Category Archives: Tentang Aqiqah

Harga Kambing di Surabaya

By | Berita, Tentang Aqiqah, Tentang Qurban | No Comments

HARGA KAMBING DI SURABAYA

Untuk menyambut moment idul adha 2018, sejauh ini bagaimana persiapan Sahabat AB dalam rangka persiapan hewan qurban 2018 ? Apakah telah menemukan sapi qurban, domba qurban, atau kambing qurban yang sesuai dengan harapan ?

30 Harga Kambing di Sby

Idul Adha atau hari raya qurban selalu diperingati pada tanggal 10 Dzulhijjah di setiap tahunnya. Adapun perintah untuk berkurban bagi setiap muslim telah dijelaskan dalam firman Allah pada QS. Al-Kautsar (1-3) yang artinya : “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berqurbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membencimu dialah yang terputus”.

Aqiqah Berkah sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa dan produk dalam penyediaan hewan (sapi, domba, dan kambing) aqiqah maupun qurban, siap menjadi partner anda dalam mempersiapkan aqiqah dan qurban di Surabaya dan sekitarnya keluarga tercinta anda.

Adapun jenis kambing kurban yang biasa dipilih dan digunakan oleh muslim Indonesia adalah :

1. Kambing Kacang (Jawa)

Kambing jawa (lokal). Untuk ras ini, paling banyak di Indonesia dan paling mudah untuk di cari, terutama di daerah jawa timur dan jawa tengah.

2. Kambing Gibas

Kambing gibas adalah salah satu jenis kambing yang memiliki ciri-ciri khusus seperti bulunya yang panjang dan gimbal, sehingga kambing jenis ini sering juga disebut kambing gimbal. Pada umumnya, warna bulu kambing gibas yakni putih dan tubuhnya cukup besar.

3. Kambing Etawa

Kambing etawa merupakan kambing dwiguna yakni sebagai pedaging dan penghasil susu, selain itu kambing etawa juga memiliki fungsi lain yakni digunakan untuk kontes. Berdasarkan kelebihan yang dimiliki kambing etawa yakni terletak pada bobot dan tulangannya yang besar.

30 Harga Kambing di Surabaya

Kambing-kambing diatas merupakan jenis kambing yang banyak diminati oleh kaum muslim untuk melaksanakan ibadah qurban. Pemilihan terhadap jenis-jenis kambing ini, selain karena keunggulan dari masing-masing kambing juga karena persediaan di pasar yang mudah dan memadai, sehingga permintaannya relatif besar. Selanjutnya untuk menyambut Idul Adha 2018, Aqiqah Berkah kini telah menyediakan hewan qurban yaitu kambing kurban dan sapi kurban. Berikut harga hewan qurban di Surabaya yang kami sediakan untuk saudara saat ini :

A. Kambing qurban 2018 (Ready Stock)

– Jenis : Kambing / Domba Gibas
– Berat : Mulai dari 24-29 kg
– Umur : -+ 1 tahun
– Harga : Mulai dari Rp.1.850.000,-

(Untuk jenis lebih lengkap dan terupdate bisa menghubungi kontak kami)

Nilai tambah hewan qurban Aqiqah Berkah

– Syarat hewan qurban sesuai syar’i
– Umur hewan telah mencukupi (Nishab)
– Dipelihara secara baik dan tidak ber-aib
– Ternak berasal dari daerah bebas penyakit menular
– Ternak berasal dari penampungan yang jelas
– Ternak mendapatkan perlakuan yang layak

Harga kambing qurban dan sapi qurban tersebut dapat anda dapatkan melalui penawaran Paket Qurban 2018 Aqiqah Berkah. Berikut Paket Qurban 2018 yang telah kami sediakan :

1. Paket Qurban Peduli Syar’i

Pada paket qurban peduli syar’i, kami menyediakan pemesanan hewan qurban sekaligus jasa pemotongan hewan qurban secara syar’i. Untuk penyaluran daging qurban, Anda dapat memesan tempat yang dikehendaki atau yang diamanahkan seperti panti asuhan, pondok pesantren, dll sebagai tempat pembagian daging qurban. Kami menerima jasa pemesanan dari kota semarang dan sekitarnya.

2. Paket Qurban Mandiri Syar’i

Pada paket ini kami menyediakan jasa pemesanan hewan qurban syar’i dan untuk penyembelihannya dilakukan mandiri oleh orang yang akan berqurban.

Hubungi :

SMS: 085749622504
Whatsapp: +6281335680602
PinBB: 7C0B38CE

Head Office:
Jl. Raya Baron Timur No.1 Baron Nganjuk

Berkah Sidoarjo

By | Berita, Paket Aqiqah, Tentang Aqiqah | No Comments

Berkah Sidoarjo

Sahabat Aqiqah Berkah jika anda belum tau sepenuhnya mengenai aqiqah. yuk simak artikel berikut ini… dan akan di lanjutkan pembahasan ke Aqiqah Berkah Sidoarjo…

ABe

A. Pengertian Aqiqah

Aqiqah menurut syara’ berarti menyembelih kambing untuk anak pada hari ketujuh dari kelahirannya.

B. Pendapat Para Fuqaha Tentang Disyari’atkannya Aqiqah

Ada tiga pendapat para ahli fiqih dan imam mujtahid tentang disyari’atkannya aqiqah:
Pertama: Mereka yang berpendapat disunatkan dan dianjurkan, yaitu Imam Malik, penduduk Madinah, Imam Syafi’i dan sahabat-sahabatnya, Imam Ahmad, Ishaq, Abu Tsaur dan sebagian besar ahli fiqih, ilmu dan ijtihad. Mereka berargumantasi dengan hadits-hadits yang telah disebutkan. Mereka juga menolak pendapat orang-orang yang berpendapat bahwa aqiqah itu wajib dengan ungkapan sebagai berikut:

  1. Jika aqiqah itu wajib, tentu kewajibannya akan diketahui dalam ad-din. Sebab, ini merupakan tuntutan. Dan tentu Rasulullah saw, akan menjelaskan wajibnya kepada umat dengan suatu keterangan yang diperkuat dengan hujjah.
  2. Rasulullah saw, telah menggarisbawahi persoalan aqiqah ini dengan kesukaan orang yang melakukannya. Beliau bersabda:
    مَن وُلِدَ لَهُ وَلَدٌ فَاَ حَبَّ اَيُنسَكَ عَنهُ فَل يَفعَل
    “Barang siapa yang dikaruniai seorang anak, lalu ia menyukai untuk membaktikannya (mengaqiqahinya), maka hendaklah ia melalukannya”.
  3. Perbuatan Rasulullah saw, di dalam persoalan aqiqah ini tidak menunjukan hukum wajib. Tetapi menunjukan suatu anjuran.
    Kedua: Pendapat yang mengatakan bahwa aqiqah itu diwajibkan. Mereka adalah Imam Al-Hasan Al-Bashri, Al-Lits Ibnu Sa’ad dan lain-lain. Mereka berargumentasi dengan hadits yang diriwayatkan Muraidah dan Ishaq bin Ruhawiah:
    أَنَّ النَّاسَ يُعرَضُونَ يَومَ القِيَا مَةِ عَلىَ العَقِيقَةِ كَمَا يُعرَضُو نَ عَلَى الصَّلَوَا تِ الخَمسِ
    “Sesungguhnya manusia pada hari kiamat nanti akan dimintakan pertanggungjawabannya atas aqiqah, sebagaimana akan dimintai pertanggungjawabannya atas shalat-shalat lima waktu.”

Wajah istidlal-nya (pengambilan dalilnya) adalah, bahwa anak itu tidak akan dapat memberikan syafa’at kepada kedua orang tuanya sebelum di aqiqahi. Inilah yang menguatkan kewajibannya.

