Category Archives: Tentang Aqiqah

Arti Aqiqah

By | Berita, Tentang Aqiqah | No Comments

ARTI AQIQAH

Mengapa kita sebagai muslim harus melaksanakan aqiqah ketika memiliki bayi yang baru lahir ? Untuk mengetahui arti aqiqah dan menjadi pengetahuan serta landasan dalam beribadah, mari simak artikel berikut ini.

Aqiqah dalam istilah agama adalah sembelihan untuk anak yang baru lahir baik anak laki-laki atau anak perempuan pada hari ke tujuh sejak kelahirannya dengan tujuan semata-mata mencari ridha Allah SWT.

Secara etimologis / lughawi aqiqah adalah memotong atau al-qat’u atau nama untuk rambut pada kepala bayi yang dilahirkan (اسم للشعر على رأس المولود). Menurut terminologi syariah (fiqih) akikah adalah hewan yang disembelih sebagai wujud rasa syukur atas karunia Allah atas lahirnya seorang anak baik laki-laki atau perempuan.

HARGA KAMBING (1)

Nah, aqiqah juga dapat diartikan memutus atau melubangi. Hakikat adanya aqiqah anak laki ataupun anak perempuan merupakan upaya penebusan anak yang statusnya tergadai ketika lahir di dunia ini. Penebusan tersebut dilaksanakan melalui bentuk aqiqah.

Al-Ghazi dalam kitab Fathul Qorib al-Mujib mendefinisikan aqiqah sebagai berikut :

(الذبيحة عن المولود يوم سابعه) أي يوم سابع ولادته بحسب يوم الولادة من السبع)

Kambing yang disembelih untuk bayi pada hari ketuju kelahiran.

Dalil yang mendasari adanya anjuran untuk aqiqah adalah sebagai berikut ini :

Hadits Riwayat Ahmad dan Imam Empat Hadits shahih menurut Tirmidzi.

كل غلام مرتهن بعقيقته تذبح عنه يوم سابعه ويحلق ويتصدق بوزن شعره فضة أو ما يعادلها ويسمى

Artinya: Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya, maka pada hari ketujuh disembelih hewan, dicukur habis1 rambutnya, dan diberi nama

Berdasarkan hadits diatas dapat ditarik kesimpulan bahwasannya anak yang terlahir di dunia ini masih tergadai sehingga harus ditebus melalui aqiqah. Aqiqah baiknya dilaksanakan pada hari ke tujuh dengan menyembelih hewan ternak. Kemudian pada hari itu pula digunduli rambut si bayi dan diberi nama yang bagus.

Makna aqiqah dalam Islam sangat luas, namun hanya satu yang menjadi pokok pelaksanaannya yakni sebagai penebusan anak.

Sedangkan makna aqiqah dalam Islam menurut Al-Ghazi dalam kitab Fathul Qorib al-Mujib adalah sebagai berikut :

الذبيحة عن المولود يوم سابعه) أي يوم سابع ولادته بحسب يوم الولادة من السبع

“Kambing yang disembelih untuk bayi pada hari ketuju kelahiran”

Selain itu, Al-Hafizh Ibnul Qayyim menyebutkan beberapa hikmah di laksanakannya syari’at aqiqah, antara lain:

  1. Menghidupkan sunnah Nabi
  2. Taqarrub (pendekatan diri) kepada Allah dan syukur kepada-Nya
  3. Membebaskan anak bayi dari pergadaian
  4. Penyebab kebaikan anak, pertumbuhannya, keselamatannya, panjang umurnya, dan terhindar dari gangguan setan.

Makna aqiqah dalam Islam dituangkan dalam sabda Rasulullah SAW sebagai berikut ini :

أَنَّ رَسُولَ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَمْرَهُمْ أَنْ يُعَقَّ عَنْ اَلْغُلَامِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ, وَعَنْ اَلْجَارِيَةِ شَاةٌ

Artinya: Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam memerintahkan mereka agar beraqiqah dua ekor kambing yang sepadan (umur dan besarnya) untuk bayi laki-laki dan seekor kambing untuk bayi perempuan.

Hukum aqiqah menurut para ahli fiqih adalah sebagai berikut ini :

  1. Hukumnya sunnah. Ulama yang berpendapat demikian diantaranya Imam Malik, ulama madinah, Imam Syafi’i beserta pengikutnya, Imam Ahmad, Ishaq, Abu Tsur dan sebagian besar ulama fiqih dan ijtihad.
  2. Hukumnya wajib. Ulama yang berpendapat demikian adalah Imam Hasa al-Bashri, al-Laits ibn Sa’ad dan lainnya. Dalil yang mendasari pemikiran tersebut adalah hadits yang diriwayatkan oleh al-Hasan dari Samurah ibn Jundab dari Nabi SAW beliau bersabda, “Setiap anak itu tergadai dengan aqiqahnya”.
  3. Hukum yang ketiga adalah pendapat yang mengingkari disyariatkannya Aqiqah. Ulama yang berpendapat demikian adalah ulama penganut Madzhab Hanafi.

Berkah Sidoarjo

By | Berita, Paket Aqiqah, Tentang Aqiqah | No Comments

Berkah Sidoarjo

Sahabat Aqiqah Berkah jika anda belum tau sepenuhnya mengenai aqiqah. yuk simak artikel berikut ini… dan akan di lanjutkan pembahasan ke Aqiqah Berkah Sidoarjo…

ABe

A. Pengertian Aqiqah

Aqiqah menurut syara’ berarti menyembelih kambing untuk anak pada hari ketujuh dari kelahirannya.

B. Pendapat Para Fuqaha Tentang Disyari’atkannya Aqiqah

Ada tiga pendapat para ahli fiqih dan imam mujtahid tentang disyari’atkannya aqiqah:
Pertama: Mereka yang berpendapat disunatkan dan dianjurkan, yaitu Imam Malik, penduduk Madinah, Imam Syafi’i dan sahabat-sahabatnya, Imam Ahmad, Ishaq, Abu Tsaur dan sebagian besar ahli fiqih, ilmu dan ijtihad. Mereka berargumantasi dengan hadits-hadits yang telah disebutkan. Mereka juga menolak pendapat orang-orang yang berpendapat bahwa aqiqah itu wajib dengan ungkapan sebagai berikut:

  1. Jika aqiqah itu wajib, tentu kewajibannya akan diketahui dalam ad-din. Sebab, ini merupakan tuntutan. Dan tentu Rasulullah saw, akan menjelaskan wajibnya kepada umat dengan suatu keterangan yang diperkuat dengan hujjah.
  2. Rasulullah saw, telah menggarisbawahi persoalan aqiqah ini dengan kesukaan orang yang melakukannya. Beliau bersabda:
    مَن وُلِدَ لَهُ وَلَدٌ فَاَ حَبَّ اَيُنسَكَ عَنهُ فَل يَفعَل
    “Barang siapa yang dikaruniai seorang anak, lalu ia menyukai untuk membaktikannya (mengaqiqahinya), maka hendaklah ia melalukannya”.
  3. Perbuatan Rasulullah saw, di dalam persoalan aqiqah ini tidak menunjukan hukum wajib. Tetapi menunjukan suatu anjuran.
    Kedua: Pendapat yang mengatakan bahwa aqiqah itu diwajibkan. Mereka adalah Imam Al-Hasan Al-Bashri, Al-Lits Ibnu Sa’ad dan lain-lain. Mereka berargumentasi dengan hadits yang diriwayatkan Muraidah dan Ishaq bin Ruhawiah:
    أَنَّ النَّاسَ يُعرَضُونَ يَومَ القِيَا مَةِ عَلىَ العَقِيقَةِ كَمَا يُعرَضُو نَ عَلَى الصَّلَوَا تِ الخَمسِ
    “Sesungguhnya manusia pada hari kiamat nanti akan dimintakan pertanggungjawabannya atas aqiqah, sebagaimana akan dimintai pertanggungjawabannya atas shalat-shalat lima waktu.”

