Daily Archives: August 29, 2019

Layanan Paket Aqiqah Cibitung Peduli

By | Artikel | No Comments

Assaalamualaikum semuanya, terimakasih karena telah berkunjung di website ini. Pada kali ini akan dijelaskan tentang pengertian aqiqah lengkap, pengertian aqiqah menurut bahasa, aqiqah setelah dewasa, hukum aqiqah untuk dri sendiri, hukum melaksanakan aqiqah, dan yang lainnya. Langsung saja saya bahas hal hal tersebut, silahkan simak penjelasan penjelasan berikut ini dan semoga dapat bermanfaat.

A. Pengertian Aqiqah Lengkap

Diartikel sebelumnya sudah kami jelaskan mengenai pengertian dari aqiqah, namun pada artikel ini akan kami jelaskan lebih lengkap lagi mengenai pengertian dari aqiqah.

Kata aqiqah sendiri berasal dari kata bahasa arab yang maksudnya ialah pemotongan atau penyembelihan.

Dan jika dimaksudkan secara lengkap yaitu proses pemotongan atau penyembelihan hewan, bisa berupa hewan jenis domba atau hewan jenis kambing yang di disembelih orang tua dengan tujuan aqiqah anaknya. Dan berikut 2 hadist yang menjelaskan tentang aqiqah:

“Rasulullah SAW memerintahkan kepada kami supaya menyembelih aqiqah untuk anak laki laki dua ekor dan untuk anak perempuan seekor kambing” (HR. At-Tirmidzi).

“Anak anak tergadai pada aqiqahnya, disembelihkan pada hari ketujuh, dan pada hari ketujuh itu pula dicukurlah rambut si bayi dan diberi nama” (HR. At-Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah dari Hasan).

B. Pengertian Aqiqah Menurut Bahasa

Menurut bahasa aqiqah dapat diartikan sebagai pemotongan atau penyembelihan. Dan jika diartikan secara lengkap ialah pemotongan atau penyembelihan hewan berupa kambing atau domba baik berjenis kelamin jantan atau betina yang disembelih orang tua dengan tujuan untuk aqiqah anaknya, agar terlepas dari statusnya yang masih tergadai.

Aqiqah juga merupakan ibadah yang disunnahkan oleh Rosulullah kepada kita untuk melepas anak dari statusnya yang tergadai. Ibadah aqiqah juga sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT dan rasa cinta kita kepada Rosulullah karena sudah menjalankan sunnahnya.

Sedangkan waktu yang lebih baik untuk mengaqiqahi anak ialah pada waktu tujuh hari setelah bayi lahir, empat belas hari setelah bayi lahir, atau dua puluh satu hari setelah bayi lahir.

Namun jika diwaktu tersebut orang tua belum bisa mengaqiqahi sebab belum mampu, maka tidak usah takut dan khawatir tidak bisa mengaqiqahi anak, sebab waktu aqiqah anak bisa dilaksanakan kapan saja saat orang tua sudah benar-benar mampu mengaqiqahi anaknya.

C. Aqiqah Setelah Dewasa Salaf

Seperti yang sudah jelaskan baru saja di paragraf atas bahwa waktu pelaksanaan aqiqah yang lebih baik atau waktu yang disunnahkan aqiqah ialah di hari ketujuh, empat belas atau dua puluh satu sesudah bayi lahir.

Namun apabila di tiga waktu tersebut orang tua belum juga bisa melaksanakan aqiqah anak, maka tidak usah khwatair tidak bisa melaksanakan aqiqah, sebab waktu untuk aqiqah bisa dilaksanakan kapan saja.

Kembali kepembahasan pertama, yaitu tentang aqiqah setelah dewasa, nah untuk anda yang sudah tumbuh dewasa dan sudah bisa mencari nafkah sendiri namun belum diaqiqahi oleh orang tuanya sejak kecil, maka anda sudah bisa atau sudah dapat melaksanakan aqiqah sendiri dengan biaya anda sendiri.

Jadi dengan anda melaksanakan aqiqah sendiri maka anda juga akan meringankan beban orang tua untuk tidak lagi menanggung aqiqah anda. Maka dari itu segera anda laksanakan aqiqah jika anda sudah mampu melaksanakannya.

D. Apa Hukum Aqiqah Untuk Diri Sendiri ?

Terdapat dua buah perbedaan pendapat dari para ulama tentang hal ini, yaitu boleh dilakukan dan tidak perlu dilakukan.

Salah seorang ulama kalangan mazhab As-Syafi’iyyah, Ar-Rafi’i, mengatakan bahwa apabila seorang orang tua meng-akhirkan pelaksanaan aqiqah untuk anaknya hingga anaknya sudah baligh bahkan sudah dewasa, maka kesunahan ibadah aqiqah tersebut sudah gugur.

