan qurban.

Kata qurban yang kita fahami, berasal dari bahasa Arab, artinya pendekatan diri, sedangkan maksudnya adalah menyembelih binatang ternak sebagai sarana pendekatan diri kepada Allah SWT. Arti ini dikenal dalam istilah Islam sebagai udhiyah. Udhiyah secara bahasa mengandung dua pengertian, yaitu kambing yang disembelih waktu Dhuha dan seterusnya, dan kambing yang disembelih di hari ‘Idul Adha. Adapun makna secara istilah, yaitu binatang ternak yang disembelih di hari-hari Nahr dengan niat mendekatkan diri (taqarruban) kepada Allah dengan syarat-syarat tertentu (Syarh Minhaj).

Berqurban merupakan ibadah yang paling dicintai Allah Swt. di hari Nahr, sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat At-Tirmidzi dari ‘Aisyah ra. bahwa Nabi Saw. bersabda:
”Tidaklah anak Adam beramal di hari Nahr yang paling dicintai Allah melebihi menumpahkan darah (berqurban). Qurban itu akan datang dihari Kiamat dengan tanduk, bulu dan kukunya. Dan sesungguhnya darah akan cepat sampai di suatu tempat sebelum darah tersebut menetes ke bumi. Maka perbaikilah jiwa dengan berqurban”.

Hukum Berqurban

Hukum qurban menurut jumhur ulama adalah sunnah muaqqadah sedang menurut madzhab Abu Hanifah adalah wajib. Allah Swt. berfirman:
“Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkorbanlah” (QS Al-Kautsaar 2).

Rasulullah Saw. bersabda:
“Siapa yang memiliki kelapangan dan tidak berqurban, maka jangan dekati tempat shalat kami”(HR Ahmad, Ibnu Majah dan Al-Hakim).

Bagi seorang muslim atau keluarga muslim yang mampu dan memiliki kemudahan, dia sangat dianjurkan untuk berqurban. Jika tidak melakukannya, menurut pendapat Abu Hanifah, ia berdosa. Dan menurut pendapat jumhur ulama dia tidak mendapatkan keutamaan pahala sunnah.

Dasar hukum dianjurkannya berqurban adalah firman Allah dalam surat al-Kautsar ayat 1-3 dan surat al-Hajj ayat 36:
“Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkorbanlah. Sesungguhnya orangorang yang membenci kamu dialah yang terputus.” (QS. al-Kautsar (108): 1-3).

“Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebahagian dari syi`ar Allah, kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya, maka sebutlah olehmu nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam keadaan berdiri (dan telah terikat). Kemudian apabila telah roboh (mati), maka makanlah sebahagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak memintaminta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami telah menundukkan unta-unta itu kepada kamu, mudah-mudahan kamu bersyukur.” (QS. al-Hajj (22): 36).

Dalam surat al-Kautsar di atas terlihat bahwa Allah memerintahkan umat Islam untuk melaksanakan shalat dan berqurban. Kemudian dalam surat al-Hajj Allah menjelaskan tatacaranya dengan singkat. Dasar hukum lainnya adalah beberapa hadits Nabi Saw, yang di antaranya seperti di bawah ini:

“Saya diperintah untuk menyembelih qurban dan qurban itu sebagai sunnah bagi kamu” (HR. at-Tirmidzi).

“Rasulullah Saw. bersabda: “Barang siapa yang memiliki kemampuan, tetapi ia tidak mau berqurban, maka janganlah ia menghampiri tempat shalat kami” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah dari Abu Hurairah).

Dari dua hadits di atas dapat dipahami bahwa qurban itu sangat dianjurkan (sunnah muakkad). Namun, Nabi tidak mewajibkan qurban itu bagi umat Islam, meskipun bagi beliau sendiri qurban itu diwajibkan.