Ketiga, pendapat yang menolak bahwa aqiqah itu disyariatkan. Mereka adalah para ahli fiqih Hanafiyyah. Argumentasi yang dikemukakan adalah hadits yang diriwayatkan Al-Baihaqi dari Amr bin Syu’aib dari bapaknya dari kakeknya bahwa Rasulullah saw, ditanya tentang aqiqah, beliau menjawab:

كُلُّ غُلاَ مٍ مُر تَهَنٌ بِعَقِيقَتِهِ

“Aku tidak menyukai aqiqah-aqiqah.”

Mereka juga berargumentasi dengan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Abi Rafi’ ra, bahwa ketika ibu Al-Hasan bin Ali’, Fatimah ra, ingin mengaqiqahinya dengan dua biri-biri, Rasulullah saw, bersabda:

لاَ تُعَقّى وَلكِن أحلِقِى رَأسَهُ, فَتَصَدَّقِى بِوَزنِهِ مِنَ الوَرَقِ,- اَى مِنَ الفِضَّةِ- ثُمَّ وُلِدَ- ثُمَّ وُلِدَ حُسَينٌ, فَصَنَعتُ مِثلُ ذ لِكَ.

“Janganlah engkau mengaqiqahinya, tetapi cukurlah rambut kepalanya dan bersedekahlah dengan perak sebanyak berat timbangan rambutnya itu. Kemudian dilahirkanlah Husain dan ia melakukan seperti itu.”

Kebanyakan ahli fiqih, ilmu dan ijtihad, bahwa zhahir hadits-hadits yang telah disebutkan tadi menguatkan segi disunatkan dan dan dianjurkannya aqiqah.

Mereka telah menjawab hadits-hadits yang dijadikan sebagai argumentasi para ahli fiqih Hanafiyyah tentang penolakan mereka terhadap disyariatkannya aqiqah. Mereka mengatakan bahwa hadits-hadits yang dijadikan argumentasi itu tidak berarti apa-apa dan tidak sah untuk dijadikan sebagai dalil terhadap penolakan disyariatkannya aqiqah. Akan halnya Amr bin Syu’aib dari bapaknya dari kakeknya bahwa Rasulullah saw, pernah bersabda, “Aku tidak menyukai aqiqah-aqiqah”, maka siyaqu I-hadits (susunan katanya) dan sebab-sebab keluar hadits itu menunjukan bahwa aqiqah adalah sunat dan dianjurkan. Lafazh hadits itu sebenarnya adalah demikian: Rasulullah saw, ditanya tentang aqiqah. Beliau menjawab, “Aku tidak menyukai aqiqah-aqiqah”. Seakan-akan beliau tidak menyukai nama, yakni dinamakannya sesembelihan dengan aqiqah. Mereka berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami hanya bertanya tentang salah seorang diantara kami yang dikaruniai seorang anak”. Beliau bersabda, “Barang siapa diantara kamu menyukai untuk membaktikan (mengaqiqahi) anaknya, maka hendaklah ia melalukannya. Bagi anak laki-laki dua ekor kambing yang mencukupi dan bagi anak perempuan satu ekor kambing”.

Adapun istidlal mereka dengan hadits Abu Rafi’, “Janganlah engkau mengaqiqahinya, tetapi cukurlah rambut kepalanya . . .”, tidaklah menunjukan dimakruhkannya aqiqah. Sebab, Rasulullah saw, tidak suka membebani Fatimah ra, dengan aqiqah, sehingga beliau bersabda, “Janganlah engkau mengaqiqahinya . . .” dan beliau telah mengaqiqahi mereka berdua (Al-Hasan dan Al-Husain). Maka sudah cukup bagi Fatimah untuk menyajikan makanan-makanan saja. Di antara hadits-hadits yang menguatkan bahwa Rasulullah saw telah mengaqiqahi mereka berdua adalah sebagai berikut:

Abu Daud meriwayatkan dari Ayyub dari Ikrimah dari Ibnu Abbas ra:

أَ نَّ رَسُو لُ ا للّهِ صَلَّى ا للّهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ عَقَّ عَنِ ا لحُسنِ وَا لحُسَينِ كَبشًا كَبشًا.

“Bahwa sesungguhnya Rasulullah saw, telah mengaqiqahi Al-Hasan dan Al-Husain satu kambing satu kambing.”

Jarir bin Hazim telah menceritakan dari Qatadah dari Anas:

أَنَّ النَّبِىَّ صَلَّ ا للّهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ عَقَّ عَنِ ا لحَسَنِ وَا لحُسَينِ كَبشَينِ.

“Bahwa sesungguhnya Rasulullah saw, telah mengaqiqahi Al-Hasan dan Al-Husain dua kambing.”

Yahya bin Sa’id telah menceritakan dari Amirah dari Aisyah bahwasanya ia berkata:

عَقَّ رَسُولُ ا للّهِ صَلَّى ا للّهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ عَنِ الحَسَنِ وَا لحُسَينِ يَومَ ا لسّابِعِ.

“Rasulullah saw, telah mengaqiqahi Al-Hasan dan Al-Husain pada hari ketujuh (dari kelahiran mereka).”

Ringkasnya, mengaqiqahi anak itu adalah sunat dan dianjurkan. Ini menurut kebanyakan imam dan ahli fiqih. Oleh karena itu hendaklah orang tua melakukannya, jika memang memungkinkan dan mampu menghidupkan sunnah Rasulullah saw ini. Sehingga ia menerima keutamaan dan pahala dari sisi Allah swt, dapat menambah makna kasih sayang, kecintaan dan mempererat tali ikatan sosial antara kaum kerabat dan keluarga, tetangga dan handai taulan, yaitu ketika mereka menghadiri walimah aqiqah itu, sehingga rasa turut merasakan kebahagiaan atas lahir dan hadirnya sang anak. Di samping itu ia dapat mewujudkan sumbangan jaminan sosial, yaitu ketika sebagian kaum fakir miskin turut mengambil bagian di dalam aqiqah itu.

Alangkah agung dan luhurnya Islam serta dasar-dasar syariat di dalam menanamkan rasa kasih sayang dan kecintaan di dalam masyarakat, termasuk di dalam membina keadilan sosial dalam kelas-kelas masyarakat miskin.

C. Waktu Yang Dianjurkan Melaksanakan Aqiqah

Di dalam hadis Samurah disebutkan:

اَلْغُلاَمُ مُرْتَهَنٌ بِعَقِيْقَتِهِ، تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ السَّابِعِ وَ يُسَمَّى.

“Anak itu digadaikan dengan aqiqahnya. Disembelihkan (binatang) baginya pada hari ketujuh (dari kelahirannya) dan diberi nama.”

Hadis ini menunjukan, bahwa waktu yang dianjurkan untuk melaksanakan aqiqah adalah hari ketujuh dari kelahirannya. Tetapi ada pula pendapat yang menyatakan, bahwa penetapan hari ketujuh itu bukan merupakan suatu anjuran. Jika diaqiqahi pada hari keempat, kedelapan, kesepuluh atau setelah itu, maka aqiqah itu pun telah cukup.

Imam Malik berkata:
Pada lahirnya, penetapan hari ketujuh itu hanya bersifat anjuran. Sekiranya menyembelihnya pada hari keempat, kedelapan atau kesepuluh atau setelahnya, aqiqah itu telah cukup. Artinya, jika seorang bapak merasa mampu menyembelih aqiqah pada hari ketujuh, maka hal itu lebih utama, sesuai dengan perbuatan Nabi Saw. Namun jika hal itu terasa menyulitkan, maka diperbolehkan untuk melaksanakannya pada hari berapa saja sebagaimana pendapat Imam Malik.Dengan demikian , maka dalam perintah menyembelih aqiqah ini terdapat kelonggaran waktu dan kemudahan.

