harga qurban sapi

Harga Kambing Kurban di Bandung

By | Artikel, Paket Qurban, Tentang Qurban | No Comments

Harga Kambing kurban di Bandung

Hai para sahabat Aqiqah Berkah yang dirahmati oleh Allah SWT. Kami akan mengulas mengenai harga kambing kurban yang ada di Bandung. Sebelumnya simak dahulu ulasan berikut ini…

HUKUM-HUKUM YANG BERKAITAN DENGAN HEWAN KURBAN

Ada beberapa hukum yang berkaitan dengan hewan kurban. Sepantasnyalah bagi seorang muslim untuk mengetahuinya agar ia berada di atas ilmu dalam melakukan ibadahnya, dan di atas keterangan yang nyata dari urusannya. Berikut ini kami sebutkan hukum-hukum tersebut secara ringkas.

Pertama : Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkurban dengan dua ekor domba jantan yang disembelihnya setelah shalat Id. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan.

“Artinya : Siapa yang menyembelih sebelum shalat maka tidaklah termasuk kurban sedikitpun, akan tetapi hanyalah daging sembelihan biasa yang diberikan untuk keluarganya”

Kedua : Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepada para sahabatnya agar mereka menyembelih jadza’ dari domba, dan tsaniyya dari yang selain domba

Mujasyi bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu mengabarkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Artinya : Sesungguhnya jadza’ dari domba memenuhi apa yang memenuhi tsaniyya dari kambing”

Ketiga : Boleh mengakhirkan penyembelihan pada hari kedua dan ketiga setelah Idul Adha, karena hadits yang telah tsabit dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam : (bahwa) beliau bersabda :
“Artinya : Setiap hari Tasyriq ada sembelihan”

Berkata Ibnul Qayyim rahimahullah.
“Ini adalah madzhabnya Ahmad, Malik dan Abu Hanifah semoga Allah merahmati mereka semua. Berkata Ahmad : Ini merupakan pendapatnya lebih dari satu sahabat Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Al-Atsram menyebutkannya dari Ibnu Umar dan Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhum”

Keempat : Termasuk petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bagi orang yang ingin menyembelih kurban agar tidak mengambil rambut dan kulitnya walau sedikit, bila telah masuk hari pertama dari sepuluh hari yang awal bulan Dzulhijjah. Telah pasti larangan yang demikian itu.

Berkata An-Nawawi dalam “Syarhu Muslim” (13/138-39).
“Yang dimaksud dengan larangan mengambil kuku dan rambut adalah larangan menghilangkan kuku dengan gunting kuku, atau memecahkannya, atau yang selainnya. Dan larangan menghilangkan rambut dengan mencukur, memotong, mencabut, membakar atau menghilangkannya dengan obat tertentu atau selainnya. Sama saja apakah itu rmabut ketiak, kumis, rambut kemaluan, rambut kepala dan selainnya dari rambut-rambut yang berada di tubuhnya”.

Berkata Ibnu Qudamah dalam “Al-Mughni” (11/96).
“Kalau ia terlanjur mengerjakannya maka hendaklah mohon ampunan pada Allah Ta’ala dan tidak ada tebusan karenanya berdasarkan ijma, sama saja apakah ia melakukannya secara sengaja atau karena lupa”.

Aku katakan :
Penuturan dari beliau rahimahullah mengisyaratkan haramnya perbuatan itu dan sama sekali dilarang (sekali kali tidak boleh melakukannya -ed) dan ini yang tampak jelas pada asal larangan nabi.

Kelima : Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam memilih hewan kurban yang sehat, tidak cacat. Beliau melarang untuk berkurban dengan hewan yang terpotong telinganya atau patah tanduknya. Beliau memerintahkan untuk memperhatikan kesehatan dan keutuhan (tidak cacat) hewan kurban, dan tidak boleh berkurban dengan hewan yang cacat matanya, tidak pula dengan muqabalah, atau mudabarah, dan tidak pula dengan syarqa’ ataupun kharqa’ semua itu telah pasti larangannya.

Boleh berkurban dengan domba jantan yang dikebiri karena ada riwayat dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang dibawakan Abu Ya’la (1792) dan Al-Baihaqi (9/268) dengan sanad yang dihasankan oleh Al-Haitsami dalam ” Majma’uz Zawaid” (4/22).

Keenam : Belaiu shallallahu ‘alaihi wa sallam menyembelih kurban di tanah lapang tempat dilaksanakannya shalat.

Ketujuh : Termasuk petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa satu kambing mencukupi sebagai kurban dari seorang pria dan seluruh keluarganya walaupun jumlah mereka banyak. Sebagaimana yang dikatakan oleh Atha’ bin Yasar: Aku bertanya kepada Abu Ayyub Al-Anshari : “Bagaimana hewan-hewan kurban pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ?” Ia menjawab : “Jika seorang pria berkurban dengan satu kambing darinya dan dari keluarganya, maka hendaklah mereka memakannya dan memberi makan yang lain”

Kedelapan : Disunnahkan bertakbir dan mengucapkan basmalah ketika menyembelih kurban, karena ada riwayat dari Anas bahwa ia berkata :
“Artinya : Nabi berkurban dengan dua domba jantan yang berwarna putih campur hitam dan bertanduk. beliau menyembelihnya dengan tangannya, dengan mengucap basmalah dan bertakbir, dan beliau meletakkan satu kaki beliau di sisi-sisi kedua domba tersebut”

Kesembilan : Hewan kurban yang afdhal (lebih utama) berupa domba jantan (gemuk) bertanduk yang berwarna putih bercampur hitam di sekitar kedua matanya dan di kaki-kakinya, karena demikian sifat hewan kurban yang disukai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Kesepuluh : Disunnahkan seorang muslim untuk bersentuhan langsung dengan hewan kurbannya (menyembelihnya sendiri) dan dibolehkan serta tidak ada dosa baginya untuk mewakilkan pada orang lain dalam menyembelih hewan kurbannya.

Kesebelas : Disunnahkan bagi keluarga yang menyembelih kurban untuk ikut makan dari hewan kurban tersebut dan menghadiahkannya serta bersedekah dengannya. Boleh bagi mereka untuk menyimpan daging kurban tersebut, berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
“Artinya : Makanlah kalian, simpanlah dan bersedekahlah”

Kedua belas : Badanah (unta yang gemuk) dan sapi betina mencukupi sebagai kurban dari tujuh orang. Imam Muslim telah meriwayatkan dalam “Shahihnya” (350) dari Jabir radhiyallahu ‘anhu ia berkata.
“Artinya : Di Hudaibiyah kami menyembelih bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam satu unta untuk tujuh orang dan satu sapi betina untuk tujuh orang”

Ketiga belas : Upah bagi tukang sembelih kurban atas pekerjaannya tidak diberikan dari hewan kurban tersebut, karena ada riwayat dari Ali radhiyallahu ia berkata.
“Artinya : Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan aku untuk mengurus kurban-kurbannya, dan agar aku bersedekah dengan dagingnya, kulit dan apa yang dikenakannya dan aku tidak boleh memberi tukang sembelih sedikitpun dari hewan kurban itu. Beliau bersabda : Kami akan memberikannya dari sisi kami” [

Keempat belas : Siapa di antara kaum muslimin yang tidak mampu untuk menyembelih kurban, ia akan mendapat pahala orang-orang yang menyembelih dari umat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam karena Nabi berkata ketika menyembelih salah satu domba.
“Artinya : Ya Allah ini dariku dan ini dari orang yang tidak menyembelih dari kalangan umatku”

Kelima belas : Berkata Ibnu Qudamah dalam “Al-Mughni” (11/95) : “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan Al-Khulafaur rasyidun sesudah beliau menyembelih kurban. Seandainya mereka tahu sedekah itu lebih utama niscaya mereka menuju padanya…. Dan karena mementingkan/mendahulukan sedekah atas kurban mengantarkan kepada ditinggalkannya sunnah yang ditetapkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Aqiqah Berkah merupakan sebuah usaha yang bergerak di bidang produk dan jasa penyediaan kambing dan sapi kurban beserta jasa pemotongan, pengolahan, pengantaran, dan penyaluran serta menerima pesanan paket nasi box untuk kebutuhan aqiqah, qurban atau kebutuhan lainnya. Didirikan sejak tahun 2008 dan di dukung oleh tenaga-tenaga profesional di bidangnya dan berakhlakuk karimah islami.