Namun, apabila anak tersebut memiliki niatan untuk ber-aiqah untuk dirinya sendiri, diperbolehkan. Begitupula pendapat salah seorang fuqaha mazhab As-Syafi’iyyah, Al-Qaffal.

Pendapat kedua adalah tidak perlu melaksanakan aqiqah jika untuk dirinya sendiri, dikarenakan pelaksanaan aqiqah adalah tanggungan bagi orang tua anak, bukan tanggungan anak tersebut.

Hal ini sesuai dengan pendapat Al-Imam Ahmad bin Hanbal ketika ditanyai tentang masalah ini. Ibnu Qudamah, salah satu ulama yang ber-mazhab Hambali, juga memiliki pendapat yang sama, yaitu “Menurut kami, penyembelihan itu disyariatkan sebagai beban bagi orang tua dan orang tua lain tidak dibebankan untuk melakukannya, seperti shadaqoh saat idul fitri”

Maka, kesimpulannya adalah jika anak sudah benar benar mampu untuk melaksanakan aqiqah dan orang tua belumlah mampu melaksanakan aqiqah, diperbolehkan bagi anak untuk melaksanakan aqiqah untuk dirinya sendiri.

Tetapi, jika anak dan orang tua sudah benar benar mampu, maka pelaksanaan aqiqah tetap diharuskan dilaksanakan oleh orang tua.

E. Apa Hukum Melaksanakan Aqiqah ?

Sekarang kita berlanjut kepembahasan selanjutnya, yaitu tentang hukum melaksanakan aqiqah. Nah sebenarnya ada beberapa ulama yang bependapat mengenai hukum dari aqiqah tersebut.

Namun hukum aqiqah yang benar ialah sunnah muakad atau sunnah yang dianjurkan. Memang hukum aqiqah adalah sunnah, tapi jika anda tidak melaksanakannya maka anda akan sangat merugi sekali, sebab banyak sekali manfaat dari aqiqah.

Oke sekarang kembali kepembahasan pertama tadi mengenai perbedaan pendapat dari beberapa ulama, dan berikut ialah perbedaan pendapat dari beberapa ulama tentang hukum aqiqah:

  1. Hukum ibadah aqiqah menurut madzhab Imam Malik ialah sunnah, maksud dari sunnah ialah berpahala jika dilakukan dan tidak berdosa jika tidak dilakukan. pendapat tersebutpun sama dengan Madzhab Imam Syafi’i dan Madzhab Imam Ahmad bin Hanbal yang memiliki pendapat sama.
  2. Dan hukum ibadah aqiqah Menurut madzhab Imam Hanafi yaitu mubah dan maksud dari mubah ialah jika dilakukan tidak berpahala dan jika dilakukan tidak berdosa.

F. Layanan Aqiqah Peduli Terbaik Hanya Di Aqiqah Berkah

Oke sekarang kita sudah berada dipembahasan terakhir, yaitu membahas tentang layanan aqiqah peduli yang terbaik. Nah ayah dan bunda semuanya pasti ada yang belum tau atau belum kenal dengan Aqiqah Berkah kan? disini kami akan sedikit memperkenalkan mengenai Aqiqah Berkah.

Nah taukah ayah dan bunda, Aqiqah Berkah ialah jasa layanan aqiqah dan juga jasa penyaluran aqiqah yang terkenal murah harganya, mudah pesannya, ramah pelayanannya dan amanah penyalurannya.

Aqiqah Berkah berdiri sudah sejak sekitar 10 tahun ini, Dan tujuan dari aqiqah Berkah ialah untuk mempermudah aqiqah anda semua yang berada diluar jawa dan belum melaksanakan aqiqah.

Di Aqiqah Berkah terdapat du macam paket layanan aqiqah, yaitu Paket Layanan Aqiqah Peduli dan Paket Layanan Aqiqah Mandiri. Maksud dari paket layanan aqiqah peduli ialah kami melayani untuk anda yang berada diluar jawa namun ingin melaksanakan aqiqah, maka kami siap menyalurkan aqiqah anda ke tempat yang berhak menerima aqiqah.

Tempat tersebut seperti panti asuhan, pondok pesantren dan masyarkat yang membutuhkan. Sedangakan maksud dari layanan aqiqah mandiri yaitu kami akan melayani anda yang akan melaksanakan aqiqah sendiri dirumah, dan kami siap mengantar masakan tepat waktu ke alamat anda sesuai waktu yang ditentukan anda.

Untuk wilayah layanan aqiqah berkah mandiri yaitu meliputi daerah Nganjuk, Jombang, Mojokerto, Sidoaro, Madiun, Ponorogo, Kediri, Blitar, Tulungagung, dan Trenggalek.