يُرِيْدُ اللهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلاَ يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْر

“Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.”(Al Baqarah:185)

D. Hukum Umum Yang Berkenaan dengan Aqiqah

Ada beberapa hukum umum yang berkaitan dengan masalah aqiqah yang harus diperhatikan:
a. Para ulama sepakat, bahwa semua hal yang dibolehkan di dalam aqiqah adalah juga hal yang diperbolehkan di dalam kurban. Adapun hal-hal yang diperbolehkan di dalam aqiqah adalah sebagai berikut:

  1. Hendaknya binatang itu berumur satu tahun lebih atau memasuki dua tahun, jika binatang itu biri-biri atau kambing.
  2. Hendaknya binatang sembelihan itu tidak cacat.
  3. Sapi atau kerbau, tidak sah kecuali sudah mencapai umur dua tahun dan memasuki tahun ketiga.

b. Tidak boleh kooperatif, misalnya tujuh orang bergabung untuk melaksanakan aqiqah.

c. Sebagai ganti kambing, boleh menyembelih unta atau sapi. Argumentasi orang yang membolehkan aqiqah dengan unta atau sapi adalah hadis riwayat Ibnul-Mundzir dari Nabi Saw, bahwa beliau bersabda:

مَعَ الْغُلاَمِ عَقِيْقَةٌ، فَاهْرِيْقُوْا عَنْهُ دَمًا

“Anak itu harus diaqiqahi.Maka alirkanlah darah untuknhya.”

d. Diperbolehkan mengadakan pesta aqiqah dengan mengundang orang-orang lain yang dikehendaki untuk makan bersama.

e. Dianjurkan, agar aqiqah itu disembelih atas nama anak yang dilahirkan. Diriwayatkan oleh Ibnul-Mundzir dari Aisyah ra. Bahwa Nabi Saw. Bersabda,”Sembelihan atas namanya (anak yang dilahirkan) dan ucapkanlah,’Dengan menyebut nama Allah. Ya Allah, bagi-Mulah dan kepada-Mulah kupersembahkan aqiqah si Fulan ini.”

E. Hikmah Disyariatkannya Aqiqah

  1. Aqiqah itu merupakan suatu pengorbanan yang akan mendekatkan anak kepada Allah pada awal menghirup udara kehidupan.
  2. Suatu penebusan bagi anak dari berbagai musibah dan kehancuran.
  3. Bayaran utang anak untuk memberikan syafa’at kepada orang tuanya.
  4. Sebagai media menampakkan rasa gembira dengan melaksanakan syariat islam dan bertambahnya keturunan mukmin yang akan memperbanyak umat Rasulullah Saw, pada hari kiamat.
  5. Dapat memberikan sumber jaminan sosial dan menghapus gejala kemiskinan di dalam masyarakat.

Perjalanan Aqiqah Berkah Sidoarjo dimulai sejak tahun 2008 samapai sekarang. Dari itulah Aqiqah Berkah Sidoarjo mendapatkan guru yang terbaik untuk terus berkomitmen dan meningkatkan kualitas layanan bagi konsumen dan memberikan yang terbaik tanpa terkecuali. Maka dari itu, percayakanlah aqiqah putra-putri Anda pada Aqiqah Berkah.

Paket Aqiqah Berkah : Testimoni

Lidah tidak bisa “berkata tidak” jika rasa masakannya memang enak. Dan pelanggan tidak akan penah “tidak kembali” jika layanannya sangat memuaskan. Maka dari itu, Aqiqah Berkah Sidoarjo adalah jasa catering aqiqah yang sangat memperhatikan kepuasan konsumen.

Banyak dari pelanggan kami yang kembali karena puas dengan paket aqiqah kami. Anda bisa baca beberapa testimoni pelanggan kami di bawah ini :

Deddy Ruswandhy (Accounting PT. SUB) “Alhamdulillah, Dgn Santunan Aqiqahberkah, Pelaksanaan Aqiqah putra saya menjadi berkah dengan menu yang beragam. Terima kasih.”
Erwinarti (Direktur Laboratorium Klinik Ultra Medica, Kediri) “Satenya empuk, Gulenya Lezat, Krengsengan dan Kambing Gulingnya pun OK.”

Mengapa Anda memilih Kami?

www.aqiqahberkah.com merupakan layanan Aqiqah dan Qurban via online layanan siap saji persembahan dari Badan Wakaf Zakat Infaq dan Shodaqoh Peduli Dhuafa, yang biasanya cukup disebut Peduli Dhuafa. Berawal dari Nganjuk, alhamdulillah, saat ini sudah berkembang di berbagai kota diantaranya Jombang, Kediri, Tulung Agung (mencakup Blitar dan Trenggalek), Madiun (Mencakup Ponorogo dan Magetan) dan Ngawi. Keuntungan yang anda dapatkan, antara lain :

  1. Kambing berkualitas tinggi dan telah memenuhi syarat untuk aqiqah
  2. Kambing disembelih oleh ahlinya sesuai syariat Islam (wajib dan sunnah)
  3. Kambing dapat dilihat dan dipilih langsung di kandang
  4. Kami melayani Jasa Aqiqah untuk daerah Sekarisidenan Kediri
  5. GRATIS biaya pemotongan
  6. Kambing potong sehat, baik/sesuai syariah
  7. Menu bervariatif: Sate, Gulai, Sop, Tongseng, Semur dll.
  8. Pembayaran setelah barang sampai / transfer.
  9. Siap menyalurkan kepada yang berhak: pondok pesantren, panti asuhan dan fakir miskin.

Ataas dasar itu, maka sangat layak Aqiqah Berkah Sidoarjo menjadi mitra anda (Bapak/Ibu) dalam mempersiapkan tasyakuran, aqiqah, kurban, dll. Karena :

  1. Sesuai dengan syariat islam.
  2. Manfaat : hasil aqiqah akan dipergunakan untuk pembangunan PP. Al-Ihsan dan SMP Bina Insan Mandiri.
  3. Memudahkan : anda dan keluarga besar tidak perlu repot, karena kamilah mitra yang akan membantu keperluan anda.
  4. Tepak waktu : masakan akan diantar tepat waktu sesuai keinginan pelanggan.
  5. Bersertifikat : setiap pemesanan aqiqah atau tasyakuran atau qurban, akan kita terbitkan sertifikat. Sertifikat dikeluarkan oleh Badan Wakaf Peduli Dhuafa.
  6. Bonus : setiap pemesanan 1 ekor akan mendapat bonus 50 buku risalah aqiqah atau sesuai kebutuhan pelanggan.
  7. Bisa membantu mengantar makanan ke yayasan yatim piatu, ponpes dan desa terpencil sesuai permintaan.

Paket Aqiqah Berkah Antara Lain :

  1. Paket Aqiqah Mandiri
  2. Paket Aqiqah Peduli

itulah yang dapat kami sampaikan. Jika anda membutuhkan kambing qurban, kami Aqiqah Berkah siap menjadi mitra aqiqah anda dalam pelaksanaan qurban dan aqiqah.

Informasi dan Pemesanan :

TELPON/SMS : 085853444472

 

-_-Aqiqah Berkah Siap membantu Anda dalam Qurban atau Aqiqah Anda-_-

Save

Pesanan Aqiqoh Wilayah Warujayeng

By | Berita, Paket Aqiqah, Tentang Aqiqah | No Comments

PESANAN AQIQOH WILAYAH WARUJAYENG

Aqiqah Berkah wilayah Kecamatan Tanjunganom melayani pesanan aqiqah di Warujayeng dan Desa lainnya seluruh Tanjunganom. Harga paket aqiqah yang tersedia lumayan murah dan dijamin kelezatan. Pesan segera 085853444472.

