Daily Archives: August 24, 2019

Saling Berbagi Dengan Paket Aqiqah Cibinong Peduli

By | Artikel | No Comments

Assalamu’alaikum, berjumpa dengan website qurban-aqiqah.com. Pada artikel kali ini kami akan dijelaskan mulai dari pengertian aqiqah menurut bahasa, arti penting dari aqiqah, dan apakah aqiqah bisa dicicil.Mari untuk semuanya kita langsung saja simak dan bahas bersama mengenai materi-materi diatas.

Arti Aqiqah Menurut Bahasa

Yang pertama ialah mengenai arti dari Aqiqah yaitu memotong hewan. Dilakukannya aqiqah ialah dengan cara menyembelih atau memotong hewan (bisa kambing atau domba) yang ditujukan untuk aqiqah entah hewan tersebut betina atau jantan.

Bagi setiap orang tua yang baru saja melahirkan bayi perempuan atau laki-laki pasti sangat merasa bahagia sekali.

Nah untuk rasa bersyukur kita karena telah diberi anugerah terindah yaitu kehadiaran bayi baru, maka kita dianjurkan untuk melaksanakan aqiqah yang sesuai dengan sunnahnya, dengan menyebelih 1 ekor kambing untuk perempuan dan 2 ekor kambing untuk laki-laki.

Waktu pelaksanaan aqiqah yang sesuai sunnah adalah di waktu 7 hari, 14 hari dan 21 hari setelah bayi dilahirkan. dan apabila disalah satu waktu tersebut orang tua belum mengaqiqahi bayinya, maka waktu aqiqah bisa diganti di hari kapan saja sampai orang tua sudah mampu mengaqiqahi anaknya.

Arti Penting Aqiqah

Selanjutnya ialah membahas mengenai arti penting dari aqiqah yaitu sebagai pengungkapan rasa bersyukur semua orang tua kepada Allah SWT karena sudah dilahirkannya bayi perempuan ataupun laki-laki.

Sebagai wujud rasa bersyukur orang tua maka dianjurkan dengan menyembelih hewan kambing atau domba yang ditujukan khusus untuk Aqiqah anak.

Dengan begitu kita juga sama dengan menjalankan sunnah rosul dan rasa cinta kita kepada rosiul. Untuk mempererat tali persaudaraan antar sesama juga bisa dengan cara Aqiqah. Hukum dari dilaksanakannya aqiqah ialah sunnah mu’akkad.

Dan berikut ialah hikmah melaksanakan aqiqah:

  1. Aqiqah dijadikan sebagai pembebasan anak dari setan yang mengekangnya sehingga kebaikan anak tersebut mendapat keselamatan
  2. Menjalankan sunnah rosul
  3. Sebagai bentuk rasa pendekatan diri kita kepada Allah SWT dan memnyampaikan rasa Syukur orang tua kepada Allah SWT karena karena sudah dilahirkan bayi yang sholeh dan sholekhah
  4. Sebagai ungkapan rasa bahagia untuk melaksanakan syariat islam dalam menyambut lahirnya anak
  5. Dapat mempererat tali persaudaraan antar umat islam.

Dari berbagai hikmah diatas kesimpulnnya ialah aqiqah merupakan sunnah rosul yang harus dilaksanakan bagi setiap bayi yang baru lahir ke dunia dan menjadikan penyampaian rasa syukur atas karunia yang di berikan oleh Allah SWT karena sudah dilahirkannya seorang bayi yang sholeh dan sholekah, Dan jugamenjadi penyempurnaan bagi bayi.

Apakah Aqiqah Bisa Dicicil ?

Aqiqah merupakan nungkapan rasa syukur setiap orang tua kepada Allah SWT atas dikaruniai bayi perempuan atau laki-laki. Dengan ras bersyukurnya maka diajurkan untuk melakukan penyembelihan hewan kambing mapun domba.

Dilakukannya aqiqah ialah dengan cara penyembelihan hewan aqiqah berupa kambing atau domba baik betina ataupun jantan.Ketetuan hewan aqiqah untuk anak perempuan adalah seerkor hewan aqiqah sedangkan untuk laki-laki dua ekor hewan aqiqah.

Jika pada waktu yang ditentukan anda hanya bisa menyembelihkan satu ekor kambing untuk anak laki-laki anda diperbolehkan menyembelih apa yang anda mampu saja saat itu.

Dan untuk aqiqah dilakukan tidak pada hari ketujuh juga diperbolahkanuntuk melakukan kapan saja selama mampu melaksanakannya. Dan jika mampu haruslah menyembelih dua ekor kambing untuk anak laki-laki.