Maka kami layanan qurban online terpanggil untuk membantu san memudahkan bagi anda yang belum berqurban. Sekarang tunggu apalagi..

Segera pesan layanan qurban online sekarang juga. Kami akan menyediakan kambing dan sapi yang murah memenuhi syar’i, penyembelihan secara islami, mudah praktis, dan nyaman dengan pilihan harga yang bervariasi.

Tujuan Aqiqah Berkah yaitu membuat semua orang bisa berkurban menjalankan sunnah Rasulullah SAW. Di Aqiqah Berkah harga jual kambing murah di bandingkan dengan jasa layananqurban lainnya dan terjangkau untuk seluruh umat.

Keunggulan layanan qurban online ini sebagai berikut:

  1. Kambing berkualitas tinggi dan telah memenuhi syarat untuk qurban
  2. Kambing disembelih oleh ahlinya sesuai syariat Islam (wajib dan sunnah) jika memilih qurban online.
  3. Kambing dapat dilihat dan dipilih langsung di kandang
  4. Kami melayani Qurban untuk daerah Sekarisidenan Kediri
  5. GRATIS ongkos kirim untuk Nganjuk, madiun, kediri dan sekitarnya
  6. Kambing sehat, baik/sesuai syariah
  7. Pembayaran setelah barang sampai / transfer.
  8. Siap menyalurkan kepada yang berhak: pondok pesantren, panti asuhan dan fakir miskin.

Daftar Harga Kambing dan Sapi Qurban di Aqiqah Berkah Bandung

Untuk sobat semua yang tinggal di Aqiqah Berkah dan ingin membeli kambing untuk berqurban kami memberikan referensi harga kambing qurban berikut ini:

A. Kambing qurban 2020 (Ready Stock)
– Jenis : Kambing / Domba Gibas
– Berat : Mulai dari 23-38 kg
– Umur : -+ 1 tahun
– Harga : Mulai dari Rp.1.900.000,-
(Untuk jenis lebih lengkap dan terupdate bisa menghubungi kontak kami)

B. Harga Sapi qurban 2020 (Ready Stock)
1) Sapi Jawa
– Berat : Mulai dari 300 kg
– Harga : Mulai dari Rp.22.000.000,-
2) Sapi Bali
– Berat : Mulai dari 300 kg
– Harga : Mulai dari Rp.22.000.000,-
(Untuk jenis lebih lengkap dan terupdate bisa menghubungi kontak kami)

Harga kambing qurban dan sapi qurban tersebut dapat anda dapatkan melalui penawaran Paket Qurban 2020 Aqiqah Berkah. Berikut Paket Qurban 2020 yang telah kami sediakan :

  1. Paket Qurban Peduli Syar’i
    Pada paket qurban peduli syar’i, kami menyediakan pemesanan hewan qurban sekaligus jasa pemotongan hewan qurban secara syar’i. Untuk penyaluran daging qurban, Anda dapat memesan tempat yang dikehendaki atau yang diamanahkan seperti panti asuhan, pondok pesantren, dll sebagai tempat pembagian daging qurban. Kami menerima jasa pemesanan dari kota semarang dan sekitarnya.
  2. Paket Qurban Mandiri Syar’i
    Pada paket ini kami menyediakan jasa pemesanan hewan qurban syar’i dan untuk penyembelihannya dilakukan mandiri oleh orang yang akan berqurban.
    Adapun area atau tempat untuk pendistribusian daging (Paket Qurban Peduli Syar’i) dan pengantaran hewan qurban (Paket Qurban Mandiri Syar’i) yang dapat kami sediakan meliputi kabupaten dan kota :
    (a) Jombang
    (b) Mojokerto
    (c) Nganjuk
    (d) Kediri
    (e) Tulungagung
    (f) Ngawi
    (g) Magetan
    (h) Ponorogo
    (i) Madiun

Nilai tambah hewan qurban Aqiqah Berkah

  1. Syarat hewan qurban sesuai syar’i
  2. Umur hewan telah mencukupi (Nishab)
  3. Dipelihara secara baik dan tidak ber-aib
  4. Ternak berasal dari daerah bebas penyakit menular
  5. Ternak berasal dari penampungan yang jelas
  6. Ternak mendapatkan perlakuan yang layak

Silahkan bagi sahabat Aqiqah Berkah yang yang ingin memesan penawaran paket qurban 2020 dari kami. Karena kami Aqiqah Berkah siap menjadi mitra anda yang beramanah untuk membantu kelancaran ibadah qurban anda. Pesan paket qurban yang anda kehendaki mulai dari sekarang, untuk mendapatkan harga yang ekonomis. Berikut kontak kami yang dapat anda hubungi.

Informasi dan Pemesanan :

085853444472

Kambing Qurban Semarang

By | Tentang Qurban | No Comments

Kambing Qurban Semarang

Hai para sahabat… udah pada tau belum? Letak perintah berqurban dalam Al-Qur’an. Jika belum mari simak artikel berikut ini. Berikut ini ulasan mengenai Perintah Berqurban.

Dimana letak perintah berqurban dalam al-Qur’an?

Perintah berkurban di dalam al-Qur’an terdapat di berbagai surat/ayat, antara lain dalam surat al-Kautsar (108) ayat 2; surat al-Hajj (22) ayat 34-35 dan ayat 36; serta surat ash-Shaffat ayat 102-107, ditambah lagi dengan penjelasan dari Nabi Muhammad saw dalam berbagai sabdanya yang bisa dibaca dalam kitab shahih al-Bukhari, Muslim, dan dalam kitab-kitab sunan dan kitab musnad.

Di dalam surat al-Kautsar (108) ayat 2 Allah berfirman: Artinya: “Maka shalatlah engkau karena Tuhanmu dan berkurbanlah.” [QS. al-Kautsar (108): 2]

Di dalam surat al-Hajj (22) ayat 34-35, Allah berfirman:
Artinya: Artinya: “Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah). (yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, orang-orang yang sabar terhadap apa yang menimpa mereka, orang-orang yang mendirikan sembahyang dan orang-orang yang menafkahkan sebagian dari apa yang telah Kami rezkikan kepada mereka.” [QS. al-Hajj (22): 34-35]

Di dalam surat ash-Shaffat (37) ayat 103-107, Allah berfirman:
Artinya: “Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu! Ia menjawab: Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis (nya), (nyatalah kesabaran keduanya). Dan Kami panggillah dia: Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu, sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.” [QS. ash-Shaffat (37): 103-107]

Selanjutnya di dalam surat al-Hajj (22) ayat 36, Allah berfirman:
Artinya: “Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebahagian dari syi`ar Allah, …” [QS. Hajj (22): 36]

Di dalam hadits riwayat Imam Ahmad dan Ibnu Majah dari Abu Hurairah disebutkan:
Artinya: “Barangsiapa mempunyai keluasan rezki (mampu berkurban) tetapi ia tidak mau berkurban, maka janganlah ia mendekati tempat kami bersembahyang.”

Di dalam hadits lain yang juga diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Ibnu Majah dari shahabat Zaid bin Arqam disebutkan:
Artinya: “Aku atau mereka bertanya: Hai Rasulullah, apakah kurban itu? Nabi saw menjawab: Itulah suatu sunnah ayahmu Ibrahim. Mereka bertanya (lagi): Apakah yang kita peroleh dari kurban itu? Rasulullah saw menjawab: Di tiap-tiap bulu kita mendapat suatu kebajikan.”

Di dalam sabda Nabi saw yang lain, diriwayatkan oleh Imam Ahmad juga dari Jubair ibn Muth‘im, Rasulullah saw bersabda:
Artinya: “Tiap-tiap (semua) hari Tasyriq itu adalah hari menyembelih.”

PENYEMBELIHAN HEWAN QURBAN DALAM RANGKA IBADAH HAJI

Penyembelihan hewan qurban dalam rangka ibadah haji dilakukan adakalanya sebagai Dam dan bukan sebagai Dam. Membayar Dam penyembelihannya wajib dilaksanakan di Mina, tanggal 10 Zulhijjah, sedangkan menyembelih hewan qurban (bukan Dam) bisa dilaksanakan di mana saja, mulai usai shalat Ied sampai akhir hari Tasyriq. Membayar uang qurban melalui Bank yang biasa dilakukan jamaah haji Indonesia, hanya merupakan jalan pintas agar jamaah haji tidak direpotkan dengan mencari/menyembelih hewan qurban. Tentang kesahannya qurban lewat Bank, insya Allah terjamin. Selanjutnya bahwa menyembelih hewan qurban (Dam) menurut tuntunan Nabi saw dilaksanakan di Mina, sebagaimana hadis riwayat Muslim dari Jabir, sebagai berikut:
Artinya: “Sesungguhnya Rasulullah saw bersabda: Saya menyembelih hewan ternak di sini (Mina). Mina seluruhnya adalah tempat menyembelih ternak. Maka sembelihlah di rumah kamu masing-masing (Mina).”

