3 Cara Berkomunikasi Dengan Bayi Dalam Kandungan

By August 19, 2016 Berita No Comments

3 CARA BERKOMUNIKASI DENGAN BAYI DALAM KANDUNGAN

Berkomunikasi dengan bayi dapat dilakukan sejak dini atau bahkan ketika bayi masih dalam kandungan. Dengan menyadari bahwa orangtua dapat berkomunikasi dengan janin dalam kandungan akan memberikan ikatan hubungan yang lebih dekat dan juga menjadi sebuah pengalaman yang begitu menyenangkan yang tidak dapat terlupakan.

19 Agust 16

Mengajak bayi berbicara sejak didalam kandungan bermanfaat untuk perkembangan otak bayi. Berkomunikasi dengan bayi sebetulnya sudah dapat dimulai sejak dini bahkan ketika bayi masih menjadi janin dalam perut ibu. Cara berkomunikasi dengan janin yang ada di dalam kandungan dapat dilakukan dengan menggunakan megafon atapun alat khusus yang terdiri dari microphone dan dilengkapi dengan speaker atau sejenis headphone untuk ditempelkan ke perut ibu supaya dapat didengar oleh janin.

Ada beberapa komunikasi yang dapat dilakukan orangtua kepada janin yang dikandungnya, tentunya dengan mengetahui pertumbuhan dan perkembangan pembentukan indera-indera janin, sehingga komunikasi dapat tepat dilakukan. Apa saja komunikasi yang dapat dilakukan bayi dengan janinnya ? Berikut ini 3 cara berkomunikasi dengan bayi dalam kandungan :

SENTUHAN

Sering untuk mengusap perut anda dan mengajak janin berbicara. Bayi akan merespon dengan tendangan atau gerakan. Stimulasi ini dapat dilakukan ketika bayi memasuki trimester kedua. Indera Peraba bayi sudah berkembang sebelum minggu ke 8. Ketika janin bergerak dan telapak tangan atau kakinya tampak pada perut ibu, sentuhlah dia, berikan perasaan lembut dan kasih sayang kepadanya, sehingga ia merasakan kelembutan, rasa cinta dan kasih sayang dari orangtuanya.

Rasa cinta dan kasih sayang dari orangtua yang dia rasakan akan memberikan ketenangan pada janin anda. Coba tekan perut dengan lembut, ia akan balik menekan perut ! Sama seperti suara, janin bisa membedakan sentuhan orang tuanya dengan sentuhan orang lain. Elus-elus perut di bagian yang menonjol, buah hati akan merasakannya.

MENGAJAK BICARA

Mengajak bayi berbicara dapat dimulai dengan menyapa selamat pagi, selamat siang atau menjelang tidur di malam hari. Anda dapat membacakan untaian doa. Penelitian menemukan bahwa dengan mengajak berbicara bayi didalam kandungan akan meningkatkan pengalaman sensorik pertama. Pengalaman sensorik yang dialami oleh bayi akan membantu dalam perkembangan berbicara dan mendengar, bahkan kemampuan berbahasa setelah anak lahir nanti.

19 Agust 2016

Indera pendengaran bayi mulai berkembang pada minggu ke 8 dan selesai pembentukan pada minggu ke 24. Indera pendengaran ini juga dibantu oleh air ketuban yang merupakan penghantar suara yang baik. Janin akan mulai mendengar suara aliran darah melalui plasenta, suara denyut jantung dan suara udara dalam usus hingga suara perut anda yang keroncongan. Selain itu janin akan bereaksi terhadap suara-suara keras, bahkan bisa membuat janin terkejut melompat.

RANGSANG CAHAYA

Hasil riset Dr. Jason C Birnholz dari New York Academy of Sciences, Amerika Serikat, membuktikan, janin sudah menunjukkan reaksi terhadap cahaya ketika perut ibunya disinari. Reaksi janin terlihat dari peningkatan denyut jantungnya. Terkadang ia bahkan mampu menggerakkan tangannya ke arah mata seperti menutupi matanya karena merasa silau. Mata janin dapat menangkap cahaya yang masuk ke dalam rahim ibunya, baik itu sinar matahari atau sinar lampu. Selain itu otak janin akan bereaksi terhadapa kelap-kelip cahaya.

Indera perasa janin akan terbentuk pada minggu ke 13-15. Pada usia ini janin dapat merasakan substansi yang pahit dan manis. Jika, cairan ketuban yang dia rasakan manis, maka dia akan meminumnya dan menelannya. Namun jika air ketuban yang dia rasakan terasa pahit, janin akan meronta dan mengeluarkannya, serta janin akan menghentikan konsumsinya (sumber website pondok ibu).

Jadi, janin dapat bereaksi terhadap berbagai rangsangan yang datang dari luar bahkan dalam tubuh ibu. Oleh karena itu sudah seharusnya lingkungan tempat tinggal, tingkah laku dan tutur kata ibu yang tengah mengandung harus selalu dijaga. Segala sesuatu yang dilihat dan didengar sendiri, baik itu perasaan suka, marah, sedih dan senang, sudah pasti memberi pengaruh bagi perkembangan si janin.

Leave a Reply

Your email address will not be published.