Apakah Boleh Aqiqah Setelah Dewasa ?

Dipembahasan berikutnya ialah mengenai Aqiqah setelah dewasa. Aqiqah yang baik dan menurut sunnah dilaksanakan di hari ke 7, 14, dan 21setelah kelahiran bayi.

Dan Suunah muakad ialah hukum dari dilaksanakannya aqiqah untuk anak. Seperti yang dijelaskan barusan bahwa waktu yang disunnahkan aqiqah ada 3 hari dan harus memilih salah satu, diantara 3 hari tersebut adalah dihari ke 7, 14, dan 21 setelah hari dilahirkan sang bayi.

Dan apabila disalah satu hari yang disunnahkan aqiqah tersebut, orang tua masih belum bisa mengaqiqahi bayinya, maka hari untuk aqiqah bisa digantikan dihari kapan saja sampai orang tua sudah mampu mengaqiqahi anaknya.

Namun jika anak tersebut sudah tumbuh atau beranjak dewasa dan belum juga diaqiqahi, maka masih bisa melakukan aqiqah. Untuk anak yang sudah dewasa ataupun sudah berkeluarga dan belum diaqiqahi oleh kedua orang tuanya, maka bisa mengaqiqahi dirinya sendiri asalkan sudah bisa mencari nafkah sendiri.

Dan kesimpulannya ialah boleh saja aqiqah setelah dewasa, karena waktu untuk aqiqah tidak ada batas habisnya.

Apa Gunanya Aqiqah ?

Berikutnya adalah mengenai pembahasan tentang Apa gunanya dari aqiqah? Nah untuk ayah dan bunda nih khususnya, memang benar aqiqah hukumnya adalah sunnah, namun sunnahnya sangat dianjurkan sekali untuk dilaksanakan.

Dan Kegunaan Aqiqah sang bayi ataupun anak yang sudah besar anatara lain ialah:

  1. Yang pertama Mendapat pahala karena sudah bisa melaksanakan sunnah rosul, dengan itu artinya kita menunjukan bahwa kita mencintai Nabi Muhammad SAW
  2. Selanjutnya ialah mendoakan sang bayi karena saat pelaksanaan aqiqah disertai dengan doa untuk bayi
  3. Berikutnya dapat meningkatkan ibadah kita kepada Allah SWT
  4. Kemudian menghilangkan kotoran dan penyakit dari diri sang bayi
  5. Selanjutnya dapat meningkatkan rasa cinta sesama umat muslim
  6. Dan yang terakhir dapat melepaskan bayi dari kekangan jin yang telah mendampinginya sejak lahir.

Diantara kegunaan aqiqah diatas masih banyak lagi kegunaan lain yang bisa diperoleh dengan melakukan ibadah aqiqah.

Apakah Aqiqah Itu Wajib Bagi Umat Islam ?

Hukum aqiqah merupakan sunnah mu’akkad. Dilakukan aqiqah ialah pada saat hari ke-7, ke-14, dan ke-21 setelah bayi dilahirkan, Dan apabila aqiqah belum mampu dilaksanakan di salah satu hari tersebut mak tidak akan mendapat dosa.

walaupun ulama banyak yang menjelasakan apabila aqiqah dilaksanakan dan bayi tersebut sudah besar maka waktunya untuk aqiqah sudah habis.

Untuk anak yang belum diaqiqah pada hari tersebut, maka hari untuk aqiqah anak bisa digati dihari kapan saja sampai orang tua sudah bisa mengaqiqahi anaknya sendiri.

Dan jika orang tua tidak bisa mengaqiqahkan anaknya dan anaknya sudah bisa mencari nagkah sendiri maka diperbolehkan untuk anak tersebut mengaqiqahi dirinya sendiri.

Mendapat Pahala dengan Berbagi Melalui Aqiqah Berkah Peduli

Berbagi aqiqah melalui Aqiqah berkah yang utama pasti dengan harga yang terjangkau dan mudah. Kambingnya dari kambing yang berkualitas dan dariternak sendiri pastinya sesuai dengan syari’at islam.

Tidak diragukan lagi menyembelihnya pun dilakukan oleh ahlinya dan dimasak oleh koki profesional yang telah dipercaya selama 10 tahun. Tunggu apa lagi, silahkan kunjungi websitenya aqiqahberkah.com.