Ketentuan Tentang Berqurban

Untuk kesempurnaan ibadah qurban, ada baiknya diperhatikan beberapa ketentuan di bawah ini:

1. Jenis binatang dan syaratnya.
Binatang yang dapat diqurbankan adalah kambing, domba, sapi, kerbau, dan unta. Binatang yang digunakan qurban adalah binatang yang baik, yakni sudah cukup umurnya dan tidak memiliki cacat. Untuk kambing, sudah berumur dua tahun atau sudah berganti giginya dan untuk domba (kambing kibas), sudah berumur satu tahun lebih. Untuk sapi dan kerbau, juga sudah berumur dua tahun. Sedang untuk unta, sudah berumur lima tahun. Adapun larangan menyembelih binatang yang cacat ditegaskan dalam hadits Nabi saw. Dalam salah satu haditsnya, Nabi bersabda:

”Empat macam binatang yang tidak boleh dijadikan qurban, yaitu binatang yang buta dan jelas kebutaannya, binatang yang sakit dan jelas sakitnya, binatang yang pincang dan jelas kepincangannya, dan binatang yang kurus yang tidak bergajih” (HR. at-Tirmidzi).

2. Jumlah hewan qurban.
Seekor kambing hanya untuk qurban satu orang, sedang seekor sapi, kerbau, atau unta bisa untuk qurban tujuh orang. Dalam suatu hadits yang diriwayatkan dari Jabir, ia berkata:
“Kami telah menyembelih qurban bersama-sama Rasulullah Saw. Pada tahun Hudaibiyah, seekor unta untuk tujuh orang dan seekor sapi juga untuk tujuh orang”(HR. Muslim).

3. Waktu penyembelihannya.
Waktu menyembelih qurban adalah pada hari nahar, yaitu pada hari raya ‘Idul Adlha (tanggal 10 Dzulhijjah), dan hari Tasyriq, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Terkait dengan ini Nabi Saw. bersabda:
“Barang siapa menyembelih qurban sebelum sembahyang ‘Idul Adlha, maka ia menyembelih untuk dirinya sendiri, dan barang siapa menyembelih qurban sesudah shalat ‘Idul Adlha dandua khutbahnya, maka sungguh ia telah menyempurnakan ibadahnya dan ia telah mengikuti sunnah kaum muslimin” (HR. al-Bukhari).
Dalam hadits yang lain Nabi Saw. bersabda:
“Semua hari Tasyriq adalah waktu untuk menyembelih qurban” (HR. Ahmad).

4. Yang menyembelih qurban.
Yang paling berhak untuk menyembelih binatang qurban adalah yang berqurban sendiri. Jika yang berqurban tidak bisa, maka diserahkan kepada orang lain yang mampu menyembelihnya.

5. Pembagian daging qurban.
Daging binatang qurban sebagiannya (sepertiganya) dapat diberikan kepada yang berqurban sendiri, dan sisanya dibagikan kepada fakir miskin yang ada di sekitarnya. Para ulama sepakat bahwa daging qurban tidak boleh dijual. Bagi yang berqurban karena nazar, maka ia tidak boleh mengambil bagian dari daging qurbannya sedikit pun.

6. Sunnah qurban.
Untuk kesempurnaan berqurban disunnahkan sewaktu menyembelih qurban membaca basmalah dan membaca shalawat atas Nabi, membaca takbir, berdoa agar Allah menerima qurban tersebut, dan binatang yang disembelih dihadapkan ke arah kiblat.

Tata Cara Berqurban

Dari beberapa ketentuan di atas dapatlah dijelaskan urutan tatacara penyembelihan hewan qurban sebagai berikut:

