Daily Archives: August 16, 2018

13 Pola Asuh Anak Cerdas

By | Berita | No Comments

13 POLA ASUH ANAK CERDAS

Setiap orangtua tentunya menginginkan buah hati tumbuh menjadi anak yang hebat dan berprestasi. Tidak hanya cerdas secara kognitif (IQ) saja, namun kecerdasan emosionalnya (IQ) nya juga berkembang dengan optimal. Namun, perkembangan kecerdasannya sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan pola asuh yang ia terima dari lingkungannya, terutama orangtua.

160816 Tiga Belas Pola Asuh Anak

Banyak faktor yang mempengaruhi kecerdasan anak, salah satunya adalah faktor lingkungan. Lalu bagaimana pola asuh yang tepat agak anak bisa tumbuh cerdas? Untuk membantu menjawab hal tersebut, berikut ini pola asuh anak yang tepat agar buah hati tumbuh menjadi anak yang cerdas dan berkembang secara optimal.

1. Berikan Pujian

Selalu berikan pujian atas setiap usaha pembelajaran yang si Kecil lakukan. Karena dengan ini si Kecil akan merasa harga dirinya meningkat dan ia pun akan jadi lebih percaya diri untuk mencoba hal baru lainnya.

2. Ikuti Minat Anak

Berilah dukungan sepenuhnya pada hal-hal yang anak sukai, jika perlu Anda ikut andil dalam kegiatannya. Gali potensi luar biasa yang ada dalam diri sang anak. Beri dukungan penuh pada bidang-bidang yang disukai anak, kalau perlu ikut berlatih dan menjadi teman berlatih yang menyenangkan untuknya.

3. Jauhkan Dari Trauma Fisik dan Psikis

Perkembangan psikis, mental dan kecerdasan anak rentan terhadap trauma seperti ucapan keras atau tindakan menyakitkan. Untuk itu, hindari memarahi anak dengan keras.

4. Berikan Fasilitas dan Kesempatan

Sampaikan pengetahuan lebih luas tentang dunia dan seluruh aspek kehidupannya agar ia mampu berpandangan terbuka ketika dihadapkan pada hal-hal baru sesuai perkembangan usianya.Berikan anak fasilitas dan kesempatan untuk mengenal dunia beserta seluruh aspek kehidupan. Ini membuat anak berpandangan terbuka terhadap berbagai berbagai hal ‘baru’ sesuai perkembangan ilmu pengetahuan.

5. Seringlah Bertanya Kepada Anak

Ajukan beberapa pertanyaan kepada anak yang mampu memancingnya untuk memberi jawaban berupa penjelasan yang juga merangsangnya untuk adu argumentasi atau ajak dia berdiskusi. Anda dapat memulainya dengan menanyakan secara rinci seputar hal-hal yang ia minati atau yang sedang dilakukannya. Selanjutnya, kembangkan untuk menggali jawaban dan pendapat anak terhadap berbagai hal.

6. Ajak Anak Berkomunikasi

Anda dapat mulai melakukannya dengan bertanya apa yang sedang dikerjakannya, lalu selanjutna Anda bisa mengembangkannya dengan menggali jawaban dan pendapat anak akan berbagai hal. Ajukan saja beberapa pertanyaan yang memancingnya untuk memberikan jawaban.

7. Beri Kesempatan Mengambil Keputusan dan Tanggung Jawab

Membiasakan anak untuk mengambil keputusan akan melatih anak untuk belajar sebab-akibat serta tanggung jawab. Melatih anak untuk mengambil keputusan juga akan memicu anak untuk belajar berpikir analitis dengan merangkaikan hal-hal yang sudah dipelajari dan dipahaminya.

Ajarkan sikap tanggung jawab meski ia masih balita untuk mengajarkan sikap peduli yang merupakan tanda anak hebat di masa depan. Minta ia melakukan hal sederhana seperti membantu tugas rumah, meletakkan sepatu atau piring kotor di tempatnya dan sebagainya.