Ingin Pesan Aqiqah Online Mudah? Ya Paket Aqiqah Cikarang Peduli

By | Artikel | No Comments

Assalamu’alaikum ayah dan bunda semuanya, ketemu kembali di website kami di qurban-aqiqah.com. Dan di artikel ini kami akan membahas mengenai aqiqah secara lengkap. Dan pasti ayah dan bunda ada yang belum mengetahui aqiqah secara dalam dan secara lengkap. Mari kita bahas bersama mengenai Aqiqah dibawah ini.

Pengertian Tentang Aqiqah

Pembahasan pertama ialah mengenai pengertian aqiqah dalam islam, Ibadah aqiqah merupakan sebagai ungkapan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT karena lahirnya bayi laki-laki atau perempuan.

Mengaqiqahi anak dilakukan dengan cara menyembelih hewan aqiqah yang berupa kambing atau domba entah itu berjenis kelamin betina ataupun jantan.

Bagi orang tua yang memeiliki bayi baru lahir sudah pasti merasa sangat bahagia dengan kehadirannya bayi tersebut. Maka dari itu dilaksanakannya aqiqah adalah sebagai wujud pengungkapan rasa bahagia ataupun gembira.

Dilaksanakannya ibadah aqiqah termasuk sunnah rosul dan juga sebagai wujud rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW. dan juga mempererat tali saudara antar sesama umat islam.yang mereka mampu.

Apakah Hukum Aqiqah Itu Wajib ?

Di pembahasan yang kedua ialah mengenai hukum dari aqiqah. Hukum dari dilaksanakannya qiqah adalah sunnah mu’akkad (sunnah yang dianjurkan), maka dari itu untuk semua orang tua yang baru mempunyai bayi perempuan ataupun bayi laki-laki disunnahkan untuk mereka mengaqiqahi bayinya.

Ada beberapa manfaat melaksanakan ibadah aqiqah untuk anak, antara lain ialah:

  1. Mendapat pahala karena telah menjalankan sunnah rosul dan sebagai wujud rasa cinta kepada rosulnya,
  2. Akan ditingkatkan ibadah kita kepada Allah SWT
  3. Mendoakan sang bayi agar tumbuh menjadi anak yang sholeh dan sholekah
  4. Menghilangkan kotoran atau penyakit pada diri sang bayi
  5. Meningkatkan rasa cinta kita atara umat muslim
  6. Dapat melepaskan bayi dari kekangan jin yang telah mendampinginya sejak lahir.

Diantara beberapa manfaat diatas masih banyak lagi manfaat lain yang bisa diperoleh dengan melaksanakan ibadah aqiqah. Ibadah aqiqah juga sebagai bentuk pendekatan diri kita kepada Allah SWT.

Apa Hukum Aqiqah Setelah Dewasa ?

Hukum aqiqah bayi merupakan sunnah mu’akkad. Dan pelaksanaannya dilakukan pada saat hari ketujuh sejak kelahiran bayi, dan jika belum mapu melaksanakan pada hari tersebut tidak berdosa.

Meskipun kebanyakan ulama menjelaskan jika pelaksanaan aqiqah bayi tersebut sudah besar maka habis waktunya untuk mengaqiqahinya. Untuk orang tua yang belum mampu untuk menaqiqahkan anaknya tidak apa-apa untuknya bila tidak melaksanakannya.

Hari ke tujuh atau ke duapuluh satu merupakan keutamaan melaksanakan ibadah aqiqah, jika orang tua sudah mampu untuk mengaqiqahkan tidak pada waktu tersebut maka diperbolehkan melaksanakan aqiqah atau kapan saja semampunya.

Dan bila orang tua tidak dapat mengaqiqahinya waktu kecil diperbolehkan bagi anak untuk mengaqiqahi dirinya sendiri.

Hakikat Aqiqah Adalah Sebagai Ungkapan Rasa

Pembahasan berikut ialah mengenai Hakikat dari aqiqah, sebelumnya sudah dijelaskan bahwa hakikatnya aqiqah merupakan sebagai ungkapan rasa syukur semua orang tua kepada Allah SWT karena telah dikaruniai bayi laki-laki ataupun perempuan.

Dan Ibadah Aqiqah menurut syar’i adalah hewan yang disembelih untuk ditebuskan kepada anak yang telah dilahirkan. Untuk jumlah hewan aqiqah menurut sunnah yaitu berjumlah 2 ekor untuk anak laki-laki, dan 1 ekor untuk anak perempuan.

Sedangkan waktu dilaksanakannya aqiqah menurut sunnah ialah diwaktu hari ketujuh, empat belas, dan dua puluh satu setelah dilahirkannya bayi tersebut.