26 Aqiqoh Warujayeng

“Setiap anak yang terlahir tergadai dengan aqiqahnya, disembelih binatang pada hari ketujuh kelahirannya dan diberi nama serta dicukur rambut kepalanya” (HR Tirmidzi, Nasa’i, Ibnu Majah dan Samirah)

Layanan aqiqah Kec. Tanjunganom meliputi Desa Kedungombo, Desa Sumberkepuh, Desa Kampungbaru, Desa Wates, Desa Malangsari, Desa Getas, Desa Sonobekel, Desa Ngadirejo, Desa Banjaranyar, Desa Sidoharjo, Desa Jogomerto, Desa Kedungrejo, Desa Sambirejo, Desa Demangan, Desa Tanjunganom, Desa Warujayeng, Desa Sidomulyo, Desa Sumbermulyo, Desa Kandangan.

Layanan aqiqah terpercaya di Warujayeng salah satunya adalah Aqiqah Berkah. Beralamatkan di Jl. Raya Baron Timur No.1 Baron Nganjuk. Aqiqah Berkah berdiri sejak tahun 2008 melayani pelaksanaan aqiqah saudara muslim di berbagai wilayah. Muliakan Tetangga dan Tamu Anda dengan hantaran masakan yang lezat, bergizi dan higienis.

Aqiqah untuk anak laki-laki dan perempuan

Yang afdhol, anak laki-laki disembelihkan 2 (dua) ekor kambing, sedangkan anak perempuan 1 (satu) ekor kambing, namun ada yang membolehkan untuk anak laki-laki cukup satu ekor, terutama apabila dalam kesempitan, berdasarkan hadist yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas ra. Bahwa sesungguhnya Rasulullah SAW telah menaqiqahkan Hasan dan Husein satu kambing satu kambing.

Daging Aqiqah dapat dibagi tiga yaitu:

  1. Dimakan sendiri.
  2. Disedekahkan kepada fakir miskin.
  3. Dihadiahkan kepada jiran/tetangga, kenalan dan sebagiannya.
  4. Sebaiknya daging Aqiqah itu dimasak dahulu baru dibagikan dengan maksud untuk mempermudah orang yang dibagi. Juga boleh dimakan sendiri, namun tidak lebih dari sepertiga bagian.

Aqiqah menurut bahasa artinya mencabik dan memotong, juga sebuta rambut bayi yang baru lahir. Menurut istilah aqiqah artinya penyembelihan binatang dilakukan untuk anak yang baru lahir. Hukum aqiqah adalah sunnah muakkad bagi orang tua, kecuali bernazar maka hukumnya wajib. Pada penyembelihan aqiqah disunahkan mencukur rambut bayi pada hari ke tujuh. Untuk anak laki-laki memotong 2 ekor kambing, anak perempuan 1 ekor kambing. Daging kambing dibagi dalam keadaan sudah dimasak.

Dari salman bin ‘Amir Ad-Dhabiy, dia berkata : Rasulullah SAW bersabda : “Aqiqah dilaksanakan karena kelahiran bayi, maka sembelih hewan dan hilangkan semua gangguan darinya.” (HR Bukhari)

Untuk informasi harga catering Aqiqah Berkah di Warujayeng Tanjunganom Nganjuk atau pemesanan online, Anda dapat menghubungi langsung pada contact person :

Call : 0858 5344 4472

SMS : 0858 5344 4472

Whatsapp : 0858 5344 4472

Layanan aqiqah online 24 jam. Cara mudah pemesanan dapat menghubungi nomor tersebut diatas dengan fotmat nama anak, nama orangtua (ibu bapak), pilihan paket aqiqah, tanggal pelaksanaan, lokasi pelaksanaan. Anda akan mendapatkan informasi detail untuk tahap selanjutnya.

Harga catering aqiqah yang tersedia di Aqiqah Berkah sangat murah dan berkualitas. Aqiqah Berkah memiliki pelayanan antar GRATIS menu catering aqiqah sampai tujuan shohibul aqiqah. Dibantu dengan tenaga masak dapur Aqiqah Berkah yang handl dan berpengalaman dibidangnya, diharapkan akan mampu memenuhi kebutuhan aqiqah putera puteri Anda.

syarat qurban

Aqiqah Berkah menyediakan paket aqiqah yang sangat beragam. Beragam pilihan menu catering aqiqah bertujuan untuk memberikan keleluasaan Anda dalam memilih menu masakan sesuai keingin shohibul aqiqah. Dijamin kelezatan masakan yang Anda pilih tidak mengurangi sedikit pun totalitas Aqiqah Berkah dalam melayani Anda.

Tersedia dua jenis paket aqiqah untuk Anda di Warujayeng Tanjunganom. Aqiqah Berkah menyediakan paket aqiqah mandiri dan paket aqiqah peduli.

Hukum Aqiqoh Yatim Mandiri

By | Berita, Paket Aqiqah, Tentang Aqiqah | No Comments

HUKUM AQIQOH YATIM MANDIRI

Aqiqah merupakan suatu bentuk penebusan anak yang baru lahir dilakukan oleh kedua orangtua. Mau beraqiqah yang praktis dan sesuai syar’i untuk disalurkan kepada yatim piatu ? Ayo ikut program Aqiqah Mandiri Berbagi bersama Aqiqah Berkah. Konsultasi dan pemesanan hubungi 085853444472.

120816 Hukum Aqiqoh

Hukum Aqiqah

Sebagian ulama menyebut aqiqah dengan istilah nasikah atau dzabihah (sembelihan). Mayoritas para ulama pun sepakat menyatakan bahwa hukum aqiqah adalah sunnah muakkad, baik bagi laki-laki maupun bagi bayi perempuan. Sebuah sunnah yang sangat dianjurkan Nabi Muhammad SAW.

Mazhab Syafi’i dan mazhad Hambali yang menyatakan hukum aqiqah tergolong sunnah muakkad. Sementara menurut mazhab Hanafi, hukum aqiqah adalah mubah (tidak berdosa dan tidak pula berpahala apabila dilakukan). Sedangkan menurut mazhab Maliki, hukum aqiqah hanya bersifat anjuran.

Kalangan mazhab Syafi’i dan mazhab Hambali menyatakan aqiqah sebagai sunnah muakkad berdasarkan hadist Nabi Muhammad SAW sebagai berikut :

“setiap yang dilahirkan tergadai dengan aqiqahnya yang disembelih pada hari ketujuh dari kelahirannya dan dicukur rambutnya dan diberi nama.” (HR Ahmad dan Asbabus Sunan).

Adapun pengertian tergadai dalam hadist tersebut berlaku bagi anak yang dilahirkan, bukan untuk ornag tuanya. Maksudnya, agar sang anak terbebas dari kungkungan setan yang selalu mengganggu dan berusaha mencelakakannya (at-Thiflu wa Ahkamuhu hlm. 179)

Hukum melaksanakan aqiqah pada dasarnya adalah salah satu kegiatan untuk berbagi atau bersedekah kepada sesama melalui hewan sembelihan aqiqah baik yang masih mentah atau sudah matang. Bersedekah melalui aqiqah adalah seberat timbangan rambut bayi setara dengan perak. Bersedekah dari hasil timbangan rambut bayi setara dengan emas, itu tidak pernah disampaikan oleh Rasulullah, melainkan setara dengan perak.

Al Hafidz dalam At Talkhish Al Habiir: 4/366-367 berkata:

“Semua riwayat dalam masalah tersebut menyebutkan bahwa sedekah berat rambut bayi senilai dengan perak, tidak ada satu pun riwayat yang menyebutkan senilai emas. Berbeda dengan pendapat ar Rafi`i yang mengatakan: “Bahwa disunnahkan untuk bersedekah dari hasil timbangan rambut bayi setara dengan emas, kalau tidak maka senilai dengan perak”.