Wajah istidlal-nya (pengambilan dalilnya) adalah, bahwa anak itu tidak akan dapat memberikan syafa’at kepada kedua orang tuanya sebelum di aqiqahi. Inilah yang menguatkan kewajibannya.

Ketiga, pendapat yang menolak bahwa aqiqah itu disyariatkan. Mereka adalah para ahli fiqih Hanafiyyah. Argumentasi yang dikemukakan adalah hadits yang diriwayatkan Al-Baihaqi dari Amr bin Syu’aib dari bapaknya dari kakeknya bahwa Rasulullah saw, ditanya tentang aqiqah, beliau menjawab:

كُلُّ غُلاَ مٍ مُر تَهَنٌ بِعَقِيقَتِهِ

“Aku tidak menyukai aqiqah-aqiqah.”

Mereka juga berargumentasi dengan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Abi Rafi’ ra, bahwa ketika ibu Al-Hasan bin Ali’, Fatimah ra, ingin mengaqiqahinya dengan dua biri-biri, Rasulullah saw, bersabda:

لاَ تُعَقّى وَلكِن أحلِقِى رَأسَهُ, فَتَصَدَّقِى بِوَزنِهِ مِنَ الوَرَقِ,- اَى مِنَ الفِضَّةِ- ثُمَّ وُلِدَ- ثُمَّ وُلِدَ حُسَينٌ, فَصَنَعتُ مِثلُ ذ لِكَ.

“Janganlah engkau mengaqiqahinya, tetapi cukurlah rambut kepalanya dan bersedekahlah dengan perak sebanyak berat timbangan rambutnya itu. Kemudian dilahirkanlah Husain dan ia melakukan seperti itu.”

Kebanyakan ahli fiqih, ilmu dan ijtihad, bahwa zhahir hadits-hadits yang telah disebutkan tadi menguatkan segi disunatkan dan dan dianjurkannya aqiqah.

Mereka telah menjawab hadits-hadits yang dijadikan sebagai argumentasi para ahli fiqih Hanafiyyah tentang penolakan mereka terhadap disyariatkannya aqiqah. Mereka mengatakan bahwa hadits-hadits yang dijadikan argumentasi itu tidak berarti apa-apa dan tidak sah untuk dijadikan sebagai dalil terhadap penolakan disyariatkannya aqiqah. Akan halnya Amr bin Syu’aib dari bapaknya dari kakeknya bahwa Rasulullah saw, pernah bersabda, “Aku tidak menyukai aqiqah-aqiqah”, maka siyaqu I-hadits (susunan katanya) dan sebab-sebab keluar hadits itu menunjukan bahwa aqiqah adalah sunat dan dianjurkan. Lafazh hadits itu sebenarnya adalah demikian: Rasulullah saw, ditanya tentang aqiqah. Beliau menjawab, “Aku tidak menyukai aqiqah-aqiqah”. Seakan-akan beliau tidak menyukai nama, yakni dinamakannya sesembelihan dengan aqiqah. Mereka berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami hanya bertanya tentang salah seorang diantara kami yang dikaruniai seorang anak”. Beliau bersabda, “Barang siapa diantara kamu menyukai untuk membaktikan (mengaqiqahi) anaknya, maka hendaklah ia melalukannya. Bagi anak laki-laki dua ekor kambing yang mencukupi dan bagi anak perempuan satu ekor kambing”.

Adapun istidlal mereka dengan hadits Abu Rafi’, “Janganlah engkau mengaqiqahinya, tetapi cukurlah rambut kepalanya . . .”, tidaklah menunjukan dimakruhkannya aqiqah. Sebab, Rasulullah saw, tidak suka membebani Fatimah ra, dengan aqiqah, sehingga beliau bersabda, “Janganlah engkau mengaqiqahinya . . .” dan beliau telah mengaqiqahi mereka berdua (Al-Hasan dan Al-Husain). Maka sudah cukup bagi Fatimah untuk menyajikan makanan-makanan saja. Di antara hadits-hadits yang menguatkan bahwa Rasulullah saw telah mengaqiqahi mereka berdua adalah sebagai berikut:

Abu Daud meriwayatkan dari Ayyub dari Ikrimah dari Ibnu Abbas ra:

أَ نَّ رَسُو لُ ا للّهِ صَلَّى ا للّهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ عَقَّ عَنِ ا لحُسنِ وَا لحُسَينِ كَبشًا كَبشًا.

“Bahwa sesungguhnya Rasulullah saw, telah mengaqiqahi Al-Hasan dan Al-Husain satu kambing satu kambing.”

Jarir bin Hazim telah menceritakan dari Qatadah dari Anas:

أَنَّ النَّبِىَّ صَلَّ ا للّهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ عَقَّ عَنِ ا لحَسَنِ وَا لحُسَينِ كَبشَينِ.

“Bahwa sesungguhnya Rasulullah saw, telah mengaqiqahi Al-Hasan dan Al-Husain dua kambing.”

Yahya bin Sa’id telah menceritakan dari Amirah dari Aisyah bahwasanya ia berkata:

عَقَّ رَسُولُ ا للّهِ صَلَّى ا للّهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ عَنِ الحَسَنِ وَا لحُسَينِ يَومَ ا لسّابِعِ.

“Rasulullah saw, telah mengaqiqahi Al-Hasan dan Al-Husain pada hari ketujuh (dari kelahiran mereka).”

Ringkasnya, mengaqiqahi anak itu adalah sunat dan dianjurkan. Ini menurut kebanyakan imam dan ahli fiqih. Oleh karena itu hendaklah orang tua melakukannya, jika memang memungkinkan dan mampu menghidupkan sunnah Rasulullah saw ini. Sehingga ia menerima keutamaan dan pahala dari sisi Allah swt, dapat menambah makna kasih sayang, kecintaan dan mempererat tali ikatan sosial antara kaum kerabat dan keluarga, tetangga dan handai taulan, yaitu ketika mereka menghadiri walimah aqiqah itu, sehingga rasa turut merasakan kebahagiaan atas lahir dan hadirnya sang anak. Di samping itu ia dapat mewujudkan sumbangan jaminan sosial, yaitu ketika sebagian kaum fakir miskin turut mengambil bagian di dalam aqiqah itu.

Alangkah agung dan luhurnya Islam serta dasar-dasar syariat di dalam menanamkan rasa kasih sayang dan kecintaan di dalam masyarakat, termasuk di dalam membina keadilan sosial dalam kelas-kelas masyarakat miskin.

C. Waktu Yang Dianjurkan Melaksanakan Aqiqah

Di dalam hadis Samurah disebutkan:

اَلْغُلاَمُ مُرْتَهَنٌ بِعَقِيْقَتِهِ، تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ السَّابِعِ وَ يُسَمَّى.

“Anak itu digadaikan dengan aqiqahnya. Disembelihkan (binatang) baginya pada hari ketujuh (dari kelahirannya) dan diberi nama.”

Hadis ini menunjukan, bahwa waktu yang dianjurkan untuk melaksanakan aqiqah adalah hari ketujuh dari kelahirannya. Tetapi ada pula pendapat yang menyatakan, bahwa penetapan hari ketujuh itu bukan merupakan suatu anjuran. Jika diaqiqahi pada hari keempat, kedelapan, kesepuluh atau setelah itu, maka aqiqah itu pun telah cukup.

Imam Malik berkata:
Pada lahirnya, penetapan hari ketujuh itu hanya bersifat anjuran. Sekiranya menyembelihnya pada hari keempat, kedelapan atau kesepuluh atau setelahnya, aqiqah itu telah cukup. Artinya, jika seorang bapak merasa mampu menyembelih aqiqah pada hari ketujuh, maka hal itu lebih utama, sesuai dengan perbuatan Nabi Saw. Namun jika hal itu terasa menyulitkan, maka diperbolehkan untuk melaksanakannya pada hari berapa saja sebagaimana pendapat Imam Malik.Dengan demikian , maka dalam perintah menyembelih aqiqah ini terdapat kelonggaran waktu dan kemudahan.