Dan Jika tidak mampu mengaqiqahi disalah satu waktu yang disunnahkan, maka orang tua masih bisa mengaqiqahi diwaktu kapan saja, setelah orang tua mampu mengaqiqahi.

Untuk manfaat mengaqiqahi anak diantaranya adalah melaksanakan sunnah rosul, sang anak terbebas dari statusnya yang tergadai, menyampaikan kabar gembira kepada tetangga, saudara ataupun teman dan sahabat atas kehadirannya sang buah hati.

Arti Walimah Aqiqah

Paragraf selanjutnya ialah berisi mengenai arti walimah aqiqah.Sebelumnya sama seperti yang dijelaskan diatas tadi bahwa Pengertian dari aqiqah dalam islam ialah sebagai pengungkapan rasa bersyukur kita kepada Allah SWT atas lahirnya sang buah hati.

Ibadah Aqiqah juga dilaksanakan dengan cara penyembelihan hewan kambing atau domba yang ditujukan untuk aqiqah. Dan pengertian dari walimah aqiqah yaitu ketetapan dari Allah SWT dan Rasul untuk melakukan pemotongan atau penyembelihan hewan kambing atau domba yang ditujukan untuk aqiqah dan selanjutnya memotong sebagian rambut dari bayi serta memeberi nama.

Setelah itu sambil memberikan hidangan untuk para tamu undangan sambil memberitahukan nama baru dari bayinya. Dan inti dari penjelasan tadi bahwa walimah artinya menyajikan makanan untuk acara aqiqah, pesta dan lainnya.

Aqiqah Menurut Islam Malaysia

Penjelasan selanjutnya ialah aqiqah menurut islam di malaysia. Pengertian aqiqah di malaysia dan di indonesia sama persis yaitu sebagai ungkapan rasa syukur semua orang tua kepada Allah SWT atas dilahirkannya seorang bayi lucu dan menggemaskan, entah itu bayi perempuan ataupun bayi laki-laki.

Sama halnya aqiqah juga dilakukan dengan cara menyembelih hewan kambing atau domba yang ditujukan untuk aqiqah. Ibadah aqiqah juga merupakan sunnah rosul wujud rasa cinta setiap orang tua kepada Nabi Muhammad SAW.

Ingin Pesan Aqiqah Yang Mudah dan Simple? Silahkan Pesan di Aqiqah Berkah

Dan pembahasan yang terakhir adalah mengenai Aqiqah yang mudah dan simple. Dan di Aqiqah Berkah adalah jasa layanan aqiqah yang sudah dipercaya dikalangan masyarakat.

Untuk Hewan aqiqah di Aqiqah Berkah juga sudah sesuai dengan syariat islam dan kambing atau dombanya berasal dari ternak sendiri. Untuk menyembelih hewannya juga dilakukan oleh tim ahli menyembelih dari Aqiqah Berkah yang tentunya sesuai syariat islam.

Masakan di Aqiqah Berkah juga dimasak oleh juru masak yang sudah ahli dalam bidangnya, sehingga cita rasa masakan di Aqiqah Berkah, Enak, Lezat, dan Tidak bau prengus.

Maka dari itu tidak usah diragukan lagi, silahkan pesan langsung di jasa layanan Aqiqah Berkahdi nomor layanan kami Aqiqah Berkah di 0813-3568-0602. Dan untuk kejelasannya mengenai Aqiqah Berkah bisa kunjungi website kami di aqiqahberkah.com.

Masakan Paket Aqiqah Ciledug Peduli Yang Sudah Teruji Kelezatannya

By | Artikel | No Comments

Assaalamualaikum ayah dan bunda yang bertempat tinggal di daerah Ciledug dan sekitarnya, Ketemu lagi dengan kami dari Aqiqah Berkah. Dan kali ini Aqiqah Berkah akan menjelasakan tentang pengertian aqiqah secara singkat, makna tergadaikan dalam aqiqah, makna aqiqah serta tujuannya, hukum aqiqah, aqiqah dengan berhutang, dan yang lainnya.

A. Pengertian Aqiqah Secara Singkat

Kata Aqiqah sebenarnya berasal dari Bahasa Arab berarti memotong atau menyembelih hewan. Dan jika menurut Istilah, Aqiqah berarti penyembelihan atau pemotongan hewan ternak yang berupa kambing atau domba sebagai wujud rasa syukur orang tua kepada Allah SWT. atas dilahirkannya seorang bayi yang lucu dan menggemaskan dan disertai oleh berbagai syarat yang sesuai dengan syariat agama Islam.

