Category Archives: Tentang Qurban

Kambing Qurban Murah Jakarta

By | Artikel, Tentang Qurban | No Comments

Kambing Qurban Murah Jakarta

Halo sahabat Aqiqah Berkah yang di rahmati oleh Allah SWT. Gimana kabarnya hari ini?baik apa engga?pasti baik kan.:-) Nah kali ini kami mau mengulas mengenai Kambing Murah Kota Malang. Kalau bahas masalah jual kambing sih, Aqiqah Berkah pati solusinya. 😉 tapi sebelumnya kita ulas dulu mengenai Beberapa Permasalahan Seputar Qurban terlebih dahulu. yukkk di baca sahabat…

Beberapa Permasalahan Seputar Qurban

A. Kepanitiaan Qurban

Kepanitian qurban pada saat ini sangat diperlukan dalam rangka efektivitas dan efesiensi pelaksanaan ibadah qurban, dan kedudukannya sebagai orang yang membantu pelaksanaan ibadah qurban dan berbeda kedudukannya dengan amil zakat. Hal ini didasarkan pada beberapa hadis yang menjelaskan pelaksanaan qurban Rasulullah, diantaranya;
Sungguh Ali bin Abi Thalib menceritakan bahwa Nabi saw. Memerintahkan Ali agar ia melaksanakan qurban dan memerintahkan pula agar ia membagikan semuanya dagingnya, kulitnya dan pakaiannya dan beliaupun agar tidak memberikan sedikitpun dari hewan qurban dalam pekerjaan jagal. (HR. al-Bukhari)

Sungguh Ali bin Abi Thalib menceritakan bahwa Nabiyullah saw. memerintahkan agar ia melaksanakan qurban Nabi dan memerintahkan pula agar ia membagikan semuanya dagingnya, kulitnya dan pakaiannya pada orang-orang miskin dan beliaupun agar tidak memberikan sedikitpun dari hewan qurban dalam pekerjaan jagal.(HR. Muslim)

Dengan demikian, baik dalam al-Qur’an maupun al-Hadis tidak ada satupun yang menjelaskan adanya orang yang ditugasi untuk menjadi pengurus dalam pelaksanaan qurban (panitia qurban). Kendatipun demikian, untuk kelancaran (efektifitas dan efesiensi) pelaksanaan qurban dipandang perlung adanya semacam kepanitian.

Kalimat “ yaquumu ‘ala ” yang terdapat dalam kedua hadis di atas mengandung arti “membantu”. Dari kedua hadis tersebut dapat dipahami bahwa Ali diminta oleh Nabi saw agar ia membantu Nabi dalam pelaksanaan qurban dan pembagiannya. Dengan demikian, dalam masalah “keanitiaan qurban” dapat dipahami sebagai berikut;

  1. Tugas dari panitia qurban adalah membantu shahibul qurban
  2. Fungsi panitia qurban untuk memudahkan penyelenggaraan qurban
  3. Panitia tidak boleh mengambilkan upah penyembelih dari hewan qurban, namun dapat membebankan kepada shahibul qurban dengan cara musyawarah atau mengambil dari sumber lain. Hal ini berdasarkan hadis riwayat Ali sebagai berikut:
    Ali Ra. ia berkata; Rasulullah saw. telah memerintahkan kepadaku agar membantu dalam pelaksanaan qurban untanya dan agar membagikan kulit dan pakaiannya dan beliaupun memerintahkan kepadaku agar aku tidak memberikan sedikitpun dari hewan qurban kepada jagal. Ia (Ali) berkata: Kami memberikan upah (jagal) dari harta kami . (HR. Abu Dawud)

B. Masalah qurban untuk (atas nama) orang yang sudah meninggal dunia

Qurban untuk (atas nama) orang yang sudah meninggal dunia tidak boleh. Hal ini didasarkan kepada beberapa dalil diantaranya;
Artinya: (yaitu) bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. dan bahwasanya seorang manusia tidak memperoleh selain apa yang telah diusahakannya. QS an-Najm (53): 38-39.
Kecuali karena;
a. Adanya nadzar semasa hidupnya
b. Adanya wasiat dari orang yang meninggal dunia

Apabila seorang pada saat masih hidup bernadzar akan menyembelih qurban, akan tetapi sebelum qurban itu ditunaikan ia sudah terlebih dahulu meninggal dunia, maka ahli warisnya boleh untuk menunaikan qurban yang merupakan nadzar darinya. Hal ini karena nadzar apabila belum ditunaikan sama saja dengan hutang yang belum dibayar. Jika hutang itu harus dibayar dan pembayaran hutang itu diambil dari harta yang ditinggalkannya, maka demikian pula hanya dengan nadzar. Mempersamakan nadzar dengan hutang ini didasarkan pada Hadits Nabi saw yang diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas:
Dari Ibnu ‘Abbas ra.: Sesungguhnya seorang perempuan datang kepada Nabi saw seraya berkata: “Sesungguhnya ibuku telah bernadzar untuk menunaikan haji, tetapi sebelum sempat menunaikan nadzar hajinya itu, ia terlebih dahulu meninggal dunia. Apakah saya hars menunaikan haji itu untuknya?” Nabi saw menjawab: “Ya, kerjakanlah haji itu untuk ibumu. Bukankah kalau ibumu mempunyai hutang engkau wajib membayarnya? Tunaikan hak-hak Allah sesungguhnya Allah lebih berhak untuk ditunaikan hak-hak-Nya ”. (HR. Bukhari).

Hadits tersebut dengan tegas mempersamakan nadzar dengan hutang dari segi keduanya sama-sama harus dibayar, bahkan nadzar itu adalah merupakan hutang kepada Allah yang pemenuhannya harus lebih diutamakan. Mengenai hal yang sama terdapat pula dalam Hadits-Hadits yang lalu, misalnya Hadits riwayat Ahmad dari Ibnu ‘Abbas:
Diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas ia berkata: Seorang perempuan belayar di laut, lalu ia bernadzar akan menunaikan puasa sebelum, kamudian ia meninggal dunia sebelum menunaikan puasa itu. Saudara perempuan dari perempuan yang meninggal itu datang menghadap Nabi saw dan memberitahukan kejadian itu kepada Nabi saw, kemudian Nabi saw memerintahkan kepada saudara perempuan itu dari perempuan yang meninggal dunia itu untuk menunaikan puasa untuk perempuan yang meninggal dunia itu. (HR. Ahmad).

Hadits yang lebih umum lagi yang menjelaskan hal yang sama adalah Hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari Ibnu ‘Abbas:
Diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas: Sesungguhnya Sa’ad bin ‘Ubadah telah meminta fatwa kepada Rasulullah saw, nadzar ibunya yang telah meninggal dan belum sempat ditunaikannya. Rasulullah saw menjawab (memberi fatwa) “Tunaikanlah nadzar itu untuk ibumu . (HR. Ibnu Majah).

Berdasarkan hadits-hadits tersebut di atas, jelaslah bahwa nadzar yang belum sempat ditunaikan karena terlebih dahulu meninggal dunia, harus ditunaikan oleh keluarganya. Jika qurban itu merupakan nadzar dari seseorang, maka qurban itu harus ditunaikan oleh ahli warisnya dengan mengambil dari harta peninggalannya.