Alasan Aqiqah Mandiri Melalui Aqiqah Berkah?

Aqiqah Berkah merupakan sebuah unit usaha yang digagas oleh badan wakaf peduli dhuafa. Di Nganjuk dan Kediri badan wakaf peduli dhuafa merupakan sebuah lembaga visioner dan inspirator kemandirian, dimana karyawan yang tergabung dalam lembaga ini berkomitmen untuk mentasrufkan dana ZISWAF-nya 100% kepada orang-orang yang membutuhkan. Gaji karyawan akan diambilkan dari unit usaha yang demikiannya, diantaranya peternakan sapi,cetering aqiqah, pengelolaan hewan qurban.

120816 Hukum Aqiqah

Aqiqah Peduli / Aqiqah Berbagi (Tebar Aqiqah Berkah)

  1. Dikemas dalam benttuk walimatul aqiqah.
  2. Masakan di antar ke panti asuhan, masyarakat yang membutuhkan, pondok pesantren, desa binaan lengkap dengan nasi, kerupuk, buah dan air mineral.
  3. Shohibul aqiqah akan mendapatkan foto hewan aqiqah. Ucapan terima kasih dari wakil penerima aqiqah, laporan dan dokumentasi pelaksanaan aqiqah.
  4. Melayani Konsumen seluruh indonesia.

Jika anda akan melakukan aqiqah, segera hubungi kami. Kami akan membantu pelaksanaan aqiqah anda.

Untuk Informasi dan Pemesanan bisa Menghubungi :

WA : +6281335680602
BBM : 7C0B38CE
TELPON/SMS : 085749622504

Atau silahkan datang langsung ke alamat kami :

Head Office:

Jl. Raya Baron Timur No.1 Baron Nganjuk

Berikut ini adalah dalil-dalil yang dijadikan sebagai pegangan bahwa aqiqah disyariatkan dilaksanakan oleh umat Islam :

Dari Salman bin ‘Amir Ad-Dhabiy, dia berkata: Rasululloh bersabda: ‘Aqiqah dilaksanakan karena kelahiran bayi, maka sembelihlah hewan dan hilangkanlah semua gangguan darinya.’ [Shahih Hadits Riwayat Bukhari (5472), untuk lebih lengkapnya lihat Fathul Bari (9/590-592), dan Irwaul Ghalil (1171), Syaikh Albani]

Makna yang dimaksud menghilangkan gangguan adalah mencukur rambut bayi atau mengilangkan semua gangguan yang ada. Sedangkan dalil lain dari Fatimah adalah sebagai berikut ini :

Dari Fatimah binti Muhammad ketika melahirkan Hasan, dia berkata: Rasulullah bersabda: ‘Cukurlah rambutnya dan bersedekahlah dengan perak kepada orang miskin seberat timbangan rambutnya.’ [Sanadnya Hasan, Hadits iwayat Ahmad (6/390), Thabrani dalam ‘Mu’jamul Kabir’ 1/121/2, dan al-Baihaqi (9/304) dari Syuraiq dari Abdillah bin Muhammad bin Uqoil]

Aqiqah Berbagi

By | Berita, Paket Aqiqah, Tentang Aqiqah | No Comments

AQIQAH BERBAGI

Aqiqah merupakan bentuk penebusan anak yang baru lahir oleh kedua orangtua. Mau beraqiqah yang praktis dan sesuai syar’i ? Ayo ikut program Aqiqah Berbagi bersama Aqiqah Berkah. Konsultasi dan pemesanan hubungi 085749622504.

AQIQAH

Aqiqah memiliki hukum sunnah untuk dilaksanakan umat muslim yang memiliki bayi baru lahir. Disembelihkan untuknya dua ekor kambing bila yang lahir bayi laki-laki dan seorang bayi perempuan disembelihkan seekor kambing saja. Penyembelihan aqiqah afdhal dilaksanakan di hari ketujuh kelahirannya, dan saat itu di cukur rambut bayi serat diberi nama yang baik lalu bersedekah seberat timbangan rambut bayi.

Hukum melaksanakan aqiqah pada dasarnya adalah salah satu kegiatan untuk berbagi atau bersedekah kepada sesama melalui hewan sembelihan aqiqah baik yang masih mentah atau sudah matang. Bersedekah melalui aqiqah adalah seberat timbangan rambut bayi setara dengan perak. Bersedekah dari hasil timbangan rambut bayi setara dengan emas, itu tidak pernah disampaikan oleh Rasulullah, melainkan setara dengan perak.

Al Hafidz dalam At Talkhish Al Habiir: 4/366-367 berkata:

“Semua riwayat dalam masalah tersebut menyebutkan bahwa sedekah berat rambut bayi senilai dengan perak, tidak ada satu pun riwayat yang menyebutkan senilai emas. Berbeda dengan pendapat ar Rafi`i yang mengatakan: “Bahwa disunnahkan untuk bersedekah dari hasil timbangan rambut bayi setara dengan emas, kalau tidak maka senilai dengan perak”.

Alasan Aqiqah Berbagi Lewat Aqiqah Berkah?

Aqiqah Berkah merupakan sebuah unit usaha yang digagas oleh badan wakaf peduli dhuafa. Di nganjuk dan Kediri badan wakaf peduli dhuafa merupakan sebuah lembaga visioner dan inspirator kemandirian, dimana karyawan yang tergabung dalam lembaga ini berkomitmen untuk mentasrufkan dana ZISWAF-nya 100% kepada orang-orang yang membutuhkan. Gaji karyawan akan diambilkan dari unit usaha yang demikiannya, diantaranya peternakan sapi,cetering aqiqah, pengelolaan hewan qurban.

Aqiqah Peduli / Aqiqah Berbagi (Tebar Aqiqah Berkah)

  1. Dikemas dalam benttuk walimatul aqiqah.
  2. Masakan di antar ke panti asuhan, masyarakat yang membutuhkan, pondok pesantren, desa binaan lengkap dengan nasi, kerupuk, buah dan air mineral.
  3. Shohibul aqiqah akan mendapatkan foto hewan aqiqah. Ucapan terima kasih dari wakil penerima aqiqah, laporan dan dokumentasi pelaksanaan aqiqah.
  4. Melayani Konsumen seluruh indonesia.

Jika anda akan melakukan aqiqah, segera hubungi kami. Kami akan membantu pelaksanaan aqiqah anda.

Untuk Informasi dan Pemesanan bisa Menghubungi :

WA : +6281335680602

BBM : 7C0B38CE

TELPON/SMS : 085749622504

Atau silahkan datang langsung ke alamat kami :

Head Office:
Jl. Raya Baron Timur No.1 Baron Nganjuk

Berikut ini adalah dalil-dalil yang dijadikan sebagai pegangan bahwa aqiqah disyariatkan dilaksanakan oleh umat Islam :

Dari Salman bin ‘Amir Ad-Dhabiy, dia berkata: Rasululloh bersabda: ‘Aqiqah dilaksanakan karena kelahiran bayi, maka sembelihlah hewan dan hilangkanlah semua gangguan darinya.’ [Shahih Hadits Riwayat Bukhari (5472), untuk lebih lengkapnya lihat Fathul Bari (9/590-592), dan Irwaul Ghalil (1171), Syaikh Albani]

Makna yang dimaksud menghilangkan gangguan adalah mencukur rambut bayi atau mengilangkan semua gangguan yang ada. Sedangkan dalil lain dari Fatimah adalah sebagai berikut ini :

Dari Fatimah binti Muhammad ketika melahirkan Hasan, dia berkata: Rasulullah bersabda: ‘Cukurlah rambutnya dan bersedekahlah dengan perak kepada orang miskin seberat timbangan rambutnya.’ [Sanadnya Hasan, Hadits iwayat Ahmad (6/390), Thabrani dalam ‘Mu’jamul Kabir’ 1/121/2, dan al-Baihaqi (9/304) dari Syuraiq dari Abdillah bin Muhammad bin Uqoil]

Dari dalil-dalil yang diterangkan di atas maka dapat diambil hukum-hukum seputar aqiqah dan hal ini dicontohkan oleh Rasulullah para sahabat serta para ulama salafus sholih. Seorang muslim sepatutnya mengaqiqahkan bayinya pada hari ketujuh, jika tidak mampu melaksanakan aqiqah pada hari ketujuh, maka terlepaslah kewajibannya. Tidak ada dosa baginya, karena hukum aqiqah itu sendiri adalah sunah.

