Harga Kambing Kurban Wilayah Semarang 2016

Harga Kambing Kurban Wilayah Semarang Tahun 2016

Sebelum kami membahas mengenai harga kambing kurban di Kota semarang. Sebaiknya anda simak dahulu ulasan mengenai kurban berikut ini. Hitung-hitung untuk menambah wawasan mengenai kurban. Cekidot guys….

HUKUM-HUKUM YANG BERKAITAN DENGAN HEWAN KURBAN
Oleh
Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Abdul Hamid Al-Halabi Al Atsari

Ada beberapa hukum yang berkaitan dengan hewan kurban. Sepantasnyalah bagi seorang muslim untuk mengetahuinya agar ia berada di atas ilmu dalam melakukan ibadahnya, dan di atas keterangan yang nyata dari urusannya.

Berikut ini aku sebutkan hukum-hukum tersebut secara ringkas.

PERTAMA
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkurban dengan dua ekor domba jantan yang disembelihnya setelah shalat Ied. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan.
“Artinya : Siapa yang menyembelih sebelum shalat maka tidaklah termasuk kurban sedikitpun, akan tetapi hanyalah daging sembelihan biasa yang diberikan untuk keluarganya”.

KEDUA
Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepada para sahabatnya agar mereka menyembelih jadza’ dari domba, dan tsaniyya dari yang selain domba.
Mujasyi bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu mengabarkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Artinya : Sesungguhnya jadza’ dari domba memenuhi apa yang memenuhi tsaniyya dari kambing”

KETIGA
Boleh mengakhirkan penyembelihan pada hari kedua dan ketiga setelah Idul Adha, karena hadits yang telah tsabit dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam : (bahwa) beliau bersabda :
“Artinya : Setiap hari Tasyriq ada sembelihan” Berkata Ibnul Qayyim rahimahullah.” Ini adalah madzhabnya Ahmad, Malik dan Abu Hanifah semoga Allah merahmati mereka semua. Berkata Ahmad : Ini merupakan pendapatnya lebih dari satu sahabat Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Al-Atsram menyebutkannya dari Ibnu Umar dan Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhum”

KEEMPAT
Termasuk petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bagi orang yang ingin menyembelih kurban agar tidak mengambil rambut dan kulitnya walau sedikit, bila telah masuk hari pertama dari sepuluh hari yang awal bulan Dzulhijjah. Telah pasti larangan yang demikian itu.

Berkata An-Nawawi dalam “Syarhu Muslim” (13/138-39).
“Yang dimaksud dengan larangan mengambil kuku dan rambut adalah larangan menghilangkan kuku dengan gunting kuku, atau memecahkannya, atau yang selainnya. Dan larangan menghilangkan rambut dengan mencukur, memotong, mencabut, membakar atau menghilangkannya dengan obat tertentu atau selainnya. Sama saja apakah itu rmabut ketiak, kumis, rambut kemaluan, rambut kepala dan selainnya dari rambut-rambut yang berada di tubuhnya”.

Berkata Ibnu Qudamah dalam “Al-Mughni” (11/96).
“Kalau ia terlanjur mengerjakannya maka hendaklah mohon ampunan pada Allah Ta’ala dan tidak ada tebusan karenanya berdasarkan ijma, sama saja apakah ia melakukannya secara sengaja atau karena lupa”.
Aku katakan : Penuturan dari beliau rahimahullah mengisyaratkan haramnya perbuatan itu dan sama sekali dilarang (sekali kali tidak boleh melakukannya -ed) dan ini yang tampak jelas pada asal larangan nabi.

KELIMA
Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam memilih hewan kurban yang sehat, tidak cacat. Beliau melarang untuk berkurban dengan hewan yang terpotong telinganya atau patah tanduknya. Beliau memerintahkan untuk memperhatikan kesehatan dan keutuhan (tidak cacat) hewan kurban, dan tidak boleh berkurban dengan hewan yang cacat matanya, tidak pula dengan muqabalah, atau mudabarah, dan tidak pula dengan syarqa’ ataupun kharqa’ semua itu telah pasti larangannya.