Bernadzar untuk berbuat kebajikan, menaati Allah atau menunaikan perintah Allah, harus dilaksanakan, artinya nadzar tersebut hukumnya sah. Sebaliknya, nadzar untuk mengerjakan maksiat melakukan perbuatan yang dilarang Allah harus ditinggalkan atau tidak boleh dilaksanakan: artinya nadzar tersebut hukumnya tidak sah. Demikian ini didasarkan pada Hadits Nabi saw riwayat dari Siti ‘Aisyah:
‘Aisyah Ra ia berkata: Nabi saw bersabda: “Barangsiapa bernadzar akan menaati Allah (menunaikan yang baik yang diperintahkan oleh Allah) hendaklah ia tunaikan, dan barangsiapa bernadzar akan mengerjakan maksiat (perbuatan buruk yang dilarang oleh Allah) maka janganlah ia kerjakan. (HR. al-Bukhari)

Hadits di atas dengan jelas menjelaskan bahwa nadzar yang baik harus dilaksanakan sedang nadzar yang buruk tidak boleh dilaksanakan. Dalam kaitannya dengan masalah qurban, maka kalau itu merupakan nadzar, maka ia termasuk nadzar yang baik yang harus dilaksanakan.

C. Masalah menukar kulit sapi dengan seekor kambing

Di antara hadis yang berkaitan dengan kulit hewan kurban, yaitu: Sulaiman Ibn Musa berkata: Zubaid telah menceritakan kepadaku bahwa Abu Sa‘id al-Khudri telah mendatangi keluarganya, kemudian ia mendapati semangkok besar dendeng dari daging kurban dan ia tidak mau makan dendeng tersebut. Kemudian Abu Sa‘id al-Khudri mendatangi Qatadah Ibn Nu‘man dan menceritakannya bahwa Nabi saw bersabda: Sungguh aku telah memerintahkan agar tidak makan (daging) hewan kurban lebih dari tiga hari agar mencukupi kamu sekalian, dan sekaramg saya membolehkan kamu akan hal itu. Oleh karena itu, makanlah bagian dari kurban tersebut yang kamu sukai, janganlah kamu menjual daging al-hadyu (daging hewan dam) dan daging hewan kurban. Makanlah, sedekahkanlah, manfaatkan kulit hewan kurban itu, dan jangan kamu menjualnya [HR. Ahmad]

“Diriwayatkan dari ‘Ali Ibn Abi Thalib ra, ia berkata: Rasulullah saw memerintahkan kepada saya untuk mengurus unta kurban dari beliau, agar saya membagikan dagingnya, kulitnya dan perlengkapan unta itu kepada orang-orang miskin; serta tidak memberikan sedikitpun untuk upah penyembelihannya.” [Muttafaq ‘alaih]

Terhadap larangan menjual kulit hewan kurban sebagaimana disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, para ulama di antaranya al-Auza‘i, Ahmad Abu Tsaur dan juga madzhab Syafi’i mengatakan bahwa dibolehkan menjual kulit hewan kurban sepanjang hasil penjualan itu ditasharufkan untuk kepentingan kurban (Muhammad asy-Syaukani, Nailul Authar, Juz III, halaman 202). Imam Abu Hanifah berpendapat bahwa boleh menukarkan kulit hewan kurban sepanjang tidak dengan dinar atau dirham, melainkan dengan barang, karena dengan barang itu akan dapat untuk dimanfaatkan (al-Shan’ani, Subulus-Salam, Juz IV,halaman 94).

Pemanfaatan kulit hewan kurban tersebut, jika dikaitkan dengan perintah untuk membagikan sebagaimana disebutkan dalam hadits yang disepakati oleh al-Bukhari dan Muslim yang telah disebutkan di atas, maka tentunya pemanfatannya adalah untuk dibagikan kepada orang-orang miskin.

Dengan keterangan di atas kiranya dapat disarikan bahwa boleh menjual kulit hewan kurban kemudian hasil penjualan untuk membeli daging atau kambing, yang selanjutnya dibagikan kepada orang-orang yang berhak menerima bagian daging kurban. Yang dilarang adalah menjual kulit hewan kurban yang hasil penjualannya untuk kepentingan pribadi shahibul qurban.

4. Dana Qurban dialihkan untuk membantu bencana sosial

Ibadah dalam Islam ada yang dihukumi wajib dan ada yang dihukumi sunah. Di antara yang dihukumi wajib yaitu menyelamatkan jiwa yang terancam kematian. Kehidupan adalah salah satu dari lima kemashlahatan dlarury , yang oleh karenanya harus dijaga dan dipertahankan keberadaannya dengan segala kemampuan yang ada. Jika seseorang tidak mampu berupaya untuk mempertahankan hidupnya, maka wajib bagi orang lain untuk memberikan bantuan dalam mempertahankan hidup orang yang tak berdaya itu. Perbuatan membantu menyelamatkan jiwa orang lain seperti ketika terjadi bencana alam baik adanya tsunami atau gempa lainnya, mendapatkan penghargaan dari Allah SWT sebagai penyelamat kehidupan seluruh umat manusia.Dalam al-Qur’an disebutkan:
“… Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah- olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya …” [QS. Al-Maidah (5): 32].
Di antara ibadah yang dihukumi sunah yaitu ibadah qurban. Dalam hadits yang diriwayatkan dari Jabir ra., disebutkan:
“Saya shalat ‘Idul Adlha bersama Rasulullah saw, kemudian setelah selesai, kepada beliau diberikan seekor kibasy (kambing yang besar) lalu beliau menyembelihnya seraya berdoa: Bismillahi wallahu akbar, Allahumma hadza ‘anniy wa ‘an man lam yudlahhi min ummatiy (Dengan menyebut nama Allah, Allah Maha Besar, Wahai Allah, ini dariku dan dari orang yang tidak berqurban dari umatku).” [HR. Ahmad, Abu Dawud, dan At-Turmudziy].

Dalam pada itu, dengan datangnya hari raya Adlha setiap tahun, kepada umat Islam yang mampu disunatkan untuk menyembelih hewan qurban.

Menghadapi dua macam ibadah ini, yakni membantu korban bencana nasional gempa bumi dan bencana lainnya dan disunahkannya berqurban, maka :

  1. Bagi yang mampu untuk memberikan bantuan kepada mereka yang terkena musibah gempa bumi dan tsunami secara memadai dan sekaligus dapat melaksanakan ibadah qurban, dua macam ibadah ini dapat dilaksanakan secara bersama.
  2. Bagi yang harus memilih salah satu di antara dua macam ibadah tersebut, hendaknya didahulukan memberi bantuan dalam rangka menyelamatkan kehidupan mereka yang tertimpa musibah daripada melaksanakan ibadah qurban.
  3. Jika dana telah diserahkan kepada panitia qurban, hendaknya panitia meminta kerelaan calon orang yang berqurban (shahibul-qurban) untuk mengalihkan dananya kepada bantuan penyelamatan mereka yang tertimpa musibah gempa bumi dan tsunami. Namun jika calon shahibul qurban tidak merelakan, dana itu tetap sebagai dana ibadah qurban.

