dalil naqli qurban

Dalil Naqli Tentang Qurban dan Aqiqah

By | Berita, Tentang Aqiqah, Tentang Qurban | No Comments

DALIL NAQLI TENTANG QURBAN DAN AQIQAH

Qurban dan Aqiqah merupakan ibadah yang dihukumi sunnah dengan mengurbankan hewan ternak yang sesuai syariat. Terdapat beberapa dasar dalil naqli mengenai qurban dan aqiqah salah satunya dalam surat Al-Kautsar ayat 2.

Lisan orang bijak ada di belakang hatinya, kalau tak bermudharat, maka dia akan bicara, tapi kalau mudharat maka dia akan diam (2)

Dalil Naqli Qurban

Dalil atau ayat dalam al-Quran yang berbicara tentang ritual qurban antara lain:

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

Artinya: “Maka laksanakanlah sholat karena Tuhanmu, dan berqurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).” (Q.S. al-Kautsar: 2).

Selain itu, dalil tentang mimpi Nabi Ibrahim a.s. ketika diperintahkan Allah swt. untuk menyembelih anak kesayangannya, Nabi Ismail a.s., namun akhirnya Allah swt. menggantinya dengan seekor domba adalah sebagai berikut:

فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْىَ قَالَ يَبُنَىَّ إِنِّى أَرَى فِى الْمَنَامِ أَنِّى أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَى, قَالَ يَاَبَتِ افْعَلْ مَاتُؤْمَرُ, سَتَجِدُنِى إِنْ شَآءَ اللهُ مِنَ الصَّبِرِيْنَ. فَلَمَّآ أَسْلَمَا وَتَلَّهُ, لِلْجَبِيْنَ. وَنَدَيْنَهُ أَنْ يَآِبْرَهِيْمُ. قَدْ صَدَّقْتَ الرُّءْيَآ, إِنَّا كَذَالِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ. إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْبَلَؤُاْ الْمُبِيْنُ. وَفَدَيْنَهُ بِذِبْحٍ عَظِيْمٍ.

Artinya: “Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata: “Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!” Dia (Ismail) menjawab: “Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu, insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.” Maka ketika keduanya telah berserah diri dan dia (Ibrahim) membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (untuk melaksanakan perintah Allah). Lalu Kami panggil dia: “Wahai Ibrahim! Sungguh, engkau telah membenarkan mimpi itu.” Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.” (Q.S. ash-Shaffat: 102 – 107).

Sementara itu, hadits yang berkaitan dengan ibadah qurban antara lain:

عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ اَنَّ رَسُوْلُ اللهِ ص.م. قَالَ: مَنْ كَانَ لَهُ سَعَةٌ وَلَمْ يُضَحِّ فَلاَ يَقْرَبَنَّ مُصّلاَّنَا ـ رواه احمد و ابن ماجة

Artinya: “Siapa yang mendapati dirinya dalam keadaan lapang, lalu ia tidak berkurban maka janganlah ia mendekati tempat sholat Id kami.” (H.R. Ahmad dan Ibnu Majah).

Lisan orang bijak ada di belakang hatinya, kalau tak bermudharat, maka dia akan bicara, tapi kalau mudharat maka dia akan diam (3)

Dalil Naqli Aqiqah

Aqiqah menurut bahasa diartikan memotong. Dinamakan aqiqah (yang dipotong), karena dipotongnya leher binatang ternak yang dikurbankan dengan penyembelihan itu. Sedangkan menurut istilah agama ialah sembelihan yang disembelih sehubungan dengan kelahiran seorang anak, baik laki laki ataupun perempuan pada hari ketujuh sejak kelahirannya dengan tujuan semata mata mencari ridha Allah swt.