Bagi orang tua sangat disunnahkan untuk melaksanan aqiqah putra putrinya pada saat hari ketujuh setelah sang bayi lahir. Dan jika pada hari tersebut orang tua belum bisa melaksanakannya, maka diperbolehkan untuk melaksanakan aqiqah pada hari ke empat belas kelahiran setelah sang bayi lahir.

Dan jika dihari tersebut kedua orang tua belum bisa melaksanakan aqiqah, maka aqiqah bisa dilaksanakan pada hari ke dua puluh satu setelah sang bayi lahir.

B. Makna Tergadaikan Dalam Aqiqah

Berdasarkan yang diriwayatkan dari para ulama tentang makna ‘tergadai’ ialah bahwa amalan anak apa saja tidak akan sampai kepada orang tuanya sampai anak disembelihkannya hewan aqiqahnya.

Apabila beraqiqah untuk dirinya sendiri, maka anak tersebut telah mengeluarkan kedua orang tuanya dari status tergadai. Saat si anak melaksanakan aqiqah sendiri, sebaiknya daging aqiqah dibagikan sebagian dan sisanya di simpan ata bisa dimakan sendiri supaya amalan si anak sampai pada orang tua yang sudah melahirkannya.

Dengan demikian, si anak dan orang tua yang masih dalam status tergadai sudah bebas dari statusnya yang tergadai.

C. Makna dan Tujuan Aqiqah

Seperti yang jelasakan diparagraf pertama tadi bahwa Kata aqiqah ialah berasal dari kata Bahasa Arab yang berarti memotong atau menyembelih.

Dan juga Aqiqah merupakan salah satu ibadah sunnah sebagai bentuk wujud rasa syukur kedua orang tua kepada Allah SWT. atas kelahirannya bayi perempuan ataupu bayi laki-laki yang dengan niat dan berbagai syarat tertentu sesuai tuntunan agama Islam.

Adapun tujuan tujuan aqiqah adalah sebagai berikut:

  1. Menghidupkan Sunnah Rasulullah SAW, yang menjadi tujuan utama aqiqah bagi orang tua
  2. Dapat menjalin hubungan Ukhuwah Islamiyah terhadap sesama, dengan membagikan hasil daging aqiqah tersebut kepada orang muslim yang lain
  3. Melepaskan anak yang lahir dari tergadai, karena setiap anak yang lahir pasti akan tergadai dengan aqiqahnya
  4. Menghilangkan penyakit bagi si anak, karena pada saat aqiqah rambut bayi akan dicukur sebagaian dah hal ini dimaksudkan sebagai perumpaan agar segala penyakit si bayi terbuang
  5. Anak akan mendapatkan doa doa yang baik dari sesama Muslim, karena pada saat pelaksanaan aqiqah akan ada pembacaan ayat ayat suci Al-Qur’an, pembacaan tahlil, dan juga pembacaan doa doa untuk bayi yang diaqiqahi

D. Bagaimana Hukumnya Aqiqah ?

Para ulama berpendapat mengenai masalah hukum aqiqah yakni ada sebagianulama yang berpendapat hukum aqiqah adalah wajib, adan yang sunnah mu’akkad, dan ada juga yang sunnah.

Menurut mazhab Syafi’i, dilaksanakannya aqiqah hukumnya adalah sunnah, yang berarti Apabila berkemampuan. Dari pendapat yang berbeda dari sebagian ulama diatas disebabkan akan banyaknya hadis yang dilihat dari segi makna terdapat dalam hadits, atau dari segi perawi hadits dilihat dari shahih dan tidaknya hadits tersebut dan juga dari kedudukan hadits nya.

Berikut adalah berbagai perbedaan menurut ulama Ahlusunnah Waljama’ah yang mu’tabar:

  1. Hukum ibadah aqiqah menurut madzhab Imam Malik yaitu sunnah yang memiliki arti berpahala jika dikerjakan dan tidak berdosa jika ditinggalkan.
  2. Menurut madzhab Imam Hanafi, hukum ibadah aqiqah ialah mubah yang berarti jika dilakukan tidak berpahala dan jika dilakukan tidak berdosa.
  3. Madzhab Imam Ahmad bin Hanbal. Menurut madzhab ini hukum aqiqah adalah sunnah, sama seperti madzhab Imam Malik dan Madzhab Imam Syafi’i.
  4. Madzhab Imam Syafi’i, hukum ibadah aqiqah menurut madzhab ini ialah sunnah, sama dengan hukum aqiqah menurut madzhab Imam Malik

E. Apakah Aqiqah Boleh Hutang ?

Aqiqah merupakan salah satu sunnah Nabi SAW, jadi sebagai seorang muslim orang tua harus melaksanakan aqiqah untuk anak nya jika mampu. Jika belum mampu pada saat hari hari yang disunnahkan untuk aqiqah, maka orang tua boleh berhutang terlebih dahulu dengan syarat orang tua benar benar sanggup untuk melunasi hutangnya tersebut.

