Jasa Penyaluran Paket Aqiqah di Bekasi Peduli

By August 21, 2019 Artikel No Comments

Assaalamu’alaikum Ayah dan Bunda, bertemu kembali di artikel Aqiqah Berkah dan membaca pada artikel Aqiqah Berkah. Kali ini akan dijelaskan tentang pengertian aqiqah qurban, apakah aqiqah hukumya wajib, apakah aqiqah wajib untuk orang yang tidak mampu, dan apakah aqiqah wajib dilaksanakan?, bagaimana hukum aqiqah yang benar menurut Islam, bagaimana cara membagi daging hewan aqiqah, Dan masih ada yang lainnya. Mari kita bahas bersama mengenai materi diatas dibawah ini.

A. Pengertian Aqiqah Qurban

Menurut bahasa aqiqah berarti memotong atau menyembelih, yang berasal dari kata Bahasa Arab.

Dan menurut Istilah yaitu menyembelih binatang kambing atau domba sebagai wujud rasa bersyukur orang tua kepada Allah SWT. atas lahirnya seorang bayi dengan syarat aqiqah yang sesuai dengan syariat agama Islam dan dilakukan sketika sang bayi masih berumur tujuh hari.

Dan Penjelasan mengenai qurban menurut bahasa ialah berasal dari kata Bahasa Arab yang mempunyai arti dekat.

Sedangkan penjelasan qurban menurut istilah yaitu suatu proses menyembelih hewan kambing atau domba yang dilaksanakan di hari besar Islam yakni hari raya Idul Adha dan hari tasyriq yang bertujuan sebagai pendekatan diri kepada Allah SWT.

B. Apakah Aqiqah Wajib Hukumnya ?

Jawabannya adalah tidak, karena hukum aqiqah adalah sunnah muakkad, jadi sebaiknya dilaksanakan. Tetapi apabila belum mampu mengaqiqahi anak, maka aqiqah boleh dilakukan kapan saja, dan mengaqiqahi anak ketika sudah mampu.

Dan hari yang disunnahkan untuk melakukan aqiqah adalah di hari ke tujuh, empat belas, dan dua puluh satu setelah hari lahir sang bayi.

Aqiqah bukanlah wajib, melainkan sunnah, sunnah yang lebih baik dilaksanakan. Karena Nabi Muhammad SAW juga melaksanakan aqiqah untuk cucu nya, yaitu Hasan dan Husain.

Jika Anda melaksanakan aqiqah anda akan mendapat banyak pahala, karena telah melaksanakan sunnah Rasulullah SAW. juga dapat meningkatkan ibadah kepada Allah swt. karena didalam acara aqiqah akan ada pembacaan Al-Qur’an dan pembacaan tahlil.

C. Apakah Aqiqah Wajib Bagi Orang Yang Tidak Mampu ?

Pada dasarnya hukum aqiqah untuk kedua orang tua yang sudah mampu ialah sunnah mu’akkad bisa artikan sebagai sunnah yang ditekankan dan seharusnya tidak dinggalkan.

Jadi, apabila kedua orang tua belum berkemampuan, maka tidak diwajibkan untuk mengaqiqahi sang anak. Dan saat orang tua anak sudah berkemampuan melaksanakan maka sebaiknya segera mengaqiqahi sang anak pada waktu yang sudah disunahkan.

Dan waktu yang disunahkan untuk aqiqah sang anak ialah pada saat hari ke tujuh, hari ke empat belas dan hari ke dua puluh satu setelah hari kelahiran buah hati tercinta.

Dan jika di ketiga hari yang disunahkan tersebut kedua orang tua masih belum berkemampuan melaksanakan aqiqah untuk anaknya, maka aqiqah anak tersebut bisa diganti kapan saja ketika kedua orang tua orang sudah berkemampuan melaksanakan aqiqah anak.

Dan jika kedua orang tua masih belum mampu untuk mengaqiqahi anak sampai si anak sudah dewasa dan si anak sudah mampu beraqiqah, maka kesunahan untuk melaksanakan aqiqah diperbolehkan untuk si anak melaksanakan aqiqahnya sendiri.

D. Apakah Aqiqah Wajib Dilakukan ?

Karena pada dasarnya hukum aqiqah ialah sunnah muakkad atau sunnah yang ditekankan yang artinya jika sudah mampu maka laksanakanlah. Jadi, jawaban untuk pertanyaan apakah aqiqah wajib dilakukan adalah tidak wajib, tetapi harus dilaksanakan jika sudah mampu.

Pelaksanaan aqiqah anak yaitu dengan penyembelihan satu ekor kambing atau domba untuk anak perempuan, dan dua ekor kambing atau domba untuk anak laki-laki.