يُرِيْدُ اللهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلاَ يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْر

“Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.”(Al Baqarah:185)

D. Hukum Umum Yang Berkenaan dengan Aqiqah

Ada beberapa hukum umum yang berkaitan dengan masalah aqiqah yang harus diperhatikan:
a. Para ulama sepakat, bahwa semua hal yang dibolehkan di dalam aqiqah adalah juga hal yang diperbolehkan di dalam kurban. Adapun hal-hal yang diperbolehkan di dalam aqiqah adalah sebagai berikut:

  1. Hendaknya binatang itu berumur satu tahun lebih atau memasuki dua tahun, jika binatang itu biri-biri atau kambing.
  2. Hendaknya binatang sembelihan itu tidak cacat.
  3. Sapi atau kerbau, tidak sah kecuali sudah mencapai umur dua tahun dan memasuki tahun ketiga.

b. Tidak boleh kooperatif, misalnya tujuh orang bergabung untuk melaksanakan aqiqah.

c. Sebagai ganti kambing, boleh menyembelih unta atau sapi. Argumentasi orang yang membolehkan aqiqah dengan unta atau sapi adalah hadis riwayat Ibnul-Mundzir dari Nabi Saw, bahwa beliau bersabda:

مَعَ الْغُلاَمِ عَقِيْقَةٌ، فَاهْرِيْقُوْا عَنْهُ دَمًا

“Anak itu harus diaqiqahi.Maka alirkanlah darah untuknhya.”

d. Diperbolehkan mengadakan pesta aqiqah dengan mengundang orang-orang lain yang dikehendaki untuk makan bersama.

e. Dianjurkan, agar aqiqah itu disembelih atas nama anak yang dilahirkan. Diriwayatkan oleh Ibnul-Mundzir dari Aisyah ra. Bahwa Nabi Saw. Bersabda,”Sembelihan atas namanya (anak yang dilahirkan) dan ucapkanlah,’Dengan menyebut nama Allah. Ya Allah, bagi-Mulah dan kepada-Mulah kupersembahkan aqiqah si Fulan ini.”

E. Hikmah Disyariatkannya Aqiqah

  1. Aqiqah itu merupakan suatu pengorbanan yang akan mendekatkan anak kepada Allah pada awal menghirup udara kehidupan.
  2. Suatu penebusan bagi anak dari berbagai musibah dan kehancuran.
  3. Bayaran utang anak untuk memberikan syafa’at kepada orang tuanya.
  4. Sebagai media menampakkan rasa gembira dengan melaksanakan syariat islam dan bertambahnya keturunan mukmin yang akan memperbanyak umat Rasulullah Saw, pada hari kiamat.
  5. Dapat memberikan sumber jaminan sosial dan menghapus gejala kemiskinan di dalam masyarakat.

Perjalanan Aqiqah Berkah Sidoarjo dimulai sejak tahun 2008 samapai sekarang. Dari itulah Aqiqah Berkah Sidoarjo mendapatkan guru yang terbaik untuk terus berkomitmen dan meningkatkan kualitas layanan bagi konsumen dan memberikan yang terbaik tanpa terkecuali. Maka dari itu, percayakanlah aqiqah putra-putri Anda pada Aqiqah Berkah.

Paket Aqiqah Berkah : Testimoni

Lidah tidak bisa “berkata tidak” jika rasa masakannya memang enak. Dan pelanggan tidak akan penah “tidak kembali” jika layanannya sangat memuaskan. Maka dari itu, Aqiqah Berkah Sidoarjo adalah jasa catering aqiqah yang sangat memperhatikan kepuasan konsumen.

Banyak dari pelanggan kami yang kembali karena puas dengan paket aqiqah kami. Anda bisa baca beberapa testimoni pelanggan kami di bawah ini :

Deddy Ruswandhy (Accounting PT. SUB) “Alhamdulillah, Dgn Santunan Aqiqahberkah, Pelaksanaan Aqiqah putra saya menjadi berkah dengan menu yang beragam. Terima kasih.”
Erwinarti (Direktur Laboratorium Klinik Ultra Medica, Kediri) “Satenya empuk, Gulenya Lezat, Krengsengan dan Kambing Gulingnya pun OK.”

Mengapa Anda memilih Kami?

www.aqiqahberkah.com merupakan layanan Aqiqah dan Qurban via online layanan siap saji persembahan dari Badan Wakaf Zakat Infaq dan Shodaqoh Peduli Dhuafa, yang biasanya cukup disebut Peduli Dhuafa. Berawal dari Nganjuk, alhamdulillah, saat ini sudah berkembang di berbagai kota diantaranya Jombang, Kediri, Tulung Agung (mencakup Blitar dan Trenggalek), Madiun (Mencakup Ponorogo dan Magetan) dan Ngawi. Keuntungan yang anda dapatkan, antara lain :

  1. Kambing berkualitas tinggi dan telah memenuhi syarat untuk aqiqah
  2. Kambing disembelih oleh ahlinya sesuai syariat Islam (wajib dan sunnah)
  3. Kambing dapat dilihat dan dipilih langsung di kandang
  4. Kami melayani Jasa Aqiqah untuk daerah Sekarisidenan Kediri
  5. GRATIS biaya pemotongan
  6. Kambing potong sehat, baik/sesuai syariah
  7. Menu bervariatif: Sate, Gulai, Sop, Tongseng, Semur dll.
  8. Pembayaran setelah barang sampai / transfer.
  9. Siap menyalurkan kepada yang berhak: pondok pesantren, panti asuhan dan fakir miskin.

Ataas dasar itu, maka sangat layak Aqiqah Berkah Sidoarjo menjadi mitra anda (Bapak/Ibu) dalam mempersiapkan tasyakuran, aqiqah, kurban, dll. Karena :

  1. Sesuai dengan syariat islam.
  2. Manfaat : hasil aqiqah akan dipergunakan untuk pembangunan PP. Al-Ihsan dan SMP Bina Insan Mandiri.
  3. Memudahkan : anda dan keluarga besar tidak perlu repot, karena kamilah mitra yang akan membantu keperluan anda.
  4. Tepak waktu : masakan akan diantar tepat waktu sesuai keinginan pelanggan.
  5. Bersertifikat : setiap pemesanan aqiqah atau tasyakuran atau qurban, akan kita terbitkan sertifikat. Sertifikat dikeluarkan oleh Badan Wakaf Peduli Dhuafa.
  6. Bonus : setiap pemesanan 1 ekor akan mendapat bonus 50 buku risalah aqiqah atau sesuai kebutuhan pelanggan.
  7. Bisa membantu mengantar makanan ke yayasan yatim piatu, ponpes dan desa terpencil sesuai permintaan.

Paket Aqiqah Berkah Antara Lain :

  1. Paket Aqiqah Mandiri
  2. Paket Aqiqah Peduli

itulah yang dapat kami sampaikan. Jika anda membutuhkan kambing qurban, kami Aqiqah Berkah siap menjadi mitra aqiqah anda dalam pelaksanaan qurban dan aqiqah.

Informasi dan Pemesanan :

TELPON/SMS : 085853444472

 

-_-Aqiqah Berkah Siap membantu Anda dalam Qurban atau Aqiqah Anda-_-

Save

Pesanan Aqiqoh Wilayah Warujayeng

By | Berita, Paket Aqiqah, Tentang Aqiqah | No Comments

PESANAN AQIQOH WILAYAH WARUJAYENG

Aqiqah Berkah wilayah Kecamatan Tanjunganom melayani pesanan aqiqah di Warujayeng dan Desa lainnya seluruh Tanjunganom. Harga paket aqiqah yang tersedia lumayan murah dan dijamin kelezatan. Pesan segera 085853444472.