Dan jika belum sanggup untuk melunasi hutang tersebut karena tidak tetapnya penghasilan, maka jangan lah melaksanakan aqiqah dengan berhutang terlebih dahulu. Tunggulah sampai benar benar mampu untuk melaksanakan aqiqah anak.

Karena aqiqah tidak memiliki batasan akhir untuk melaksanakannya, Anda bisa melaksanakan aqiqah kapan saja saat Anda sudah mampu untuk melaksanakannya, walaupun anak yang akan Anda aqiqahi sudah dewasa.

F. Menu Masakan Aqiqah Paling Enak dan Tidak Bau Prengus

Menu menu masakan paket aqiqah di Aqiqah Berkah bermacam macam, seperti sate, gule, kambing guling, krengsengan, nasi kebuli, nasi kotak, soto, dendeng ragi, sate rebus, rendang, daging lapis, dan masih banyak menu menu lainnya.

Anda juga bisa memesan menu menu lain yang sesuai dengan selera dan keinginan Anda. Untuk rasa masakannnya, Anda tidak perlu khawatir karena masakan di Aqiqah Berkah dimasak oleh juru masak yang sudah berpengalaman.

Karena dimasak oleh juru masak yang sudah berpengalaman, maka sudah pasti tidak akan bau prengus kambing dan juga rasa masakannya yang sudah tentu enak dan lezat.

Kami juga siap untuk mengantarkan menu menu aqiqah pesanan Anda ke alamat Anda atau ke tempat tempat penyaluran aqiqah yang Anda inginkan.

Layanan Paket Aqiqah Cirebon Peduli Terpercaya

By | Artikel | No Comments

Assaalamualaikum sahabat Aqiqah Berkah yang berada di Cirebon dan sekitarnya, terimakasih Karena telah mengunjungi website resmi kami ini. Dan kali ini kami akan menjelaskan tentang pengertian aqiqah dan hikmahnya, makna aqiqah, Bagaimana cara melaksanakan aqiqah, aqiqah setelah anak dewasa, Dan Apa hukum aqiqah didalam agama Islam. Mari langsung saja kita bahas bersama mengenai penjelasan diatas dibawah ini:

A. Pengertian Aqiqah dan Hikmahnya

Untuk pembahasan yang pertama adalah tentang pengertian dan hikmah dari aqiqah, Nah Aqiqah ialah berasal dari kata Bahasa Arab yang bermaksud pemotongan atau penyembelihan.

Apabila menurut Istilah, Aqiqah merupakan menyembelih binatang ternak berupa kambing ataupun domba untuk ungkapan rasa bersyukur setiap orang tua kepada Allah SWT. karena telah dilahirkannya seorang bayi laki-laki ataupun perempuan dengan bermacam syarat yang sudah sesuai pada syariat agama Islam.

Adanya sunnah aqiqah bagi kedua orang tua untuk anaknya yaitu di hari ketujuh setelah bayi dilahirkan ke dunia.

Namun bila di hari ketujuh itu orang tua belum berkemampuan untuk aqiqah kan bayinya, maka aqiqah dibolehkan untuk dilaksanakan pada hari ke-14 sesudah bayi dilahirkan ke dunia.

Dan jika dihari ke-14 orang tua juga masih belum memiliki kemampuan beraqiqah, maka hari aqiqah dapat dilakukan pada hari ke-21 sesudah hari kelahirannya bayi tersebut.

Oke mari sekarang ganti kita bahas mengenai apa hikmah dari beraqiqah untuk anak. Dan hikmah dari melakukan aqiqah yaitu sama dengan mengajarkan kita semua agar semakin merasa lebih dekat lagi dengan Allah SWT. karena sudah melaksanakan sunnah dari aqiqah sebagai wujud ungkapan rasa syukur karena dilahirkannya sang buah hati.

Aqiqah juga dapat mempererat hubungan sesama Muslim, karena hasil masakan aqiqah yang nantinya kan dibagikan kepada sesama Muslim lainnya.

