Qurban Kambing Untuk Satu Keluarga

qurban kambing untuk satu keluarga?

Assalamualaikum…. sobat Aqiqah Berkah….Apa akabah nih? Semoga kabar kalian pada baik semua ya… sebentar lagi kita akan memasuki bulan dzulhijjah. Dimana di dalam bulan dzulhijjah kita diperintahkan oleh Allah untuk berqurban bagi yang mampu untuk berqurban. Apakah sobat semua sudah tau apakah itu qurban? Dan bagaimana tata cara berqurban? Dan apakah boleh qurban kambing untuk satu keluarga? Kita simak penjelasannya brikut ini.

gibas
Qurban adalah binatang ternak yang disembelih pada hari hari Idul Adha untuk menyemarakkan hari raya dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah. Berqurban merupakan salah satu syiar Islam yang disyariatkan berdasarkan dalil Al Qur’an, Sunnah Rasulullah  dan Ijma’ (kesepakatan hukum) kaum muslimin.

“Katakanlah (wahai Muhammad): Sesungguhnya shalatku, nusuk/ibadah qurbanku, hidup dan matiku hanya untuk Allah rabb semesta alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya, aku diperintahkan seperti itu dan aku adalah orang yang pertama kali berserah diri.” (QS. Al An’am: 162)

Makna nusuk dalam ayat di atas adalah menyembelih hewan, demikian penjelasan dari Said bin Jubair. Ada pula yang menyatakan bahwa makna nusuk adalah semua bentuk ibadah, salah satunya adalah menyembelih hewan.

Syarat – syarat berqurban:

1. Binatang qurban harus berupa binatang ternak, yaitu onta, sapi dan kambing, baik berupa kambing lokal maupun kambing domba (kibasy), berdasarkan firman Allah:
“Dan bagi setiap umat, telah kami syariatkan ibadah qurban supaya mereka menyebut nama Allah terhadap apa yang telah Allah berikan kepada mereka berupa binatang ternak.” (QS. Al Hajj: 34)

2. Usia hewan tersebut telah memenuhi kriteria yang telah ditetapkan oleh syariat (syara’), yakni jadz’ah untuk domba dan tsaniyah untuk yang lainnya. Berdasarkan sabda Nabi SAW:
“Janganlah kalian menyembelih qurban kecuali berupa musinnah. Namun apabila kalian kesulitan mendapatkannya maka sembelihlah domba yang jadz’ah.” (HR. Muslim)

Yang dimaksud musinnah adalah hewan yang telah mencapai usia tsaniyah atau lebih tua daripada itu. Jika usianya kurang dari tsaniyiah maka disebut jadz’ah. Usia tsaniyah untuk onta adalah onta yang telah genap berusia 5 tahun. Adapun untuk sapi adalah yang telah genap berusia dua tahun. Sedangkan untuk kambing jika telah genap berusia setahun. Sementara itu usia jadz’ah untuk kambing adalah kambing yang sudah genap berusia setengah tahun. Dengan demikian tidak sah hukumnya berqurban dengan hewan ternak yang belum memasuki usia tsaniyah untuk onta, sapi dan kambing lokal atau ukuran jadz’ah untuk domba (kibasy).

3. Hewan qurban tersebut tidak memiliki cacat yang bisa menghalangi keabsahannya.

4. Hewan yang hendak digunakan untuk berqurban merupakan milik shahibul qurban atau milik orang lain namun telah sah secara syariat (syara’) atau telah mendapatkan izin dari pemilik.

5. Hewan qurban tersebut tidak berkaitan dengan hak orang lain, sehingga tidak sah berqurban dengan hewan yang digunakan sebagai agunan hutang.

6. Penyembelihan hewan qurban dilakukan pada waktu yang telah ditentukan secara syar’i yaitu setelah shalat ‘Ied pada hari Nahr (10 Dzulhijjah) hingga tenggelamnya matahari pada hari tasyriq terakhir yaitu tanggal 13 Dzulhijjah.

Berqurban dengan kambing untuk satu keluarga?

Pahala qurban seekor kambing dapat mencakup sebuah keluarga dan ditambah dengan orang Islam lain yang dikehendaki dari luar keluarga. Berdasarkan hadits Aisyah radhiallahu ‘anha, sesungguhnya Nabi SAW memerintahkan agar dibawakan kambing kibasy bertanduk, bulu kakinya berwarna hitam, bulu di sekitar mata serta di kanan kiri lambung juga berwarna hitam. Kambing tersebut akan beliau jadikan sebagai hewan qurban. Kemudian Nabi bersabda kepada ‘Aisyah:
“Wahai Aisyah, ambilkan pisau besar!” Setelah pisau itu dibawakan, Nabi mengambilnya dan membaringkan kibasy lalu (bersiap untuk) menyembelihnya. Kemudian beliau berkata, “Dengan nama Allah, wahai Allah terimalah dari Muhammad, keluarga Muhammad dan umat Muhammad”, kemudian beliau menyembelihnya. (HR. Muslim)

Jika seseorang berqurban dengan seekor kambing –baik kambing domba maupun kambing lokal untuk dirinya dan juga keluarganya– maka pahala qurban hewan tersebut telah cukup untuk seluruh anggota keluarga yang ia niatkan, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal. Jika sekalipun orang tersebut tidak berniat apa-apa kecuali hanya untuk diri dan keluarga, maka yang tercakup dalam kata “keluarga” adalah seluruh orang yang tercakup dalam lafal ini, baik dari tinjauan etimologi ataupun makna yang biasa dipahami oleh lingkungan setempat (urf).

Nah sudah jelaskan apa itu qurban? Dan bagaimana syarat untuk berqurban?. Sebagai seorang muslim yang taat kepada Allah dan mampu untuk melaksanakan qurban alangkah baiknya kita melaksanakan qurban yang di perintahkan oleh Allah SWT.

Untuk sobat semua yang ingin melaksankan qurban kami Aqiqah Berkah siap membantu anda untuk berqurban. Kami akan memberikan layanan yang terbaik dan berkualitas untuk anda yang ingin berqurban. Sekarang tunggu apalagi !!! Segara hubungi kami Aqiqah Berkah.

Untuk Informasi Lebih lanjut Hubungi Kami :

TELPON/SMS :

0858-5344-4472

Leave a Reply

Your email address will not be published.