Dalil Naqli Tentang Qurban dan Aqiqah

By | Berita, Tentang Aqiqah, Tentang Qurban | No Comments

DALIL NAQLI TENTANG QURBAN DAN AQIQAH

Qurban dan Aqiqah merupakan ibadah yang dihukumi sunnah dengan mengurbankan hewan ternak yang sesuai syariat. Terdapat beberapa dasar dalil naqli mengenai qurban dan aqiqah salah satunya dalam surat Al-Kautsar ayat 2.

Lisan orang bijak ada di belakang hatinya, kalau tak bermudharat, maka dia akan bicara, tapi kalau mudharat maka dia akan diam (2)

Dalil Naqli Qurban

Dalil atau ayat dalam al-Quran yang berbicara tentang ritual qurban antara lain:

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

Artinya: “Maka laksanakanlah sholat karena Tuhanmu, dan berqurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).” (Q.S. al-Kautsar: 2).

Selain itu, dalil tentang mimpi Nabi Ibrahim a.s. ketika diperintahkan Allah swt. untuk menyembelih anak kesayangannya, Nabi Ismail a.s., namun akhirnya Allah swt. menggantinya dengan seekor domba adalah sebagai berikut:

فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْىَ قَالَ يَبُنَىَّ إِنِّى أَرَى فِى الْمَنَامِ أَنِّى أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَى, قَالَ يَاَبَتِ افْعَلْ مَاتُؤْمَرُ, سَتَجِدُنِى إِنْ شَآءَ اللهُ مِنَ الصَّبِرِيْنَ. فَلَمَّآ أَسْلَمَا وَتَلَّهُ, لِلْجَبِيْنَ. وَنَدَيْنَهُ أَنْ يَآِبْرَهِيْمُ. قَدْ صَدَّقْتَ الرُّءْيَآ, إِنَّا كَذَالِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ. إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْبَلَؤُاْ الْمُبِيْنُ. وَفَدَيْنَهُ بِذِبْحٍ عَظِيْمٍ.

Artinya: “Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata: “Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!” Dia (Ismail) menjawab: “Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu, insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.” Maka ketika keduanya telah berserah diri dan dia (Ibrahim) membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (untuk melaksanakan perintah Allah). Lalu Kami panggil dia: “Wahai Ibrahim! Sungguh, engkau telah membenarkan mimpi itu.” Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.” (Q.S. ash-Shaffat: 102 – 107).

Sementara itu, hadits yang berkaitan dengan ibadah qurban antara lain:

عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ اَنَّ رَسُوْلُ اللهِ ص.م. قَالَ: مَنْ كَانَ لَهُ سَعَةٌ وَلَمْ يُضَحِّ فَلاَ يَقْرَبَنَّ مُصّلاَّنَا ـ رواه احمد و ابن ماجة

Artinya: “Siapa yang mendapati dirinya dalam keadaan lapang, lalu ia tidak berkurban maka janganlah ia mendekati tempat sholat Id kami.” (H.R. Ahmad dan Ibnu Majah).

Lisan orang bijak ada di belakang hatinya, kalau tak bermudharat, maka dia akan bicara, tapi kalau mudharat maka dia akan diam (3)

Dalil Naqli Aqiqah

Aqiqah menurut bahasa diartikan memotong. Dinamakan aqiqah (yang dipotong), karena dipotongnya leher binatang ternak yang dikurbankan dengan penyembelihan itu. Sedangkan menurut istilah agama ialah sembelihan yang disembelih sehubungan dengan kelahiran seorang anak, baik laki laki ataupun perempuan pada hari ketujuh sejak kelahirannya dengan tujuan semata mata mencari ridha Allah swt.

“Dahulu kami dimasa jahiliyah apabila salah seorang diantara kami mempunyai anak, ia menyembelih kambing dan melumuri kepalanya dengan darah kambing itu. Maka setelah Allah mendatangkan islam, kami menyembelih kambing, mencukur atau menggundul kepala si bayi dan melumurinya dengan minyak wangi.” [HR. Abu Daud juz 3 hal 107]

Dalam sebuah riwayat, ketika Rasulullah SAW berkumpul dengan para sahabat di Masjid Nabawi, datanglah seorang sahabat untuk meminta nasehat Nabi SAW. Sahabat tersebut sedang kebingungan tentang keinginannya melaksanakan Aqiqah untuk anaknya yang kini sudah berusia 3 hari. Demikian pula untu dirinya yang kini telah berusia 32 tahun. Dorongan itu datang lantaran ia ingin menjadi seorang muslim yang total dalam melaksanakan kewajiban, anjuran dan menjauhi larangan Islam.

Mendengar keluhan sahabat yang kebingungan itu, Rasulullah tersenyum dan meminta sahabat tersebut mendekat dan duduk disebelahnya. Dengan suara yang ramah, Rasullullah memaparkan, bahwa kata Aqiqah merupakan sebuah kegiatan seorang muslim dengan kaidah sunnah (muakkad). Jika dilaksanakan akan mendatangkan pahala dari Allah SWT. Sebaliknya jika tidak dilakukan tidak bedosa.

Pelaksanaan Aqiqah hendaknya dilakukan pada hari ketujuh. Dalam pelaksanaan itu, orang tua diperintahkan menggunduli rambut bayi dan memberi nama yang baik, sebagaimana disabdakan Rasulullah saw.

كُلُّ غُلاَمٍ رَهِيْـنَـةٌ بِـعَـقِـيْقَتِهِ تُذْبَحُ عَـنْـهُ يَـوْمَ سَابِـعِـهِ وَيُـسَـمَّى فِيْـهِ وَيُـحْلَـقُ رَأْسُـهُ

“Setiap anak yang lahir tergadai aqiqahnya yang disembelih pada hari ketujuh, dan pada hari itu ia diberi nama dan digunduli rambutnya.” (Hadits Sahih Riwayat Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi, Nasa’I, Ibnu Majah, Baihaqi dan Hakim).

Hadits lain tentang Aqiqah adalah:

قَلَتْ عَائِـشَةُ : عَقَّ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الْحَـسَـنِ وَالْـحُسَيْنِ يَوْمَ السَابِـعِ

Aisyah berkata, “Rasulullah Saw pernah beraqiqah untuk Hasan dan Husein pada hari ketujuh…” (HR. Ibnu Hibban, Hakim dan Baihaqi)

Aturan Aqikah

By | Berita, Tentang Aqiqah | No Comments

ATURAN AQIKAH

Aqiqah dihukumi sunnah muakadah oleh sebagian besar ulama fiqih. Terdapat beberapa urutan dalam pelaksanaan aqiqah. Aqiqah adalah penyembelihan domba/kambing untuk bayi yang dilahirkan pada hari ke 7, 14, atau 21. Jumlahnya 2 ekor untuk bayi laki-laki dan 1 ekor untuk bayi perempuan.

