Qurban Kambing Online

qurban kambing online

Salah satu amalan pada bulan dzulhijjah ini adalah qurban. Qurban merupakan bentuk ketaatan kepada Allah dengan melakukan perintah-Nya. Qurban dilakukan setelah sholat Idul Adha selesai hingga tanggal 13 dzulhijjah. Boleh memilih waktu hingga 3 hari setelah idul adha. Akan tetapi paling utama dilakukan pada tanggal 10 dzulhijjah setelah sholat Ied.

“Dari Abi Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda: siapa yang memperoleh kelapangan untuk berqurban, dan dia tidak mau berqurban, maka janganlah hadir dilapangan kami (untuk shalat Ied).” [HR Ahmad, Daru qutni, Baihaqi dan al Hakim]

Fadillah dan keutamaan berqurban antara lain:

1. Qurban Pintu Mendekatkan Diri Kepada Allah
Sungguh ibadah qurban adalah salah satu pintu terbaik dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagaimana halnya ibadah shalat. Ia juga menjadi media taqwa seorang hamba. Allah Subhanahu wata’ala telah berfirman:
“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.” (QS:Al Hajj:37)

2. Sebagai sikap Kepatuhan dan Ketaaan pada Allah
Berqurban merupakan bentuk sikap kita patuh dan taat kepada Allah SWT Sebagaimana firman Allah surat Al Hajj ayat 37:
“Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah).” [QS: Al Hajj : 34]

3. Ajaran Nabi Ibrahim AS
Berkurban juga menghidupkan ajaran Nabi Ibrahim AS yang ketika itu Allah memerintahkan beliau untuk menyembelih anak tercintanya sebagai tebusan yaitu Ismail ‘alaihis salaam ketika hari an nahr (Idul Adha).

4. Sebagai Saksi Amal di Hadapan Allah
Ibadah qurban mendapatkan ganjaran yang berlipat dari Allah SWT, dalam sebuah hadits disebutkan bahwa, “Pada setiap lembar bulunya itu kita memperoleh satu kabaikan.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah). Juga kelak pada hari akhir nanti, hewan yang kita qurbankan akan menjadi saksi di hadapan Allah SWT.

5. Berdimensi Sosial Ekonomi
Ibadah qurban juga memiliki sisi positif pada aspek sosial. Sebagaimana diketahui distribusi daging qurban mencakup seluruh kaum muslimin, dari kalangan manapun ia, fakir miskin hingga mampu sekalipun. Sehingga hal ini akan memupuk rasa solidaritas umat. Jika mungkin bagi si fakir dan miskin, makan daging adalah suatu yang sangat jarang. Tapi pada saat hari raya Idul Adha, semua akan merasakan konsumsi makanan yang sama.

6. Membedakan dengan Orang Kafir
Sejatinya qurban (penyembelihan hewan ternak) tidak saja dilakukan oleh umat Islam setiap hari raya idul adha tiba, tetapi juga oleh umat lainnya. Sebagai contoh, pada zaman dahulu orang-orang Jahiliyah juga melakukan qurban. Hanya saja yang menyembelih hewan qurban untuk dijadikan sebagai sesembahan kepada selain Allah.
“Katakanlah, ‘Sesungguhnya shalatku, sembelihanku (qurbanku), hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam, tiada sekutu baginya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah).” [QS: al-An’am : 162-163]

Hukum Qurban Secara Online

Besarnya keutamaan ibadah qurban membuat banyak umat muslim berlomba untuk menyembelih hewan qurban. Akhir-akhir ini marak ibadah qurban dilakukan secara online. Dengan teknologi yang semakin canggih, seseorang bisa berqurban pada panitia qurban yang berada di tempat yang jauh. Orang yang hendak qurban hanya transfer sejumlah uang sebesar harga hewan yang akan diqurbankan kepada panitia.

Lalu panitia qurban yang tidak diketahui keberadaannya membelikan hewan qurban atas nama orang yang telah transfer uang dan menyembelih lalu dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkan di daerah lain. Lalu yang menjadi pertanyaan, bagaimana hukum qurban secara online yang dilakukan banyak orang masa kini?

Melaksanakan qurban secara online dibolehkan berdasarkan pendapat para ulama, sebab tidak ada dalil yang secara jelas melarang hal itu. Berqurban secara online memang konsekuensinya orang yang berqurban tidak bisa menyembelih sendiri atau setidaknya menyaksikan hewan qurbannya disembelih panitia. Namun hal itu hukumnya sunnah, jika hanya diwakilkan maka tidak mengapa.

Sebagaimana pernah dilakukan oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam saat beliau berqurban:
“Sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menggiring 100 ekor unta bersama beliau, lalu ketika beliau mendatangi tempat penyembelihan, beliau menyembelih sendiri 63 ekor dengan tangannya sendiri, kemudian menyerahkannya pada Ali, lalu Ali menyembelih sisanya.” [HR. Ibnu Hibban]

Untuk informasi lebih lanjut tentang Qurban Online silakan hubungi kami Aqiqah Berkah Nganjuk. Kami akan membantu anda untuk pemesanan hewan kurban.

Untuk Informasi dan Pemesanan bisa Menghubungi :

TELPON/SMS :

0858-5344-4472

_-_Aqiqah Berkah Siap Membantu Pelaksanaan Kurban Anda_-_

Leave a Reply

Your email address will not be published.