26 Aqiqoh Warujayeng

“Setiap anak yang terlahir tergadai dengan aqiqahnya, disembelih binatang pada hari ketujuh kelahirannya dan diberi nama serta dicukur rambut kepalanya” (HR Tirmidzi, Nasa’i, Ibnu Majah dan Samirah)

Layanan aqiqah Kec. Tanjunganom meliputi Desa Kedungombo, Desa Sumberkepuh, Desa Kampungbaru, Desa Wates, Desa Malangsari, Desa Getas, Desa Sonobekel, Desa Ngadirejo, Desa Banjaranyar, Desa Sidoharjo, Desa Jogomerto, Desa Kedungrejo, Desa Sambirejo, Desa Demangan, Desa Tanjunganom, Desa Warujayeng, Desa Sidomulyo, Desa Sumbermulyo, Desa Kandangan.

Layanan aqiqah terpercaya di Warujayeng salah satunya adalah Aqiqah Berkah. Beralamatkan di Jl. Raya Baron Timur No.1 Baron Nganjuk. Aqiqah Berkah berdiri sejak tahun 2008 melayani pelaksanaan aqiqah saudara muslim di berbagai wilayah. Muliakan Tetangga dan Tamu Anda dengan hantaran masakan yang lezat, bergizi dan higienis.

Aqiqah untuk anak laki-laki dan perempuan

Yang afdhol, anak laki-laki disembelihkan 2 (dua) ekor kambing, sedangkan anak perempuan 1 (satu) ekor kambing, namun ada yang membolehkan untuk anak laki-laki cukup satu ekor, terutama apabila dalam kesempitan, berdasarkan hadist yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas ra. Bahwa sesungguhnya Rasulullah SAW telah menaqiqahkan Hasan dan Husein satu kambing satu kambing.

Daging Aqiqah dapat dibagi tiga yaitu:

  1. Dimakan sendiri.
  2. Disedekahkan kepada fakir miskin.
  3. Dihadiahkan kepada jiran/tetangga, kenalan dan sebagiannya.
  4. Sebaiknya daging Aqiqah itu dimasak dahulu baru dibagikan dengan maksud untuk mempermudah orang yang dibagi. Juga boleh dimakan sendiri, namun tidak lebih dari sepertiga bagian.

Aqiqah menurut bahasa artinya mencabik dan memotong, juga sebuta rambut bayi yang baru lahir. Menurut istilah aqiqah artinya penyembelihan binatang dilakukan untuk anak yang baru lahir. Hukum aqiqah adalah sunnah muakkad bagi orang tua, kecuali bernazar maka hukumnya wajib. Pada penyembelihan aqiqah disunahkan mencukur rambut bayi pada hari ke tujuh. Untuk anak laki-laki memotong 2 ekor kambing, anak perempuan 1 ekor kambing. Daging kambing dibagi dalam keadaan sudah dimasak.

Dari salman bin ‘Amir Ad-Dhabiy, dia berkata : Rasulullah SAW bersabda : “Aqiqah dilaksanakan karena kelahiran bayi, maka sembelih hewan dan hilangkan semua gangguan darinya.” (HR Bukhari)

Untuk informasi harga catering Aqiqah Berkah di Warujayeng Tanjunganom Nganjuk atau pemesanan online, Anda dapat menghubungi langsung pada contact person :

Call : 0858 5344 4472

SMS : 0858 5344 4472

Whatsapp : 0858 5344 4472

Layanan aqiqah online 24 jam. Cara mudah pemesanan dapat menghubungi nomor tersebut diatas dengan fotmat nama anak, nama orangtua (ibu bapak), pilihan paket aqiqah, tanggal pelaksanaan, lokasi pelaksanaan. Anda akan mendapatkan informasi detail untuk tahap selanjutnya.

Harga catering aqiqah yang tersedia di Aqiqah Berkah sangat murah dan berkualitas. Aqiqah Berkah memiliki pelayanan antar GRATIS menu catering aqiqah sampai tujuan shohibul aqiqah. Dibantu dengan tenaga masak dapur Aqiqah Berkah yang handl dan berpengalaman dibidangnya, diharapkan akan mampu memenuhi kebutuhan aqiqah putera puteri Anda.

syarat qurban

Aqiqah Berkah menyediakan paket aqiqah yang sangat beragam. Beragam pilihan menu catering aqiqah bertujuan untuk memberikan keleluasaan Anda dalam memilih menu masakan sesuai keingin shohibul aqiqah. Dijamin kelezatan masakan yang Anda pilih tidak mengurangi sedikit pun totalitas Aqiqah Berkah dalam melayani Anda.

Tersedia dua jenis paket aqiqah untuk Anda di Warujayeng Tanjunganom. Aqiqah Berkah menyediakan paket aqiqah mandiri dan paket aqiqah peduli.

Hakikat Qurban dan Aqikah

By | Berita, Tentang Aqiqah, Tentang Qurban | No Comments

HAKIKAT QURBAN DAN AQIKAH

Melaksanakan ibadah qurban dan aqiqah semata-mata karena Allah dan untuk mengharap ridho-Nya. Dalam melaksanakan perintah tersebut patutnya mengetahui dasar maupun hakikat perintahnya. Untuk itu, berikut ini penjelasan mendalam mengenai hakikat qurban dan aqiqah.

25 Hakikat Qurban

HAKIKAT QURBAN

Umat Islam setiap tahunnya bertemu dengan bulan Dzulhijjah, dimana di dalamnya disunnahkan bagi setiap Muslim untuk menyembelih hewan qurban. Adanya perintah qurban dilatarbelakangi oleh syariat yang ditetapkan Allah saat setelahh Nabi Ibrahim mampu menundukkan ego dalam dirinya sepenuhnya untuk mengabdi pada Allah. Nabi Ibrahim siap mengorbankan apapun demi mendapat ridha dari Allah, termasuk harta termahal di dunia yakni seorang anak.

Secara sosial, syariat ibadaH qurban menuntun umat Islam untuk tidak terjebak pada individualisme – materialisme yang berakibat pada berkurangnya solidaritas dan soliditas internal umat Islam. Dengan adanya syariat qurban diharapkan semua umat Islam secaraberjamaah tetap komitmen dan konsisten pada keimanan pada Allah.

Qurban adalah bentuk paling nyata dari keimanan seorang muslim untuk mengajak muslim lainnya untuk turut berbahagia dalam menapaki hidup dengan berpegang teguh pada Allah.

“Sesungguhnya Allah meridai kalian dalam tiga perkara dan membenci kalian dalam tiga perkara. Dia meridai kalian jika kalian beribadah kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun, berpegang teguh pada tali Allah dan tidak bercerai-berai dan setia kepada orang yang telah diserahi urusan kalian oleh Allah (Pemimpin). Dan Allah membenci kalian dalam tiga perkara, yaitu banyak bicara (menyampaikan perkataan tanpa mengetahui kepastian dan kebenaran), banyak bertanya dan menghambur-hamburkan harta.” (HR. Muslim).

25 Hakikat Aqiqah

HAKIKAT AQIQAH

Aqiqah dapat diartikan memutus dan melubangi. Aqiqah di dalam istilah agama adalah sembelihan untuk anak yang baru lahir sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT dengan niat dan syarat-syarat tertentu. Oleh sebagian ulama disebut dengan nasikah atau dzabihah (sembelihan).