Lisan orang bijak ada di belakang hatinya, kalau tak bermudharat, maka dia akan bicara, tapi kalau mudharat maka dia akan diam (4)

Pengertian Aqiqah

Aqiqah menurut bahasa artinya memotong. Asal dinamakan aqiqah karena dipotongnya leher binatang dengan penyembelihan tersebut. Ada pula yang mengatakan bahwa aqiqah adalah nama bagi hewan yang disembelih. Ada juga yang mengatakan bahwa aqiqah itu asalnya rambut yang terdapat pada kepala sang bayi ketika dia keluar dari rahim sang ibu, rambut ini disebut aqiqah karena ia mesti dicukur.

Jumlah Hewan Aqiqah

Jumlah hewan aqiqah minimal adalah satu ekor baik untuk laki-laki atau pun untuk perempuan, sebagaimana perkataan Ibnu Abbas ra: “Sesungguh-nya Nabi SAW mengaqiqahi Hasan dan Husain satu domba satu domba.” (Hadits shahih riwayat Abu Dawud dan Ibnu Al Jarud)

Namun yang lebih utama adalah 2 ekor kambing untuk anak laki-laki dan 1 ekor kambing untuk anak perempuan berdasarkan hadits-hadits berikut ini:

Ummu Kurz Al Ka’biyyah berkata, yang artinya: “Nabi SAW memerintahkan agar dsembelihkan aqiqah dari anak laki-laki dua ekor domba dan dari anak perempuan satu ekor.” (Hadits sanadnya shahih riwayat Imam Ahmad dan Ashhabus Sunan)

Dari Aisyah ra berkata, yang artinya: “Nabi SAW memerintahkan mereka agar disembelihkan aqiqah dari anak laki-laki dua ekor domba yang sepadan dan dari anak perempuan satu ekor.” (Shahih riwayat At Tirmidzi)

Adapun tatacara mengenai aqiqah dapat dirangkum sebagai berikut ini :

Dilakukan penyembelihan hewan ternak berupa kambing atau domba dengan ketentuan, anak laki-laki 2 ekor kambing dan anak perempuan seekor kambing. Daging sembelihan aqiqah dibagikan (diupayakan) dalam keadaan matang / sudah dimasak. Dicukur rambut kepala sang bayi di waktu pelaksanaan aqiqah dan diberi nama yang baik sesuai ajaran Islam.

Pemberian nama yang baik untuk anak-anak menjadi salah satu kewajiban orang tua. Di antara nama-nama yang baik yang layak diberikan adalah nama nabi penghulu jaman yaitu Muhammad. Sebagaimana sabda beliau : Dari Jabir Ra dari Nabi SAW beliau bersabda: “Namailah dengan namaku dan janganlah engkau menggunakan kunyahku”. (HR. Bukhori 2014 dan Muslim 2133)

Lisan orang bijak ada di belakang hatinya, kalau tak bermudharat, maka dia akan bicara, tapi kalau mudharat maka dia akan diam (5)

Doa Bayi Baru Lahir

Innii u’iidzuka bikalimaatillaahit taammati min kulli syaythaanin wa haammatin wamin kulli ‘aynin laammatin

Artinya : Aku berlindung untuk anak ini dengan kalimat Allah Yang Sempurna dari segala gangguan syaitan dan gangguan binatang serta gangguan sorotan mata yang dapat membawa akibat buruk bagi apa yang dilihatnya. (HR. Bukhari)

Hikmah Aqiqah

Aqiqah Menurut Syaikh Abdullah nashih Ulwan dalam kitab Tarbiyatul Aulad Fil Islam sebagaimana dilansir di sebuah situs memiliki beberapa hikmah diantaranya :

  1. Menghidupkan sunnah Nabi Muhammad SAW dalam meneladani Nabiyyullah Ibrahim AS tatkala Allah SWT menebus putra Ibrahim yang tercinta Ismail AS.
  2. Dalam aqiqah ini mengandung unsur perlindungan dari syaitan yang dapat mengganggu anak yang terlahir itu, dan ini sesuai dengan makna hadits, yang artinya: “Setiap anak itu tergadai dengan aqiqahnya.” [3]. Sehingga Anak yang telah ditunaikan aqiqahnya insya Allah lebih terlindung dari gangguan syaithan yang sering mengganggu anak-anak. Hal inilah yang dimaksud oleh Al Imam Ibunu Al Qayyim Al Jauziyah “bahwa lepasnya dia dari syaithan tergadai oleh aqiqahnya”.
  3. Aqiqah merupakan tebusan hutang anak untuk memberikan syafaat bagi kedua orang tuanya kelak pada hari perhitungan. Sebagaimana Imam Ahmad mengatakan: “Dia tergadai dari memberikan Syafaat bagi kedua orang tuanya (dengan aqiqahnya)”.
  4. Merupakan bentuk taqarrub (pendekatan diri) kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala sekaligus sebagai wujud rasa syukur atas karunia yang dianugerahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan lahirnya sang anak.
  5. Aqiqah sebagai sarana menampakkan rasa gembira dalam melaksanakan syari’at Islam & bertambahnya keturunan mukmin yang akan memperbanyak umat Rasulullah SAW pada hari kiamat.
  6. Aqiqah memperkuat ukhuwah (persaudaraan) diantara masyarakat.

Harga Kambing Untuk Aqiqah 2018

By | Berita, Paket Aqiqah, Tentang Aqiqah | No Comments

HARGA KAMBING UNTUK AQIQAH 2018

Informasi harga kambing untuk aqiqah tahun 2018 dapat Anda peroleh dengan menghubungi nomor 085853444472. Anda juga dapat memesan kambing untuk aqiqah 2018 pada kami, Pusat qurban dan aqiqah akan senantiasa membantu dalam kelancaran ibadah aqiqah.

5 Harga Kambing Aqiqah 2018 (1)

Perintah ibadah aqiqah merupakan penyembelihan hewan ternak di hari ketujuh sejak kelahiran anak. Aqiqah merupakan transliterasi dari bahasa arab yang berarti memutus dan melubangi. Ada pula beberapa ulama yang mengatakan bahwa aqiqah adalah nama bagi hewan yang disembelih.

Secara syariat, makna aqiqah adalah hewan yang disembelih untuk menebus bayi yang dilahirkan. Menurut pendapat mayoritas ulama, aqiqah hukumnya sunnah muakad bagi penanggung nafkah bayi. Rasullullah bersabda :

“Semua anak bayi tergadaikan dengan aqiqahnya yang pada hari ketujuhnya disembelih hewan (kambing), diberi nama dan dicukur rambutnya”. (HR Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i, Ibnu Majah, Ahmad).

Ketentuan Hewan Aqiqah

Berapa jumlah kambing aqiqah yang harus disembelih ? Sahabat Aqiqah Berkah yang dirahmati Allah, Rasulullah SAW dalam haditsnya memberikan penjelasan bahwa untuk anak atau bayi laki-laki disembelihkan dua ekor kambing. Sedangkan untuk anak perempuan dengan menyembelih seekor kambing. Untuk lebih menyempurnakan aqiqah dan meminimalisir budget, update harga kambing aqiqah murah 2018 atau pesan segera.

Berikut ini adalah sabda Rasulullah yang menjelaskan mengenai ketentuan jumlah kambing aqiqah :

“Bagi anak laki-laki disembelihkan dua ekor kambing dan bagi anak perempuan disembelihkan satu ekor kambing, dan tidak akan membahayakan kamu sekalian apakah (sembelihan itu) jantan atau betina”. (Riwayat Imam Tirmidzi dan Ahmad)

Dari penjelasan hadits diatas dapat memberikan informasi atau pengetahuan pada kita, bahwa kambing sembelihan aqiqah tidak diwajibkan berjenis kelamin jantan. Dan tidak diharamkan pula untuk menyembelih kambing aqiqah berjenis kelamin betina. Maka ketika akan beraqiqah tidak perlu khawatir budget mahal, karena harga kambing aqiqah murah banyak tersedia di outlet-outlet jasa aqiqah seperti pada Aqiqah Berkah.

