gizi ibu hamil

22 Larangan Bagi Ibu Hamil

By | Artikel | No Comments

22 Larangan Untuk Ibu Hamil

Ketika ibu sedang hamil, biasanya banyak sekali yang bilang dilarang ini itu. Tidak jarang larangan untuk ibu hamil yang aneh-aneh atau yang tidak bisa dinalar. Nah berikut ini ada 21 larangan untuk ibu hamil yang patut diketahui oleh para calon ibu.

Wanita hamil memang perlu dijaga agar kandungan (janin) dan ibu yang mengandung tetap sehat hingga kelahiran. Akan tetapi, banyak juga larangan ditujukan bagi ibu hamil. Apa saja larangan itu ? Padahal kan ibu hamil itu merupakan manusia yang sehat. Berikut ini telah dirangkum 21 larangan bagi ibu hamil, sumber dari Dr. Dwiana Ocviyanti, Sp.OG (RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta).

Sebagai ibu hamil, berhati-hati jelas perlu. Bahkan, kehati-hatian perlu dilakukan sebelum kehamilan dimulai. Saat ini, konseling prahamil sudah banyak dilakukan dimasyarakat. Tujuan konseling prahamil adalah untuk menyiapkan kehamilan yang sehat. Sehingga bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Terutama yang berkaitan dengan kebiasaan, konsumsi bahan makanan, dan sebagainya.

Agar ibu hamil tidak selalu cemas sepanjang kehamilannya, ada baiknya kita mengenali apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat ibu hamil. Simak artikel berikut ini :

1. Olahraga

Bila Anda terbiasa berolahraga, semasa hamil pun dapat diteruskan untuk dilakukan. Akan tetapi olahraga yang dilakukan bukanlah yang berbahaya dan mengandung risiko, seperti balapan mobil, berkuda, lompat-lompat, arung jeram, dan sebagainya. Tapi, lakukanlah olahraga ringan selama 5-30 menit, misalnya jalan pagi, senam ringan, atau berenang.

2. Melukis

Bagi perempuan yang hobi melukis, aktivitas ini tetap bisa dilakukan selagi hamil. Tapi, jangan terlalu lama atau berlebihan. Cukup 1-2 jam setiap hari. Yang dikhawatirkan selama melukis bau cat dapat terhirup dalam waktu lama. Karena sebagian besar jenis cat mengandung bahan kimia.

3. Hubungan Seks

Orgasme bisa menyebabkan keguguran di usia kehamilan muda dan menyebabkan persalinan di usia kehamilan lanjut. Tapi, hal tersebut tak terbukti pada kehamilan normal. “Jadi, aktivitas ini boleh-boleh saja dilakukan. Asal tidak ada indikasi kelainan pada kehamilannya, semisal letak ari-ari di bawah atau perdarahan.”

4. Merokok

Ibu perokok mengakibatkan bayi mendapat darah lewat plasenta lebih sedikit, sehingga zat asam dalam darahnya sedikit. Akibatnya berat badan bayi pun lebih rendah dibanding bayi dari ibu tidak merokok. Jadi, semasa hamil bahkan jauh sebelum hamil, kegiatan yang tak bermanfaat ini sebaiknya dihentikan.

5. Naik pesawat

Ibu hamil tetap boleh naik pesawat, sebelum usia kehamilan 7 bulan. Sebetulnya bayi dalam kandungan tak bermasalah dengan ketinggian dan perbedaan tekanan udara. Agar perjalanan dengan pesawat lebih nyaman sebaiknya duduk di pinggir “gang” agar mudah bila mau ke kamar kecil. Gunakan pula tali pengaman agar duduk nyaman, dan gunakan penyangga kaki agar tak menimbulkan bengkak dan juga bantal kecil di belakang punggung.

6. Rontgen

Radiasi tak boleh dilakukan, apa pun indikasinya. Semua bentuk radiasi berpotensi membahayakan perkembangan janin. Pada saat ini janin sedang dalam perkembangan. “Semua jenis radiasi dapat mengacaukan perkembangan sel. Sehingga terjadi mutasi sel yang bisa berkembang ke arah kanker, cacat dan sebagainya.”