Nah itulah yang dapat kami sampaikan tentang permasalahan saat qurban. Selanjutnya kami akan mengulas mengenai harga kambing yang ada di kota Jakarta. Nah berikut ini harga kambingnya:

  1. Harga Kambing Gibas
    Kambing gibas juga sering disebut juga kambing gimbal. Secara umum, kambing gibas memiliki bulu berwarna putih. Adapun harga dari kambing gibas ini mulai berkisar dari harga Rp.1.900.000,- hingga Rp.2.800.000,- di tahun 2020 ini. Adapun harga kambing gibas memiliki harga yang terbilang cukup rendah jika dibandingkan dengan jenis kambing lainnya.
  2. Harga Kambing Kacang (Jawa)
    Kambing jawa juga sering disebut pula kambing kacang. Harga dari jenis kambing ini sangat bervariasi hal ini didasarkan pada jenis umur, kondisi fisik, kesehatan dan jenis kelamin. Adapun harga dari kambing kacang atau kambing jawa ini mulai berkisar dari harga Rp.1.900.000,- hingga Rp.2.800.000,- di tahun 2020 ini.
  3. Harga Kambing Etawa
    Kambing etawa juga sering disebut pula Jamnapari. Kambing etawa berasal dari India. Kambing ini merupakan jenis kambing yang memiliki 2 fungsi yaitu kambing pedaging dan kambing penghasil susu. Adapun harga dari kambing etawa ini mulai berkisar dari harga Rp.1.700.000,- hingga Rp.5.000.000,- di tahun 2020 ini.
  4. Harga Kambing Peranakan Etawa (PE)
    Jenis kambing peranakan etawa merupakan hasil persilangan antara kambing jawa (lokal) dengan kambing etawa. Adapun untuk harga kambing jenis PE ini mulai berkisar dari harga Rp.1.000.000,- hingga Rp.3.200.000,- di tahun 2020 ini.

Pastikan Anda membeli membeli hewan qurban di kandang kami satu bulan sebelum Hari Raya Idul Adha, untuk mendapatkan harga yang murah, karena berdasarkan pengalaman kami, harga hewan kurban akan naik mendekati Hari Raya Idul Adha. Segera pesan sekarang…

Informasi dan Pemesanan hubungi :

TELPON / SMS / WA  :

0858-5344-4472

-_-Aqiqah Berkah Siap membantu Anda dalam Qurban atau Aqiqah-_-

Qurban Dan Aqiqah

By | Artikel, Tentang Aqiqah, Tentang Qurban | No Comments

QURBAN DAN AQIQAH

Qurban dan aqiqah merupakan ibadah yang dihukumi sunnah muakadah. Qurban dan Aqiqah berbeda waktu dalam pelaksanaannya, namun kedua ibadah ini sama-sama dilakukan dengan penyembelihan hewan ternak yang ditujukan kepada Allah SWT.

Hukum Qurban

Pengertian qurban dalam istilah bahasa arab adalah dekat. Sedangkan pengertian qurban menurut istilah adalah pemotongan atau penyembelihan hewan ternak pada hari Idul Adha dan hari tasyrik dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah.

Perintah qurban disampaikan Allah melalui firman dalam Al-Quran surat Al Kautsar yang artinya sebagai berikut ini :

“Sesungguhnya kami telah memberikan kamu kebijakan yang banyak, maka kerjakanlah shalat karena Tuhanmu dan sembelihlah qurban.” (QS. Al-Kautsar : 1-2)

Hukum ibadah qurban adalah sunnah muakadah atau sunnah yang penting dilaksanakan. Waktu pelaksanaan qurban adalah di tanggal 10 Dzulhijjah, 11, 12, dan 13 Dzulhijjah atau disebut dengan hari tasyrik dengan niat untuk beribadah kepada Allah SWT. Dilaksanakan mulai dari matahari sejarak tombak setelah idul adha tanggal 10 Dzulhijjah sampai dengan matahari terbenam pada tanggal 13 Dzulhijjah.

Hukum Aqiqah

Ibadah aqiqah adalah sembelihan hewan ternak untuk anak yang baru lahir dan dilakukan pada hari ketujuh kelahirannya. Hukum pelaksanaan aqiqah ini adalah sunnah muakkadah, sebagaimana diriwayatkan dari Samurah bahwa Nabi saw bersabda,”Setiap anak yang dilahirkan itu terpelihara dengan aqiqahnya dan disembelihkan hewan untuknya pada hari ketujuh, dicukur dan diberikan nama untuknya.” (HR. Imam yang lima, Ahmad dan Ashabush Sunan dan dishohihkan oleh Tirmidzi)

Waktu yang afdhal dalam pelaksanaan aqiqah ini adalah pada hari ketujuh dari hari kelahiran anak namun jika ia tidak memiliki kesanggupan untuk menagqiqahkannya pada hari itu maka ia diperbolehkan mengaqiqahkannya pada hari keempat belas, ke dua puluh satu atau pada saat kapan pun ia memiliki kelapangan rezeki untuk itu. Sebagaimana makna dari pendapat para ulama madzhab Syafi’i dan Hambali bahwa sembelihan untuk aqiqah bisa dilakukan sebelum atau setelah hari ketujuh.

Adapun yang bertanggung jawab untuk melakukan aqiqah ini adalah ayah dari bayi yang terlahir. Akan tetapi para ulama berbeda pendapat apabila yang melakukan aqiqah adalah selain ayahnya :

  1. Para ulama Madzhab Syafi’i berpendapat bahwa sunnah ini dibebankan kepada orang yang menanggung nafkahnya.
  2. Para ulama Madzhab Hambali dan Maliki berpendapat bahwa tidak diperkenankan seseorang mengaqiqahkan kecuali ayahnya dan tidak dieperbolehkan seorang yang dilahirkan mengaqiqahkan dirinya sendiri walaupun dia sudah besar dikarenakan menurut syariat bahwa aqiqah ini adalah kewajiban ayah dan tidak bisa dilakukan oleh selainnya.
  3. Sekelompok ulama Madzhab Hambali berpendapat bahwa seseorang diperbolehkan mengaqiqahkan dirinya sendiri sebagai suatu yang disunnahkan. Aqiqah tidak mesti dilakukan saat masih kecil dan seorang ayah boleh mengaqiqahkan anak yang terlahir walaupun anak itu sudah baligh karena tidak ada batas waktu maksimalnya. (al Fiqhul Islami wa Adillatuhu juz IV hal 2748)

Qurban & Aqiqah

Berdasarkan penjelasan singkat qurban dan aqiqah diatas dapat diambil beberapa kesimpulan. Aqiqah tidak harus dilaksanakan di hari ketujuh kelahiran anak, semua dapat diserahkan kepada kemampuan atau kelapangan rizki orangtua yang mengaqiqahi anak bahkan dapat dilakukan sendiri ketika besar atau baligh.

Orang yang paling bertanggung jawab untuk melaksanakan aqiqah adalah ayah sebagai sang penanggung nafkah anak. Dapat dilakukan kapanpun ketika memiliki kesanggupan untuk melaksanakannya. Namun bila sang ayah memiliki halangan untuk melaksanakan aqiqah hingga anak mampu melaksanakannya sendiri, maka anak dapat menggantikan posisinya yakni aqiqah untuk diri sendiri meskipun perkara ini belum menjadi kesepakatan dari para ulama.

Apabila ada pertanyaan, lebih baik melaksanakan aqiqah terlebih dahulu atau qurban ? Maka qurban lebih diutamakan untuk dilaksanakan apabila mendekati Hari Raya Idul Adha. Berikut beberapa alasan mengapa lebih diutamakan melaksanakan qurban dari pada aqiqah :

  1. Perintah berqurban ini ditujukan kepada setiap orang yang mukallaf dan memiliki kesanggupan berbeda dengan perintah aqiqah yang pada asalnya ia ditujukan kepada ayah dari bayi yang terlahir.
  2. Meskipun ada pendapat yang memperbolehkan seseorang mengaqiqahkan dirinya sendiri namun perkara ini bukanlah yang disepakati oleh para ulama.
  3. Apabila mendekati hari raya Idul Adha seperti sekarang ini, maka mendahulukan qurban adalah lebih baik dari pada malaksanakan aqiqah. Ada baiknya pula- apabila saudara menginginkan kedua-keduanya (qurban&aqiqah)- saudara mengikuti pendapat imam Ramli yang membolehkan dua niat dalam menyembelih seekor hewan, yakni niat qurban dan aqiqah sekaligus.

Adapun referensi yang digunakan mengacu pada kitab Tausyikh karya Syekh Nawawi al-Bantani:

قال ابن حجر لو أراد بالشاة الواحدة الأضحية والعقيقة لم يكف خلافا للعلامة الرملى حيث قال ولو نوى بالشاة المذبوحة الأضحية والعقيقة حصلا

Artinya; Ibnu Hajar berkata: “Seandainya ada seseorang meginginkan dengan satu kambing untuk kurban dan aqiqah, maka hal ini tidak cukup”. Berbeda dengan al-‘allamah Ar-Ramli yang mengatakan bahwa apabila seseorang berniat dengan satu kambing yang disembelih untuk qurban dan aqiqah, maka kedua-duanya dapat terealisasi.

Hewan Qurban Online

By | Artikel, Paket Qurban, Tentang Qurban | No Comments

HEWAN QURBAN ONLINE

Qurban dalam ilmu fiqih disebut dengan “udhiyya” yang berarti hewan yang disembelih saat Idul Adha. Dalam hukum Islam, qurban merupakan ritual yang wajib dilakukan di dunia dan untuk memperoleh amal baik (pahal) untuk akhirat.

Alhamdulillah, puji syukur bagi sang khalik yang menciptakan alam semesta Allah SWT. Shalawat dan salam semoga terlimpahkan kepada Nabi umat Islam Baginda Rasulullah Muhammad SAW. Semoga kita semua termasuk umatnya yang kelak mendapatkan syafaat di hari kiamat. Aamiin Aamiin Ya Robbal’alamin.

Hari Raya Idul Adha tahun 2020 Insya Allah dilaksanakan pada tanggal 12 September 2020 dalam penanggalan Masehi. Jika dihitung hari, maka Idul Adha akan tiba sebentar lagi. Pesan dan rawat hewan qurban untuk kesempurnaan ibadah qurban sebagai umat muslim yang bertaqwa.

Qurban merupakan penyembelihan hewan tertentu bagi manusia untuk menjadi lebih dekat dengan kasih sayang Allah. Dalam fiqih qurban disebut “udhiyya” yang berarti hewan yang disembelih saat Idul Adha. Menyembelih binatang dapat disebut “tadhiyya” yang berarti menyembelih hewan khusus pada waktu tertentu dengan niat ibadah dan ketaatan. Ini juga dapat disebut “zabh” dan “Nahr”.

Yang dimaksud dengan hewan khusus diatas adalah hewan yang diterima menurut syariat agama sebagai korban seperti domba, kambing, sapi dan unta. Yang dimaksud dengan waktu tertentu adalah hari Idul Adha. Dalam hukum islam qurban merupakan ritual wajib yang dilakukan di dunia ini dan untuk mendapatkan amal baik (pahala) untuk akhirat.

Qurban dilakukan dengan maksud mendekatkan diri kepada Allah dan hanya demi Allah. Dilarang oleh agama (haram) untuk mengorbankan hewan bagi siapa pun selain Allah. Rasulullah (saw) memperingatkan orang-orang yang bmencoba untuk berqurban untuk orang lain selain Allah dengan sabda berikut ini:

“Semoga Allah melaknat orang-orang yang mengorbankan binatang untuk orang lain selain untuk Allah.” (Muslim, Nasai)

Adanya perintah qurban telah ada sejak zaman nabi. Hari raya qurban atau hari raya idul adha adalah sebuah hari raya islam yang diperingati peristiwa kurban saat Nabi Ibrahim bersedia mengorbankan putranya Ismail untuk Allah yang kemudian diganti oleh-Nya dengan domba.

Peringatan hari raya idul adha dilakukan dengan sholat ied kemudian dilakukan penyembelihan hewan kurban. Hari raya idul adha jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah, atau jatuh pada 70 hari setelah perayaan idul fitri. Pada hari itu pula diharamkan berpuasa bagi umat islam.

Sedangkan hikmah adanya ibadah kurban disyariatkan Allah untuk mengenang Sejarah Idul Adha sendiri yang dialami oleh Nabi Ibrahim as dan sebagai suatu upaya untuk memberikan kemudahan pada hari Id, sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah saw, “Hari-hari itu tidak lain adalah hari-hari untuk makan dan minum serta berdzikir kepada Allah Azza wa Jalla.”

Binatang yang diperbolehkan untuk kurban adalah onta, sapi (kerbau) dan kambing. Selain dari tiga jenis hewan tersebut tidak diperbolehkan untuk dijadikan hewan qurban. Allah SWT berfirman, “supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah dianugerahkan Allah kepada mereka.” (Al-Hajj: 34).

Syarat berkurban dengan domba haruslah yang berumur setengah tahun, kambing jawa yang berumur satu tahun, sapi yang berumur dua tahun, dan unta yang berumur lima tahun, baik itu jantan atau betina. Hal ini sesuai dengan hadis-hadis di bawah ini:

Dari Abu Hurairah ra berkata, aku pernah mendengar Rasulullah saw bersabda, “Binatang kurban yang paling bagus adalah kambing yang jadza’ (powel/berumur satu tahun).” (HR Ahmad dan Tirmidzi).

Sahabat Aqiqah Berkah yang telah mampu untuk berqurban tahun 2020 ini, hendaknya segera memesan hewan qurban. Kini dengan adanya kemudahan teknologi dan kemajuan, Anda dapat melakukan pemesanan hewan qurban online. Aqiqah Berkah melayani hewan qurban online untuk seluruh wilayah di Indonesia dengan pilihan paket qurban peduli atau tebar hewan qurban.

Anda dapat melaksanakan ibadah qurban tanpa mengganggu aktivitas harian hanya karena memilih hewan qurban. Pada hewan qurban online, Anda dapat memesan hewan qurban seperti sapi maupun kambing. Pemotongan hewan qurban dan pendistribusian daging dapat dilakukan dengan dibagikan ke desa binaan, panti asuhan maupun pondok pesantren. Aqiqah Berkah selalu siap membantu kelancaran ibadah qurban.