Untuk update informasi harga kambing aqiqah 2018, berikut ini kisaran harga kambing sementara yang dapat Anda jadikan gambaran :

  1. Kambing kacang betina umur 3-5 bulan berkisar antara Rp 800.000,-
  2. Kambing kacang betina anakan Umur 6 – 7 bulan berkisar antara Rp 1.300.00,-
  3. Kambing kacang betina Umur 8 – 12 bulan berkisar antara Rp 1.800.000,-
  4. Kambing kacang Betina Umur 1 – 2 tahun berkisar antara Rp 2.300.000,-
  5. Kambing kacang Jantan anakan Umur 3 – 5 bulan berkisar antara Rp 1.000.000,-
  6. Kambing kacang jantan anakan umur 6 – 7 bulan berkisar antara Rp 1.600.000,-
  7. Kambing kacang jantan Umur 8 – 12 bulan berkisar antara Rp 2.300.000,-
  8. Kambing kacang jantan umur 1 – 2 tahun berkisar antara Rp 2.600.000,-

5 Harga Kambing Aqiqah 2018 (2)

Pemesanan kambing aqiqah 2018 dapat dilakukan sekarang juga dengan menghubungi nomor layanan jasa Aqiqah Berkah :

SMS / Telp : 0857 4962 2504

Whatsapp : +6281 335 680 602

Pin BB : 7C0B38CE

Jasa layanan kami sangat recomended buat Anda yang sibuk dengan jurusan kerja namun ingin tetap melaksanakan ibadah aqiqah anak sebagai penebusan. Jasa layanan Aqiqah Berkah akan membantu memenuhi kambing aqiqah maupun paket aqiqah untuk acara Anda.

Selain menyediakan kambing untuk aqiqah 2018, kami juga menyediakan pula kambing qurban dan sapi qurban. Harga kambing untuk aqiqah 2018 yang ada pada Aqiqah Berkah sangatlah murah. Kambing yang tersedia jenis gibas dengan berat 24-29 Kg, harga kambing aqiqah Rp 1.850.000,- Untuk lebih detailnya bisa langsung menghubungi customer service kami.

Hukum Aqiqah dan Korban

By | Berita, Tentang Aqiqah, Tentang Qurban | No Comments

HUKUM AQIQAH DAN KORBAN

Aqiqah dan korban adalah ibadah sunnah yang disukai Allah. Aqiqah dan korban berbeda dalam pengertian dan juga waktu pelaksanaan, namun pada hakikatnya kedua ibadah sunnah ini ditandai dengan penyembelihan binatang ternak.

28 Hukum Aqiqah dan Korban (1)

HUKUM AQIQAH

Akikah (bahasa Arab: عقيقة, transliterasi: Aqiqah yang artinya memutus dan melubangi. Ada yang mengatakan pula bahwa akikah adalah nama bagi hewan yang disembelih, dinamakan demikian karena lehernya dipotong. Dan dikatakan juga bahwa akikah merupakan rambut yang dibawa si bayi ketika lahir. Adapun maknanya secara syari’at adalah hewan yang disembelih untuk menebus bayi yang dilahirkan.

Aqiqah adalah menyembelih hewan pada hari ketujuh dari hari kelahiran anak (anak laki-laki atau anak perempuan). Hukum aqiqah merupakan sunat bagi orang yang wajib menanggung nafkah anak.

Dari Samurah bin Jundab dia berkata : Rasulullah bersabda : “Semua anak bayi tergadaikan dengan aqiqahnya yang pada hari ketujuhnya disembelih hewan (kambing), diberi nama dan dicukur rambutnya.” [HR Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i, Ibnu Majah, Ahmad]

Secara umum hukum aqiqah atau pelaksanaan aqiqah dibebankan kepada ayah dari anak yang baru dilahirkan. Karena ayah adalah penanggung nafkah bagi anak. Secara hukum aqiqah adalah sunnah muakkad sebagaimana hadist tersebut di atas.

Hukum aqiqah menurut sebagian ulama adalah sunnah. Namun ada beberapa pula yang mewajibkan maupun tidak sepakat dengan adanya aqiqah. Berikut penjelasan hukum aqiqah menurut para ahli fiqih :

  1. Hukumnya sunnah. Ulama yang berpendapat demikian diantaranya Imam Malik, ulama madinah, Imam Syafi’i beserta pengikutnya, Imam Ahmad, Ishaq, Abu Tsur dan sebagian besar ulama fiqih dan ijtihad.
  2. Hukumnya wajib. Ulama yang berpendapat demikian adalah Imam Hasa al-Bashri, al-Laits ibn Sa’ad dan lainnya. Dalil yang mendasari pemikiran tersebut adalah hadits yang diriwayatkan oleh al-Hasan dari Samurah ibn Jundab dari Nabi SAW beliau bersabda, “Setiap anak itu tergadai dengan aqiqahnya”.
  3. Hukum yang ketiga adalah pendapat yang mengingkari disyariatkannya Aqiqah. Ulama yang berpendapat demikian adalah ulama penganut Madzhab Hanafi.

Imam Asy Syafi’i mensyaratkan bahwa yang dianjurkan aqiqah adalah orang yang mampu. Aqiqah menjadi tanggung jawab ayah sebagai karena penanggung nafkah anak (seperti penjelasan diatas). Namun hal ini tidak bermaksud untuk membebani.

Mengenai waktu pelaksanaan aqiqah, sebagian ulama membolehkan pelaksanaan sebelum hari ketujuh. Inilah pendapat mayoritas ’ulama. Sebagian ulama lainnya berpendapat bahwa ’aqiqah itu dilaksanakan pada hari ketujuh, namun jika tidak dilakukan (pada hari itu) maka boleh dilakukan pada hari ke-14 (empatbelas) atau ke-21 (duapuluh satu).

Pendapat lainnya dari para ulama mengenai waktu aqiqah bahwa ’aqiqah itu boleh dilakukan setelah dewasa (yaitu ia mengaqiqahi dirinya sendiri) setelah ia mempunyai kemampuan (tidak dibatasi oleh hari-hari tertentu, walau mereka tetap berpendapat tentang sunnahnya hari ketujuh). Sebagian ulama yang lain berpendapat bahwa pelaksanaan ’aqiqah hanyalah pada hari ketujuh kelahiran.

28 Hukum Aqiqah dan Korban

HUKUM KORBAN

Perintah qurban disampaikan Allah melalui firman dalam Al-Quran surat Al Kautsar yang artinya sebagai berikut ini :

“Sesungguhnya kami telah memberikan kamu kebijakan yang banyak, maka kerjakanlah shalat karena Tuhanmu dan sembelihlah qurban.” (QS. Al-Kautsar : 1-2)

Hukum ibadah qurban adalah sunnah muakadah atau sunnah yang penting dilaksanakan. Waktu pelaksanaan qurban adalah di tanggal 10 Dzulhijjah, 11, 12, dan 13 Dzulhijjah atau disebut dengan hari tasyrik dengan niat untuk beribadah kepada Allah SWT. Dilaksanakan mulai dari matahari sejarak tombak setelah idul adha tanggal 10 Dzulhijjah sampai dengan matahari terbenam pada tanggal 13 Dzulhijjah.

Pengertian qurban dalam istilah bahasa arab adalah dekat. Sedangkan pengertian qurban menurut istilah adalah pemotongan atau penyembelihan hewan ternak pada hari Idul Adha dan hari tasyrik dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah.