gizi

22 Larangan Bagi Ibu Hamil

By | Artikel | No Comments

22 Larangan Untuk Ibu Hamil

Ketika ibu sedang hamil, biasanya banyak sekali yang bilang dilarang ini itu. Tidak jarang larangan untuk ibu hamil yang aneh-aneh atau yang tidak bisa dinalar. Nah berikut ini ada 21 larangan untuk ibu hamil yang patut diketahui oleh para calon ibu.

Wanita hamil memang perlu dijaga agar kandungan (janin) dan ibu yang mengandung tetap sehat hingga kelahiran. Akan tetapi, banyak juga larangan ditujukan bagi ibu hamil. Apa saja larangan itu ? Padahal kan ibu hamil itu merupakan manusia yang sehat. Berikut ini telah dirangkum 21 larangan bagi ibu hamil, sumber dari Dr. Dwiana Ocviyanti, Sp.OG (RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta).

Sebagai ibu hamil, berhati-hati jelas perlu. Bahkan, kehati-hatian perlu dilakukan sebelum kehamilan dimulai. Saat ini, konseling prahamil sudah banyak dilakukan dimasyarakat. Tujuan konseling prahamil adalah untuk menyiapkan kehamilan yang sehat. Sehingga bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Terutama yang berkaitan dengan kebiasaan, konsumsi bahan makanan, dan sebagainya.

Agar ibu hamil tidak selalu cemas sepanjang kehamilannya, ada baiknya kita mengenali apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat ibu hamil. Simak artikel berikut ini :

1. Olahraga

Bila Anda terbiasa berolahraga, semasa hamil pun dapat diteruskan untuk dilakukan. Akan tetapi olahraga yang dilakukan bukanlah yang berbahaya dan mengandung risiko, seperti balapan mobil, berkuda, lompat-lompat, arung jeram, dan sebagainya. Tapi, lakukanlah olahraga ringan selama 5-30 menit, misalnya jalan pagi, senam ringan, atau berenang.

2. Melukis

Bagi perempuan yang hobi melukis, aktivitas ini tetap bisa dilakukan selagi hamil. Tapi, jangan terlalu lama atau berlebihan. Cukup 1-2 jam setiap hari. Yang dikhawatirkan selama melukis bau cat dapat terhirup dalam waktu lama. Karena sebagian besar jenis cat mengandung bahan kimia.

3. Hubungan Seks

Orgasme bisa menyebabkan keguguran di usia kehamilan muda dan menyebabkan persalinan di usia kehamilan lanjut. Tapi, hal tersebut tak terbukti pada kehamilan normal. “Jadi, aktivitas ini boleh-boleh saja dilakukan. Asal tidak ada indikasi kelainan pada kehamilannya, semisal letak ari-ari di bawah atau perdarahan.”

4. Merokok

Ibu perokok mengakibatkan bayi mendapat darah lewat plasenta lebih sedikit, sehingga zat asam dalam darahnya sedikit. Akibatnya berat badan bayi pun lebih rendah dibanding bayi dari ibu tidak merokok. Jadi, semasa hamil bahkan jauh sebelum hamil, kegiatan yang tak bermanfaat ini sebaiknya dihentikan.

5. Naik pesawat

Ibu hamil tetap boleh naik pesawat, sebelum usia kehamilan 7 bulan. Sebetulnya bayi dalam kandungan tak bermasalah dengan ketinggian dan perbedaan tekanan udara. Agar perjalanan dengan pesawat lebih nyaman sebaiknya duduk di pinggir “gang” agar mudah bila mau ke kamar kecil. Gunakan pula tali pengaman agar duduk nyaman, dan gunakan penyangga kaki agar tak menimbulkan bengkak dan juga bantal kecil di belakang punggung.

6. Rontgen

Radiasi tak boleh dilakukan, apa pun indikasinya. Semua bentuk radiasi berpotensi membahayakan perkembangan janin. Pada saat ini janin sedang dalam perkembangan. “Semua jenis radiasi dapat mengacaukan perkembangan sel. Sehingga terjadi mutasi sel yang bisa berkembang ke arah kanker, cacat dan sebagainya.”