Boleh berkurban dengan domba jantan yang dikebiri karena ada riwayat dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang dibawakan Abu Ya’la (1792) dan Al-Baihaqi (9/268) dengan sanad yang dihasankan oleh Al-Haitsami dalam ” Majma’uz Zawaid” (4/22).

KEENAM
Belaiu shallallahu ‘alaihi wa sallam menyembelih kurban di tanah lapang tempat dilaksanakannya shalat.

KETUJUH
Termasuk petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa satu kambing mencukupi sebagai kurban dari seorang pria dan seluruh keluarganya walaupun jumlah mereka banyak. Sebagaimana yang dikatakan oleh Atha’ bin Yasar:
Aku bertanya kepada Abu Ayyub Al-Anshari : “Bagaimana hewan-hewan kurban pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ?” Ia menjawab : “Jika seorang pria berkurban dengan satu kambing darinya dan dari keluarganya, maka hendaklah mereka memakannya dan memberi makan yang lain”.

KEDELAPAN
Disunnahkan bertakbir dan mengucapkan basmalah ketika menyembelih kurban, karena ada riwayat dari Anas bahwa ia berkata :
“Artinya : Nabi berkurban dengan dua domba jantan yang berwarna putih campur hitam dan bertanduk. beliau menyembelihnya dengan tangannya, dengan mengucap basmalah dan bertakbir, dan beliau meletakkan satu kaki beliau di sisi-sisi kedua domba tersebut”.

KESEMBEILAN
Hewan kurban yang afdhal (lebih utama) berupa domba jantan (gemuk) bertandukyang berwarna putih bercampur hitam di sekitar kedua matanya dan di kaki-kakinya, karena demikian sifat hewan kurban yang disukai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

KESEPULUH
Disunnahkan seorang muslim untuk bersentuhan langsung dengan hewan kurbannya (menyembelihnya sendiri) dan dibolehkan serta tidak ada dosa baginya untuk mewakilkan pada orang lain dalam menyembelih hewan kurbannya.

KESEBELAS
Disunnahkan bagi keluarga yang menyembelih kurban untuk ikut makan dari hewan kurban tersebut dan menghadiahkannya serta bersedekah dengannya. Boleh bagi mereka untuk menyimpan daging kurban tersebut, berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. “Artinya : Makanlah kalian, simpanlah dan bersedekahlah”

KEDUA BELAS
Badanah (unta yang gemuk) dan sapi betina mencukupi sebagai kurban dari tujuh orang. Imam Muslim telah meriwayatkan dalam “Shahihnya” (350) dari Jabir radhiyallahu ‘anhu ia berkata.
“Artinya : Di Hudaibiyah kami menyembelih bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam satu unta untuk tujuh orang dan satu sapi betina untuk tujuh orang”.

KETIGA BELAS
Upah bagi tukang sembelih kurban atas pekerjaannya tidak diberikan dari hewan kurban tersebut, karena ada riwayat dari Ali radhiyallahu ia berkata.
“Artinya : Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan aku untuk mengurus kurban-kurbannya, dan agar aku bersedekah dengan dagingnya, kulit dan apa yang dikenakannya[18] dan aku tidak boleh memberi tukang sembelih sedikitpun dari hewan kurban itu. Beliau bersabda : Kami akan memberikannya dari sisi kami”.

KEEMPAT BELAS
Siapa di antara kaum muslimin yang tidak mampu untuk menyembelih kurban, ia akan mendapat pahala orang-orang yang menyembelih dari umat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam karena Nabi berkata ketika menyembelih salah satu domba.
“Artinya : Ya Allah ini dariku dan ini dari orang yang tidak menyembelih dari kalangan umatku”.