“Dahulu kami dimasa jahiliyah apabila salah seorang diantara kami mempunyai anak, ia menyembelih kambing dan melumuri kepalanya dengan darah kambing itu. Maka setelah Allah mendatangkan islam, kami menyembelih kambing, mencukur atau menggundul kepala si bayi dan melumurinya dengan minyak wangi.” [HR. Abu Daud juz 3 hal 107]

Dalam sebuah riwayat, ketika Rasulullah SAW berkumpul dengan para sahabat di Masjid Nabawi, datanglah seorang sahabat untuk meminta nasehat Nabi SAW. Sahabat tersebut sedang kebingungan tentang keinginannya melaksanakan Aqiqah untuk anaknya yang kini sudah berusia 3 hari. Demikian pula untu dirinya yang kini telah berusia 32 tahun. Dorongan itu datang lantaran ia ingin menjadi seorang muslim yang total dalam melaksanakan kewajiban, anjuran dan menjauhi larangan Islam.

Mendengar keluhan sahabat yang kebingungan itu, Rasulullah tersenyum dan meminta sahabat tersebut mendekat dan duduk disebelahnya. Dengan suara yang ramah, Rasullullah memaparkan, bahwa kata Aqiqah merupakan sebuah kegiatan seorang muslim dengan kaidah sunnah (muakkad). Jika dilaksanakan akan mendatangkan pahala dari Allah SWT. Sebaliknya jika tidak dilakukan tidak bedosa.

Pelaksanaan Aqiqah hendaknya dilakukan pada hari ketujuh. Dalam pelaksanaan itu, orang tua diperintahkan menggunduli rambut bayi dan memberi nama yang baik, sebagaimana disabdakan Rasulullah saw.

كُلُّ غُلاَمٍ رَهِيْـنَـةٌ بِـعَـقِـيْقَتِهِ تُذْبَحُ عَـنْـهُ يَـوْمَ سَابِـعِـهِ وَيُـسَـمَّى فِيْـهِ وَيُـحْلَـقُ رَأْسُـهُ

“Setiap anak yang lahir tergadai aqiqahnya yang disembelih pada hari ketujuh, dan pada hari itu ia diberi nama dan digunduli rambutnya.” (Hadits Sahih Riwayat Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi, Nasa’I, Ibnu Majah, Baihaqi dan Hakim).

Hadits lain tentang Aqiqah adalah:

قَلَتْ عَائِـشَةُ : عَقَّ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الْحَـسَـنِ وَالْـحُسَيْنِ يَوْمَ السَابِـعِ

Aisyah berkata, “Rasulullah Saw pernah beraqiqah untuk Hasan dan Husein pada hari ketujuh…” (HR. Ibnu Hibban, Hakim dan Baihaqi)

Pengertian Qurban

Pengertian Qurban

By | Tentang Qurban | 2 Comments

Pengertian Qurban

Makna dan Pengertian Qurban

Pengertian Qurban

Pengertian Qurban dalam bahasa Arab adalah dekat. Sedangkan Pengertian Ibadah Qurban adalah pemotongan hewan ternak pada hari nahar dalam rangka taqorrub ila Allah (mendekatkan diri pada Allah). Ibadah qurban disebut juga “udzhiyah” artinya hewan yang disembelih  sebagai qurban. Bagi yang dikenai taklif berqurban itu adalah yang sedang menunaikan ibadah haji atau tidak. Pensyari’atan Qurban terjadi pada tahun kedua hijriyah. Perintah untuk Ibadah qurban di sampaikan oleh Allah melalaui firmannya di al-Qur’an surah  al-Kauthar, yang berbunyi, “Maka dirikanlah shalat untuk Tuhanmu dan menyembelihlah”.

Keutamaan  qurban diperjelaskan dari sebuah hadist A’isyah R.a, Rasulullah SAW  bersabda, “Sabaik-baik amal bani adam bagi Allah di hari Idul Adha  adalah menyembelih qurban. Pada hari kiamat hewan-hewan qurban tersebut menyertai bani adam dengan tanduk-tanduknya, tulang-tulang dan bulunya,  darah hewan tersebut diterima oleh Allah sebelum menetes ke bumi dan akan membersihkan mereka yang melakukannya”. (H.R. Tirmizi, Ibnu Majah).  Dalam Hadist Riwayat Anas bin Malik, Rasulullah SAW menyembelih dua ekor domba  putih bertanduk, beliau meletakkan kakinya di dekat leher hewan  tersebut lalu membaca basmalah dan bertakbir dan menyembelihnya” (H.R.  Tirmizi dll).

Pengertian Qurban