Kambing Qurban Kertosono Nganjuk

By | Paket Qurban, Tentang Qurban | No Comments

KAMBING QURBAN KERTOSONO NGANJUK

Terhitung sejak April 2020, Idul Adha kurang 5 bulan lagi tepatnya dilaksanakan pada bulan September 2020. Sudahkah Anda mempersiapkan kambing qurban untuk Idul Adha tahun 2020?

Dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Adha tahun 2020, Aqiqah Berkah menyediakan hewan sembelihan qurban khusus untuk warga Kec. Kertosono kab. Nganjuk dan sekitarnya. Ready Stock, Kambing Qurban Murah.

Pada masyarakat Indonesia, sapi dan kambing menjadi primadona hewan sembelihan. Dari ujung barat hingga ujung timur Indonesia, masyarakat memilih satu dari dua jenis hewan ternak tersebut sebagai persembahan qurban. Mengapa ? karena kedua jenis hewan tersebut yang sangat banyak dijumpai dan di budidaya di Indonesia.

Manakah hewan pilihan qurban Anda esok ? Kambing atau Sapi ? Aqiqah Berkah menyediakan hewan qurban yang telah sesuai dengan tuntunan dan syariat ajarana islam. Mau pilih qurban dengan kambing ? Aqiqah Berkah siap melayani pemesanan kambing qurban Anda. Mau pilih qurban sapi untuk sekeluarga, Aqiqah Berkah dengan senang hati akan membantu melayani pemesanan sapi qurban Anda.

Tahukah Anda, bahwa hukum berqurban dengan seekor sapi dapat diatasnamakan sebanyak tujuh orang atau setara dengan satu keluarga. Namun berqurban dengan kambing hanya dapat mewakili qurban satu orang saja. Jadi, mau berqurban dengan seekor kambing atau seekor sapi untuk keluarga Anda ?

Banyak diantara saudara muslim yang terbiasa mempersiapkan kambing sembelihan qurban ketika mendekati musim qurban, tidak terkecuali di wilayah Kertosono Nganjuk. Padahal kambing qurban yang dijual ketika mendekati Idul Adha akan kian menaik. Ini menjadi peluang besar bagi para penjual kambing.

Betapa tidak, masyarakat yang ingin meningkatkan ibadah di hari Idul Adha ini akan giat mencari kambing terbaik untuk persembahan qurban. Masih banyak warga masyarakat yang berfikiran bahwa pembelian kambing bisa saja mendekati hari H di setiap jalan-jalan yang menjajakan kambing qurban. Mereka mengira bahwa membeli di tepi jalan akan mendapati harga kambing murah.

Disamping mengingingkan harga murah, para pembeli yang tergesa membeli di tepi jalan mendekati hari H kadang melalikan kesempurnaan dan kesehatan hewan tersebut. Padahal inti dari kambing persembahan qurban adalah kesempurnaan, kesehatan dan daging kambing qurban. Bila terlalu tergesa dan asal membeli kambing qurban, sudah pasti banyak diantara Anda yang melalaikan kesehatan dan kesempurnaan kambing karena waktu Idul Adha yang segera tiba.

Untuk itu, persiapkan kambing sembelihan qurban tahun 2020 mulai sekarang. Jangan menunda persiapan kambing qurban mendekati Idul Adha. Karena kambing yang Anda persembahkan untuk qurban haruslah yang memenuhi syarat dan tuntunan agama Islam. Islam mengajarkan tidak hanya melihat dari sisi gemuk, sehat dan sempurna namun juga dari usia kambing yang layak disembelih untuk qurban.

Khusus untuk Anda yang berdomisili di wilayah Kec. Kertosono Nganjuk dan sekitarnya. Dalam rangka menyongsong Idul Adha tahun 2020, Aqiqah Berkah menyediakan pemesanan kambing qurban Kertosono Nganjuk dengan harga ekonomis. Kambing qurban Anda dapat dipesan mulai dari sekarang. Aqiqah Berkah memelihara kambing qurban detil hingga kesehatan hewan qurban.

Jadi, Anda tidak perlu khawatir lagi untuk memilih kambing qurban. Pada Aqiqah Berkah, kambing yang disediakan untuk sembelihan telah diseleksi sesuai dengan tuntunan ajaran Islam agar sempurna ibadah Anda.

Untuk informasi harga kambing qurban, saat ini tersedia kambing jenis gibas dengan berat 23-38 Kg dengan harga mulai dari Rp 1.900.000,- sedangkan untuk sapi qurban tersedia jenis sapi bali dan sapi jawa harga Rp 22.000.000,- berat +/- 300 Kg. Segera pesan hewan qurban Anda ke alamat Jl Raya Baron Timur No. 1 Baron Nganjuk. Atau Anda dapat menghubungi Contact Person : Call (085853444472); SMS (085853444472); Whatsapp (085853444472)

Kurban Sapi

By | Artikel, Tentang Qurban | No Comments

KURBAN SAPI

Idul Adha tahun 2020 akan datang di dua bulan mendatang, segera persiapkan hewan qurban yang terbaik dan diniatkan untuk ibadah kepada Allah SWT. Berqurban merupakan ibadah sunnah yang diperintahkan Allah SWT kepada hamba-Nya yang memiliki kesanggupan untuk menyembelih udhiyah seperti kambing, sapi atau onta pada hari nahar dan tasyrik.

Hukum melaksanakan qurban adalah sunnah muakad bagi setiap muslim. Namun, apabila sudah mampu dan sanggup untuk berqurban, hendaknya segera berqurban. Dasar hukum disyariatkannya qurban adalah firman Allah dalam surat Al Kautsar sebagai berikut ini :

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ (٢)

Artinya : “Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.” (QS. Al Kautsar : 2)

Didalam hadits riwayat Tirmidzi dari Aisyah berkata, ”Sesungguhnya Nabi saw pernah berkurban seekor gibas yang bertanduk, terdapat warna hitam di badannya, warna hitam di kakinya dan warna hitam di kedua matanya.”

Para ulama telah menetapkan bahwa berqurban dengan seekor kambing atau domba adalah untuk mewakili satu orang. Sedangkan berqurban dengan seekor sapi atau onta dapat diatasnamakan sejumlah tujuh orang atau setara satu keluarga. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Jabir bin Abdullah berkata, ”Kami pernah berkurban bersama Rasulullah saw di Hudhaibiyah : satu ekor onta untuk tujuh orang, begitu juga dengan satu ekor sapi.”

Jika tujuh orang bergabung untuk menyembelih seekor sapi atau onta maka tidaklah ada keharusan bahwa mereka semua berada dalam satu rumah atau satu kerabat. Bisa saja mereka yang bergabung itu berbeda rumah, berbeda kampung atau tidak satu kerabat. Hal itu dikarenakan tidak disebutkan secara rinci didalam hadits Jabir diatas.

Sedangkan mengenai berqurban bagi orang yang telah meninggal, kini terjadi perbedabatan diantara para ulama. Di kalangan ulama Syafi’i membolehkan berqurban bagi orang yang telah meninggal apabila orang tersebut telah berwasiat. Para ulama maliki menganggap bahwa hal itu makruh. Berbeda pula dengan pandangan ulama Hanafi dan Hambali yang membolehkannya.

Dibolehkan urunan 7 orang untuk qurban sapi atau onta. Namun tidak dibolehkan urunan lebih dari 7 orang untuk qurban sapi. Imam Ibnu Utsaimin mengatakan:

وتجزئ الواحدة من الغنم عن الشخص الواحد ، ويجزئ سُبع البعير أو البقرة عما تجزئ عنه الواحدة من الغنم …. وإذا اشترك اثنان فأكثر في ملك أضحية يضحيان بها ، فهذا لا يجوز ، ولا يصح أضحية إلا في الإبل والبقر إلى سبعة فقط ، وذلك لأن الأضحية عبادة وقربة إلى الله تعالى ، فلا يجوز إيقاعها ولا التعبد بها إلا على الوجه المشروع زمناً وعددا وكيفية.

Satu kambing sah untuk qurban satu orang. Sementara sepertujuh onta atau sapi, sah untuk qurban senilai satu kambing. Jika ada dua orang atau lebih, urunan untuk qurban satu kambing, kemudian mereka jadikan qurban, ini hukumnya tidak boleh, dan qurbannya tidak sah, kecuali untuk onta atau sapi, maksimal 7 orang saja. Karena qurban adalah ibadah kepada Allah. Karena itu, tidak boleh dilaksanakan kecuali dengan aturan yang ditetapkan syariat, baik terkait waktu, jumlah orang yang ikut, atau tata caranya.

Berikut lanjutan hadits Bulughul Marom tentang masalah kurban pada hadits no. 1363.

وَعَنْ جَابِرِ بنِ عَبْدِ اَللَّهِ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: – نَحَرْنَا مَعَ اَلنَّبِيِّ – صلى الله عليه وسلم – عَامَ اَلْحُدَيْبِيَةِ: اَلْبَدَنَةَ عَنْ سَبْعَةٍ, وَالْبَقَرَةَ عَنْ سَبْعَةٍ – رَوَاهُ مُسْلِم

Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, “Kami pernah berkurban (melakukan nahr atau penyembelihan) bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada tahun Hudaibiyah, yaitu kami berkurban untuk unta dengan patungan tujuh orang. Sedangkan sapi untuk patungan tujuh orang.” Diriwayatkan oleh Muslim. (HR. Muslim no. 1318).

Kurban Kambing

By | Artikel, Paket Qurban, Tentang Qurban | No Comments

KURBAN KAMBING

Kambing merupakan hewan ternak yang banyak dijumpai di Indonesia. Hewan ini menjadi pilihan bagi umat muslim ketika menyambut Idul Qurban tiba. Apa saja hikmah qurban kambing ? Simak artikel berikut ini untuk lebih jelasnya…

 

Beberapa hikmah disyariatkannya qurban kambing antara lain adalah :

  1. Sebagai ungkapan syukur kepada Allah yang telah memberikan ni’mat yang banyak kepada kita.
  2. Bagi orang yang beriman kepada Allah, dapat mengambil pelajaran dari keluarga nabi Ibrahim As., yaitu;
    a. Kesabaran nabi Ibrahim dan putranya Ismail As. ketika keduanya menjalankan perintah Allah.
    b. Mengutamakan ketaatan kepada Allah dan mencintai-Nya dari mencintai dirinya dan anaknya.
  3. Sebagai realisasi ketaqwaan seseorang kepada Allah
  4. Membangun kesadaran tentang kepedulian terhadap sesama, terutama terhadap orang miskin. Allah Swt. berfirman :
    Beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami telah menundukkan untua-unta itu kepada kamu, mudah-mudahan kamu bersyukur (al-Hajj: 36).

Hewan qurban tidak hanya kambing atau domba saja. Berdasarkan beberapa literatur tentang qurban, bahwa hewan yang layak dijadikan sembelihan qurban adalah sapi, kambing atau domba, dan onta. Berikut ini macam-macam binatang qurban atau yang dapat dijadikan sembelihan qurban, antara lain Bahimah Al-An’aam (binatang ternak), sebagaimana dijelaskan dalam surat al-Hajj ayat 34.

“Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syari’atkan penyembelihan (qurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah dirizqikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan yang Maha Esa. Oleh karena itu berserah dirilah kepadaNya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah)” (QS. Al-Hajj;34)

Menurut pandangan para ulama bahwa yang termasuk Bahimah al-An’aam (binatang ternak) dalam ayat tersebut adalah kambing (termasuk di dalamnya domba dan biri-biri), sapi (termasuk kerbau) dan unta.

Saat ini, masih banyak di kalangan kita yang masih merasa bingung dengan ketentuan qurban secara kolektif, khususnya untuk qurban kambing. Kebingungan masyarakat pada umumnya terletak pada ketentuan “Berapa jumlah orang yang dapat digabungkan namanya atas 1 ekor qurban kambing”. Dengan adanya kondisi tersebut maka diperlukan sebuah kajian yang telah diulas oleh para ulama kepada para masyarakat.

 

Hadits yang menjelaskan qurban kambing

1) HR. Tirmidzi
Dari Ayyub ra, ia mengatakan bahwa, “Pada masa Rosulullah SAW seorang (suami) menyembelih seekor kambing sebagai qurban bagi dirinya dan keluarganya”.

2) HR. Muslim
Dari Aisyah, ia mengatakan bahwa, “Rosulullah SAW pernah berqurban dengan seekor kambing atas nama dirinya dan keluarganya”.

3) HR. Abu Daud dan Al – Hakim
Ia mengatakan bahwa nabi Muhammad SAW bersabda, “Ya Allah ini qurban-qurban dariku dan dari umatku yang tidak berqurban”.

Pendapat – pendapat ulama’ dari penafsiran hadits di atas

1) Imam Malik dalam Al-Muwatta’

Hadits di atas adalah nash yang jelas bahwa kambing satu ekor diyakini sah untuk dijadikan qurban bagi satu orang laki-laki dan keluarganya walaupun keluarganya banyak

2) Asy-Syaukani dalam Nailul Autar

Dalam ulasannya ia menjelaskan, “Qurban 1 kambing boleh diperuntukkan untuk 1 orang dan keluarganya (ahlul bait) atau orang lain tapi harus di bawah kepemilikan 1 orang. Artinya tidak boleh 2 orang atau lebih kongsi untuk membeli 1 ekor kambing”.

3) Syekh Ali bin Hasan Al-Halaby

Dalam ulasannya ia mengatakan, “Kaum muslimin yang tidak mampu berqurban, mendapatkan pahala sebagaimana orang berqurban dari umat nabi Muhammad SAW (Ahkamul Idain, hal : 79)”

Bagi sahabat Aqiqah Berkah yang telah mampu dan tahun 2020 ini berencana untuk berqurban kambing, silahkan pesan kambing qurban online pada Aqiqah Berkah. Pemesanan kambing qurban online hubungi nomor :

TELPON / SMS / WA :

0858-5344-4472

Harga Kambing Qurban Jatikalen Nganjuk

By | Paket Qurban, Tentang Qurban | No Comments

HARGA KAMBING QURBAN JATIKALEN NGANJUK

Apa kabar Hari Raya Idul Adha tahun 2020 ? Sudahkah mempersiapkan kambing qurban ? Update selalu harga kambing qurban Jatikalen 2020, cek disini www.aqiqahberkah.com

Dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Adha tahun 2020, Aqiqah Berkah menyediakan hewan sembelihan qurban khusus untuk warga Kec. Jatikalen kab. Nganjuk dan sekitarnya. Ready Stock, Kambing Qurban Murah.