Pelaksanaan tersebut dihari ketujuh, empat belas ataupun dihari dua puluh satu. Dan apabila dihari tersebut ayah dan bunda masih belum berkemampuan mengaqiqahi sang buah hati, maka aqiqah bisa diganti kapan saja sampai ayah dan bunda sudah mampu melaksanakan aqiqah untuk buah hatinya.

Jika orang tua masihlah tidak mampu saat anak yang belum diaqiqahi sudah dewasa, maka anak tersebut diperbolehkan untuk meng-aqiqah-i dirinya sendiri.

E. Apa Hukum Aqiqah Menurut Islam ?

Beberapa pendapat para ulama mengenai masalah hukum aqiqah, ialah ada ulama yang berpendapat bahwa hukum aqiqah adalah wajib, sunnah, dan sunnah mu’akkad.

Menurut ulama mazhab Syafi’i, bahwa melakukan aqiqah hukumnya ialah sunnah, yang berarti jika mampu. Dan dari perbedaan diatas ialah disebabkan dari banyaknya hadis yang dilihat dari segi makna terdapat didalam hadits ataupun dari segi perawi hadits dilihat dari shahih dan tidaknya hadits tersebut serta kedudukan hadits nya.

Berikut ini ialah penjelasan Perbedaan pendapat dari ulama Ahlusunnah Waljama’ah yang mu’tabar :

  1. Pendapat dari ulama madzhab Imam Hanafi, bahwa hukum ibadah aqiqah yaitu mubah maksudnya ialah jika dilakukan tidak mendapat pahala dan jika dilakukan juga tidak mendapat dosa.
  2. Dan pendapat ulama madzhab Imam Malik bahwa hukum ibadah aqiqah yaitu sunnah, maksudnya ialah mendapat pahala jika dilaksanakan dan tidak mendapat dosa jika tidak dilaksanakan. Pendapat diata ialah pendapat yang sama dengan pendapat ulama dari Madzhab Imam Syafi’i serta pendapat dari Madzhab Imam Ahmad bin Hambal.

F. Bagaimana Cara Pembagian Daging Hewan Aqiqah?

“Hendaknya daging aqiqah dimakan sebagiannya. Sebagiannya lagi dihadiahkan dan disedekahkan. Adapun kadar pembagiannya tidaklah ada kadar tertentu. Yang dimakan, yang dihadiahkan dan yang disedekahkan dibagi sesuai kemudahan. Jika ia mau, ia bagikan pada kerabat dan sahabat sahabatnya. Boleh jadi pembagiannya tersebut di negeri yang sama atau di luar daerahnya. Akan tetapi, mestinya ada jatah (porsi) untuk orang miskin dari daging aqiqah tersebut. Tidak mengapa juga daging aqiqah tersebut dimasak (direbus) dan dibagi setelah matang atau dibagi dalam bentuk daging mentah. Seperti itu ada kelapangan.” (Fatawa Nur’ala Ad-Darb, 5:228).

Pendapat diatas ialah pendapat dari ulama ahli pakar fikih, yakni Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin ketika beliau ditanya mengenai siapa yang berhak menerima daging aqiqah.

Menurut beliau daging aqiqah lebih baik dibagikan dalam keadaan sudah matang atau sudah menjadi masakan siap santap dan siap saji. atau daging aqiqah bisa juga dihadiahkan dan disedekahkan kepada orang lain yang membutuhkan.

G. Aqiqah Berkah Peduli Siap Menyalurkan Aqiqah Anda Ke Tempat Yang Sesuai Amanah Anda

Layanan aqiqah, Aqiqah Berkah kini siap membantu pelaksanaan aqiqah anak Anda dengan menyalurkannya ke tempat tempat yang mebtuhkan sesuai dengan amanah Anda.

Penyaluran menu menu aqiqah ini termasuk kedalam salah satu paket layanan Aqiqah Berkah, yaitu layanan Paket Aqiqah Peduli. Dengan harga yang terjangkau, Aqiqah Berkah siap membantu pelaksanaan aqiqah anak Anda secara profesional.

Aqiqah Berkah juga menyediakan menu menu masakan aqiqah yang beragam, yang bisa Anda pesan sesuai dengan selera Anda. Layanan aqiqah ini sudah memiliki kantor cabang yang berada di wilayah Jombang, Kediri, Tulungagung, Madiun, dan Ngawi.

Aqiqah Berkah menyediakan 2 macam paket aqiqah, yaitu Paket Aqiqah Berkah Mandiri dan Paket Aqiqah Berkah Peduli. Berikut adalah daftar harga paket aqiqah di Aqiqah Berkah.

1. Paket Aqiqah Peduli


daftar harga aqiqah peduli

2. Paket Aqiqah Mandiri


daftar harga aqiqah mandiri

Leave a Reply

Your email address will not be published.