B. Makna Aqiqah

Dipembahasan kedua ini kita akan membahas mengenai makna dari aqiqah. Dan Kata aqiqah sendiri berasal dari kata Bahasa Arab yang artinya pemotongan atau penyembeliha.

Ibadah Aqiqah juga salah satu ibadah sunnah untuk bentuk wujud rasa syukur orang tua kepada Allah SWT kerena sudah dilahirkannya seorang bayi entah itu bayi laki-laki ataupun bayi perempuan, yang disertai dengan niat dan syarat tertentu yang sesuai dengan tuntunan agama Islam.

Waktu disunnahkannya Ibadah Aqiqah sesuai syari’at ialah dilaksanakan pada hari ketujuh, empat belas, dan dua puluh satu sesudah kelahiran sang bayi.

Apabila pada ketiga hari yang disunnahkan dan ayah dan bunda masih belum mampu mengaqiqahi untuk anaknya, maka hari aqiqah bisa dilaksanakan kapan saja pada saat ayah dan bunda sudah mampu beraqiqah untuk anaknya.

Namun jika anak sudah berkemampuan mengaqiqahi dirinya sendiri, maka anak tersebut diperbolehkan untuk beraqiqah untuk dirinya sendiri.

C. Cara Aqiqah Yang Benar

Cara melaksanakan aqiqah adalah sebagai berikut:

  1. Menyembelih hewan ternak, yaitu dua ekor kambing jika ynag diaqiqahi anak laki laki dan 1 ekor kambing jika yang diaqiqahi anak perempuan. Dan hewan tersebut sudah cukup usianya, jika menggunakan kambing berusia minimal satu tahun jika menggunakan domba berusia minimal 6 bulan. Dan juga hewan tersebut sehat dan tidak cacat fisiknya
  2. Sembelihlah hewan tersebut pada hari ke-tujuh, ke-empat belas, atau ke-21 dari kelahiran si bayi dengan niat untuk melaksanakan aqiqah
  3. Mencukur sebagian rambut dari bayi disertai dengan doa doa untuk si bayi. dan juga pembacaan Al-qur’an dan pembacaan tahlil
  4. Bagikan daging hasil aqiqah tesebut kepada tetangga, sahabat, kerabat, fakir miskin dan yang lainnya

D. Bolehkah Aqiqah Setelah Dewasa ?

Di paragraf kali ini yaitu mengenai Bolehkan aqiqah setelah dewasa? Dan Melaksanakan aqiqah ketika anak kita sudah beranjak dewasa sebenarnya masih diperbolehkan.

Dengan alasan Karena diwaktu disunnahkannya aqiqah untuk melaksanakan aqiqah kedua orang tua belum bisa mengaqiqahi karena kendala biaya, jadi aqiqah bisa digantikan pada saat anak setelah dewasa, dan jika anak tersebut sudah bisa mencari nafkah sendiri, maka anak tersebut bisa mengaqiqahi dirinya sendiri dengan biayanya sendiri.


Waktu disunnahkannya aqiqah ialah waktu tujuh hari, empat belas hari, dan dua puluh satu hari setelah dilahirkannya bayi tersebut. Dan Menurut sebagian ulama yang menganut mazhab Hambali, bahwa ibadah aqiqah tidak hanya bisa dilakukan ketika anak masih berusia kecil, namun bisa dilakukan saat anak tersebut sudah tumbuh dewasa, dengan persyaratan Jika sampai anak tumbuh dewasa masih juga belum diaqiqahi oleh ayah bundanya.

Hal tersebut diperbolehkan karena alasan melaksanakan aqiqah anak tidak mempunyai batas akhir aqiqah. Dan selama anak belum diaqiqahkan, maka masih disunahkan baginya untuk diaqiqahkan meskipun anak tersebut sudah tumbuh dewasa bahkan sudah tua ataupun berkeluarga.

Syaikh Wahbah Azzuhaili menjelaskan pada salah satu Kitab karangan Beliau, yaitu yang berjudul “Alfiqhul Islami wa Adillatuhu” bahwa: Ulama Hanabilah dan Syafi’iyah menjelaskan apabila sebelum anak berusia 7 hari atau setelahnya dilaksanakan aqiqah, maka aqiqah itu sah” Wallohu A’lam Bisshowab.