Qurban merupakan salah satu ibadah yang diperintahkan Allah SWT kepada umat muslim melalui perintahnya dalam Al-Qur’an yang artinya: “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berqurbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membencimu dialah yang terputus” (QS. Al-Kautsar : 1-3).

Melalui perintah berqurban diatas, sebagai seorang muslim yang patuh untuk melaksanakan perintah Allah maka harus ikut serta berqurban bagi yang telah mampu. Persiapkan hewan qurban sejak sekarang dengan niat ikhlas karena Allah Ta’ala.

Sedangkan dalam hadits dijelaskan pula :

“Tidak ada suatu amal anak Adam pada hari raya qurban yang lebih dicintai Allah selain menyembelih hewan qurban.” (HR. Tirmidzi).

“Menyembelih hewan pada hari raya qurban, aqiqah (setelah mendapat anak), dan hadyu (ketika haji), lebih utama daripada shadaqah yang nilainya sama.” (HR. Ahmad, Ibnu Majah, dan At-Tirmidzi).

Apa manfaat berqurban ?

  1. Menghidupkan sunnah Nabi Ibrahim a.s.
  2. Mendidik jiwa ke arah taqwa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
  3. Mengikis sifat tamak (serakah) dan mewujudkan sifat murah hati.
  4. Menghapuskan dosa dan mengharap keridhaan Allah SWT.
  5. Menjalinkan hubungan kasih sayang sesama manusia.

Setelah mengetahui manfaat dan perintah berqurban diatas, bagaimana dengan Anda ? Apakah akan turut serta berqurban ? Jangan khawatir dalam memilih kambing untuk berqurban, Aqiqah Berkah akan senantiasa membantu memilih kambing qurban yang sempurna, sehat dan memenuhi ketentuan ajaran Islam.

Prediksi harga kambing qurban 2020 Jatikalen paling update adalah sebagai berikut :

KAMBING STANDAR

Kambing Standar Berat Badan +/- 23-24 Kg Harga Rp 1.900.000,-
Kambing Standar Berat Badan +/- 25-26 Kg Harga Rp 1.900.000,-

KAMBING SUPER

Kambing Super Berat Badan +/- 27-28 Kg Harga Rp 2.000.000,-
Kambing Super Berat Badan +/- 29 Kg Harga Rp 2.000.000,

KAMBING ISTIMEWA

Kambing Istimewa Berat Badan +/- 30-31 Kg Harga Rp 2.300.000,-
Kambing Istimewa Berat Badan +/- 32-33 Kg Harga Rp 2.300.000,-
Kambing Istimewa Berat Badan +/- 34-35 Kg Harga Rp 2.600.000,-
Kambing Istimewa Berat Badan +/- 36-37 Kg Harga Rp 2.600.000,-
Kambing Istimewa Berat Badan +/- 38 Kg Harga Rp 2.800.000,-

Aqiqah Berkah memberikan informasi mengenai harga kambing qurban 2020, tahun ini tersedia kambing gibas / Kambing Jawa degan harga mulai dari Rp 1.900.000,-  dengan berat badan 23 Kg. Segera pesan kambing qurban agar tidak kehabisan dan dapat meyempurnakan ibadah qurban. Kambing yang tersedia sudah memenuhi usia satu tahun lebih.

Tahukah anda, kambing qurban yang baik menurut anjuran Islam adalah kambing yang memenuhi beberapa ketentuan :

  1. Umur kambing sudah layak sembelih. Biasanya berkisar antara usia satu tahun lebih untuk kambing.
  2. Gigi depan kambing sudah tanggal.
  3. Kambing haruslah sempurna, tidak cacat. Dilihat, diamati dari segi ekor, mata, kulita, kaki hingga warna bulu kambing.
  4. Pilihlah kambing yang gemuk agar menghasilkanbanyak daging.

Kambing gibas adalah salah satu jenis kambing yang memiliki ciri-ciri khusus seperti bulunya yang panjang dan gimbal, sehingga kambing jenis ini sering juga disebut kambing gimbal. Pada umumnya, warna bulu kambing gibas yakni putih dan tubuhnya cukup besar. Untuk harga kambing qurban yang satu memiliki harga rendah jika di banding dengan harga kambing etawa ataupun kambing peranakan etawa.

Harga jual kambing qurban akan semakin menaik ketika mendekati musim qurban tahun 2020 tiba. Maka segeralah persiapkan kambing qurban anda. Untuk informasi dan pemesanan kambing qurban 2020 hubungi nomor layanan kami :

Call/SMS/WA : 0858-5344-4472

Kambing Qurban Murah Gondang Nganjuk

By | Paket Qurban, Tentang Qurban | No Comments

KAMBING QURBAN GONDANG NGANJUK

Idul Adha tahun 2020 kurang lima bulan lagi yang dilaksanaakan pada bulan Januari 2020, ayo pesan kambing qurban sekarang juga !!!

Dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Adha tahun 2020, Aqiqah Berkah menyediakan hewan sembelihan qurban khusus untuk warga Kec. Gondang kab. Nganjuk dan sekitarnya. Ready Stock, Kambing Qurban Murah.

Pada masyarakat Indonesia, sapi dan kambing menjadi primadona hewan sembelihan. Dari ujung barat hingga ujung timur Indonesia, masyarakat memilih satu dari dua hewan ternak tersebut sebagai persembahan qurban. Mengapa ? karena kedua jenis hewan tersebut yang sangat banyak terdapat dan di budidaya di Indonesia.

Mana hewan pilihan qurban Anda ? Kambing atau Sapi ? Aqiqah Berkah menyediakan hewan qurban yang telah sesuai dengan tuntunn dan syariat ajarana islam. Mau pilih qurban dengan kambing ? Aqiqah Berkah siap melayani pemesanan kambing qurban Anda. Mau pilih qurban sapi untuk sekeluarga, Aqiqah Berkah dengan senang hati akan membantu melayani pemesanan sapi qurban Anda.

Tahukah Anda, bahwa berqurban dengan seekor sapi dapat diatasnamakan sebanyak tujuh orang atau setara degan satu keluarga. Namun berqurban dengan kambing hanya dapat mewakili qurban satu orang saja. Jadi, mau berqurban dengan seekor kambing atau seekor sapi untuk keluarga Anda ?

Mengapa harus berqurban ?

Qurban adalah amalan yang paling dicintai Allah SWT pada saat Idul Adha. Qurban merupakan salah satu ibadah yang diperintahkan Allah SWT kepada umat muslim melalui perintah untuk berqurban dalam Al-Qur’an yang artinya:

“Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berqurbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membencimu dialah yang terputus” (QS. Al-Kautsar : 1-3).