  1. Pertama yang harus dilakukan adalah memilih hewan qurban yang sebaikbaiknya dengan ketentuan seperti di atas.
  2. Diupayakan bagi yang berqurban melakukan penyembelihan sendiri, tetapi jika ia tidak mampu melakukannya, serahkan pada orang yang mampu.
  3. Cara menyembelih hewan atau binatang qurban sama seperti cara menyembelih binatang pada umumnya, yaitu (1) binatang yang akan disembelih hendaknya direbahkan miring dan posisi kepalanya di arah selatan serta dihadapkan ke arah kiblat dengan telinga kirinya menempel ke tanah. Agar binatang yang disembelih tidak bergerak-gerak yang mengganggu penyembelihannya, maka hendaknya binatang itu dipegangi beberapa orang dengan kuat atau dibantu dengan tali pengikat; menggunakan pisau yang tajam; dan bagian yang dipotong adalah urat nadi di leher agar cepat mati.
  4. Sewaktu menyembelih hendaknya membaca basmalah, shalawat, dan takbir, serta berdoa kepada Allah.
  5. Setelah disembelih, hewan qurban itu dipotong-potong dan disendirikan dagingnya, tulang-tulangnya, kulitnya, dan bagian-bagian hewan lainnya. Setelah semuanya ditimbang, maka sepertiganya diberikan kepada yang berqurban (shahibul qurban) dan selebihnya di bagikan kepada masyarakat sekitar, terutama fakir miskin, dengan ukuran disesuaikan dengan jumlah daging qurban dan jumlah penerimanya.

Waktu Penyembelihan Hewan Qurban

Waktu pelaksanaan berkurban adalah tanggal 10 Zuthijah (Hari Raya Iduladha) atau pada Hari-Hari Tasyrik berikutnya, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah. Penyembelihan yang dilakukan di luar batas waktu tersebut hanyalah penyembelihan biasa, bukan kurban. Rasulullah saw. Bersabda:
“Barang siapa menyembelih sebelum salat maka sesungguhnya itu hanyalah penyembelihan untuk dirinya sendiri. Barang siapa menyembelih sesudah salat dan dua khotbah maka telah sempurna ibadahnya (sah qurbannya) dan telah sesuai dengan sunah muslimin”. (H.R. al-Bukhari dan Bara’ bin ‘Azib: 5130).

Yang dimaksud sesudah salat bukan berarti yang berkurban harus salat, melainkan waktu salat. Mengapa demikian? Karena Salat Iduladha bukan syarat penyembelihan qurban.

Fadillah dan keutamaan berqurban antara lain:

  1. Qurban Pintu Mendekatkan Diri Kepada Allah
    Sungguh ibadah qurban adalah salah satu pintu terbaik dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagaimana halnya ibadah shalat. Ia juga menjadi media taqwa seorang hamba. Allah Subhanahu wata’ala telah berfirman:
    “Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.” (QS:Al Hajj:37)
  2. Sebagai sikap Kepatuhan dan Ketaaan pada Allah
    Berqurban merupakan bentuk sikap kita patuh dan taat kepada Allah SWT Sebagaimana firman Allah surat Al Hajj ayat 37:
    “Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah).” [QS: Al Hajj : 34]
  3. Ajaran Nabi Ibrahim AS
    Berkurban juga menghidupkan ajaran Nabi Ibrahim AS yang ketika itu Allah memerintahkan beliau untuk menyembelih anak tercintanya sebagai tebusan yaitu Ismail ‘alaihis salaam ketika hari an nahr (Idul Adha).
  4. Sebagai Saksi Amal di Hadapan Allah
    Ibadah qurban mendapatkan ganjaran yang berlipat dari Allah SWT, dalam sebuah hadits disebutkan bahwa, “Pada setiap lembar bulunya itu kita memperoleh satu kabaikan.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah). Juga kelak pada hari akhir nanti, hewan yang kita qurbankan akan menjadi saksi di hadapan Allah SWT.
  5. Berdimensi Sosial Ekonomi
    Ibadah qurban juga memiliki sisi positif pada aspek sosial. Sebagaimana diketahui distribusi daging qurban mencakup seluruh kaum muslimin, dari kalangan manapun ia, fakir miskin hingga mampu sekalipun. Sehingga hal ini akan memupuk rasa solidaritas umat. Jika mungkin bagi si fakir dan miskin, makan daging adalah suatu yang sangat jarang. Tapi pada saat hari raya Idul Adha, semua akan merasakan konsumsi makanan yang sama.
  6. Membedakan dengan Orang Kafir
    Sejatinya qurban (penyembelihan hewan ternak) tidak saja dilakukan oleh umat Islam setiap hari raya idul adha tiba, tetapi juga oleh umat lainnya. Sebagai contoh, pada zaman dahulu orang-orang Jahiliyah juga melakukan qurban. Hanya saja yang menyembelih hewan qurban untuk dijadikan sebagai sesembahan kepada selain Allah.
    “Katakanlah, ‘Sesungguhnya shalatku, sembelihanku (qurbanku), hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam, tiada sekutu baginya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah).” [QS: al-An’am : 162-163]