7. Sauna

Pada masa kehamilan kegiatan ini sama sekali tak menyenangkan. Apalagi dilakukan dalam ruang tertutup dan udara yang panas. Sementara wanita hamil, kan, sudah banyak mengalami penguapan dari tubuhnya dengan seringnya berkeringat. Jadi, buat apa bersauna?

8. Bekerja di depan komputer

Radiasi dari komputer bisa dikatakan kecil sekali. “Jadi, boleh saja asal tak terlalu lama.” Perhatikan pula sikap tubuh, agar tak muncul keluhan sakit punggung. Cobalah sesering mungkin untuk bergerak. Sebaiknya setiap 1-2 jam Anda melakukan kegiatan lain, seperti jalan-jalan sebentar atau menggerakkan anggota badan.

9. Mandi Malam

Yang harus diperhatikan wanita hamil masalah higienis. Kalau tak mandi, bisa timbul jamur karena wanita hamil banyak berkeringat. “Jadi, boleh saja mandi malam asal tak sampai menggigil kedinginan.” Bila tak ingin mandi, minimal membasuh dengan waslap, membersihkan daerah kemaluan, membersihkan daerah lipatan kulit danatau rontgen gigi, sebaiknya katakan pada dokter bahwa Anda tengah hamil.

10. Mengemudi

Bila kehamilan tak bermasalah, Anda diperbolehkan mengemudi. Tapi, perhatikan jarak dan lama mengemudi. Sering-seringlah mengubah posisi untuk mengendorkan otot-otot kaki. Jangan menunda keinginan buang air kecil karena terlalu asyik mengemudi.

11. Diet

Diet tidak baik bagi kondisi ibu dan bayi, karena bisa menimbulkan kekurangan vitamin, mineral dan bahan makanan lain. Diet hanya boleh dilakukan atas persetujuan dokter. Beberapa ibu hamil justru dianjurkan diet bahan makanan tertentu. Tujuannya, tentu saja bukan menurunkan berat badan, tapi agar berat badan ibu tak bertambah secara berlebihan.

12. Cat

Hindarilah kontak dengan cat, sekalipun hanya menghirup bau thinner-nya. Karena zat yang terdapat dalam cat bisa masuk ke dalam tubuh. Tak heran bila ada orang yang merasa pusing setelah mencium baunya, apalagi bagi wanita hamil. Memang belum diketahui pasti apakah bahan cat bisa berbahaya bagi perkembangan janin atau tidak. Tapi, pencegahan tentu selalu lebih baik, bukan?

13. Bahan pembersih dan pengkilap

Bahan pembersih dan pengkilap mengandung bahan-bahan kimia yang dapat diserap lewat kulit dan masuk ke dalam aliran darah di mana janin sedang berkembang. Karena itu, hindari kontak langsung dengan kulit. Sebaiknya gunakan sarung tangan bila dalam pekerjaan, Anda harus menggunakan bahan pembersih atau pengkilap.

14. Pewarna Rambut

Akibat dari pewarna rambut memang belum ada bukti yang menunjukkan bahan-bahan kimia dalam pewarna rambut berbahaya bagi janin. Tapi, di lain pihak, pewarna rambut pun tak terbukti aman sama sekali. Jadi, sebaiknya sementara Anda hamil, tundalah keinginan untuk mengecat rambut.

15. Kosmetik

Sebetulnya kosmetik mengandung bahan kimia, kendati jumlahnya sangat sedikit. Kandungan merkuri dalam kosmetik diketahui berbahaya bagi janin. Karena itu, konsultasikan pada ahlinya kosmetik yang aman buat ibu hamil.

16. Stoking

Jangan membatasi peredaran darah di kaki selama kehamilan, karena dapat menimbulkan pembengkakan. Jadi, jangan gunakan stoking yang membungkus kaki dengan ketat. Sebaiknya gunakanlah stoking dari bahan lunak bila Anda merasa perlu memakainya untuk menjaga keindahan dan kehangatan di ruang ber-AC. Penderita varises bisa tetap menggunakan stoking khusus varises.

17. Sepatu

Pemilihan sepatu semasa kehamilan lebih pada kenyamanan dan keamanan. Karena tubuh mengalami perubahan maka penting untuk menghindari sepatu yang akan membebani bagian punggung bawah dan otot-otot kaki. Seperti halnya sepatu berhak tinggi bisa berisiko terpeleset, jatuh dan kaki terkilir.