Sedangkan dalam hadits dijelaskan pula :

“Tidak ada suatu amal anak Adam pada hari raya qurban yang lebih dicintai Allah selain menyembelih hewan qurban.” (HR. Tirmidzi).

“Menyembelih hewan pada hari raya qurban, aqiqah (setelah mendapat anak), dan hadyu (ketika haji), lebih utama daripada shadaqah yang nilainya sama.” (HR. Ahmad, Ibnu Majah, dan At-Tirmidzi).

Apa manfaat berqurban ?

  1. Menghidupkan sunnah Nabi Ibrahim a.s.
  2. Mendidik jiwa ke arah taqwa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
  3. Mengikis sifat tamak (serakah) dan mewujudkan sifat murah hati.
  4. Menghapuskan dosa dan mengharap keridhaan Allah SWT.
  5. Menjalinkan hubungan kasih sayang sesama manusia.

Setelah mengetahui manfaat dan perintah berqurban diatas, bagaimana dengan Anda ? Apakah akan turut serta berqurban ? Jangan khawatir dalam memilih kambing untuk berqurban, Aqiqah Berkah akan senantiasa membantu memilih kambing qurban yang sempurna, sehat dan memenuhi ketentuan ajaran Islam.

Hubungi Aqiqah Berkah segera di kantor pusat Jl. Raya Baron Timur No. 1 Baron Nganjuk. Atau hubungi di nomor layanan Aqiqah Berkah :

Call/SMS/WA : 0858-5344-4472

Aqiqah Berkah akan memberikan pengetahuan lebih mendalam perihal memilih kambing qurban dan informasi harga kambing qurban terupdate tahun 2020. Jangan sampai Anda meninggalkan perintah ibadah yang sangat di cintai Allah pada waktu Idul Adha  tahun 2020 esok.

Ready Stock kambing gibas / kambing Jawa dengan berat badan mulai dari 23 Kg. Kambing gibas / Kambing Jawa adalah salah satu jenis kambing yang memiliki ciri-ciri khusus seperti bulunya yang panjang dan gimbal, sehingga kambing jenis ini sering juga disebut kambing gimbal. Pada umumnya, warna bulu kambing gibas yakni putih dan tubuhnya cukup besar.

Sempurnakan ibadah Anda dengan berqurban, khususnya masyarakat Gondang Nganjuk yang merupakan masyarakat dengan mayoritas memeluk agama Islam. Kambing Qurban Gondang Nganjuk tersedia untuk Anda sejak bulan April 2018. Segera pesan kambing qurban murah !!!

Qurban Atas Nama Orang Lain

By | Artikel, Tentang Qurban | No Comments

QURBAN ATAS NAMA ORANG LAIN

Sabda Rasulullah Myhammad SAW, “Apabila anak Adam meninggal dunia maka terputuslah amalnya kecuali dari tiga hal : dari sedekah jariyah atau ilmu yang benmanfaat atau anak sholeh yang mendoakannya”. (HR Muslim)

Dibalik perayaan Idul Adha atau hari raya qurban, tentunya akan banyak pertanyaan sebagi diskusi ringan masyarakat seputar fiqih qurban. Percakapan dan diskusi yang akan berujung pada pemaknaan dan pengertian mengenai berbagai macam hukum qurban. Salah satu yang sering dipertanyakan adalah mengenai boleh atau tidaknya qurban atas nama orang lain ?

Apabila ditilik dari keutamaannya, ibadah qurban merupakan salah satu ibadah yang menjadi syiar Islam. Dalam Idul Adha inilah momentum terbaik untuk mewujudkan dan membuktikan rasa syukur atas segala nikmat yang diberikan Allah.

Hukum qurban yang paling banyak diketahui dan difahami oleh kesepakatan ulama adalah sunnah muakkadah atau sunnah yang diutamakan. Diutamakan pada siapa? Hukum qurban adalah sunnah bagi yang mampu dan berkecukupan untuk melaksanakannya. Apabilaseorang muslim mampu namun meninggalkan atau tak sempat melaksanakan ibadah qurban dengan berbagai alasan, maka hukumnya adalah makruh.

Lalu bagaimana dengan konteks ada seorang hamba yang mampu, namun ingin memberikan kebaikan kepada saudaranya atau orang terdekatnya yang kurang mampu untuk berqurban dalam bentuk qurban atas namanya, sehingga saudara atau temannya yang kurang mampu itu tetap bisa mendapatkan pahala, kebaikan, dan keutamaan ibadah qurban. Atau mungkin berqurban untuk saudara, orangtua atau seseorang yang telah meninggal.

Para ulama telah sepakat bahwa sedekah seseorang kepada orang yang telah meninggal akan sampai kepadanya, demikian pula ibadah-ibadah harta lainnya, seperti membebaskan budak. Sedangkan perselisihan yang terjadi dikalangan para ulama adalah pada masalah ibadah badaniyah, seperti sholat, puasa, membaca Al Qur’an dikarenakan adanya riwayat dari Aisyah didalam shohihain dari Nabi saw, ”Barangsiapa yang meninggal dan masih memiliki kewajiban puasa maka hendaklah walinya berpuasa untuknya.” (Majmu’ Fatawa juz V hal 466, Maktabah Syamilah)

Imam Nawawi juga mengatakan didalam Syarahnya, ”Para ulama telah sependapat bahwa doa seseorang kepada orang yang sudah meninggal akan sampai kepadanya demikan pula halnya dengan sedekah yang ditujukan kepada orang yang meninggal, pahalanya akan sampai kepadanya dan tidak mesti orang itu harus anaknya. (Al Majmu’ juz XV hal 522, Maktabah Syamilah)

Dalil lain yang juga dijadikan landasan oleh para ulama didalam membolehkan qurban bagi orang yang meninggal adalah firman Allah swt, ”dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya,” (QS. An Najm : 39)

Dalam menafsirkan ayat tersebut, Ibnu Katsir juga menyelipkan sabda Rasulullah saw, ”Apabila anak Adam meninggal dunia maka terputuslah amalnya kecuali dari tiga hal : dari sedekah jariyah atau ilmu yang bermanfaat atau anak sholeh yang mendoakannya.” (HR. Muslim) dan dia mengatakan, ”Tiga golongan didalam hadits ini, sebenarnya semua berasal dari usaha, kerja keras dan amalnya, sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits,’Sesungguhnya makanan yang paling baik dimakan seseorang adalah dari hasil usahanya sendiri dan sesungguhnya seorang anak adalah hasil dari usaha (orang tua) nya.” (Abu Daud, Tirmidzi, an Nasai dan Ahmad) Dan sedekah jariyah seperti wakaf dan yang sejenisnya adalah buah dari amal dan wakafnya.

Diperbolehkan bagi seseorang yang ingin berqurban di Hari Raya Idul Adha untuk orang lain kemudian menyerahkan kepadanya sejumlah uang seharga hewan qurban itu tapi tetap meminta kepadanya untuk membelikannya hewan kurban dan disembelih pada waktu-waktu kurban, sehingga sasaran dari ibadah kurban akan terpenuhi. Ini juga dapat dilaksanakan melalui Aqiqah Berkah dengan nama paket qurban peduli syar’i.