7. Sauna

Pada masa kehamilan kegiatan ini sama sekali tak menyenangkan. Apalagi dilakukan dalam ruang tertutup dan udara yang panas. Sementara wanita hamil, kan, sudah banyak mengalami penguapan dari tubuhnya dengan seringnya berkeringat. Jadi, buat apa bersauna?

8. Bekerja di depan komputer

Radiasi dari komputer bisa dikatakan kecil sekali. “Jadi, boleh saja asal tak terlalu lama.” Perhatikan pula sikap tubuh, agar tak muncul keluhan sakit punggung. Cobalah sesering mungkin untuk bergerak. Sebaiknya setiap 1-2 jam Anda melakukan kegiatan lain, seperti jalan-jalan sebentar atau menggerakkan anggota badan.

9. Mandi Malam

Yang harus diperhatikan wanita hamil masalah higienis. Kalau tak mandi, bisa timbul jamur karena wanita hamil banyak berkeringat. “Jadi, boleh saja mandi malam asal tak sampai menggigil kedinginan.” Bila tak ingin mandi, minimal membasuh dengan waslap, membersihkan daerah kemaluan, membersihkan daerah lipatan kulit danatau rontgen gigi, sebaiknya katakan pada dokter bahwa Anda tengah hamil.

10. Mengemudi

Bila kehamilan tak bermasalah, Anda diperbolehkan mengemudi. Tapi, perhatikan jarak dan lama mengemudi. Sering-seringlah mengubah posisi untuk mengendorkan otot-otot kaki. Jangan menunda keinginan buang air kecil karena terlalu asyik mengemudi.

11. Diet

Diet tidak baik bagi kondisi ibu dan bayi, karena bisa menimbulkan kekurangan vitamin, mineral dan bahan makanan lain. Diet hanya boleh dilakukan atas persetujuan dokter. Beberapa ibu hamil justru dianjurkan diet bahan makanan tertentu. Tujuannya, tentu saja bukan menurunkan berat badan, tapi agar berat badan ibu tak bertambah secara berlebihan.

12. Cat

Hindarilah kontak dengan cat, sekalipun hanya menghirup bau thinner-nya. Karena zat yang terdapat dalam cat bisa masuk ke dalam tubuh. Tak heran bila ada orang yang merasa pusing setelah mencium baunya, apalagi bagi wanita hamil. Memang belum diketahui pasti apakah bahan cat bisa berbahaya bagi perkembangan janin atau tidak. Tapi, pencegahan tentu selalu lebih baik, bukan?

13. Bahan pembersih dan pengkilap

Bahan pembersih dan pengkilap mengandung bahan-bahan kimia yang dapat diserap lewat kulit dan masuk ke dalam aliran darah di mana janin sedang berkembang. Karena itu, hindari kontak langsung dengan kulit. Sebaiknya gunakan sarung tangan bila dalam pekerjaan, Anda harus menggunakan bahan pembersih atau pengkilap.

14. Pewarna Rambut

Akibat dari pewarna rambut memang belum ada bukti yang menunjukkan bahan-bahan kimia dalam pewarna rambut berbahaya bagi janin. Tapi, di lain pihak, pewarna rambut pun tak terbukti aman sama sekali. Jadi, sebaiknya sementara Anda hamil, tundalah keinginan untuk mengecat rambut.

15. Kosmetik

Sebetulnya kosmetik mengandung bahan kimia, kendati jumlahnya sangat sedikit. Kandungan merkuri dalam kosmetik diketahui berbahaya bagi janin. Karena itu, konsultasikan pada ahlinya kosmetik yang aman buat ibu hamil.

16. Stoking

Jangan membatasi peredaran darah di kaki selama kehamilan, karena dapat menimbulkan pembengkakan. Jadi, jangan gunakan stoking yang membungkus kaki dengan ketat. Sebaiknya gunakanlah stoking dari bahan lunak bila Anda merasa perlu memakainya untuk menjaga keindahan dan kehangatan di ruang ber-AC. Penderita varises bisa tetap menggunakan stoking khusus varises.

17. Sepatu

Pemilihan sepatu semasa kehamilan lebih pada kenyamanan dan keamanan. Karena tubuh mengalami perubahan maka penting untuk menghindari sepatu yang akan membebani bagian punggung bawah dan otot-otot kaki. Seperti halnya sepatu berhak tinggi bisa berisiko terpeleset, jatuh dan kaki terkilir.

Sama halnya dengan sepatu bertumit rata yang lebih disukai, juga harus menunjang kaki dengan baik. Hindari pula yang dapat menyebabkan Anda jatuh atau tergelincir. Ketika membeli sepatu ukurannya sedikit lebih besar dari biasanya, sebagai antisipasi kaki yang membengkak yang umum terjadi semasa kehamilan.

18. Alkohol

Selama kehamilan, sebaiknya tak dikonsumsi sama sekali minuman berakohol. Bila wanita suka minum minuman beralkohol harus dihentikan sebelum kehamilan terjadi. Tak ada tingkat pemakaian alkohol yang aman semasa kehamilan. Minuman beralkohol tersebut akan masuk ke dalam darah bayi melalui darah ibunya. Sementara hati janin belum berfungsi maksimal, maka minuman tersebut akan tetap beredar di dalam darah. Pada wanita yang minum alkohol dalam jumlah berlebihan, sebagian besar akan berisiko pada bayi.

19. Daging setengah matang

Daging sebaiknya diolah sampai matang, karena bahan makanan berasal dari hewan bisa mengandung bakteri, parasit, protozoa dan bahkan berbagai jenis cacing. Pada telur setengah matang pun bisa ditemukan salmonela yang dapat mengakibatkan penyakit typhus.

20. Pil KB

Saat belum menyadari Anda hamil, mungkin Anda masih mengkonsumsi pil KB. Tak perlu terlalu khawatir, karena pil KB tak secara langsung menyebabkan efek pada janin, misalnya bayi cacat. Lagipula, hormon-hormon sintetis dalam pil KB hampir sama dengan hormon-hormon alami yang diproduksi tubuh. Tapi, segera hentikan setelah tahu diri Anda hamil.

21. Kafein

Ibu hamil tetap boleh saja meminum kopi, asal tak berlebihan. Tapi, ingat, kafein merupakan suatu perangsang yang berpengaruh dan bisa meningkatkan produksi hormon stres. Peningkatan ini menyebabkan berkurangnya aliran darah ke rahim dan berkurangnya oksigen mencapai janin. Jadi, mengkonsumsi kafein dalam jumlah yang banyak tak baik bagi Anda dan bayi Anda. Sedangkan minum teh disarankan tidak berbarengan dengan vitamin/makanan yang mengandung zat besi. “Teh akan menghambat penyerapan zat besi.”

22. Obat pereda sakit

Jangan minum obat sembarangan ! Tapi, bukan berarti bila sakit dalam keadaan hamil tak boleh minum obat. Selalu konsultasikan dengan dokter kandungan bila Anda akan mengkonsumsi obat-obatan tertentu. Atau, beri tahukan dokter bila Anda sedang hamil, sehingga ia akan menuliskan resep obat yang aman untuk ibu hamil.

11 Sumber Gizi Ibu Hamil

By | Artikel | No Comments

11 SUMBER GIZI IBU HAMIL

Kebutuhan gizi dan nutrisi ibu hamil wajib dicukupi karena kebutuhan ibu hamil harus bisa menutrisi janin yang ada di dalam kandungannya. Jangan sampai pada masa kehamilan Anda kekurangan nutrisi sebab jika sampai kekurangan nutrisi akan berakibat pada janin yang dikandung.

Sumber makanan gizi untuk ibu hamil dapat diperoleh dengan mengkonsumsi makanan yang kaya akan kebutuhan utama nutrisi seperti protein, zat besi dan lainnya. Meskipun nutrisi juga ditemukan dalam minuman namun nutrisi ditemukan dalam makanan. Berikut ini daftar makanan yang bisa dijadikan sebagai sumber nutrisi bagi ibu hamil :

UBI JALAR

Ubi jalar merupakan salah satu makanan yang sangat dibutuhkan bagi ibu hamil. Ubi jalar juga mengandung vitamin A yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil. Selain Vitamin A, ubi jalar juga memiliki kandungan asam folat, tinggi serat serta kandungan vitamin C yang banyak.

IKAN SALMON

Salah satu makanan yang mengandung gizi dan nutrisi adalah ikan salmon yang merupakan sumber protein tinggi. Seperti yang dibahas sebelumnya protein sangat bermanfaat untuk ibu hamil. Ikan salmon selain mengandung protein tinggi juga mengandung nutrisi berupa omega-3 yang sangat bermanfaat bagi ibu hamil.

BIJI GANDUM

Biji gandum juga sangat bermanfaat bagi ibu hamil karena tinggi serat dan juga bernutrisi. Di dalam gandum juga terdapat vitamin E, selenium dan juga fitonutrien. Selenium dan fitonutrien merupakan senyawa yang bisa melindungi sel-sel janin supaya dapat berkembang dengan baik dan tidak mudah rusak. Ini sangat berguna bagi ibu hamil.

TELUR

Telur merupakan salah satu nutrisi yang sangat bermanfaat bagi tubuh ibu hamil. Telur juga memiliki nutrisi berupa protein yang cukup bagi ibu hamil. Di dalam satu butir telur selain mengandung protein tinggi namun juga memiliki kalori yang tinggi. Kalori di dalam satu butir telur sebanyak 90 kalori. Sedangkan kalori tersebut merupakan nutrisi yang harus ada serta dipenuhi oleh ibu hamil di setiap trimesternya. Telur juga mempunyai lebih dari 12 vitamin dan juga mineral. Zat yang dibutuhkan ibu hamil seperti kolin juga ada di dalam telur. Omega-3 pun juga ada di dalam telur. Bisa dikatakan bahwa telur merupakan makanan dengan sumber nutrisi lengkap yang dibutuhkan bagi ibu hamil.

SAYURAN HIJAU

Sayur adalah sumber nutrisi lengkap yang harus selalu dipenuhi oleh ibu hamil. Sayuran yang berwarna hijau sangat dibutuhkan oleh ibu hamil. Sayur kaya akan serat dan juga vitamin. Sayur yang harus selalu dikonsumsi oleh ibu hamil seperti bayam, kangkung, brokoli dan juga sawi. Di dalam sayur tersebut terdapat vitamin A, vitamin C, vitamin K serta folat yang dibutuhkan oleh ibu hamil.

DAGING TANPA LEMAK

Daging tanpa lemak juga baik untuk gizi dan nutriai ibu hamil karena memiliki lemak tidak jenuh dan lemak baik yang bermanfaat bagi ibu hamil untuk pembentukan cadangan energi.

BUAH

Buah yang tidak menjadi pantangan bagi ibu hamil sangat bermanfaat bagi ibu hamil. Di dalam buah mengandung banyak vitamin, mineral serta kandungan serat yang tinggi. Buah juga kaya akan antioksidan yang bermanfaat bagi ibu hamil dalam menangkal radikal bebas.

KACANG ALMOND DAN SUSU TANPA LEMAK

Kacang almond dan susu tanpa lemak merupakan sumber kalsium yang sangat dibutuhkan bagi ibu hamil. Seperti yang dibahas sebelumnya kalsium sangat bermanfaat pertumbuhan tulang dan gigi bagi janin, serta pembentukan saraf dan menjaga kesehatan saraf. Susu bisa menghindarkan ibu hamil agar tidak terkena osteoporosis. Oleh sebab itulah kebutuhan akan kalsium harus selalu terpenuhi.

KACANG MERAH

Kacang merah merupakan sumber zat besi yang sangat bermanfaat bagi pembentukan sel-sel darah merah. Sel-sel darah merah sangat bermanfaat untuk mencegah ibu hamil terkena amenia.

TOMAT DAN LOBAK

Di dalam tomat dan lobak terdapat vitamin A, vitamin B6, vitamin C dan juga vitamin D. Vitamin tersebut merupakan vitamin yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil. Manfaatnya sangat besar bagi ibu dan janin misalnya dalam membantu metabolisme ibu hamil dalam mencukupi protein, lemak dan juga karbohidrat.

NASI

Nasi merah sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil. Ibu hamil harus memiliki energi yang cukup untuk melakukan aktivitas sehari-harinya. Agar tidak lemas kebutuhan karbohidrat harus selalu terpenuhi. Yang harus diingat adalah nasi merah lebih baik dibandingkan dengan nasi putih. Nasi putih memiliki kadar glukosa tinggi yang tidak baik bagi perkembangan janin di dalam kandungan.

*) AKIBAT KEKURANGAN GIZI

Banyak yang bisa diakibatkan karena kekurangan nutrisi. Akibat tersebut sangat fatal bagi ibu hamil dan juga janin yang ada di dalam kandungannya. Akibat dari kekurangan gizi dan nutrisi adalah sebagai berikut ini :

1) MALNUTRISI

Malnutrisi adalah penyakit kekurangan gizi yang bisa terjadi pada janin dan juga ibu hamil. Akibatnya adalah ibu hamil dan janin bisa sangat rentan terkena berbagai penyakit. Organ janin pun tidak bisa berfungsi secara sempurna akibat malnutrisi.

2) JANIN DENGAN BERAT BADAN RENDAH

Karena kurang dalam mengkonsumsi nutrisi, ibu hamil akan melahirkan bayi dengan berat badan rendah. Bayi jika berat badannya rendah akibatnya adalah janin harus berada di inkubator untuk meningkatkan berat badannya.

3) ANAK MEMILIKI IQ YANG RENDAH

Karena kekurangan nutrisi selama kehamilan, janin yang akan dilahirkan oleh ibu hamil akan memiliki IQ yang rendah. Hal itu dikarenakan nutrisi yang bermanfaat untuk perkembangan saraf pusat dan kecerdasan otak janin tidak terpenuhi.

4) DOWN SINDROME

Kekurangan nutrisi bisa menyebabkan anak dilahirkan dengan keterbelakangan mental.

5) ANAK TUMBUH DENGAN LAMBAT

Karena selama kehamilan nutrisi tidak terjaga, janin selama ada di dalam kandungan dan setelah dilahirkan akan tumbuh dengan melambat. Selain itu bayi juga akan memiliki penglihatan buruk, kesulitan dalam belajar serta memiliki anemia.

6) IBU HAMIL AKAN KEKURANGAN ENERGI

Jika ibu hamil kurang dalam mencukupi asupan nutrisi akibatnya adalah ibu hamil akan merasa lemas dan tidak berenergi.

7) ANEMIA DAN TRANSFUSI DARAH

Jika kekurangan nutrisi berupa zat besi dan beberapa nutrisi yang bermanfaat dalam pembentukan sel darah merah. Bisa mengakibatkan ibu dan janin yang dikandung mengalami anemia. Akibatnya adalah setelah persalinan ibu hamil harus melakukan transfusi darah untuk memperbaiki sel darah merah yang keluar saat masa persalinan. Janin yang dikandung pun juga akan anemia.

Itulah beberapa efek atau akibat dari kekurangan nutrisi bagi ibu hamil. Dan untuk menghindari hal itu semua sebaiknya mulai dari sekarang ibu hamil mulai memperhatikan kebutuhan gizi nutrisinya.

8 Gizi dan Nutrisi Ibu Hamil

By | Artikel | No Comments

8 GIZI DAN NUTRISI IBU HAMIL

Gizi dan nutrisi ibu hamil merupakan hal penting yang harus dipenuhi selama kehamilan berlangsung. Jangan sampai ibu hamil kekurangan gizi dan nutrisi karena akan berakibat pada resiko kesehatan janin yang dikandung.

Gizi atau nutrisi ibu hamil kondisinya sama dengan pengaturan gizi mengenai pola makan yang sehat. Namun yang membedakan adalah ibu hamil harus lebih hati-hati dalam memilih makanan karena mengingat juga kesehatan janin yang sedang dikandungnya. Seiring dengan usia kehamilan yang kian bertambah, maka bertambah pula kebutuhan gizi dan nutrisi ibu hamil.

Nutrisi dan gizi yang baik ketika hamil, akan sangat membantu ibu hamil dan janin dalam menjalani hari-hari kehamilannya. Tentu saja ibu hamil dan janin akan tetap sehat. Selama kehamilan, kebutuhan nutrisi akan meningkat seperti kebutuhan akan kalsium, zat besi serta asam folat. Ibu hamil haruslah di beri dorongan agar mengkonsumsi makanan yang baik dan bergizi, ditambah kontrol terhadap kenaikan berat badannya selama kehamilan berlangsung. Kenaikan berat badan yang ideal untuk ibu hamil berkisar antar 12-15 kilogram.

Agar perkembangan janin berjalan dengan baik dan sehat serta ibu hamil dapat menjalani hari-hari kehamilannya dengan sehat, maka ibu hamil harus mengkonsumsi makanan yang mengandung gizi sebagai berikut:

Kalori

Selama masa kehamilan, konsumsi kalori haruslah bertambah dikisaran 300-400 kkal perharinya. Kalori yang dikonsumsi haruslah berasal dari sumber makanan yang bervariasi, dimana pola makan 4 sehat 5 sempurna harus sebagai acuannya. Sebaiknya, 55% kalori di peroleh dari umbi-umbian serta nasi sebagi sumber karbohidrat, lemak baik nabati maupun hewani sebanyak 35%, 10% dari protein dan sayuran serta buahan bisa melengkapi.

Asam Folat

Selama trimester pertama janin akan membutuhkan tambahan asam folat sebanyak 400 mikrogram per harinya. Apabila janin mengalami kekurangan akan asam folat, maka hal ini akan membuat perkembangan janin menjadi tidak sempurna dan dapat membuat janin terlahir dengan kelainan seperti mengalami anenchephaly (tanpa batok kepala), mengalami bibir sumbing dan menderita spina bifda (kondisi dimana tulang belakang tidak tersambung). Asam folat yang bisa di dapat pada buah-buahan, beras merah dan sayuran hijau.

Protein

Protein dibutuhkan oleh ibu hamil dengan jumlah sekitar 60 gram setiap harinya atau 10 gram lebih banyak dari biasanya. Protein bisa didapatkan dari kacang-kacangan, tempe, putih telur, daging dan tahu.

Kalsium

Kalsium berfungsi dalam pertumbuhan dan pembentukan gigi dan tulang janin. Dengan adanya kalsium yang cukup selama kehamilan, ibu hamil dapat terhindar dari penyakit osteoporosis. Susu dan produk olahan lainnya merupakan sumber kalsium yang baik, selain kalsium, susu memiliki kandungan vitamin lain yang dibutuhkan ibu hamil, seerti vitamin A, Vitamin D, Vitamin B2 vitamin B3 dan vitamin C. Selain dari susu, kacang-kacangan dan sayuran hijau merupakan sumber kalsium yang baik juga.

Vitamin A

Vitamin A sangat bermanfaat bagi pemeliharaan fungsi mata, pertumbuhan tulang dan kulit. Vitamin A juga dapat menjadi imunitas dan pertumbuhan janin. Akan tetapu, Anda jangan sampai berlebih dalam mengkonsumsi vitamin A karena akan membuat janin terganggu pertumbuhannya.

Zat Besi

Zat besi berfungsi dalam pembentukan darah terutama membentuk sel darah merah hemoglobin dan mengurangi resiko ibu hamil terkena anemia. Kebutuahan akan zat besi sebanyak 30 mg per hari. Zat besi dapat diperoleh pada hati, daging atau ikan.

Vitamin C

Ibu hami, tubuhnya akan memerlukan vitamin c untuk menyerap zat besi. Selain itu vitamin c juga sangat baik untuk kesehatan gusi dan gigi.

Vitamin D

Vitamin D dapat menyerap kalsium sehingga sangat bermanfaat untuk pembentukan dan pertumbuhan tulang bayi. Vitamin D dapat di dapat dari sumber makanan, susu, kuning telur atau hati ikan.

Hal yang penting untuk mengetahui kecukupan gizi dan nutrisi selama kehamilan adalah melalui perkembangan berat badan selama kehamilan. Apa yang terjadi jika selama kehamilan ibu mengalami kekurangan asupan gizi ? Akibat kekurangan gizi dapat menjadikan bayi terlahir secara prematur dan mengakibatkan keguguran, adanya kelainan syaraf, janin berkembang tidak normal bahkan hingga menyebabkan kematian janin.

Jadi, Anda perlu memperhatikan asupan gizi dan nutrisi, tetapi gizi yang berkualitas dengan komposisi yang berimbang dan cukup itu sangat penting.

Kebutuhan Gizi Balita

By | Artikel | No Comments

KEBUTUHAN GIZI BALITA

Asupan makanan yang bergizi sangat penting untuk sang bayi agar kelak dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal. Karena itu pastikan bahwa menu yang disajikan untuk sang bayi telah memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya.

Balita, pada usia ini mereka memasuki usia pra sekolah dan juga memiliki resiko besar terkena kurang gizi. Di usia ini, anak tumbuh dan berkembang dengan cepat sehingga membutuhkan zat gizi yang lebih banyak, namun mereka juga mengalami penurunan nafsu makan serta daya tubuh yang masih rentan sehingga lebih mudah terkena infeksi jika dibandingan dengan orang dewasa.

Zat gizi yang diperlukan anak balita adalah Karbohidrat berfungsi sebagai penghasil energy bagi tubuh dan menunjang aktivitas anak yang mulai aktif bergerak. Balita biasanya membutuhkan sebesar 1300 kkal per hari. Protein yang berfungsi untuk membangun dan memperbaiki sel tubuh dan menghasilkan energy.

Anak balita membutuhkan protein sebesar 35 gram per hari Mineral dan vitamin yang penting pada makanan anak adalah iodium, kalsium, zinc, asam folat, asam folat, zat besi, vitamin A,B,C,D,E, dan K. Mineral dan vitamin ini berperan dalam perkembangan motorik, pertumbuhan, dan kecerdasan anak serta menjaga kondisi tubuh anak agar tetap sehat. Sementara pertumbuhan fisik tubuh sedikit melambat, karenanya anak perlu makan makanan yang memberikan asupan gizi yang mendukung pertumbuhan otaknya.

Ketika memberikan nutrisi pada anak haruslah tepat, maksudnya adalah :

  1. Tepat kombinasi zat gizinya, antara kebutuhan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral serta kebutuhan cairan tubuh anak, yaitu 1-1,5 liter/hari.
  2. Tepat jumlah atau porsinya, sesuia yang diperlukan tubuh berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian.
  3. Tepat dengan tahap perkembangan anak, artinya kebutuhan kalori anak berdasarkan berat badan dan usia anak.

KEBUTUHAN GIZI BALITA

Berikut ini adalah kebutuhan gizi balita yang harus dipenuhi oleh para orangtua agar tumbuh kembang anak optimal

ENERGI

  1. Balita membutuhkan energi (sebagai kalori) untuk memungkinkan sang anak beraktifitas serta guna pertumbuhan dan perkembangan tubuh mereka.
  2. Tubuh mendapatkan energi terutama dari lemak dan karbohidrat tetapi juga beberapa dari protein

ASUPAN KALORI

Anak-anak usia balita membutuhkan kalori yang cukup banyak disebabkan bergeraknya cukup aktif pula. Mereka membutuhkan setidaknya 1500 kalori setiap harinya. Dan balita bisa mendapatkan kalori yang dibutuhkan pada makanan-makanan yang mengandung protein, lemak dan gula.

PROTEIN

  1. Protein diperlukan untuk pertumbuhan, pemeliharaan dan perbaikan jaringan tubuh, serta untuk membuat enzim pencernaan dan zat kekebalan yang bekerja untuk melindungi tubuh sang bayi.
  2. Kebutuhan protein secara proporsional lebih tinggi untuk anak-anak daripada orang dewasa.
  3. Asupan gizi yang baik bagi balita juga terdapat pada makanan yang mengandung protein. Karena protein sendiri bermanfaat sebagai prekursor untuk neurotransmitter demi perkembangan otak yang baik nantinya. Protein bisa didapatkan pada makanan-makanan seperti ikan, susu, telur 2 butir, daging 2 ons dan sebagainya.
  4. Sumber protein ikan, susu, daging, telur, kacang-kacangan
  5. Tunda pemberiannya bila timbul alergi atau ganti dengan sumber protein lain.
  6. Untuk vegetarian, gabungkan konsumsi susu dengan minuman berkadar vitamin C tinggi untuk membantu penyerapan zat besi.

LEMAK

  1. Beberapa lemak dalam makanan sangat penting dan menyediakan asam lemak esensial, yaitu jenis lemak yang tidak tersedia di dalam tubuh
  2. Lemak dalam makanan juga berfungsi untuk melarukan vitamin larut lemak seperti vitamin A, D, E dan K.
  3. Anak-anak membutuhkan lebih banyak lemak dibandingkan orang dewasa karena tubuh mereka menggunakan energi yang lebih secara proposional selama masa pertumbuhan dan perkembangan mereka. Namun, Anjuran makanan sehat untuk anak usia lebih dari 5 tahun adalah asupan lemak total sebaiknya tidak lebih dari 35% dari total energi.
  4. Sumber lemak dalam dalam makanan bisa di dapat dalam : mentega, susu, daging, ikan, minyak nabati.

KARBOHIDRAT

  1. Karbohidrat merupakan pati dan gula dari makanan
  2. Pati merupakan komponen utama dari sereal, kacang-kacangan, biji-bijian dan sayuran akar
  3. Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi anak. Hampir separuh dari energi yang dibutuhkan seorang anak sebaiknya berasal dari sumber makanan kaya karbahidrat seperti roti, seral, nasi, mi, kentang.
  4. Anjuran konsumsi karbohidrat sehari bagi anak usia 1 tahun keatas antara 50-60%
  5. Anak-anak tidak memerlukan ‘gula pasir’ sebagai energy serta madu harus dibatasi.
  6. Dalam kehidupan sehari-hari manusia membutuhkan karbohidrat sebagai energi utama serta bermanfaat untuk perkembangan otak saat belajar dikarnakan karbohidrat di otak berupa Sialic Acid. Begitu juga dengan balita, mereka juga membutuhkan gizi tersebut yang bisa diperoleh pada makanan seperti roti, nasi kentang, roti, sereal, kentang, atau mi.
  7. Kenalkan beragam karbohidrat secara bergantian.
  8. Selain sebagai menu utama, karbohidrat bisa diolah sebagai makanan selingan atau bekal sekolah seperti puding roti atau donat kentang yang lezat.

SERAT

  1. Serat adalah bagian dari karbohidrat dan protein nabati yang tidak dipecah dalam usus kecil dan penting untuk mencegah sembelit serta gangguan usus lainnya.
  2. Serat dapat membuat perut anak menjadi cepat penuh dan terasa kenyang, menyisakan ruang untuk makanan lainnya sehinga sebaiknya tidak diberikan berlebih

VITAMIN DAN MINERAL

  1. Vitamin adalah zat organik kompleks yang dibutuhkan dalam jumlah yang sangat kecil untuk banyak proses penting yang dilakukan dalam tubuh
  2. Mineral adalah zat anorganik yang dibutuhkan oleh tubuh untuk berbagai fungsi
  3. Makanan yang berbeda memberikan vitamin dan mineral yang berbeda dan memiliki diet yang bervariasi dan seimbang . Ini penting untuk menyediakan jumlah yang cukup dari semua zat gizi
  4. Ada beberapa pertimbangan pemberian zat gizi untuk diingat, seperti pentingnya zat besi dan pemberian vitamin dalam bentuk suplemen.

ZAT BESI

Usia balita merupakan usia yang cenderung kekurangan zat besi sehingga balita harus diberikan asupan makanan yang mengandung zat besi. Makanan atau minuman yang mengandung vitamin C seperti jeruk merupakan salah satu makanan yang mengandung gizi yang bermanfaat untuk penyerapan zat besi.

KALSIUM

Balita juga membutuhkan asupan kalsium secara teratur sebagai pertumbuhan tulang dan gigi balita. Salah satu pemberi kalsium terbaik adalah susu yang diminum secara teratur.