Sedangkan berqurban (udhiyah) itu hukumnya sunat dan diutamakan penyembelihannya di tempat shalat masing-masing, sebagaimana disebutkan dalam hadis Nabi saw riwayat al-Bukhari dari Ibnu Umar:
Artinya: “Nabi saw menyembelih dan berkurban di tempat shalat.”

Jadi menurut tuntunan Nabi saw menyembelih hewan qurban yang lebih afdol adalah disembelih di tempat shalat Ied, terutama di tempat di mana daging sembelihan tersebut bisa lebih banyak dimanfaatkan oleh orang yang sangat membutuhkan.

Nah itulah perintah qurban yang terletak di dalam Al-Qur’an. Berikut ini ulasan mengenai kambing qurban semarang.

Aqiqah Berkah merupakan sebuah usaha yang bergerak di bidang produk dan jasa penyediaan kambing dan sapi kurban beserta jasa pemotongan, pengolahan, pengantaran, dan penyaluran serta menerima pesanan paket nasi box untuk kebutuhan aqiqah, qurban atau kebutuhan lainnya. Didirikan sejak tahun 2008 dan di dukung oleh tenaga-tenaga profesional di bidangnya dan berakhlakuk karimah islami.

Maka kami layanan qurban online terpanggil untuk membantu san memudahkan bagi anda yang belum berqurban. Sekarang tunggu apalagi..

Segera pesan layanan qurban online sekarang juga. Kami akan menyediakan kambing dan sapi yang murah memenuhi syar’i, penyembelihan secara islami, mudah praktis, dan nyaman dengan pilihan harga yang bervariasi.

Tujuan Aqiqah Berkah yaitu membuat semua orang bisa berkurban menjalankan sunnah Rasulullah SAW. Di Aqiqah Berkah harga jual kambing murah di bandingkan dengan jasa layananqurban lainnya dan terjangkau untuk seluruh umat.

Keunggulan layanan qurban online ini sebagai berikut:

  1. Kambing berkualitas tinggi dan telah memenuhi syarat untuk qurban
  2. Kambing disembelih oleh ahlinya sesuai syariat Islam (wajib dan sunnah) jika memilih qurban online.
  3. Kambing dapat dilihat dan dipilih langsung di kandang
  4. Kami melayani Qurban untuk daerah Sekarisidenan Kediri
  5. GRATIS ongkos kirim untuk Nganjuk, madiun, kediri dan sekitarnya
  6. Kambing sehat, baik/sesuai syariah
  7. Pembayaran setelah barang sampai / transfer.
  8. Siap menyalurkan kepada yang berhak: pondok pesantren, panti asuhan dan fakir miskin.

Daftar Harga Kambing dan Sapi Qurban di Semarang

Untuk sobat semua yang tinggal di Semarang dan ingin membeli kambing untuk berqurban kami memberikan referensi harga kambing qurban berikut ini:

A. Kambing qurban 2020 (Ready Stock)
– Jenis : Kambing / Domba Gibas
– Berat : Mulai dari 23-38 kg
– Umur : -+ 1 tahun
– Harga : Mulai dari Rp.1.900.000,-
(Untuk jenis lebih lengkap dan terupdate bisa menghubungi kontak kami)

B. Harga Sapi qurban 2020 (Ready Stock)
1) Sapi Jawa
– Berat : Mulai dari 300 kg
– Harga : Mulai dari Rp.22.000.000,-
2) Sapi Bali
– Berat : Mulai dari 300 kg
– Harga : Mulai dari Rp.22.000.000,-
(Untuk jenis lebih lengkap dan terupdate bisa menghubungi kontak kami)

itulah yang dapat kami sampaikan mengenai harga kambing semarang 2018. Jika anda membutuhkan kambing qurban, kami Aqiqah Berkah siap menjadi mitra aqiqah anda dalam pelaksanaan qurban dan aqiqah.

Informasi dan Pemesanan :

TELPON/SMS/WA :

0858-5344-4472

-_-Aqiqah Berkah Siap membantu Anda dalam Qurban atau Aqiqah Anda-_-

Kambing Qurban Surabaya

By | Tentang Qurban | No Comments

Kambing Qurban Surabaya

Sebelum kami mengulas mengenai kambing qurban yang ada di Kota Surabaya. kami akan memberi ulasan sedikit mengenai Berqurban Dengan Cara Arisan. Mari….

BERQURBAN DENGAN CARA ARISAN

Kami mengucapkan selamat dan menyambut gembira serta bersyukur bahwa di lingkungan instansi saudara telah dibentuk “Tim Kerohanian” untuk meningkatkan ketaqwaan dan keimanan kepada Allah swt, dengan mengembangkan/membuat kegiatan-kegiatan yang Islami, sebagaimana saudara utarakan dalam surat saudara.

Rencana saudara akan mengadakan kegiatan infaq Rp 1.000,00 (seribu rupiah) setiap pegawai pada setiap bulan adalah perbuatan yang terpuji dan sangat dianjurkan oleh Allah, sebagaimana firman-Nya dalam al-Qur’an surah al-Baqarah (2) ayat 261:
Artinya: “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang membelanjakan hartanya di jalan Allah adalah seumpama sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir terdapat seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi orang yang dikehendaki-Nya dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”

Bentuk “arisan” yang akan saudara rencanakan ditinjau dari segi hukum Islam adalah merupakan kegiatan menabung dan akad/perjanjian pinjam meminjam yang saling merelakan (‘an taradhin) dan termasuk dalam urusan muamalah atau hubungan sesama manusia, oleh karena itu boleh dan tidak terlarang.

Hasil arisan yang digunakan untuk Qurban oleh mereka yang ditetapkan berdasarkan musyawarah yang sebagaimana merupakan pinjaman dan tabungan kawan/anggota arisan, pada dasarnya tidak ada larangan untuk kemudian olehnya dibelikan kambing dan dipergunakan Qurban, dan Qurban tersebut adalah sah juga, sebab meskipun uang tersebut merupakan pinjaman tetapi telah mutlak menjadi miliknya yang sah dan dapat dipergunakan menurut kemauannya sendiri.

Meskipun begitu, perlu diketahui bahwa ditinjau dari asas taklif pembebanan tugas kewajiban agama (ibadah), seseorang yang belum mampu menunaikan ibadah harta (termasuk ibadah Qurban), maka dia tidak harus pinjam untuk mengejar kemampuan guna melaksanakan ibadah tersebut. Allah swt telah menggariskan sebagaimana termuat dalam al-Qur’an surah al-Baqarah (2) ayat 286:
Artinya: “Allah tidak membebani (tugas kewajiban agama) seseorang kecuali sesuai dengan kemampuannya … .”

Ayat ini menegaskan bahwa Allah tidak menetapkan hukum atau tugas kewajiban agama di luar batas kemampuan manusia. Demikian pula Allah tidak akan memberi sanksi kepada orang yang tidak menunaikan tugas kewajiban agama karena tidak mempunyai kemampuan.

Perlu kami jelaskan bahwa menyembelih Qurban adalah suatu bentuk ibadah yang telah lama dilaksanakan oleh manusia bahkan sejak zaman Nabi Adam as, sebagaimana terdapat dalam al-Qur’an surah al-Maidah (5) ayat 27:
Artinya: “Dan ceritakanlah kepada mereka kisah kedua anak Adam (Habil dan Qabil) dengan sebenarnya, tatkala keduanya mempersembahkan qurban, maka diterima qurban salah seorang dari keduanya (Habil) dan tidak diterima dari yang lainnya (Qabil) … .”

Dari waktu ke waktu, menyembelih Qurban ini senantiasa dilakukan dan disyariatkan para Nabi dan Rasul sampai akhirnya pada zaman Nabi Muhammad saw, sebagaimana dijelaskan oleh Allah dalam firman-Nya surah al-Kautsar (108) ayat 2:
Artinya: “Maka hendaklah kamu shalat karena Tuhanmu dan sembelihlah qurban.”

Menyembelih Qurban adalah suatu ibadah yang sangat dianjurkan dan disenangi oleh Allah, dan binatang Qurban itu nanti yang akan datang menjemput ke surga bagi shahibul qurban, sebagaimana hadis Nabi saw yang diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dan Ibnu Majjah dari Aisyah ra, Nabi saw bersabda:
Artinya: “Tidak ada sesuatu amalan anak Adam di pada hari nahar (hari menyembelih qurban), yang lebih disukai Allah selain dari menyembelih qurban. Qurban itu di hari kiamat akan datang sebagai kendaraannya lengkap dengan tanduknya, kuku-kukunya, serta bulu-bulunya. Darah qurban itu sebelum jatuh di atas bumi, lebih dahulu jatuh ketempat yang disediakan Allah (surga). Karena itu, bersenanglah dirimu dengan berqurban.”

Sedang orang yang telah mampu berqurban tetapi tidak mau menunaikan, maka Nabi saw pernah bersabda dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Ibnu Majjah dari Abu Hurairah, Nabi saw bersabda:
Artinya: “Barangsiapa mempunyai keluasan mampu berqurban tetapi tidak mau berqurban, maka janganlah ia mendekati tempat kami shalat.”

Jelas dan nyata dari hadis tersebut bahwa berqurban itu suatu amal yang sangat disukai dan dianjurkan oleh agama yang dilaksanakan pada hari nahar. Tentang adanya perintah untuk berqurban itu, tidak ada perselisihan paham para ulama, sebagaimana firman Allah dalam surah al-Kautsar (108) ayat 2 tersebut di atas, hanya saja mereka berbeda pendapat dalam menetapkan hukumnya apakah suruhan itu bermakna wajib atau bermakna sunnat.

Sebagai kesimpulan jawaban atas pertanyaan saudara dapatlah kami kemukakan bahwa Arisan Qurban seperti yang saudara rencanakan sebagaimana tertulis dalam surat saudara tidak dilarang dan sah.

Nah itulah berqurban mengenai dengan cara arisan. Berikut ini ulasan mengenai Kambing Qurban Surabaya.

Aqiqah Berkah merupakan sebuah usaha yang bergerak di bidang produk dan jasa penyediaan kambing dan sapi kurban beserta jasa pemotongan, pengolahan, pengantaran, dan penyaluran serta menerima pesanan paket nasi box untuk kebutuhan aqiqah, qurban atau kebutuhan lainnya. Didirikan sejak tahun 2008 dan di dukung oleh tenaga-tenaga profesional di bidangnya dan berakhlakuk karimah islami.

Maka kami layanan qurban online terpanggil untuk membantu san memudahkan bagi anda yang belum berqurban. Sekarang tunggu apalagi..

Segera pesan layanan qurban online sekarang juga. Kami akan menyediakan kambing dan sapi yang murah memenuhi syar’i, penyembelihan secara islami, mudah praktis, dan nyaman dengan pilihan harga yang bervariasi.

Tujuan Aqiqah Berkah yaitu membuat semua orang bisa berkurban menjalankan sunnah Rasulullah SAW. Di Aqiqah Berkah harga jual kambing murah di bandingkan dengan jasa layananqurban lainnya dan terjangkau untuk seluruh umat.

Keunggulan layanan qurban online ini sebagai berikut:

  1. Kambing berkualitas tinggi dan telah memenuhi syarat untuk qurban
  2. Kambing disembelih oleh ahlinya sesuai syariat Islam (wajib dan sunnah) jika memilih qurban online.
  3. Kambing dapat dilihat dan dipilih langsung di kandang
  4. Kami melayani Qurban untuk daerah Sekarisidenan Kediri
  5. GRATIS ongkos kirim untuk Nganjuk, madiun, kediri dan sekitarnya
  6. Kambing sehat, baik/sesuai syariah
  7. Pembayaran setelah barang sampai / transfer.
  8. Siap menyalurkan kepada yang berhak: pondok pesantren, panti asuhan dan fakir miskin.

Daftar Harga Kambing dan Sapi Qurban di Surabaya

Untuk sobat semua yang tinggal di Suarabaya dan ingin membeli kambing untuk berqurban kami memberikan referensi harga kambing qurban berikut ini:

A. Kambing qurban 2020 (Ready Stock)
– Jenis : Kambing / Domba Gibas
– Berat : Mulai dari 23-38 kg
– Umur : -+ 1 tahun
– Harga : Mulai dari Rp.1.900.000,-
(Untuk jenis lebih lengkap dan terupdate bisa menghubungi kontak kami)

B. Harga Sapi qurban 2020 (Ready Stock)
1) Sapi Jawa
– Berat : Mulai dari 300 kg
– Harga : Mulai dari Rp.22.000.000,-
2) Sapi Bali
– Berat : Mulai dari 300 kg
– Harga : Mulai dari Rp.22.000.000,-
(Untuk jenis lebih lengkap dan terupdate bisa menghubungi kontak kami)

itulah yang dapat kami sampaikan mengenai harga kambing surabaya 2020. Jika anda membutuhkan kambing qurban, kami Aqiqah Berkah siap menjadi mitra aqiqah anda dalam pelaksanaan qurban dan aqiqah.

Informasi dan Pemesanan :

TELPON/SMS/WA :

0858-5344-4472

-_-Aqiqah Berkah Siap membantu Anda dalam Qurban atau Aqiqah Anda-_-

Kambing Kurban di Indonesia

By | Artikel, Tentang Qurban | No Comments

Kambing kurban di Indonesia

Hello para sahabat Aqiqah Berkah yang di rahmati Allah SWT. Kini sebelum kami mengulas mengenai kambing kurban di Indonesia. Kami akan terlebih dahulu mengulas mengenai kurban. Mari di simak,,,

Pengertian Qurban

Kata kurban atau korban, berasal dari bahasa Arab qurban, diambil dari kata : qaruba (fi’il madhi) – yaqrabu (fi’il mudhari’) – qurban wa qurbaanan (mashdar).Artinya, mendekati atau menghampiri (Matdawam, 1984).

Menurut istilah, qurban adalah segala sesuatu yang digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah baik berupa hewan sembelihan maupun yang lainnya (Ibrahim Anis et.al, 1972).

Dalam bahasa Arab, hewan kurban disebut juga dengan istilah udh-hiyah atau adh-dhahiyah, dengan bentuk jamaknya al adhaahi. Kata ini diambil dari kata dhuha, yaitu waktu matahari mulai tegak yang disyariatkan untuk melakukan penyembelihan kurban, yakni kira-kira pukul 07.00 – 10.00 (Ash Shan’ani, Subulus Salam IV/89).

Udh-hiyah adalah hewan kurban (unta, sapi, dan kambing) yang disembelih pada hari raya Qurban dan hari-hari tasyriq sebagai taqarrub (pendekatan diri) kepada Allah (Sayyid Sabiq, Fikih Sunnah XIII/155; Al Jabari, 1994).

Hukum Qurban

Qurban hukumnya sunnah, tidak wajib. Imam Malik, Asy Syafi’i, Abu Yusuf, Ishak bin Rahawaih, Ibnul Mundzir, Ibnu Hazm dan lainnya berkata,”Qurban itu hukumnya sunnah bagi orang yang mampu (kaya), bukan wajib, baik orang itu berada di kampung halamannya (muqim), dalam perjalanan (musafir), maupun dalam mengerjakan haji.” (Matdawam, 1984)

Sebagian mujtahidin –seperti Abu Hanifah, Al Laits, Al Auza’i, dan sebagian pengikut Imam Malik— mengatakan qurban hukumnya wajib. Tapi pendapat ini dhaif (lemah) (Matdawam, 1984).