Sama halnya dengan sepatu bertumit rata yang lebih disukai, juga harus menunjang kaki dengan baik. Hindari pula yang dapat menyebabkan Anda jatuh atau tergelincir. Ketika membeli sepatu ukurannya sedikit lebih besar dari biasanya, sebagai antisipasi kaki yang membengkak yang umum terjadi semasa kehamilan.

18. Alkohol

Selama kehamilan, sebaiknya tak dikonsumsi sama sekali minuman berakohol. Bila wanita suka minum minuman beralkohol harus dihentikan sebelum kehamilan terjadi. Tak ada tingkat pemakaian alkohol yang aman semasa kehamilan. Minuman beralkohol tersebut akan masuk ke dalam darah bayi melalui darah ibunya. Sementara hati janin belum berfungsi maksimal, maka minuman tersebut akan tetap beredar di dalam darah. Pada wanita yang minum alkohol dalam jumlah berlebihan, sebagian besar akan berisiko pada bayi.

19. Daging setengah matang

Daging sebaiknya diolah sampai matang, karena bahan makanan berasal dari hewan bisa mengandung bakteri, parasit, protozoa dan bahkan berbagai jenis cacing. Pada telur setengah matang pun bisa ditemukan salmonela yang dapat mengakibatkan penyakit typhus.

20. Pil KB

Saat belum menyadari Anda hamil, mungkin Anda masih mengkonsumsi pil KB. Tak perlu terlalu khawatir, karena pil KB tak secara langsung menyebabkan efek pada janin, misalnya bayi cacat. Lagipula, hormon-hormon sintetis dalam pil KB hampir sama dengan hormon-hormon alami yang diproduksi tubuh. Tapi, segera hentikan setelah tahu diri Anda hamil.

21. Kafein

Ibu hamil tetap boleh saja meminum kopi, asal tak berlebihan. Tapi, ingat, kafein merupakan suatu perangsang yang berpengaruh dan bisa meningkatkan produksi hormon stres. Peningkatan ini menyebabkan berkurangnya aliran darah ke rahim dan berkurangnya oksigen mencapai janin. Jadi, mengkonsumsi kafein dalam jumlah yang banyak tak baik bagi Anda dan bayi Anda. Sedangkan minum teh disarankan tidak berbarengan dengan vitamin/makanan yang mengandung zat besi. “Teh akan menghambat penyerapan zat besi.”

22. Obat pereda sakit

Jangan minum obat sembarangan ! Tapi, bukan berarti bila sakit dalam keadaan hamil tak boleh minum obat. Selalu konsultasikan dengan dokter kandungan bila Anda akan mengkonsumsi obat-obatan tertentu. Atau, beri tahukan dokter bila Anda sedang hamil, sehingga ia akan menuliskan resep obat yang aman untuk ibu hamil.

Kesehatan Ibu Hamil

By | Artikel | No Comments

KESEHATAN IBU HAMIL

Setiap ibu hamil menginginkan agar tetap terjaga kesehatan ibu dan janinnya. Untuk itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh ibu hamil agar tetap sehat hingga proses kelahiran.

Dalam masa kehamilan, berikut ini beberapa hal yang harus dilakukan agar tetap sehat baik ibu hamil maupun janin :

  1. Makan 1-2 piring lebih banyak makanan bergizi dalam 1 hari- terlebih jika anda kurus, makan lebih banyak sayur dan buah, lauk- pauk – daging merah, ayam, telur, ikan, ercis dan kacang- kacangan setiap hari.
  2. Periksa kehamilan secara teratur ke bidan atau petugas kesehatan lainnya.
  3. Minum suplemen zat besi dari bidan tiap hari untuk mencegah pendarahan pada saat melahirkan.
  4. Menerima suntikan TT 2 kali semasa kehamilan
  5. Menggunakan garam beryodium di makanan setiap hari untuk kesehatan janin.
  6. Tetap melakukan aktivitas sehari- hari dan berolahraga secara teratur, tapi jaga jangan terlalu capek.

