Kurban kambing yang baik

Kurban kambing yang baik

25 Jual Qurban Online 1
Sebelum kami mengulas kurban kambing yang baik. Kami ingin mengelulas tata cara menyembelih hewan kurban dan tip-tips memilih hewan kurban. Monggo di simak,,,,..

Bagaimana tata cara yang benar untuk menyembelih hewan kurban?

Jawab:
Tata cara yang benar jika hewan kurban berupa kambing, baik domba maupun yang biasa yaitu:
Hendaklah dia membaringkan hewan kurban itu di atas lambungnya yang kiri bila dia menyembelih dengan tangan kanannya. Namun jika dia menyembelih dengan tangan kirinya, maka hendaklah dia membaringkannya di atas lambungnya yang kanan. Karena tujuan dari hal itu adalah ketenangan binatang tersebut. Seorang yang menyembelih dengan tangan kirinya, niscaya binatang itu tidak tenang kecuali bila dibaringkan di atas lambungnya yang kanan.

Kemudian hendaklah dia meletakkan kakinya di atas leher hewan kurban ketika menyembelih dan memegang dengan tangan kirinya kepala si hewan sehingga tampak urat kerongkongannya.

Lalu dia menggorokkan pisau di atas urat kerongkongan, dua urat yang disebut “Wudjain”, dan satu urat yang disebut dengan “Mari`” dengan kuat, sehingga dia dapat menumpahkan darah.

Adapun kedua tangan dan kaki hewan kurban sebaiknya dibiarkan lepas dan tidak ditahan, sebab yang demikian itu lebih menyenangkannya dan lebih bagus dalam mengeluarkan darah dari jasadnya, karena darah akan keluar bersama gerakan, maka ini tentunya lebih utama.

Kemudian tatkala menyembelih, dia membaca:
BISMILLAHI WALLAHU AKBAR, ALLAHUMMA HADZA MINKA WA LAKA, HADZIHI ‘ANNY WA ‘AN AHLI BAITI
“Dengan nama Allah dan Allah maha besar. Ya Allah! (hewan) ini darimu dan untukmu. Ya Allah! ini adalah sembelihanku dan keluargaku”

Adapun yang selain kurban, dia melakukan padanya yang demikian ini tetapi dia mengucapkan sebelum menyembelih:
BISMILLAHI WALLAHU AKBAR
“Dengan nama Allah dan Allah maha besar.”

Penentuan harga ketika proses jual beli ternak, umumnya didasarkan pada kondisi fisik (bobot dan kesehatan) ternak. Karena kondisi fisik mencerminkan produksi dan kualitas karkas. Semakin bagus kondisi fisik si ternak, maka harga semakin tinggi. Ada beberapa hal juga menjadi pertimbangan dalam menentukan harga jual ternak. Berikut pertimbangan yang dimaksud.

  1. Umur
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur potong kambing berkorelasi positif dengan keempukkan daging yang dihasilkannya. Artinya, makin tua ternak dipastikan dagingnya lebih liat. Diketahui juga, daging yang berasal dari kambing tua baunya lebih menyengat. Konsumen umumnya lebih suka daging kambing yang empuk. Karena itu, faktor umur cukup memengaruhi harga jual kambing.
    Ada tiga tipe daging kambing yang dihasilkan dan dikonsumsi sebagai berikut.
    – Daging anak kambing (umur 8 – 12 minggu)
    – Daging kambing muda (umur 1 – 2 tahun)
    – Daging kambing tua (umur 2 – 6 tahun)
  2. Kebiri
    Kambing muda siap potong umumnya lebih murah dibandingkan dengan kambing muda kebirian, meski umur keduannya sama. Hal ini disebabkan karena persentase karkas kambing muda akan lebih rendah dibandingkan dengan kambing jantan kebiri.

Tips Memilih kambing Aqiqah yang Sehat

  1. Hewan untuk aqiqah harus cukup umur. Untuk kambing, umur ideal dijadikan hewan aqiqah adalah 12 – 18 bulan. Untuk mengetahuinya, bisa dilihat dari catatan kelahiran atau gigi susu yang dimiliki kambing. Bila gigi susu telah tanggal, kambing tersebut sudah cukup umur.
  2. Amati aktivitas si kambing. Bila pergerakannya aktif saat didekati, kambing tersebut sehat. Selain itu, kambing yang sehat memiliki selera makan yang baik.
  3. Memiliki bulu yang halus, mengilap, tidak rontok, tidak ada perubahan warna, dan tidak dihinggapi parasit kulit.
  4. Matanya bersinar jernih, terbuka penuh, pupil bereaksi cepat, tidak keluar air, tidak berwarna merah, dan selaput lendir kelopak mata bagian dalam berwarna merah terang. Hindari membeli kambing yang matanya berwarna keruh. Ciri ini menandakan kambing tersebut sedang sakit.
  5. Bentuk tubuhnya standart dan tidak cacat.
  6. Perhatikan mulutnya. Jika sering mengeluarkan banyak air liur dan terdapat bintil-bintil merah di dalam mulutnya, berarti kambing tersebut sedang sakit.
  7. Perhatikan kondisi fisik lainnya, seperti hidung, mulut, kuku, kulit,bulu ekor, dan bagian dubur hewan tersebut. Pastikan semua dalam kondisi baik dan bersih.
  8. Hati-hati ketika membeli kambing saat musim hujan. Pasalnya, pada musim hujan, kambing rawan mengalami diare atau cacingan.

Berikut ini ciri-ciri kambing yang baik untuk qurban sesuai syariat:

  1. Memenuhi usia 1 tahun, telah sampai usia yang dituntut syariat berupa jazaah (berusia setengah tahun) dari domba atau tsaniyyah (berusia setahun penuh) dari yang lainnya.
  2. Ciri kambing untuk qurban adalah bebas dari aib (cacat) yang mencegah keabsahannya, yaitu seperti apa yang telah dijelaskan dalam hadits Nabi SAW cacat yang dimaksud adalah : Buta sebelah yang jelas/tampak, Sakit, Pincang yang, Sangat kurus, tidak mempunyai sumsum tulang.
  3. Memenuhi sifat-sifat yang bagus dalam binatang ternak yang sudah banyak diketahui Hal ini sudah dikenal oleh ahli dan secara dipandang mata diantaranya: gemuk, dagingnya banyak, bentuk fisiknya sempurna, bentuknya bagus.
  4. Ciri kambing yang baik keadaanya sehat tandanya bulunya bagus, matanya jernih, pada saat konsumsi makan dan minumnya lahap.
  5. Hewan kurban haruslah milik orang yang berkurban atau diperbolehkan (di izinkan) baginya untuk berkurban dengannya. Maka tidak sah berkurban dengan hewan hasil merampok dan mencuri, atau hewan tersebut milik dua orang yang beserikat kecuali dengan izin teman serikatnya tersebut.

Nah itulah yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat untuk para pembaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published.