Daftar Harga Kambing dan Sapi Qurban di Bogor

Untuk sobat semua yang tinggal di Bogor dan ingin membeli kambing untuk berqurban kami memberikan referensi harga kambing qurban berikut ini:

A. Kambing qurban 2018 (Ready Stock)
– Jenis : Kambing / Domba Gibas
– Berat : Mulai dari 24-29 kg
– Umur : -+ 1 tahun
– Harga : Mulai dari Rp.1.850.000,-
(Untuk jenis lebih lengkap dan terupdate bisa menghubungi kontak kami)

B. Harga Sapi qurban 2018 (Ready Stock)
1) Sapi Jawa
– Berat : Mulai dari 300 kg
– Harga : Mulai dari Rp.16.000.000,-
2) Sapi Bali
– Berat : Mulai dari 300 kg
– Harga : Mulai dari Rp.16.000.000,-
(Untuk jenis lebih lengkap dan terupdate bisa menghubungi kontak kami)

Harga kambing qurban dan sapi qurban tersebut dapat anda dapatkan melalui penawaran Paket Qurban 2018 Aqiqah Berkah. Berikut Paket Qurban 2018 yang telah kami sediakan :

  1. Paket Qurban Peduli Syar’i
    Pada paket qurban peduli syar’i, kami menyediakan pemesanan hewan qurban sekaligus jasa pemotongan hewan qurban secara syar’i. Untuk penyaluran daging qurban, Anda dapat memesan tempat yang dikehendaki atau yang diamanahkan seperti panti asuhan, pondok pesantren, dll sebagai tempat pembagian daging qurban. Kami menerima jasa pemesanan dari kota semarang dan sekitarnya.
  2. Paket Qurban Mandiri Syar’i
    Pada paket ini kami menyediakan jasa pemesanan hewan qurban syar’i dan untuk penyembelihannya dilakukan mandiri oleh orang yang akan berqurban.
    Adapun area atau tempat untuk pendistribusian daging (Paket Qurban Peduli Syar’i) dan pengantaran hewan qurban (Paket Qurban Mandiri Syar’i) yang dapat kami sediakan meliputi kabupaten dan kota :
    (a) Jombang
    (b) Mojokerto
    (c) Nganjuk
    (d) Kediri
    (e) Tulungagung
    (f) Ngawi
    (g) Magetan
    (h) Ponorogo
    (i) Madiun

Nilai tambah hewan qurban Aqiqah Berkah:

  1. Syarat hewan qurban sesuai syar’i
  2. Umur hewan telah mencukupi (Nishab)
  3. Dipelihara secara baik dan tidak ber-aib
  4. Ternak berasal dari daerah bebas penyakit menular
  5. Ternak berasal dari penampungan yang jelas
  6. Ternak mendapatkan perlakuan yang layak

Silahkan bagi sahabat Aqiqah Berkah yang ada di wilayah Bogor dan sekitarnya yang ingin memesan penawaran paket qurban 2018 dari kami. Karena kami Aqiqah Berkah siap menjadi mitra anda yang beramanah untuk membantu kelancaran ibadah qurban anda. Pesan paket qurban yang anda kehendaki mulai dari sekarang, untuk mendapatkan harga yang ekonomis. Berikut kontak kami yang dapat anda hubungi.

TELPON / SMS :

0858-5344-4472

Aqiqah Berkah Siap Membantu Pelaksanaan Qurban Anda