Selain memperhatikan hal yang perlu dilakukan saat kehamilan, berikut ini merupakan hal-hal yang juga perlu Anda hindari untuk kesehatan janin :

  1. Bekerja terlalu keras dan tidak cukup istirahat.
  2. Minum obat sembarangan kecuali dengan resep dokter.
  3. Pijat perut.
  4. Berada di sekitar anak- anak penderita cacar atau cacar Jerman.
  5. Merokok
  6. Minum minuman beralkohol
  7. Bekerja dengan dan menghirup pestisida, herbisida atau bahan kimia lainnya.
  8. Makan terlalu sedikit dengan menu monoton; tidak ada makanan yang harus dihindari selama kehamilan.

Ibu hamil biasanya mengalami beberapa masalah ringan seperti mual dan muntah, panas di rongga dada, kaki bengkak maupun hal lainnya seperti sembelit. Untuk mengatasi hal-hal semacam itu, berikut ini beberapa pertolongan pertama untuk mengatasi masalah ringan selama kehamilan :

  1. Mual atau Muntah-Coba makan dengan porsi kecil tapi teratur walaupun tidak ada nafsu makan. Jika masih berlanjut, bidan mungkin bisa memberi obat.
  2. Panas atau Terbakar –di lambung atau rongga dada (asam lambung dan dada sesak) – Makan makanan dalam porsi kecil sampai habis dan banyak minum air.Bidan mungkin bisa memberi obat.
  3. Bengkak Kaki- Istirahat dengan kaki diangkat selama beberapa kali dalam sehari. Makan secara teratur dan kurangi makanan bergaram tiggi seperti mi instan. Jika kaki sangat bengkak, dikuti pembengkakan tangan dan wajah, segera pergi berobat.
  4. Sakit Punggung : Bisa diatasi melalui olahraga serta sikap duduk dan berdiri tegak.
  5. Terlalu kurus, pucat dan lemah : Makan lebih banyak beserta lauk pauk seperti ercis, kacang- kacangan, daging ayam, susu, telur, daging merah, ikan dan sayur warna hijau tua. Minum kapsul zat besi setiap hari.
  6. Sembelit :Minum banyak air- kurang lebih 6-8 gelas sehari. Makan banyak buah, sayuran, dan ubi. Banyak berolahraga.

Untuk para ibu hamil, posisi duduk saat sedang hamil juga dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan bayi. Itulah sebabnya mengapa disarankan duduk dengan posisi yang tidak sembarangan bagi ibu hamil. Berikut ini beberapa posisi duduk yang tidak dianjurkan bagi para ibu hamil :

Posisi Bungkuk

Saat posisi membungkuk, punggung Anda tidak terjaga lurus. Berat badan dibebankan pada sumsum tulang belakang. Dan ini dapat membahayakan keselamatan Anda, juga janin yang ada di dalam perut. Maka dari itu, hindari posisi duduk seperti ini

Duduk dengan kaki menggantung

Duduk dengan kaki menggantung akan meningkatkan aliran darah ke kaki Anda. Sehingga, kaki akan mengalami pembengkakkan, yang mana hal ini merupakam masalah umum bagi para ibu hamil.

Duduk Tanpa Sandaran

Duduk tanpa sandaran, menyebabkan punggung dalam posisi tegang. Sehingga, punggung akan lekas nyeri dan pegal. Sebaiknya jika sedang duduk, pilihlah kursi yang memiliki sandaran. Agar punggung dalam kondisi nyaman dan rileks.

Posisi Duduk membungkuk Ke Depan

Duduk membungkuk ke depan adalah posisi paling berbahaya bagi ibu hamil. Karena, saat Anda membungkuk ke arah depan, beban tubuh beralih menekan perut Anda. Apalagi jika masa kehamilan telah memasuki fase lanjut, tulang rusuk Anda dapat menusuk tubuh bayi dan meninggalkan bekas permanen.

Posisi Duduk Setengah

Ibu hamil terkadang lalai dan sering duduk dengan posisi seperti ini. Tahukah Anda bahwa pada posisi ini sumsum tulang belakang menahan berat tubuh Anda. Dan itulah sebabnya, jika Anda duduk seperti ini dalam waktu yang lama, punggung akan terasa nyeri dan pegal.