Ukuran “mampu” berqurban, hakikatnya sama dengan ukuran kemampuan shadaqah, yaitu mempunyai kelebihan harta (uang) setelah terpenuhinya kebutuhan pokok (al hajat al asasiyah) –yaitu sandang, pangan, dan papan– dan kebutuhan penyempurna (al hajat al kamaliyah) yang lazim bagi seseorang. Jika seseorang masih membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut, maka dia terbebas dari menjalankan sunnah qurban (Al Jabari, 1994)

Dasar kesunnahan qurban antara lain, firman Allah SWT :

“Maka dirikan (kerjakan) shalat karena Tuhanmu, dan berqurbanlah.” (TQS Al Kautsar : 2)

“Aku diperintahkan (diwajibkan) untuk menyembelih qurban, sedang qurban itu bagi kamu adalah sunnah.” (HR. At Tirmidzi)

“Telah diwajibkan atasku (Nabi SAW) qurban dan ia tidak wajib atas kalian.” (HR. Ad Daruquthni)

Dua hadits di atas merupakan qarinah (indikasi/petunjuk) bahwa qurban adalah sunnah. Firman Allah SWT yang berbunyi “wanhar” (dan berqurbanlah kamu) dalam surat Al Kautas ayat 2 adalah tuntutan untuk melakukan qurban (thalabul fi’li). Sedang hadits At Tirmidzi, “umirtu bi an nahri wa huwa sunnatun lakum” (aku diperintahkan untuk menyembelih qurban, sedang qurban itu bagi kamu adalah sunnah), juga hadits Ad Daruquthni “kutiba ‘alayya an nahru wa laysa biwaajibin ‘alaykum” (telah diwajibkan atasku qurban dan ia tidak wajib atas kalian); merupakan qarinah bahwa thalabul fi’li yang ada tidak bersifat jazim (keharusan), tetapi bersifat ghairu jazim (bukan keharusan). Jadi, qurban itu sunnah, tidak wajib. Namun benar, qurban adalah wajib atas Nabi SAW, dan itu adalah salah satu khususiyat beliau (lihat Rifa’i et.al., Terjemah Khulashah Kifayatul Akhyar, hal. 422).

Orang yang mampu berqurban tapi tidak berqurban, hukumnya makruh. Sabda Nabi SAW :

“Barangsiapa yang mempunyai kemampuan tetapi ia tidak berqurban, maka janganlah sekali-kali ia menghampiri tempat shalat kami.” (HR. Ahmad, Ibnu Majah, dan Al Hakim, dari Abu Hurairah RA. Menurut Imam Al Hakim, hadits ini shahih. Lihat Subulus Salam IV/91)

Perkataan Nabi “fa laa yaqrabanna musholaanaa” (janganlah sekali-kali ia menghampiri tempat shalat kami) adalah suatu celaan (dzamm), yaitu tidak layaknya seseorang –yang tak berqurban padahal mampu– untuk mendekati tempat sholat Idul Adh-ha. Namun ini bukan celaan yang sangat/berat (dzamm syanii’) seperti halnya predikat fahisyah (keji), atau min ‘amalisy syaithan (termasuk perbuatan syetan), atau miitatan jaahiliyatan (mati jahiliyah) dan sebagainya. Lagi pula meninggalkan sholat Idul Adh-ha tidaklah berdosa, sebab hukumnya sunnah, tidak wajib. Maka, celaan tersebut mengandung hukum makruh, bukan haram (lihat ‘Atha` ibn Khalil, Taysir Al Wushul Ila Al Ushul, hal. 24; Al Jabari, 1994).

Namun hukum qurban dapat menjadi wajib, jika menjadi nadzar seseorang, sebab memenuhi nadzar adalah wajib sesuai hadits Nabi SAW :

“Barangsiapa yang bernadzar untuk ketaatan (bukan maksiat) kepada Allah, maka hendaklah ia melaksanakannya.” (lihat Sayyid Sabiq, Fikih Sunnah XIII/157).

Qurban juga menjadi wajib, jika seseorang (ketika membeli kambing, misalnya) berkata,”Ini milik Allah,” atau “Ini binatang qurban.” (Sayyid Sabiq, 1987; Al Jabari, 1994).

Keutamaan Qurban

Berqurban merupakan amal yang paling dicintai Allah SWT pada saat Idul Adh-ha. Sabda Nabi SAW :

“Tidak ada suatu amal anak Adam pada hari raya Qurban yang lebih dicintai Allah selain menyembelih qurban.” (HR. At Tirmidzi) (Abdurrahman, 1990)

Berdasarkan hadits itu Imam Ahmad bin Hambal, Abuz Zanad, dan Ibnu Taimiyah berpendapat,”Menyembelih hewan pada hari raya Qurban, aqiqah (setelah mendapat anak), dan hadyu (ketika haji), lebih utama daripada shadaqah yang nilainya sama.” (Al Jabari, 1994).

Tetesan darah hewan qurban akan memintakan ampun bagi setiap dosa orang yang berqurban. Sabda Nabi SAW :

“Hai Fathimah, bangunlah dan saksikanlah qurbanmu. Karena setiap tetes darahnya akan memohon ampunan dari setiap dosa yang telah kaulakukan…” (lihat Sayyid Sabiq, Fikih Sunnah XIII/165)

Waktu dan Tempat Qurban

a.Waktu
Qurban dilaksanakan setelah sholat Idul Adh-ha tanggal 10 Zulhijjah, hingga akhir hari Tasyriq (sebelum maghrib), yaitu tanggal 13 Zulhijjah. Qurban tidak sah bila disembelih sebelum sholat Idul Adh-ha. Sabda Nabi SAW :

“Barangsiapa menyembelih qurban sebelum sholat Idul Adh-ha (10 Zulhijjah) maka sesungguhnya ia menyembelih untuk dirinya sendiri. Dan barangsiapa menyembelih qurban sesudah sholat Idul Adh-ha dan dua khutbahnya, maka sesungguhnya ia telah menyempurnakan ibadahnya (berqurban) dan telah sesuai dengan sunnah (ketentuan) Islam.” (HR. Bukhari)

Sabda Nabi SAW :

“Semua hari tasyriq (tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijjah) adalah waktu untuk menyembelih qurban.” (HR. Ahmad dan Ibnu Hibban)

Menyembelih qurban sebaiknya pada siang hari, bukan malam hari pada tanggal-tanggal yang telah ditentukan itu. Menyembelih pada malam hari hukumnya sah, tetapi makruh. Demikianlah pendapat para imam seperti Imam Abu Hanifah, Asy Syafi’i, Ahmad, Abu Tsaur, dan jumhur ulama (Matdawam, 1984).

Perlu dipahami, bahwa penentuan tanggal 10 Zulhijjah adalah berdasarkan ru`yat yang dilakukan oleh Amir (penguasa) Makkah, sesuai hadits Nabi SAW dari sahabat Husain bin Harits Al Jadali RA (HR. Abu Dawud, Sunan Abu Dawud hadits no.1991). Jadi, penetapan 10 Zulhijjah tidak menurut hisab yang bersifat lokal (Indonesia saja misalnya), tetapi mengikuti ketentuan dari Makkah. Patokannya, adalah waktu para jamaah haji melakukan wukuf di Padang Arafah (9 Zulhijjah), maka keesokan harinya berarti 10 Zulhijjah bagi kaum muslimin di seluruh dunia.

b.Tempat

Diutamakan, tempat penyembelihan qurban adalah di dekat tempat sholat Idul Adh-ha dimana kita sholat (misalnya lapangan atau masjid), sebab Rasulullah SAW berbuat demikian (HR. Bukhari). Tetapi itu tidak wajib, karena Rasulullah juga mengizinkan penyembelihan di rumah sendiri (HR. Muslim). Sahabat Abdullah bin Umar RA menyembelih qurban di manhar, yaitu pejagalan atau rumah pemotongan hewan (Abdurrahman, 1990).

Hewan Qurban

a.Jenis Hewan

Hewan yang boleh dijadikan qurban adalah : unta, sapi, dan kambing (atau domba). Selain tiga hewan tersebut, misalnya ayam, itik, dan ikan, tidak boleh dijadikan qurban (Sayyid Sabiq, 1987; Al Jabari, 1994). Allah SWT berfirman :

“…supaya mereka menyebut nama Allah terhadap hewan ternak (bahimatul an’am) yang telah direzekikan Allah kepada mereka.” (TQS Al Hajj : 34)

Dalam bahasa Arab, kata bahimatul an’aam (binatang ternak) hanya mencakup unta, sapi, dan kambing, bukan yang lain (Al Jabari, 1994).