160816 Tiga Belas Pola Asuh Anak Cerdas

8. Tingkatkan Kesempatan Bersosialisasi

Anak membutuhkan kegiatan bersosialisasi seluas-luasnya untuk memperkaya pengalaman emosionalnya, serta sebagai sarana ajar dalam berekspresi. Pengalaman emosional yang diperolehnya sangat berpengaruh terhadap pembentukan jalinan antar sel-sel saraf pada otaknya. Semakin baik kecerdasan emosional anak, semakin baik pula penyampaian rangsang antar sel-sel saraf pada otaknya.

Hal ini penting agar si Kecil belajar berperilaku baik dan sopan serta mau menghargai dan menghormati orang lain. Anak pun jadi pribadi yang menyenangkan bagi orang di sekitarnya. Sama hal nya ketika ia mampu bergaul dengan baik bersama temannya, hal ini bisa melatih kemampuannya berinteraksi dan mendukung keberhasilannya di masa depan.

9. Jaga kesehatan anak

Olahraga atau latihan fisik tidak hanya membuat tubuh anak sehat, tapi juga membuat anak cerdas. Sebab, selain sirkulasi oksigen, gula dan zat gizi menjadi lancar ke seluruh tubuh dan otak, olahraga juga akan memicu produksi hormon untuk sel saraf (nerve growth factor). Dengan tubuh sehat, anak memiliki kesempatan luas untuk belajar berbagai hal, serta mengeksplorasi potensi kecerdasan dalam dirinya dengan optimal.

10. Cukupi Kebutuhan Gizi

Berdasarkan penelitian, makanan merupakan salah satu faktor penting yang menentukan kecerdasan anak. Disebutkan bahwa anak yang kurang gizi saat balita bisa menyebabkan penurunan jumlah sel otak 15-20%.

DHA, nutrisi untuk otak yang berfungsi terbukti berperan aktif dalam perkembangan otak anak pada periode emasnya. Berikan jenis makanan kelompok brain food, seperti makanan yang mengandung sumber protein untuk meningkatkan kemampuan berkonsentrasi, berpikir dan kewaspadaan.

11. Tidak Membandingkan

Ketika orang tua membandingkan sang buah hati dengan anak lain, perkembangan kecerdasannya akan menjadi terhambat. Ingat bahwa setiap anak pasti memiliki kelebihan dari anak lain dan sebaiknya lebih fokus pada kelebihannya.

12. Tidak Bersikap Otoriter

Bersikap otoriter pada anak dapat menyebabkan sang anak bisa takut bahkan frustasi. Sebagai orangtua hendaknya menjadi fasilitator yang bisa mengembangkan setiap bakat si Kecil yang terlihat.

13. Penuhi Kasih Sayang

Ciptakan suasana yang mendukung dengan memberikan kasih sayang, cinta dan kehangatan. Karena hal ini bisa mengembangkan sel-sel saraf dan kecerdasan emosional anak.

Dengan menerapkan pola asuh anak yang tepat sejak dini, Ibu dan Ayah telah ikut mendukung pertumbuhan dan perkembangan si Kecil agar tumbuh menjadi anak yang hebat.

9 Cara Mendidik Anak Balita

By | Berita | No Comments

9 CARA MENDIDIK ANAK BALITA

Mendidik anak usia balita memang gampang-gampang susah. Anak usia balita memiliki masa keemasan dan tergolong masa menggemaskan. pada masa inilah balita membutuhkan banyak perhatian dari orangtua demi perkembangan kecerdasan otak mereka.

Cara Mendidik Anak Balita

Cara mendidik anak balita, memiliki banyak tantangan karena masa inilah anak mulai tumbuh dan berkembang kecerdasannya. Di usia balita, anak mulai banyak belajar hal-hal tertentu serta bisa mulai mengingat apa saja yang mereka belum ketahui. Sehingga orangtua dapat memanfaatkan momentum ini dengan metode yang tepat agar balita Anda menjadi lebih cerdas dan juga pandai.