Untuk anda yang ingin pesan atau ingin bertanya-tanya terlebih dahulu bisa menghunbungi nomor layanan kami Aqiqah Berkah di 0813-3568-0602.

Paket Aqiqah Ciamis Peduli Memudahkan Menyalurkan Aqiqah Anda

By | Artikel | No Comments

Hallo ayah bunda semuanya, terutama yang berada di daerah Ciamis dan sekitarnya, Gimana kabarnya hari ini, semoga sehat dan bahagia selalu. Oiya ketemu lagi nih di artikel Aqiqah Berkah, dan pada artikel ini Aqiqah Berkah akan menambah pengetahuan tentang aqiqah untuk anda semuanya. Dan terkusus ayah dan bunda yang memiliki anak dan belum diaqiqahi, mari segera laksanakan aqiqah. Karena dengan aqiqah sama saja kita membuktikan rasa syukur kita kepada Allah SWT. Oke mari langsung saja kita mulai dengan pembahasan yang pertama dibawah ini.

A. Pengertian Aqiqah Beserta Dalilnya

Anda semunya pasti sebagian sudah ada yang mengerti mengenai pengertian dari aqiqah. Disini kami akan memberi pengetahuan lagi tentang aqiqah.

Dan pengertian dari aqiqah sendiri yaitu pemnyembelihan atau menyembelih hewan berupa domba atau kambing yang ditujukan khusus untuk aqiqah. Penyembelihan tersebut juga disertai niat dan syarat sesuai syariat islam.

Dan berikut adalah dalil yang berhubungan dengan aqiqah:

“Rasulullah SAW memerintahkan kepada kami supaya menyembelih aqiqah untuk anak laki laki dengan dua ekor dan untuk anak perempuan dengan seekor kambing” (HR. At-Tirmidzi)

“Anak anak tergadai pada aqiqahnya, disembelihkan pada hari ketujuh, dan pada hari ketujuh itu pula dicukurlah rambut si bayi dan diberi nama” (HR. At-Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah dari Hasan)

B. Makna Aqiqah dan Hukumnya

Sebenarnya makna dan pengertian dari aqiqah ialah hampir sama penjelasannya yaitu suatu proses menyembelih atau penyembelihan hewan ternak berupa kambing atau domba yang dilaksanakan pada hari ketujuh, empat belas, ataupun hari ke dua puluh satu setelah bayi dilahirkan dengan tujuan untuk mengaqiqahi anak.

Aqiqah sendiri juga merupakan bukti rasa cinta kepada rosul dan bukti bahwa kita sudah menjalankan sunnah rosul. Maka dari itu bentuk dan wujud rasa bahagia dan juga rasa syukur kita kepada Allah SWT kita buktikan dengan mengaqiqahi sang anak tersebut.

Untuk hukum dari melaksanakan aqiqah adalah sunnah muakad atau bisa diartikan sebagai sunnah yang dianjurkan. Sedangkan waktu aqiqah yang disunnahkan dan lebih baik dilaksanakan yaitu di tujuh hari setelah bayi dilahirkan, empat belas hari setelah bayi dilahirkan, dan dua puluh satu setelah bayi dilahirkan.

Ketika ayah dan bunda sudah mampu melaksanakan aqiqah sebaiknya laksanakan aqiqah disalah satu hari tersebut, namun apabila belum mampu tidak usah khawatir, sebab hari untuk aqiqah masih bisa dilakukan kapan saja saat ayah dan bunda sudah mampu beraqiqah.

C. Cara Aqiqah Dalam Islam

Pada paragraf ini ayah dan bunda pasti ada yang belum mengerti tentang tata cara aqiqah yang sesuai pada peraturan agama islam, dan pada artikel ini kami akan menjelaskan bagaimana cara aqiqah yang benar sesuai islam:

  1. Penyembelihan kambing atau domba, yaitu dua ekor untuk anak putra dan satu ekor untuk anak putri. Kedua hewan tersebut juga harus benar-benar sehat dan tidak sakit atau cacat fisiknya. Untuk umur hewan jenis domba minimal 6 bulan sedangkan untuk umur hewan kambing minimal 1 tahun.
  2. Dilakasanakannya penyembelihan hewan aqiqah yaitu bisa di hari ke-7,14, atau 21 setelah hari bayi dilahirkan dan disertai dengan niat aqiqah yang benar.
  3. Mencukur sebagian rambut dari bayi disertai dengan memanjatkan doa untuk bayi. serta diiringi dengan pembacaan Al-qur’an dan pembacaan tahlil
  4. Membagikan daging aqiqah yang sudah matang atau sudah diolah menjadi makanan siap santap kepada para tetangga, sahabat, kerabat, ataupun kepadafakir miskin.