Prof. Mahmud Yunus dalam kitabnya Al Fiqh Al Wadhih III/3 membolehkan berkurban dengan kerbau (jamus), sebab disamakan dengan sapi.

b.Jenis Kelamin

Dalam berqurban boleh menyembelih hewan jantan atau betina, tidak ada perbedaan, sesuai hadits-hadits Nabi SAW yang bersifat umum mencakup kebolehan berqurban dengan jenis jantan dan betina, dan tidak melarang salah satu jenis kelamin (Sayyid Sabiq, 1987; Abdurrahman, 1990)

c.Umur

Sesuai hadits-hadits Nabi SAW, dianggap mencukupi, berqurban dengan kambing/domba berumur satu tahun masuk tahun kedua, sapi (atau kerbau) berumur dua tahun masuk tahun ketiga, dan unta berumur lima tahun (Sayyid Sabiq, 1987; Mahmud Yunus, 1936).
d.Kondisi

Hewan yang dikurbankan haruslah mulus, sehat, dan bagus. Tidak boleh ada cacat atau cedera pada tubuhnya. Sudah dimaklumi, qurban adalah taqarrub kepada Allah. Maka usahakan hewannya berkualitas prima dan top, bukan kualitas sembarangan (Rifa’i et.al, 1978)

Berdasarkan hadits-hadits Nabi SAW, tidak dibenarkan berkurban dengan hewan :

  1. yang nyata-nyata buta sebelah,
  2. yang nyata-nyata menderita penyakit (dalam keadaan sakit),
  3. yang nyata-nyata pincang jalannya,
  4. yang nyata-nyata lemah kakinya serta kurus,
  5. yang tidak ada sebagian tanduknya,
  6. yang tidak ada sebagian kupingnya,
  7. yang terpotong hidungnya,
  8. yang pendek ekornya (karena terpotong/putus),
  9. yang rabun matanya. (Abdurrahman, 1990; Al Jabari, 1994; Sayyid Sabiq. 1987).

Hewan yang dikebiri boleh dijadikan qurban. Sebab Rasulullah pernah berkurban dengan dua ekor kibasy yang gemuk, bertanduk, dan telah dikebiri (al maujuu’ain) (HR. Ahmad dan Tirmidzi) (Abdurrahman, 1990)

Qurban Sendiri dan Patungan

Seekor kambing berlaku untuk satu orang. Tak ada qurban patungan (berserikat) untuk satu ekor kambing. Sedangkan seekor unta atau sapi, boleh patungan untuk tujuh orang (HR. Muslim). Lebih utama, satu orang berqurban satu ekor unta atau sapi.

Jika murid-murid sebuah sekolah, atau para anggota sebuah jamaah pengajian iuran uang lalu dibelikan kambing, dapatkah dianggap telah berqurban ? Menurut pemahaman kami, belum dapat dikategorikan qurban, tapi hanya latihan qurban. Sembelihannya sah, jika memenuhi syarat-syarat penyembelihan, namun tidak mendapat pahala qurban. Wallahu a’lam. Lebih baik, pihak sekolah atau pimpinan pengajian mencari siapa yang kaya dan mampu berqurban, lalu dari merekalah hewan qurban berasal, bukan berasal dari iuran semua murid tanpa memandang kaya dan miskin. Islam sangat adil, sebab orang yang tidak mampu memang tidak dipaksa untuk berqurban.
Perlu ditambahkan, bahwa dalam satu keluarga (rumah), bagaimana pun besarnya keluarga itu, dianjurkan ada seorang yang berkurban dengan seekor kambing. Itu sudah memadai dan syiar Islam telah ditegakkan, meskipun yang mendapat pahala hanya satu orang, yaitu yang berkurban itu sendiri. Hadits Nabi SAW :

“Dianjurkan bagi setiap keluarga menyembelih qurban.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi, An Nasa`i, dan Ibnu Majah)

Teknis Penyembelihan

Teknis penyembelihan adalah sebagai berikut :

  1. Hewan yang akan dikurbankan dibaringkan ke sebelah rusuknya yang kiri dengan posisi mukanya menghadap ke arah kiblat, diiringi dengan membaca doa “Robbanaa taqabbal minnaa innaka antas samii’ul ‘aliim.” (Artinya : Ya Tuhan kami, terimalah kiranya qurban kami ini, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.)
  2. Penyembelih meletakkan kakinya yang sebelah di atas leher hewan, agar hewan itu tidak menggerak-gerakkan kepalanya atau meronta.
  3. Penyembelih melakukan penyembelihan, sambil membaca : “Bismillaahi Allaahu akbar.” (Artinya : Dengan nama Allah, Allah Maha Besar). (Dapat pula ditambah bacaan shalawat atas Nabi SAW. Para penonton pun dapat turut memeriahkan dengan gema takbir “Allahu akbar!”)
  4. Kemudian penyembelih membaca doa kabul (doa supaya qurban diterima Allah) yaitu : “Allahumma minka wa ilayka. Allahumma taqabbal min …” (sebut nama orang yang berkurban). (Artinya : Ya Allah, ini adalah dari-Mu dan akan kembali kepada-Mu. Ya Allah, terimalah dari….) (Ad Dimasyqi, 1993; Matdawam, 1984; Rifa’i et.al., 1978; Rasjid, 1990)

Penyembelihan, yang afdhol dilakukan oleh yang berqurban itu sendiri, sekali pun dia seorang perempuan. Namun boleh diwakilkan kepada orang lain, dan sunnah yang berqurban menyaksikan penyembelihan itu (Matdawam, 1984; Al Jabari, 1994).

Dalam penyembelihan, wajib terdapat 4 (empat) rukun penyembelihan, yaitu :

  1. Adz Dzaabih (penyembelih), yaitu setiap muslim, meskipun anak-anak, tapi harus yang mumayyiz (sekitar 7 tahun). Boleh memakan sembelihan Ahli Kitab (Yahudi dan Nashrani), menurut mazhab Syafi’i. Menurut mazhab Hanafi, makruh, dan menurut mazhab Maliki, tidak sempurna, tapi dagingnya halal. Jadi, sebaiknya penyembelihnya muslim. (Al Jabari, 1994).
  2. Adz Dzabiih, yaitu hewan yang disembelih.Telah diterangkan sebelumnya.
  3. Al Aalah, yaitu setiap alat yang dengan ketajamannya dapat digunakan menyembelih hewan, seperti pisau besi, tembaga, dan lainnya. Tidak boleh menyembelih dengan gigi, kuku, dan tulang hewan (HR. Bukhari dan Muslim).
  4. Adz Dzabh, yaitu penyembelihannya itu sendiri. Penyembelihan wajib memutuskan hulqum (saluran nafas) dan mari` (saluran makanan). (Mahmud Yunus, 1936)

Pemanfaatan Daging Qurban

Sesudah hewan disembelih, sebaiknya penanganan hewan qurban (pengulitan dan pemotongan) baru dilakukan setelah hewan diyakini telah mati. Hukumnya makruh menguliti hewan sebelum nafasnya habis dan aliran darahnya berhenti (Al Jabari, 1994). Dari segi fakta, hewan yang sudah disembelih tapi belum mati, otot-ototnya sedang berkontraksi karena stress. Jika dalam kondisi demikian dilakukan pengulitan dan pemotongan, dagingnya akan alot alias tidak empuk. Sedang hewan yang sudah mati otot-ototnya akan mengalami relaksasi sehingga dagingnya akan empuk.

Setelah penanganan hewan qurban selesai, bagaimana pemanfaatan daging hewan qurban tersebut ? Ketentuannya, disunnahkan bagi orang yang berqurban, untuk memakan daging qurban, dan menyedekahkannya kepada orang-orang fakir, dan menghadiahkan kepada karib kerabat. Nabi SAW bersabda :

“Makanlah daging qurban itu, dan berikanlah kepada fakir-miskin, dan simpanlah.” (HR. Ibnu Majah dan Tirmidzi, hadits shahih)

Berdasarkan hadits itu, pemanfaatan daging qurban dilakukan menjadi tiga bagian/cara, yaitu : makanlah, berikanlah kepada fakir miskin, dan simpanlah. Namun pembagian ini sifatnya tidak wajib, tapi mubah (lihat Ibnu Rusyd, Bidayatul Mujtahid I/352; Al Jabari, 1994; Sayyid Sabiq, 1987).

Orang yang berqurban, disunnahkan turut memakan daging qurbannya sesuai hadits di atas. Boleh pula mengambil seluruhnya untuk dirinya sendiri. Jika diberikan semua kepada fakir-miskin, menurut Imam Al Ghazali, lebih baik. Dianjurkan pula untuk menyimpan untuk diri sendiri, atau untuk keluarga, tetangga, dan teman karib (Al Jabari, 1994; Rifa’i et.al, 1978).

