KURBAN KAMBING

Kambing merupakan hewan ternak yang banyak dijumpai di Indonesia. Hewan ini menjadi pilihan bagi umat muslim ketika menyambut Idul Qurban tiba. Apa saja hikmah qurban kambing ? Simak artikel berikut ini untuk lebih jelasnya…

22 Qurban Kambing 1

Beberapa hikmah disyariatkannya qurban kambing antara lain adalah :

  1. Sebagai ungkapan syukur kepada Allah yang telah memberikan ni’mat yang banyak kepada kita.
  2. Bagi orang yang beriman kepada Allah, dapat mengambil pelajaran dari keluarga nabi Ibrahim As., yaitu;
    a. Kesabaran nabi Ibrahim dan putranya Ismail As. ketika keduanya menjalankan perintah Allah.
    b. Mengutamakan ketaatan kepada Allah dan mencintai-Nya dari mencintai dirinya dan anaknya.
  3. Sebagai realisasi ketaqwaan seseorang kepada Allah
  4. Membangun kesadaran tentang kepedulian terhadap sesama, terutama terhadap orang miskin. Allah Swt. berfirman :
    Beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami telah menundukkan untua-unta itu kepada kamu, mudah-mudahan kamu bersyukur (al-Hajj: 36).

Hewan qurban tidak hanya kambing atau domba saja. Berdasarkan beberapa literatur tentang qurban, bahwa hewan yang layak dijadikan sembelihan qurban adalah sapi, kambing atau domba, dan onta. Berikut ini macam-macam binatang qurban atau yang dapat dijadikan sembelihan qurban, antara lain Bahimah Al-An’aam (binatang ternak), sebagaimana dijelaskan dalam surat al-Hajj ayat 34.

“Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syari’atkan penyembelihan (qurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah dirizqikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan yang Maha Esa. Oleh karena itu berserah dirilah kepadaNya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah)” (QS. Al-Hajj;34)

Menurut pandangan para ulama bahwa yang termasuk Bahimah al-An’aam (binatang ternak) dalam ayat tersebut adalah kambing (termasuk di dalamnya domba dan biri-biri), sapi (termasuk kerbau) dan unta.

Saat ini, masih banyak di kalangan kita yang masih merasa bingung dengan ketentuan qurban secara kolektif, khususnya untuk qurban kambing. Kebingungan masyarakat pada umumnya terletak pada ketentuan “Berapa jumlah orang yang dapat digabungkan namanya atas 1 ekor qurban kambing”. Dengan adanya kondisi tersebut maka diperlukan sebuah kajian yang telah diulas oleh para ulama kepada para masyarakat.

22 Qurban Kambing

Hadits yang menjelaskan qurban kambing

1) HR. Tirmidzi
Dari Ayyub ra, ia mengatakan bahwa, “Pada masa Rosulullah SAW seorang (suami) menyembelih seekor kambing sebagai qurban bagi dirinya dan keluarganya”.

2) HR. Muslim
Dari Aisyah, ia mengatakan bahwa, “Rosulullah SAW pernah berqurban dengan seekor kambing atas nama dirinya dan keluarganya”.

3) HR. Abu Daud dan Al – Hakim
Ia mengatakan bahwa nabi Muhammad SAW bersabda, “Ya Allah ini qurban-qurban dariku dan dari umatku yang tidak berqurban”.

Pendapat – pendapat ulama’ dari penafsiran hadits di atas

1) Imam Malik dalam Al-Muwatta’

Hadits di atas adalah nash yang jelas bahwa kambing satu ekor diyakini sah untuk dijadikan qurban bagi satu orang laki-laki dan keluarganya walaupun keluarganya banyak

2) Asy-Syaukani dalam Nailul Autar

Dalam ulasannya ia menjelaskan, “Qurban 1 kambing boleh diperuntukkan untuk 1 orang dan keluarganya (ahlul bait) atau orang lain tapi harus di bawah kepemilikan 1 orang. Artinya tidak boleh 2 orang atau lebih kongsi untuk membeli 1 ekor kambing”.

3) Syekh Ali bin Hasan Al-Halaby

Dalam ulasannya ia mengatakan, “Kaum muslimin yang tidak mampu berqurban, mendapatkan pahala sebagaimana orang berqurban dari umat nabi Muhammad SAW (Ahkamul Idain, hal : 79)”

Bagi sahabat Aqiqah Berkah yang telah mampu dan tahun 2016 ini berencana untuk berqurban kambing, silahkan pesan kambing qurban online pada Aqiqah Berkah. Pemesanan kambing qurban online hubungi nomor :

SMS : 0857 4962 2504

Whatsapp : +6281 335 680 602

Pin BB : 7C0B38CE

Leave a Reply

Your email address will not be published.