Beberapa orang menyebutkan bahwa aqiqah nama untuk hewan yang disembelih. Namun, makna aqiqah secara syar’i adalah hewan yang disembelih untuk menebus bayi yang telah dilahirkan. Dasar hukum melaksanakan aqiqah adalah sunnah muakkad meskipun orangtua dalam keadaan sulit. Berikut adalah hadist Rasulullah tentang aqiqah untuk anak yang baru lahir :

كُلُّ غُلاَمٍ رَهِينَةٌ بِعَقِيقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ سَابِعِهِ وَيُحْلَقُ وَيُسَمَّيكُلُّ غُلاَمٍ رَهِينَةٌ بِعَقِيقَتِهِ تَذْ بَحُ عَنْهُ يَوْمَسَابِعِهِ وَيُحْلَقُ وَيُسَمَّى

“Setiap bayi tergadai dengan aqiqahnya, disembelihkan (kambing) untuknya pada hari ke tujuh, dicukur dan diberi nama”

Aqiqah yang afdhal untuk anak laki-laki adalah 2 ekor kambing atau domba. Sedangkan untuk anak perempuan hanya 1 ekor kambing/domba. Seperti yang telah dijelaskan oleh Rasulullah mengenai ketentuan jumlah hewan aqiqah yaitu :

عن الغلام شاتان متكأ فئتان . و عن الجارية شاة

”Untuk anak laki-laki dua ekor kambing yang mirip, dan untuk anak perempuan satu ekor.” Dan dibolehkan satu ekor domba untuk anak laki-laki.

Waktu penyembelihan hewan untuk aqiqah jika memungkinkan dilangsungkan pada hari ke tujuh. Jika tidak, maka pada hari ke-14. Dan apabila masih tidak memungkinkan, maka pada hari ke-21 dari hari kelahirannya. Jika masih tidak memungkinkan lagi maka pada kapan saja. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dikatakan:

تذبح لسبع ، و لاربع عشر ، و لاحد و عشرين

“Disembelih pada hari ketujuh, dan pada hari ke-empatbelas, dan pada hari kedua puluh satu.”

Hikmah mendasar dari melaksanakan aqiqah adalah sebagai ungkapan rasa syukur dan rasa gembira demi tegaknya Islam dan lahirnya keturunan yang dikemudian hari memperbanyak umat Nabi Muhammad SAW dan terhubung menjadi tali siltaurahim antar anggota masyarakat dalam menyambut kedatangan anak yang baru lahir.

Aqiqah juga dapat dilakukan ketika dewasa apabila pada saat kecil belum di aqiqahi oleh kedua orangtuanya. Para pengikut Imam Syafi’i mengamini pendapat tersebut, sehingga banyak pula orang yang belum di aqiqahi waktu kecil kemudian mengaqiqahi dirinya sendiri ketika sudah dewasa dan mampu. Kini telah banyak lembaga yang menawai Jasa Aqiqah di Indonesia sehingga memudahkan anda untuk melaksanakan aqiqah.

Souvenir Untuk Aqiqah Madiun

By | Berita, Paket Aqiqah, Tentang Aqiqah | No Comments

SOUVENIR UNTUK AQIQAH MADIUN

Melaksanakan aqiqah anak kurang lengkap rasanya jika tanpa adanya souvenir aqiqah tanda pelaksanaan aqiqah anak. Agar aqiqah anak berjalan lancar maka percayakan pelaksanaan aqiqah pada jasa layanan terpercaya di Madiun yakni Aqiqah Berkah.

18 Souvenir

Dapatkan paket aqiqah murah, kami sedia souvenir aqiqah murah dan masakan yang sudah teruji kelezatannya. Aqiqah Berkah yang berkantor pusat di Jl. Raya Baron Timur, Baron, Nganjuk akan senantiasa siap membantu melayani pemesanan souvenir aqiqah putera puteri Anda. Bagi anda yang berdomisili di Madiun dan sekitarnya, Anda dapat memesan jasa layanan Aqiqah Berkah untuk pelaksanaan aqiqah putra putri anda.

Aqiqah Berkah Madiun juga memberikan beberapa fasilitas untuk anda sebagai shohibul aqiqah yakni :

  1. Sertifikat bukti pelaksanaan aqiqah
  2. Panduan praktis ibadah aqiqah
  3. Selebaran proses aqiqah
  4. Dokumentasi proses aqiqah
  5. Menu tambahan tongseng kepala dan kaki
  6. Pengantaran gratis untuk area kota Madiun

Bila anda menginginkan souvenir aqiqah, kami sedia souvenir aqiqah murah seperti mug, pemotong kuku, gantungan kunci, mangkuk, buku doa, maka kami siap melayani untuk aqiqah putra putri anda.

Selain melayani pemesanan souvenir aqiqah, Aqiqah Berkah juga melayani pemesanan hewan aqiqah maupun hewan qurban. Kambing aqiqah yang tersedia pada Aqiqah Berkah sudah kami pilih sesuai dengan ketentuan dan syariat Islam.

Aqiqah merupakan ibadah yang dilaksanakan sebagai penebusan diri seorang bayi yang baru lahir. Aqiqah dilakukan dengan bersedekah, menyembelih binatang ternak, membagikannya dalam keadaan matang kepada saudara, kerabat, tetangga atau fakir miskin. Aqiqah bukan suatu bentuk kewajiban namun anjuran agar dilaksanakan.

Adapun manfaat yang diperoleh dengan melaksanakan aqiqah salah satunya adalah memberikan titik terang mengenai nashab atau garis keturunan sang anak dan memberikan kabar bahagia kelahiran sang buah hati. Mengenai pelaksanaan aqiqah anak, diupayakan melaksanakan aqiqah di waktu yang telah disyariatkan oleh Islam, bila tidak bisa dapat dilakukan sebelum anak baligh.

كُلُّ غُلاَمٍ رَهِيْـنَـةٌ بِـعَـقِـيْقَتِهِ تُذْبَحُ عَـنْـهُ يَـوْمَ سَابِـعِـهِ وَيُـسَـمَّى فِيْـهِ وَيُـحْلَـقُ رَأْسُـهُ

“Setiap anak yang lahir tergadai aqiqahnya yang disembelih pada hari ketujuh, dan pada hari itu ia diberi nama dan digunduli rambutnya.” (Hadits Sahih Riwayat Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi, Nasa’I, Ibnu Majah, Baihaqi dan Hakim).

Bagi yang mampu menyembelihkan 2 ekor kambing untuk anak laki-laki maka harus dilakukan, namun apabila tidak mampu maka boleh menyembelih cukup satu ekor kambing saja. Intinya bahwa yang mengqiqahi anak laki-laki dengan dua ekor kambing lebih layak diterima.

18 Souvenir Madiun

Mengenai souvenir aqiqah, Rasulullah memang tidak menganjurkan secara jelas dalam sabdanya untuk memberikan souvenir aqiqah. Pada masa nabi belum ada pembahasan mengenai hal tersebut. Namun, seiring berkembangnya zaman dan tanpa meninggal syariat ajaran Islam, memberikan souvenir aqiqah untuk para tamu undangan dapat dimaksudkan sebagai sedekah.

Dengan niat tulus dan ikhlas dalam memberikan jamuan aqqah serta souvenir aqiqah, Insya Allah akan diganti dengan pahala dan catatan amal baik. Yang terpenting adalah niat pemberiannya bukan dalam niat pamer atau sombong. Karena niat oamer tersebut maka sedekah tidak akan berarti apa-apa justru akan merugikannya.

Aqiqah Berkah menyediakan layanan souvenir aqiqah untuk tiap pemesanan paket aqiqah mandiri. Aqiqah Berkah memberikan fasilitas buku risalah GRATIS untuk para tamu undangan Anda dalam aqiqah mandiri. Insya Allah layanan kami adalah yang termurah, termudah dan berkah.

Pemesanan jasa layanan aqiqah dapat menghubungi :

Telephone : 0858-5344-4472

SMS : 0858-5344-4472

Whatsapp : 0858-5344-4472

Alhamdulillah banyak pelanggan Aqiqah Berkah yang tetap menjaga silaturahim dan melakukan pemesanan aqiqah kembali maupun pemesanan hewan qurban untuk kesempurnaan ibadah sunnah. Nah bagaimana kini dengan Anda yang akan melaksanakan aqiqah ? Tidak perlu kehilangan waktu dan tenaga untuk kesempurnaan ibadah sunnah Anda. Aqiqah Berkah akan menjadi partner terbaik dalam ibadah.

Aqiqah Berkah Taman Kota Madiun

By | Berita, Paket Aqiqah, Tentang Aqiqah | No Comments

AQIQAH BERKAH TAMAN KOTA MADIUN

Aqiqah Berkah cabang Kec. Taman Kota Madiun, merupakan jasa layanan aqiqah yang termurah dan terpercaya di Madiun. Layanan aqiqah yang tepat waktu, memuaskan dengan kelezatan catering masakannya. Ingin beraqiqah di Kec.Taman Madiun ? Hubungi 085853444472.

150816 AB Taman Madiun 1

Pengertian Perintah Aqiqah

Sebagai umat muslim yang taat dan patuh akan perintah-Nya, syukuri kelahiran sang anak dengan anjuran Islam yakni aqiqah. Setiap pasangan suami istri tentunya mendambakan adanya keturunan. Ketika diberi nikmat dan kebahagiaan atas kelahiran sang anak, syukuri dan wujudkan dalam bentuk aqiqah. Imam Qayyim dalam kitabnya ‘Tuhfatul Maudud’ mengatakan bahwa : Imam Jauhari berkata : Aqiqah ialah “menyembelih hewan pada hari ketujuhnya dan mencukur rambutnya.”

Perintah ibadah aqiqah oleh sebagian besar ualam fiqih dihukumi sunnah muakadah khususnya bagi sang penanggung nafkah anak. Beberapa orang menyebutkan bahwa aqiqah adalah nama untuk hewan yang disembelih. Namun, secara syar’i aqiqah adalah hewan yang disembelih untuk menebus bayi yang telah lahir. Apakah sudah melaksanakan akikah anak ?

Waktu untuk melaksanakan perintah ibadah aqiqah menurut sunnah Nabi Muhammad SAW, dilaksanakan pada hari ketujuh sejak kelahiran anak. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dikatakan :

تذبح لسبع ، و لاربع عشر ، و لاحد و عشرين

“Disembelih pada hari ketujuh, dan pada hari ke-empat belas, dan pada hari kedua puluh satu.”

Waktu penyembelihan hewan untuk aqiqah jika memungkinkan dilangsungkan pada hari ke tujuh. Jika tidak, maka pada hari ke-14. Dan apabila masih tidak memungkinkan, maka pada hari ke-21 dari hari kelahirannya. Jika masih tidak memungkinkan lagi maka dapat dilaksanakan kapan saja hingga orangtua mampu untuk mengaqiqahi anak.

Kini mulai banyak bermunculan jasa layanan aqiqah dan qurban di wilayah Kota Madiun. Salah satu jasa layanan aqiqah dan qurban yang terpercaya di Jawa Timur khususnya Madiun adalah Aqiqah Berkah. Telah lama berdiri sejak tahun 2008 dan hingga kini mulai berkembang di berbagai wilayah di Jawa Timur.

Adanya Aqiqah Berkah diKota Madiun guna membantu kelancaran pelaksanaan aqiqah dan qurban umat muslim. Banyak diantara umat muslim di Madiun yang kerepotan mempersiapkan acara aqiqah bahkan hanya memiliki waktu minim untuk mempersiapkannya. Nah untuk itulah Aqiqah Berkah hadir agar umat muslim tetap dapat melaksanakan ibadah sunnah meskipun dalam waktu yang minim.

150816 AB Taman Madiun
Banyak sekali paket layanan aqiqah dan qurban yang ditawarkan oleh Aqiqah Berkah seperti di Kec. Taman Kota Madiun. Untuk paket aqiqah tersedia paket aqiqah mandiri dan paket aqiqah peduli. Sedangkan untuk paket qurban tersedia paket qurban peduli syar’i dan paket qurban mandiri syar’i.

Aqiqah Mandiri

  1. Dikirim ke rumah Sohibul Aqiqah
  2. Wilayah Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Kediri, Tulungagung, Madiun dan sekitarnya
  3. Pilihan menu (pengganti sate) lapis, krengseng, sate rebus, rendang, dendeng ragi, rawon

Aqiqah Peduli (Tebar Aqiqah Berkah)

  1. Dikemas dalam bentuk walimatul aqiqah
  2. Masakan di antar ke panti asuhan, masyarakat yang membutuhkan, pondok pesantren, desa binaan lengkap dengan nasi, kerupuk, buah dan air mineral
  3. Shohibul aqiqah akan mendapatkan foto hewan aqiqah, ucapan terima kasih dari wakil penerima aqiqah, laporan dan dokumentasi pelaksanaan aqiqah.

Pemesanan Aqiqah Berkah di Kec. Taman Kota Madiun dapat dilakukan secara online dengan menghubungi :

Call / SMS : 0858 5344 4472
Whatsapp : +62858 5344 4472
PinBB : 7C0B38CE

Hukum Aqiqoh Yatim Mandiri

By | Berita, Paket Aqiqah, Tentang Aqiqah | No Comments

HUKUM AQIQOH YATIM MANDIRI

Aqiqah merupakan suatu bentuk penebusan anak yang baru lahir dilakukan oleh kedua orangtua. Mau beraqiqah yang praktis dan sesuai syar’i untuk disalurkan kepada yatim piatu ? Ayo ikut program Aqiqah Mandiri Berbagi bersama Aqiqah Berkah. Konsultasi dan pemesanan hubungi 085853444472.

120816 Hukum Aqiqoh

Hukum Aqiqah

Sebagian ulama menyebut aqiqah dengan istilah nasikah atau dzabihah (sembelihan). Mayoritas para ulama pun sepakat menyatakan bahwa hukum aqiqah adalah sunnah muakkad, baik bagi laki-laki maupun bagi bayi perempuan. Sebuah sunnah yang sangat dianjurkan Nabi Muhammad SAW.

Mazhab Syafi’i dan mazhad Hambali yang menyatakan hukum aqiqah tergolong sunnah muakkad. Sementara menurut mazhab Hanafi, hukum aqiqah adalah mubah (tidak berdosa dan tidak pula berpahala apabila dilakukan). Sedangkan menurut mazhab Maliki, hukum aqiqah hanya bersifat anjuran.

Kalangan mazhab Syafi’i dan mazhab Hambali menyatakan aqiqah sebagai sunnah muakkad berdasarkan hadist Nabi Muhammad SAW sebagai berikut :

“setiap yang dilahirkan tergadai dengan aqiqahnya yang disembelih pada hari ketujuh dari kelahirannya dan dicukur rambutnya dan diberi nama.” (HR Ahmad dan Asbabus Sunan).

Adapun pengertian tergadai dalam hadist tersebut berlaku bagi anak yang dilahirkan, bukan untuk ornag tuanya. Maksudnya, agar sang anak terbebas dari kungkungan setan yang selalu mengganggu dan berusaha mencelakakannya (at-Thiflu wa Ahkamuhu hlm. 179)

Hukum melaksanakan aqiqah pada dasarnya adalah salah satu kegiatan untuk berbagi atau bersedekah kepada sesama melalui hewan sembelihan aqiqah baik yang masih mentah atau sudah matang. Bersedekah melalui aqiqah adalah seberat timbangan rambut bayi setara dengan perak. Bersedekah dari hasil timbangan rambut bayi setara dengan emas, itu tidak pernah disampaikan oleh Rasulullah, melainkan setara dengan perak.

Al Hafidz dalam At Talkhish Al Habiir: 4/366-367 berkata:

“Semua riwayat dalam masalah tersebut menyebutkan bahwa sedekah berat rambut bayi senilai dengan perak, tidak ada satu pun riwayat yang menyebutkan senilai emas. Berbeda dengan pendapat ar Rafi`i yang mengatakan: “Bahwa disunnahkan untuk bersedekah dari hasil timbangan rambut bayi setara dengan emas, kalau tidak maka senilai dengan perak”.

Alasan Aqiqah Mandiri Melalui Aqiqah Berkah?

Aqiqah Berkah merupakan sebuah unit usaha yang digagas oleh badan wakaf peduli dhuafa. Di Nganjuk dan Kediri badan wakaf peduli dhuafa merupakan sebuah lembaga visioner dan inspirator kemandirian, dimana karyawan yang tergabung dalam lembaga ini berkomitmen untuk mentasrufkan dana ZISWAF-nya 100% kepada orang-orang yang membutuhkan. Gaji karyawan akan diambilkan dari unit usaha yang demikiannya, diantaranya peternakan sapi,cetering aqiqah, pengelolaan hewan qurban.

120816 Hukum Aqiqah

Aqiqah Peduli / Aqiqah Berbagi (Tebar Aqiqah Berkah)

  1. Dikemas dalam benttuk walimatul aqiqah.
  2. Masakan di antar ke panti asuhan, masyarakat yang membutuhkan, pondok pesantren, desa binaan lengkap dengan nasi, kerupuk, buah dan air mineral.
  3. Shohibul aqiqah akan mendapatkan foto hewan aqiqah. Ucapan terima kasih dari wakil penerima aqiqah, laporan dan dokumentasi pelaksanaan aqiqah.
  4. Melayani Konsumen seluruh indonesia.

Jika anda akan melakukan aqiqah, segera hubungi kami. Kami akan membantu pelaksanaan aqiqah anda.

Untuk Informasi dan Pemesanan bisa Menghubungi :

WA : +6281335680602
BBM : 7C0B38CE
TELPON/SMS : 085749622504

Atau silahkan datang langsung ke alamat kami :

Head Office:

Jl. Raya Baron Timur No.1 Baron Nganjuk

Berikut ini adalah dalil-dalil yang dijadikan sebagai pegangan bahwa aqiqah disyariatkan dilaksanakan oleh umat Islam :

Dari Salman bin ‘Amir Ad-Dhabiy, dia berkata: Rasululloh bersabda: ‘Aqiqah dilaksanakan karena kelahiran bayi, maka sembelihlah hewan dan hilangkanlah semua gangguan darinya.’ [Shahih Hadits Riwayat Bukhari (5472), untuk lebih lengkapnya lihat Fathul Bari (9/590-592), dan Irwaul Ghalil (1171), Syaikh Albani]

Makna yang dimaksud menghilangkan gangguan adalah mencukur rambut bayi atau mengilangkan semua gangguan yang ada. Sedangkan dalil lain dari Fatimah adalah sebagai berikut ini :

Dari Fatimah binti Muhammad ketika melahirkan Hasan, dia berkata: Rasulullah bersabda: ‘Cukurlah rambutnya dan bersedekahlah dengan perak kepada orang miskin seberat timbangan rambutnya.’ [Sanadnya Hasan, Hadits iwayat Ahmad (6/390), Thabrani dalam ‘Mu’jamul Kabir’ 1/121/2, dan al-Baihaqi (9/304) dari Syuraiq dari Abdillah bin Muhammad bin Uqoil]

Aqiqah Ponorogo

By | Berita, Paket Aqiqah, Tentang Aqiqah | No Comments

AQIQAH PONOROGO

Ponorogo merupakan sebuah Kabupaten yang memiliki kebudayaandaerah yang unik. Reog adalah budaya yang menjadi identitas Kabupaten Ponorogo. Seni budaya Reog dimainkan oleh beberapa aktor dengan karakter yang berbeda-beda seperti jathil, warok, bujang ganong, prentol dan lain sebagainya.

110816 Aqiqah Ponorogo

Arti Perintah Aqiqah

Aqiqah merupakan ritual menyembelih hewan pada hari ke tujuh dari hari lahirnya anak (laki-laki dan perempuan). Hukum melaksanakan aqiqah adalah sunnah bagi orang yang menanggung nafkah sang anak. Untuk anak laki-laki hendaklah disembelih dua ekor kambing, sedangkan untuk anak perempuan seekor kambing saja.

Kambing aqiqah tersebut hendaklah di sembelih pada hari ketujuh dari hari lahirnya anak. Tetapi kalau tidak dapat, boleh juga beberapa hari setelah hari itu. Asal sang anak belum sampai baligh (dewasa). Sabda Rasulullah SAW :

“Anak yang baru lahir menjadi rungguhan sampai di sembelihkan baginya aqiqah pada hari yang ketujuh dari hari lahirnya, dan di hari itu juga hendaklah di cukur rambut kepalanya, dan di beri nama.”(HR Ahmad dan Tirmidzi)

Yang di maksud dengan rungguhan dalam hadits diatas adalah sebagaimana rungguhan yang harus ditebus dengan membayar utang. Begitu juga si anak ditebus dengan dilaksanakannya aqiqah.

Mengenai maksud hadits yang menyatakan “menjadi rungguhan”, sebagian ulama berpendapat bahwa aqiqah itu harus dilaksanakan, sebagaimana rungguhan terhadap orang beutang dan yang berpiutang. Pendapat pihak kedua bahwa aqiqah itu tidak wajib adalah dengan alasan sabda Rasulullah SAW :

“Barang siapa diantara kalian ingin beribadah tentang anaknya, maka kerjakanlah untuk anak laki-laki dua ekor kambing yang sama umurnya, dan untuk anak perempuan seekor kambing”. (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Nasai)

Binatang yang syah untuk mnjadi aqiqah ialah yang tidak cacat misalnya : pincang, sangat kurus, sakit, putus telinganya, putus ekornya, dan telah berumur berikut :

  1. Domba (da’ni) yang telah berumur satu tahun lebih atau sudah berganti giginya.
  2. Kambing yang telah berumur dua tahun lebih
  3. Unta yang telah berumur lima tahun lebih
  4. Sapi, kerbau yang telah berumur dua tahun lebih

Sabda Rasulullah SAW yang artinya : “Dari Barra’ bin ‘Azib, “Rasulullah SAW telah bersabda, “Empat macam binatang yang tidak syah di jadikan qurban : [1] rusak matanya, [2] sakit, [3] pincang, [4] kurus yang tidak berlemak lagi”. (HR. Ahmad dan dinilai sahih oleh Tirmidzi)

DALIL-DALIL SYAR’I TENTANG AQIQAH

Hadist No.1 :
Dari Salman bin ‘Amir Ad-Dhabiy r.a. dia berkata: Rasululloh SAW bersabda:

مَعَ الْغُلَامِ عَقِيقَةٌ فَأَهْرِيقُوا عَنْهُ دَمًا وَأَمِيطُوا عَنْهُ الْأَذَى

“Aqiqah dilaksanakan karena kelahiran bayi, maka sembelihlah hewan dan hilangkanlah semua gangguan darinya.”
Makna menghilangkan gangguan adalah mencukur rambut bayi atau menghilangkan semua gangguan yang ada.

Hadist No.2 :
Dari Samurah bin Jundab r.a. dia berkata: Rasulullah SAW bersabda :

كُلُّ غُلَامٍ مُرْتَهَنٌ بِعَقِيقَتِهِ, يُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ سَابِعِهِ, وَيُسَمَّى, وَيُـحْلَقُ رَأْسُهُ

“Semua anak bayi tergadaikan dengan aqiqahnya yang pada hari ketujuhnya disembelih hewan (kambing), diberi nama dan dicukur rambutnya.”

Hadist No.3 :
Dari Aisyah r.a. dia berkata, Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ اَلْغُلَامِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ, وَعَنْ اَلْجَارِيَةِ شَاةٌ

“Bayi laki-laki diaqiqahi dengan dua kambing yang sama dan bayi perempuan satu kambing.”

110816 Aqiqah Ponorogo 1

Hadist No.4 :
Dari Ibnu Abbas r.a.:

أَنَّ اَلنَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم عَقَّ عَنْ اَلْحَسَنِ وَالْحُسَيْنِ كَبْشًا كَبْشًا

“Bahwasannya Nabi SAW bersabda mengaqiqahi Hasan dan Husain dengan satu kambing dan satu kambing.”