Dengan adanya metode dan pengetahuan yang sesuai, bisa membantu para orangtua untuk mendidik balitanya agar menjadi anak yang cerdas dan pintar. Berikut ini ada 9 cara untuk mendidik anak balita yang tepat agar lebih cerdas :

Saling Mengajak Balita Berbicara

Agar sang balita lebih cerdas dan aktif, sebagiknya Anda sering mengajak mereka berbicara. Meskipun balita belum mengerti betul apa yang Anda katakan pada mereka. Namun, apabila Anda sering mengajak balita komunikasi, maka lambat laun mereka akan mampu berkomunikasi dengan baik.

Selain itu, dengan mengajak balita berkomunikasi juga dapat membantu meningkatkan respon balita terhadap apa yang orangtua mereka bicarakan. Anda juga dapat memanggil nama mereka sesering mungkin atau bertanya dengan kalimat yang jelas dan lengkap. Dengan mengajaknya berbicara sesering mungkin, dapat menambah kosakata dan mengembangkan kemampuan berbahasa anak dengan lebih baik.

Sering Membacakan Dongeng / Cerita

Sama seperti halnya sering mengajak balita berbicara, dengan mengajaknya membacakan dongeng atau cerita juga akan meningkatkan kosakata pada anak. Pada usia blita inilah kesempatan Anda untuk menerapkan metode ini menggunakan buku bergambar dan berwarna untuk anak.

Jangan Bosan Melakukan Pengulangan

Tidak jarang balita sering menonton film yang mereka sukai secara berulang. Bahkan tidak sedikit juga orangtua yang merasa frustasi akan hal ini. Akan tetapi, Anda tidak perlu panik apalagi kesal karena dengan hal ini akan membantu balita untuk mudah mengingat apa yang mereka lihat.

Sembilan Cara Mendidik Anak Balita

Bunda Ikut Bermain

Agar balita lebih mudah mempelajari suatu hal, maka orangtua atau khususnya bunda dapat ikut serta bermain bersama balita. Dengan ikut terlibat ketika balita bermain, akan mengembangkan bakat, minat serta kemampuan anak.

Memperdengarkan Lagu Pada Anak

Balita dapat dikenalkan dengan berbagai macam bunyi melalui lagu-lagu. Dapat diputarkan melalui musik kaset lagu anak-anak untuk menambha kosakata atau perbendaharaan kata anak. Balita juga dapat diajari mengenai musik untuk membantu mereka mengembangkan kecerdasan otak kanannya.

Berikan Mainan Edukatif

Untuk membuat buah hati cerdas dan kreatif, bunda dapat memberikan mainan edukatif atau mengajak sang balita bermain games. Mainan edukatif akan mampu mengasah kemampuan otak balita, atau berikan mainan yang mengenalkan berbagai macam kata dan huruf untuk balita. Mengajak balita bermain games juga mampu meningkatkan visualisasi anak dalam mempelajari sesuatu. Anda dapat memilih games yang tepat untuk balita seperti game edukat.

Dampingi Balita Ketika Menonton TV

Jangan biarkan balita menonton Tv dengan bebas. Ada begitu banyak orangtua yang membiarkan anaknya menonton TV apa saja, padahal ini merupakan cara yang salah dalam mendidik anak. Selain itu, batasi jadwal untuk menonton TV setiap harinya yaitu cukup 2 jam per hari.

Tidur Yang Cukup & Konsisten

Dengan adanya jam tidur yang cukup dan konsisten dapat membuat balita Anda lebih mudah mengatasi segala hal. Seperti meningkatkan memori anak, memecahkan segala permasalahan dan semua aspek dari fungsi kognitif yang mempengaruhi anak.

Lakukan Olahraga Bersama

kemampuan otak juga sebenarnya dipengaruhi oleh kesehatan jasmani anak. Nah, untu itu Anda dapat mengajak balita untuk beolahraga bersama.

Yah, itulah 9 cara untuk mendidik balita agar tumbuh menjadi anak yang cerdas dan berakhlak mulia. Dengan mencoba melakukan metode ini secara rutin, akan dapat membantu balita tumbuh kembang dengan baik.