Pada kitab tersebut, juga dijelaskan: “Salah satu kelompok ulama Hanabilah memiliki pendapat bahwa hukumnya sunnah untuk seseorang yang melaksanakan aqiqah bagi dirinya sendiri. Aqiqah tersebut bukan hanya dilaksanakan saat kecil, namun jika sudah dewasa belum di Aqiqah, juga tetap diajurkan untuk melaksanakan Aqiqah. Ini dikarenakan tidak ada batas waktu dalam pelaksanaan Aqiqah.”

Maka dari itu, sunnah untuk beraqiqah tidak gugur, meskipun saat sang anak masih kecil belum di aqiqahi, bahkan sampai dewasa. Jadi, apabila kedua orang tua telah memiliki kemampuan untuk mengaqiqahi anaknya, maka amat dianjurkan baginya untuk beraqiqah untuk putra atau putrinya meskipun putra putrinya telah tumbuh dewasa.

Tetapi jika kedua orang tua dari putra putri tersebut belum juga mampu beraqiqah untuk anakanya tapi anak tersebut sudah mampu beraqiqah sendiri, maka sebaiknya anak tersebut segera mengaqiqahi dirinya sendiri.

E. Apa Hukum Aqiqah Dalam Agama Islam ?

Beberapa pendapat dari ulama yang mengenai masalah hukumdari aqiqah ini, adalah ada pendapat ulama bahwa hukum aqiqah ada yang wajib, sunnah dan juga sunnah muakad.

Menurut ulama mazhab Syafi’i, bahwa hukum dari melaksanakan aqiqah ialah sunnah, artinya ialah apabila berkemampuan. Dari pendapat yang berbeda, para ulama ini disebabkan karena banyaknya hadis yang dilihat dari segi makna terdapat dalam hadits dan segi perawi hadits yang dilihat dari shahih atau tidaknya hadits tersebut serta kedudukan dari hadits tersebut.

Ada pendapat yang berbeda menurut ulama Ahlusunnah Waljama’ah yang mu’tabar, dan berikut bisa dijelaskan:

  1. Yang pertama ialah Menurut ulama madzhab Imam Hanafi, hukum ibadah aqiqah yaitu mubah maksudnya ialah jika dilaksanakan aqiqah tidak berpahala dan jika dilaksanakan aqiqah tidak berdosa.
  2. Menurut pendapat Madzhab Imam Syafi’i, dimana memiliki kesamaan pendapat dengan sama dengan madzhab Imam Malik, yaitu hukum ibadah aqiqah adalah sunnah.
  3. Menurut pendapat Madzhab Imam Malik sesuai yang disebutkan di nomor 2, yaitu hukum Aqiqah adalah sunnah, yang berarti berpahala jika aqiqah dilakukan dan tidak berdosa jika aqiqah tidak dilakukan. Namun merugi apabila kita tidak melakukannya.
  4. Menurut pendapat Madzhab Imam Ahmad bin Hanbal (Imam Hambali) bahwa hukum aqiqah ialah sunnah, pendapat hukum tersebut ialah sama seperti pendapat madzhab Imam Malik dan Madzhab Imam Syafi’i dan Imam Maliki di atas.

F. Ingin Aqiqah Disalurkan Ke panti Asuhan, Pesantren, dan Desa Binaan? Ya Aqiqah Berkah Peduli Pilihannya

Anda ingin aqiqah untuk anak Anda disalurkan, tak perlu bingung untuk memesan aqiqah dimana. Karena sekarang di Aqiqah Berkah akan membantu pelaksanaan aqiqah untuk putra dan putri Anda dengan cara disalurkan aqiqah Anda ke berbagai tempat yang membutuhkan, seperti panti asuhan yatim piatu, pondok pesantren, dan tempat lainnya yang membutuhkan.

Selain beberapa tempat yang direkomendasi dari tim kami Aqiqah Berkah, Ayah dan bunda juga dapat menentukan tempat yang Anda inginkan untuk menyalurkan aqiqah putra putri ayah dan bunda.

Dengan pelayanan yang ramah dan profesional, tim Aqiqah Berkah akan selalu siap menyalurkan pesanan aqiqah Anda ke tempat yang berhak menerima aqiqah. Setelah itu Kami akan mengirimkan foto foto dokumentasi serta berbagai berkas aqiqah yang sudah kami laksanakan kepada Anda lewat via pos ke alamat rumah Anda.

Dan Anda juga akan mendapatkan buku risalah aqiqah dan sertifikat aqiqah secara gratis dari Aqiqah Berkah sebagai tanda bahwa anda sudah melaksanakan aqiqah dari lembaga Peduli Dhuafa.