Hadist No.5 :
Dari ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya, dari kakeknya, Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ أَحَبَّ مِنْكُمْ أَنْ يَنْسُكَ عَنْ وُلَدِهِ فَلْيَفْعَلْ، عَنِ الْغُلَامِ شَاتَانِ مُكَافَأَتَانِ وَعَنِ الْـجـَارِيَةِ شَاةٌ

“Barangsiapa diantara kalian yang ingin menyembelih (kambing) karena kelahiran bayi maka hendaklah ia lakukan, untuk laki-laki dua kambing yang sama dan untuk perempuan satu kambing.”

Hadist No.6 :
Dari Fatimah binti Muhammad r.a. ketika melahirkan Hasan, dia berkata: Rasulullah SAW bersabda :

احْلِقَى شَعْرَ رَأْسِهِ فَتَصَدَّقِى بِوَزْنِهِ مِنَ الْوَرِقِ

“Cukurlah rambutnya dan bersedekahlah dengan perak kepada orang miskin seberat timbangan rambutnya.”

Dari dalil-dalil yang diterangkan di atas maka dapat diambil hukum-hukum mengenai seputar aqiqah dan hal ini dicontohkan oleh Rasulullah SAW para sahabat serta para ulama salafus sholih.

Jasa Aqiqah di Ponorogo

Saat ini Pusat Qurban dan Aqiqah senantiasa siap membantu melayani aqiqah Ponorogo dengan beragam pilihan program dan paket aqiqah. Ada beberapa alasan menagapa Anda perlu mempercayakan pelaksanaan aqiqah pada kami :

  1. Kambing berkualitas tinggi dan telah memenuhi syarat untuk aqiqah
  2. Kambing disembelih oleh ahlinya sesuai syariat Islam (wajib dan sunnah)
  3. Kambing dapat dilihat dan dipilih langsung di kandang
  4. Kami melayani Jasa Aqiqah untuk daerah Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Kediri, malang, Tulungagung, Madiun, ponorogo dan Sekitarnya.
  5. GRATIS biaya pemotongan
  6. Kambing potong sehat, baik/sesuai syariah
  7. Menu bervariatif: Sate, Gulai, Sop, Tongseng, Semur dll.
  8. Pembayaran setelah barang sampai / transfer. (Total pembayaran di atas Rp 2 juta dibutuhkan uang muka Rp 500,000)
  9. Siap menyalurkan kepada yang berhak: pondok pesantren, panti asuhan dan fakir miskin.

Pemesanan dapat dilakukan dengan mudah. Anda juga dapat melakukan konsultasi pada kami di nomor layanan kami :

Call : 085853444472

SMS : 085853444472

Whatsapp : 085853444472

Dasar Hukum Aqiqoh dan Korban

By | Berita, Tentang Aqiqah, Tentang Qurban | No Comments

DASAR HUKUM AQIQOH DAN KORBAN

Dasar hukum yang melandasi adanya perintah aqiqah dan qurban ada di dalam Al-Quran dan Alhadits. Perintah ibadah sunnah ini sudah diajarkan oleh Nabi Kita Muhammad SAW. Berikut ini sejarah adanya perintah qurban dan dasar hukum mengenai aqiqah.

11 dasar hukum aqiqah dan korban

Hukum Aqiqah

Aqiqah dilaksanakan sebagai penebusan anak yang baru lahir baik itu anak laki-laki maupun anak perempuan. Aqiqah dilaksanakan afdhalnya di hari ketujuh kelahiran anak. Berikut ini dasar hukum perintah aqiqah :

عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدُبٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « كُلُّ غُلاَمٍ رَهِينَةٌ بِعَقِيقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ سَابِعِهِ وَيُحْلَقُ وَيُسَمَّى »

Dari Samuroh bin Jundub, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Setiap anak tergadaikan dengan akikahnya, disembelihkan untuknya pada hari ketujuh, digundul rambutnya dan diberi nama.” (HR. Abu Daud no. 2838, An Nasai no. 4220, Ibnu Majah nol. 3165, Ahmad 5/12. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Apabila pelaksanaan aqiqah luput di hari ketujuh, ada beberapa pendapat ulama yang memperbolehkan aqiqah dilaksanakan diluar hari ketujuh. Dari ulama malikiyah berpendapat bahwa aqiqah jadi gugur apabila luput dari hari ketujuh. Sedangkan ulama Hambali berpendapat bahwa jika luput dari hari ketujuh, aqiqah dilaksanakan pada hari ke empat belas atau ke dua puluh satu.

Kalangan ulama Syafi’iyah mengatakan bahwa aqiqah masih menjadi tanggung jawab orangtua hingga anak usia baligh. Apabila sudah dewasa, maka aqiqah menjadi gugur. Namun anak memiliki pilihan untuk mengaqiqahi diri sendiri. Penulis kitab Mughnil Muhtaj, Asy Syarbini rahimahullah berkata, “Jika telah mencapi usia baligh, hendaklah anak mengakikahi diri sendiri untuk mendapati yang telah luput.” (Mughnil Muhtaj, 4: 391).

11 dasar hukum aqiqah dan korban 1

Hukum Qurban

Pelaksanaan ibadah qurban harus diniatkan dalam rangka taat dan menjalankan perintah Allah untuk mengkurbankan hewan ternak, bukan untuk tujuan lainnya. Mengenai perintah qurban, Allah berfirman dalam surat Al – Kautsar ayat 1-2 yang menjadi dasar syariat penyembelihan hewan qurban: Artinya : “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu ni’mat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.”

Para ulama dalam menentukan hukum penyembelihan hewan qurban terjadi perbedaan pendapat. Setidaknya ada dua pendapat mengenai hukum penyembelihan hewan qurban antara lain :

1. Sunnah Muakkadah

Ini merupakan pendapat mayoritas ulama fiqih. Dengan adanya hukum sunnah muakadah untuk pelaksanaan qurban, walaupun seseorang tidak menyembelih hewan qurban, maka ia tidak berdosa. Apalagi mereka yang tergolong tidak mampu dan miskin. Namun bagi orang yang mampu dan berkecukupan, makruh hukumnya bila tidak menyembelih hewan qurban. Pendapat jumhur ulama yang menyatakan bahwa hukum penyembelihan hewan qurban adalah sunnah muakkadah berdasarkan beberapa dalil berikut ini :

Rosulullah telah bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Muslim dan lainnya : “bila telah memasuki 10 (hari bulan dzulhijjah) dan seseorang ingin berqurban, maka janganlah ia ganggu rambut qurban dan kuku-kukunya.”
Berdasarkan hadits tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa kalimat “seseorang ingin berqurban” menunjukan bahwa hukum berqurban diserahkan kepada kemauan seseorang, artinya tidak menjadi wajib melainkan sunnah. Seandainya hukumnya wajib, maka tidak akan disebutkan kalau berkeinginan

Perbuatan Abu Bakar dan Umar. Dalil lainnya adalah atsar yang diriwayatkan bahwa Abu Bakar dan Umar tidak melaksanakan penyembelihan hewan qurban dalam satu atau dua tahun, karena takut dianggap menjadi kewajiban. Dan hal itu tidak mendapatkan penentangan dari para sahabat yang lainnya. Atsar ini diriwayatkan oleh al-Baihaqi.

2. Wajib

Pendapat yang kedua menyatakan wajib hukumnya menyembelih hewan qurban. Pendapat ini adalah pendapat madzhab Hanafi berdasarkan dalil sebuah hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah bahwasanya Rosulullah SAW bersabda : “Siapa yang memiliki kelapangan tapi tidak menyembelih qurban, janganlah mendekati tempat shalat kami.” (HR. Ahmad, Ibnu Majah dan Al-Hakim menshahihkannya).
Itulah dua pendapat yang telah dikemukakan beserta dalil-dalilnya mengenai hukum qurban. Adapun tentang ketentuan batasan qurban, para ulama telah sepakat bahwa hal tersebut tidak pernah ditetapkan dalam syariat, berbeda dengan zakat yang mengenal istilah nishab dan kadar.