KELIMA BELAS
Berkata Ibnu Qudamah dalam “Al-Mughni” (11/95) : “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan Al-Khulafaur rasyidun sesudah beliau menyembelih kurban. Seandainya mereka tahu sedekah itu lebih utama niscaya mereka menuju padanya…. Dan karena mementingkan/mendahulukan sedekah atas kurban mengantarkan kepada ditinggalkannya sunnah yang ditetapkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

[Disalin dari kitab Ahkaamu Al-‘iidaini Fii Al-Sunnah Al-Muthatharah, edisi Indonesia Hari Raya Bersama Rasulullah oleh Syaikh Ali Hasan bin Ali Abdul Hamid Al-Halabi Al-Atsari, terbitan Putsaka Al-Haura, hal. 47-53, penerjemah Ummu Ishaq Zulfa Husein]

Itulah yang dapat kami sampaikan mengenai hukum-hukum kurban. Nah selanjutnya ini kami akan mengulas sesuai judul di atas.

Dengan adanya daging impor tentunya akan membuat perbedaan dan mempengaruhi daftar harga kambing di pasaran, seperti harga daging kambing meningkat secara signifikan mulai dari harga kambing kacang (lokal), kambing etawa dan lain sebagainya. apalagi saat mendekati hari qurban, harga kambing akan jauh lebih tinggi dari hari-hari biasanya.

Kemudian harga jual kambing juga sangat bervariasi, nilai jual atau harga umumya di lihat dari jenis, berat, umur dan lain sebagainya. Nah untuk mengetahui lebih lanjut mengenai harga dari setiap jenis kambing yang ada di Indonesia ini, simak ulasan berikut ini tentang Daftar Harga Kambing Semarang Terbaru 2016

Jenis dan Daftar Harga Kambing Kota Semarang Terbaru 2016:

Harga Kambing Kacang (jawa)
Untuk harga yang pertama adalah kambing jawa atau biasa di panggil kambing jawa (lokal). Untuk ras ini, paling banyak di Indonesia dan paling mudah untuk di cari, terutama di daerah jawa timur dan jawa tengah. Dan untuk masalah harga, jenis kambing jawa atau kacang sangat bervariasi di lihat dari umur kondisi fisik , kesehatan, jenis kelamin dan lainnya. Untuk harganya mulai dari harga 800 ribu sampai 2,5 juta rupiah.
Berikut daftar Harga Kambing Kacang
• Kambing betina anakan umur 3 – 5 bulan berkisar antara Rp 800.000,-
• Kambing betina anakan Umur 6 – 7 bulan berkisar antara Rp 1.300.00,-
• Kambing betina Umur 8 – 12 bulan berkisar antara Rp 1.800.000,-
• Kambing Betina Umur 1 – 2 tahun berkisar antara Rp 2.300.000,-
• Kambing Jantan anakan Umur 3 – 5 bulan berkisar antara Rp 1.000.000,-
• Kambing jantan anakan umur 6 – 7 bulan berkisar antara Rp 1.600.000,-
• Kambing jantan Umur 8 – 12 bulan berkisar antara Rp 2.300.000,-
• Kambing jantan umur 1 – 2 tahun berkisar antara Rp 2.600.000,-

Daftar Harga Kambing Etawa
Kemudian ada kambing etawa, hewan pemakan rumput ini berasal dari india yang berhasil di kembangkan dan di budidaya di Negara kita dengan sangat baik, dan menjadi andalan para peternak kambing sukses di era modern ini. Untuk populasi dan perkembangannya pun tidak kalah saing dengan kambing lokal atau kambing jawa (kacang). Namun kambing etawa ini memiliki keunggulan yaitu dengan postur tubuh yang lebih besar seta menghasilkan daging yang sangat banyak. Untuk urusan harga tentunya jauh di atas kambing lokal.

Untuk saat ini jenis kambing etawa sangat menjadi primadona di dalam pasar kambing. Banyak dari peternak kambing beralih fungsi menjadi peternak kambing etawa. Mungkin karena bersifat multi fungsi kambing besar ini menjadi andalan para peternak sukses. Sebab dengan beternak kambing etawa keuntungan yang di dapat bisa berkali kali lipat. Etawa sendiri bisa di fungsikan sebagai kambing pedaging, penghasil susu, dan sebagai kambing kontes.