Akan tetapi jika daging qurban sebagai nadzar, maka wajib diberikan semua kepada fakir-miskin dan yang berqurban diharamkan memakannya, atau menjualnya (Ad Dimasyqi, 1993; Matdawam, 1984)

Pembagian daging qurban kepada fakir dan miskin, boleh dilakukan hingga di luar desa/tempat dari tempat penyembelihan (Al Jabari, 1994).

Bolehkah memberikan daging qurban kepada non-muslim ? Ibnu Qudamah (mazhab Hambali) dan yang lainnya (Al Hasan dan Abu Tsaur, dan segolongan ulama Hanafiyah) mengatakan boleh. Namun menurut Imam Malik dan Al Laits, lebih utama diberikan kepada muslim (Al Jabari, 1994).

Penyembelih (jagal), tidak boleh diberi upah dari qurban. Kalau mau memberi upah, hendaklah berasal dari orang yang berqurban dan bukan dari qurban (Abdurrahman, 1990). Hal itu sesuai hadits Nabi SAW dari sahabat Ali bin Abi Thalib RA :

“…(Rasulullah memerintahkan kepadaku) untuk tidak memberikan kepada penyembelih sesuatu daripadanya (hewan qurban).“ (HR. Bukhari dan Muslim) (Al Jabari, 1994)
Tapi jika jagal termasuk orang fakir atau miskin, dia berhak diberi daging qurban. Namun pemberian ini bukan upah karena dia jagal, melainkan sedekah karena dia miskin atau fakir (Al Jabari, 19984).

Menjual kulit hewan adalah haram, demikianlah pendapat jumhur ulama (Ibnu Rusyd, Bidayatul Mujtahid I/352). Dalilnya sabda Nabi SAW :

“Dan janganlah kalian menjual daging hadyu (qurban orang haji) dan daging qurban. Makanlah dan sedekahkanlah dagingnya itu, ambillah manfaat kulitnya, dan jangan kamu menjualnya…” (HR. Ahmad) (Matdawam, 1984).

Sebagian ulama seperti segolongan penganut mazhab Hanafi, Al Hasan, dan Al Auza’i membolehkannya. Tapi pendapat yang lebih kuat, dan berhati-hati (ihtiyath), adalah janganlah orang yang berqurban menjual kulit hewan qurban. Imam Ahmad bin Hambal sampai berkata,”Subhanallah ! Bagaimana harus menjual kulit hewan qurban, padahal ia telah dijadikan sebagai milik Allah ?” (Al Jabari, 1994).

Kulit hewan dapat dihibahkan atau disedekahkan kepada orang fakir dan miskin. Jika kemudian orang fakir dan miskin itu menjualnya, hukumnya boleh. Sebab –menurut pemahaman kami– larangan menjual kulit hewan qurban tertuju kepada orang yang berqurban saja, tidak mencakup orang fakir atau miskin yang diberi sedekah kulit hewan oleh orang yang berqurban. Dapat juga kulit hewan itu dimanfaatkan untuk kemaslahatan bersama, misalnya dibuat alas duduk dan sajadah di masjid, kaligrafi Islami, dan sebagainya.

Kami ingin menutup artikel sederhana ini, dengan sebuah amanah penting : hendaklah orang yang berqurban melaksanakan qurban karena Allah semata. Jadi niatnya haruslah ikhlas lillahi ta’ala, yang lahir dari ketaqwaan yang mendalam dalam dada kita. Bukan berqurban karena riya` agar dipuji-puji sebagai orang kaya, orang dermawan, atau politisi yang peduli rakyat, dan sebagainya. Sesungguhnya yang sampai kepada Allah SWT adalah taqwa kita, bukan daging dan darah qurban kita. Allah SWT berfirman :

“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketaqwaan daripada kamulah yang mencapainya.” (TQS Al Hajj : 37)

Selanjutnya untuk menyambut qurban 2018 yang akan datang, diharapkan para sahabat Aqiqah berkah dan umat muslim yang ingin melaksanakan qurban tahun ini supaya mempersiapkan hewan qurban sejak awal. Hal ini sebagai salah satu strategi untuk mendapatkan harga hewan qurban yang murah, karena pembelian dan persiapan sejak awal. Pada kesempatan kali ini, mimin Aqiqah Berkah akan memberikan informasi mengenai harga kambing qurban murah 2018 (harga prediksi sewaktu-waktu bisa berubah didasarkan waktu dan tempat). Berikut ulasannya.

1. Harga Kambing Kacang (jawa)
Kambing jawa (lokal). Untuk ras ini, paling banyak di Indonesia dan paling mudah untuk di cari, terutama di daerah jawa timur dan jawa tengah. Adapun untuk masalah harga, jenis kambing jawa atau kambing kacang sangat bervariasi di lihat dari umur, kondisi fisik, kesehatan, dan jenis kelamin. Untuk kisaran harganya mulai dari harga 800 ribu sampai 2,5 juta rupiah. Berikut daftar Harga Kambing Kacang (Jawa)

KAMBING JAWA

Kambing Jawa Berat Badan +/- 23-24 Kg Harga Rp 1.900.000,-
Kambing Jawa Berat Badan +/- 25-26 Kg Harga Rp 1.900.000,-

Kambing Jawa Berat Badan +/- 27-28 Kg Harga Rp 2.000.000,-
Kambing Jawa Berat Badan +/- 29 Kg Harga Rp 2.000.000,

Kambing Jawa Berat Badan +/- 30-31 Kg Harga Rp 2.300.000,-
Kambing Jawa Berat Badan +/- 32-33 Kg Harga Rp 2.300.000,-
Kambing Jawa Berat Badan +/- 34-35 Kg Harga Rp 2.600.000,-
Kambing Jawa Berat Badan +/- 36-37 Kg Harga Rp 2.600.000,-
Kambing Jawa Berat Badan +/- 38 Kg Harga Rp 2.800.000,-

2. Harga Kambing Etawa
Kambing Etawa merupakan jenis kambing pedaging, penghasil susu, dan sebagai kambing kontes. Sedangkan untuk populasi dan perkembangannya tidak kalah saing dengan kambing lokal atau kambing jawa (kacang). Keunggulan dari kambing Etawa adalah memiliki postur tubuh yang lebih besar serta menghasilkan daging yang sangat banyak. Untuk harga kambing Etawa memiliki harga yang cukup jauh di atas kambing lokal. Berikut harga kambing etawa :
a) Etawa betina anakan Umur 3 – 5 bulan = Rp 1.700.000,-
b) Etawa Betina nakan Umur 6 – 7 bulan = Rp 2.200.000,-
c) Etawa Betina Umur 8 – 12 bulan = Rp Rp 3.000.000,-
d) Etawa Betina Dewasa Umur 1 – 2 tahun = Rp 3.500.000,-
e) Etawa Jantan Anakan Umur 3 – 5 bulan = Rp 2.000.000,-
f) Etawa jantan Anakan Umur 6 – 7 bulan = Rp 3.000.000,-
h) Etawa Jantan Umur 8 – 12 bulan = Rp 4.000.000,-
i) Etawa Jantan Umur 1 – 2 tahun = Rp 5.000.000,-
(Untuk jenis lebih lengkap dan terupdate bisa menghubungi kontak kami)

3. Harga Kambing Peranakan Etawa (PE)
Kambing peranakan Etawa (PE) adalah kambing hasil dari kawin silang antara kambing etawa dan jawa (lokal). Untuk kualitasnya tidak kalah dengan kambing lain dan termasuk kambing yang mempunyai keunggulan, keunggulan yang sangat menonjol dari Peranakan etawa ini adalah tingkat adaptasinya yang sangat tinggi, berikut harganya.
a) PE Betina Anakan Berumur 3 – 5 bulan = Rp 1.000.000,-
b) PE Betina anakan Berumur 6 – 7 Bulan = Rp 1.500.000,-
c) PE betina Berumur 8 – 12 bulan = Rp 2.000.000,-
d) PE betina Berumur 1 – 2 tahun = Rp 2.500.000,-
e) PE Jantan Anakan Berumur 3 – 5 Bulan = Rp 1.400.000,-
f) PE Jantan Anakan Berumur 6 – 7 bulan = Rp 1.800.000,-
g) PE Jantan Berumur 8 – 12 bulan = Rp 2.500.000,-
h) Pe Jantan Berumur 1 – 2 tahun = Rp 3.200.000,-
(Untuk jenis lebih lengkap dan terupdate bisa menghubungi kontak kami)

4. Harga Kambing Gibas
Kambing gibas adalah salah satu jenis kambing yang memiliki ciri-ciri khusus seperti bulunya yang panjang dan gimbal, sehingga kambing jenis ini sering juga disebut kambing gimbal. Pada umumnya, warna bulu kambing gibas yakni putih dan tubuhnya cukup besar. Untuk harga kambing gibas memiliki harga yang paling rendah jika di banding dengan harga kambing lain. Berikut harga kambing gibas.