D. Apa Hukum Aqiqah Setelah Dewasa ?

Untuk anda yang sudah dewasa dan belum diaqiqah ketika masih kecil dulu maka masih bisa melaksanakan aqiqah sendiri ketika sudah dewasa.

asalkan menggunakan biayanya sendiri apabila sudah bekerja. atau mungkin anda yang sudah berkeluarga sekalipun masih bisa mengaqiqahi sendiri, sebab waktu untuk beraqiqah tidak ada batas habisnya.

Dan menurut sebagian besar ulama mazhab Hambali, mengenai aqiqah ialah bahwa aqiqah tidak hanya dilaksanakan saat anak masih kecil saja, namun aqiqah bisa dilaksanakan saat anak sudah beranjak dewasa apabila sampai dewasa anak belum diaqiqahi oleh orang tuanya.

Hal tersebut masih diperbolehkan sebab kesunahan melakukan aqiqah anak ialah tidak ada batas akhir atau batas habisnya.

Dan selama anak belum juga diaqiqahi oleh orang tuanya maka masih disunnahkan baginya untuk beraqiqah walaupun anak tersebut sudah tumbuh dewasa bahkan sudah berkeluarga.

E. Apa Hukum Aqiqah Anak ?

Terdapat beberapa pendapat menurut para ulama mengenai hukum pelaksanaan aqiqah ini. Perbedaan pendapat ini terjadi karena adanya banyak beberapa hadits yang dilihat dari segi makna yang terdapat dari hadits tersebut ataupun dari segi perawi hadits yang dilihat dari shahih tidaknya hadits tersebut.

Ada perbedaan dari beberapa ulama mengenai hukum aqiqah, dan berikut perbedaannya:

  1. Menurut pendapat madzhab Imam malik tentang hukum aqiqah yaitu sunnah, yang berarti mendapat pahala jika dilaksanakan dan tidak mendapat dosa jika ditinggalkan. Pendapat tersebut juga sama dengan pendapat ulama dari Madzhab Syafi’i dan Madzhab Imam Ahmad bin Hanbal.
  2. Menurut pendapat dari madzhab Imam Hanafi mengenai hukum aqiqah ialahmubah yang bermaksud apabila dilaksanakan tidak mendapat pahala dan apabila dilaksanakan tidak mendapat dosa.

F. Bagaimana Cara Menghitung Hari Aqiqah ?

Oke diparagraf ini kami akan menjelaskan bagaimana cara menghitung hari aqiqah yang benar, Ayah dan bunda yang baru saja memiliki bayi yang baru lahir tentunya pasti menghitung hari aqiqah terlebih dahulu sebelum dilaksanakannya aqiqah.

Ada ulama yang berpendapat bahwa cara menghitung hari aqiqah ialah pada saat siang hari, sebab waktu siang hari tersebut ialah waktu awal dimulainya perhitungan untuk hari ketujuh aqiqah, sedangkan pada waktu malam hari tidak akan dihitung dan perhitungan awalnya harus dimulai dari hari esoknya.

Jika ayah dan bunda masih bingung, kami akan memberikan contoh cara perhitungan hari untuk aqiqah. Berikut contohnya ialah ketika ada bayi yang lahirnya di hari senin pada tanggal 01 disiang hari, maka menghitungnya dimulai dari hari senin tersebut, jadi pelaksanaan aqiqah bisa dilaksanakan pada hari ketujuh setelah bayi tersebut lahir, yaitu tepatnya di hari minggu tanggal 07.

Namun apabila bayi tersebut lahir pada tanggal 01 di malam hari, maka menghitung awalnya tidak dimulai di hari senin tersebut, tetapi menghitung awalnya dimulai hari selasa atau keesokan harinya. Jadi pelaksanaan aqiqah bayi tersebut dapat dilaksanakan pada hari senin tanggal 08 atau hari ketujuh setelah hari bayi dilahirkan.

G. Daftar Harga Aqiqah Peduli Di Aqiqah Berkah

Aqiqah Berkah, layanan jasa aqiqah via online yang siap membantu pelaksanaan aqiqah untuk anak Anda dengan profesional. Aqiqah Berkah juga menyediakan menu menu masakan aqiqah yang beragam, yang bisa Anda pesan sesuai keinginan dan selera ayah dan bunda semuanya.

Kemudian nanti akan kami salurkan ketempat yang berhak menerima aqiqah. Layanan aqiqah ini sudah memiliki kantor cabang yang berada di wilayah Jombang, Kediri, Tulungagung, Madiun, dan Ngawi.

Aqiqah Berkah juga menyediakan 2 paket aqiqah, yaitu Paket Aqiqah Berkah Mandiri dan Paket Aqiqah Berkah Peduli. Berikut adalah daftar harga paket aqiqah di Aqiqah Berkah.

A. Paket Aqiqah Peduli

B. Paket Aqiqah Mandiri