Dan untuk masalah harga kambing etawa anda bisa melihatnya di bawah ini,
• Etawa betina anakan Umur 3 – 5 bulan —>> Rp 1.700.000,-
• Etawa Betina nakan Umur 6 – 7 bulan —>> Rp 2.200.000,-
• Etawa Betina Umur 8 – 12 bulan —>> Rp Rp 3.000.000,-
• Etawa Betina Dewasa Umur 1 – 2 tahun —>> Rp 3.500.000,-
• Etawa Jantan Anakan Umur 3 – 5 bulan —>> Rp 2.000.000,-
• Etawa jantan Anakan Umur 6 – 7 bulan —>> Rp 3.000.000,-
• Etawa Jantan Umur 8 – 12 bulan —>> Rp 4.000.000,-
• Etawa Jantan Umur 1 – 2 tahun —>> Rp 5.000.000,-

Daftar harga Kambing Peranakan Etawa (PE)
Kambing peranakan Etawa (PE) adalah kambing hasil dari kawin silang antara kambing etawa dan jawa (lokal). Untuk kualitasnya tidak kalah dengan kambing lain dan termasuk kambing yang mempunyai keunggulan, keunggulan yang sangat menonjol dari Peranakan etawa ini adalah tingkat adaptasinya yang sangat tinggi. Atas keunggulannya tersebut sudah banyak para peternak yang membudidayakan kambing ini.
Untuk harganya bisa anda lihat di bawah ini,
• PE Betina Anakan Berumur 3 – 5 bulan >> Rp 1.000.000,-
• PE Betina anakan Berumur 6 – 7 Bulan >> Rp 1.500.000,-
• PE betina Berumur 8 – 12 bulan >> Rp 2.000.000,-
• PE betina Berumur 1 – 2 tahun >> Rp 2.500.000,-
• PE Jantan Anakan Berumur 3 – 5 Bulan >> Rp 1.400.000,-
• PE Jantan Anakan Berumur 6 – 7 bulan >> Rp 1.800.000,-
• PE Jantan Berumur 8 – 12 bulan >> Rp 2.500.000,-
• Pe Jantan Berumur 1 – 2 tahun >> Rp 3.200.000,-

Daftar Harga kambing Gibas
Selanjutnya kambing gibas, untuk urusan harga kambing yang satu ini memiliki harga yang paling rendah jika di banding dengan harga kambing lain. Nah langusung saja, berikut harga kambing gibas,
• Kambing Gibas Betina Anakan Berumur 3 – 5 Bulan >> Rp 600.000,-
• Kambing Gibas Betina Anakan Berumur 6 – 7 Bulan >> Rp 1.200.000,-
• Kambing Gibas Betina Berumur 8 – 12 Bulan >> Rp 1.600.000,-
• Gibas Jantan Anakan Jantan berumur 3 – 5 Bulan >> Rp 1.000.000,-
• Gibas Jantan Anakan Jantan berumur 6 – 7 Bulan >> Rp 1.200.000,-
• Gibas Jantan Umur 8 – 12 Bulan >> Rp 2.100.000,-
• Gibas jantan Umur 1 – 2 Tahun >> Rp 2.400.000,-

Itulah tadi informasi mengenai harga kambing terbaru yang bisa kami sampaikan, daftar di atas kami ambil dari beberapa lapak kambing dan tentunya setiap daerah memiliki harga yang sangat berbeda beda, namun daftar di atas bisa di jadikan patokan dasar untuk anda dalam membeli atau menjual kambing.

Untuk pemesanan kambing untuk Aqiqah atau Kambing Qurban, anda bisa menghubungin contact di bawah untuk mengetahui detailnya.

Informasi dan Pemesanan :

TELPON/SMS :

0858-5344-4472

-_-Aqiqah Berkah Siap membantu Anda dalam Qurban atau Aqiqah-_-

Leave a Reply

Your email address will not be published.