KAMBING GIBAS

Kambing Gibas Berat Badan +/- 23-24 Kg Harga Rp 1.900.000,-
Kambing Gibas Berat Badan +/- 25-26 Kg Harga Rp 1.900.000,-

Kambing Gibas Berat Badan +/- 27-28 Kg Harga Rp 2.000.000,-
Kambing Gibas Berat Badan +/- 29 Kg Harga Rp 2.000.000,

Kambing Gibas Berat Badan +/- 30-31 Kg Harga Rp 2.300.000,-
Kambing Gibas  Berat Badan +/- 32-33 Kg Harga Rp 2.300.000,-
Kambing Gibas  Berat Badan +/- 34-35 Kg Harga Rp 2.600.000,-
Kambing Gibas  Berat Badan +/- 36-37 Kg Harga Rp 2.600.000,-
Kambing Gibas  Berat Badan +/- 38 Kg Harga Rp 2.800.000,-

Nah itulah yang dapat kami sampaikan mengenai harga kambing kurban di Indonesia. Jika anda membutuhkan kambing aqiqah atau kurban, kami Aqiqah Berkah siap menjadi mitra aqiqah anda dalam pelaksanaan aqiqah.

Informasi dan Pemesanan :

TELPON/SMS/WA :

0858-5344-4472

-_-Aqiqah Berkah Siap membantu Anda dalam Qurban atau Aqiqah Anda-_-

Harga Kambing Qurban Semarang

By | Tentang Qurban | No Comments

Harga Kambing Qurban Semarang

Hello sahabat Aqiqah Berkah… kami disini akan mengulas dari pertanyaan sahabat mengenai qurban. Berikut ini pertanyaan dan penjelasannya….

Dapatkah seorang suami membayar qurban isterinya yang telah meninggal dunia? Kalau tidak dapat, bagaimana caranya menurut tuntunan agama Islam? Mohon penjelasan.

Pertanyaan saudara tersebut di atas masih perlu mendapat penjelasan, sebab pertanyaan itu masih bersifat umum. Pertanyaan itu bisa berkaitan dengan membayar qurban yang telah dinadzarkan oleh seorang isteri dan bisa juga berkaitan dengan membayar qurban yang bukan nadzar tetapi qurban biasa sebagaimana dilakukan oleh orang-orang pada umumnya. Membayar qurban yang dinadzarkan oleh seorang isteri itu misalnya, seorang isteri pada saat masih hidup bernadzar akan menyembelih qurban, akan tetapi sebelum qurban itu ditunaikan ia sudah terlebih dahulu meninggal dunia.

Membayar qurban biasa misalnya seorang isteri berniat untuk menunaikan qurban, yakni menyembelih seekor kambing, namun sebelum niatnya itu dilakukan ia sudah terlebih dahulu meninggal dunia.

Perlu saudara ketahui bahwa nadzar itu apabila belum ditunaikan sama saja dengan hutang yang belum dibayar. Jika hutang itu harus dibayar dan pembayaran hutang itu diambil dari harta yang ditinggalkannya, maka demikian pula dengan nadzar.

Mempersamakan nadzar dengan hutang ini didasarkan pada hadis Nabi saw yang diriwayatkan oleh al-Bukhari dari Ibnu Abbas:
Artinya: “Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra.: Sesungguhnya seorang perempuan datang kepada Nabi saw seraya berkata: ‘Sesungguhnya ibuku telah bernadzar untuk menunaikan haji, tetapi sebelum sempat menunaikan nadzar hajinya itu, ia terlebih dahulu meninggal dunia. Apakah saya harus menunaikan haji itu untuknya?’ Nabi saw menjawab: ‘Ya, kerjakanlah haji itu untuk ibumu. Bukankah kalau ibumu mempunyai hutang engkau wajib membayarnya? Tunaikan hak-hak Allah, sesungguhnya Allah lebih berhak untuk ditunaikan hak-hak-Nya.” [HR. al-Bukhari dari Ibnu Abbas, lihat Shahih al-Bukhari, Juz III: 22-23]

Hadis tersebut dengan tegas mempersamakan nadzar dengan hutang dari segi keduanya sama-sama harus dibayar, bahkan nadzar itu merupakan hutang kepada Allah yang pemenuhannya harus lebih diutamakan. Mengenai hal yang sama terdapat pula dalam hadis-hadis yang lain, misalnya hadis riwayat Ahmad dari Ibnu Abbas:
Artinya: “Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ia berkata: Seorang perempuan berlayar di laut, lalu ia bernadzar akan menunaikan puasa sebulan, kemudian ia meninggal dunia sebelum menunaikan puasa itu. Saudara perempuan dari perempuan yang meninggal itu datang menghadap Nabi saw dan memberitahukan kejadian itu kepada Nabi saw, kemudian Nabi saw memerintahkan kepada saudara perempuan dari perempuan yang meninggal dunia itu untuk menunaikan puasa untuk perempuan yang meninggal dunia itu.” [HR. Ahmad dari Ibnu Abbas, Musnad Ahmad, Juz V: 3138, hadis no 3137]

Hadis yang lebih umum lagi, yang menjelaskan hal yang sama adalah hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari Ibnu Abbas:
Artinya: “Diriwayatkan dari Ibnu Abbas: Sesungguhnya Saad bin Ubadah telah meminta fatwa kepada Rasulullah saw, nadzar ibunya yang telah meninggal dan belum sempat ditunaikannya. Rasulullah saw menjawab (memberi fatwa): ‘Tunaikanlah nadzar itu untuk ibumu’.” [HR. Ibnu Majjah dari Ibnu Abbas, Sunan Ibnu Majjah, I: 688, hadis no 2132]

Berdasarkan hadis-hadis tersebut di atas, jelaslah bahwa nadzar yang belum sempat ditunaikan karena terlebih dahulu meninggal dunia, harus ditunaikan oleh keluarganya. Demikian pula halnya dengan pertanyaan yang saudara penanya kemukakan. Jika qurban itu merupakan nadzar dari seorang isteri yang saudara penanya kemukakan, maka qurban itu harus ditunaikan oleh keluarganya atau suaminya dengan mengambil harta peninggalan isteri tersebut.

Untuk melengkapi jawaban ini, perlu juga kami kemukakan mengenai pembagian nadzar ditinjau dari segi harus ditunaikan/dilaksanakan atau tidaknya, atau dengan kata lain nadzar yang sah dan nadzar yang tidak sah. Dari segi ini, nadzar itu ada dua macam, yaitu pertama, nadzar untuk berbuat kebajikan atau melaksanakan hal yang baik yang diperintahkan oleh Allah. Kedua, nadzar untuk berbuat kejahatan atau melaksanakan hal yang tidak baik yang dilarang oleh Allah, atau juga hal-hal yang sangat memberatkan, menimbulkan kemadharatan.

Bernadzar untuk berbuat kebajikan, menaati Allah atau menunaikan perintah Allah, harus dilaksanakan, artinya nadzar tersebut hukumnya sah. Sebaliknya, nadzar untuk mengerjakan maksiat atau melakukan perbuatan yang dilarang Allah, harus ditinggalkan atau tidak boleh dilaksanakan, artinya nadzar tersebut hukumnya tidak sah. Demikian ini didasarkan pada hadis Nabi saw riwayat al-Bukhari dari Siti Aisyah:
Artinya: “Aisyah ra. berkata: Nabi saw bersabda: Barangsiapa bernadzar akan menaati Allah (menunaikan yang baik yang diperintahkan oleh Allah) hendaklah ia tunaikan, dan barangsiapa bernadzar akan mengerjakan maksiat (perbuatan buruk yang dilarang oleh Allah) maka janganlah ia kerjakan.” [HR. al-Bukhari dari Aisyah, Shahih al-Bukhari, Juz VIII: 177; bandingkan Sunan Ibnu Majjah, I: 687, hadis no 2126]

Hadis di atas dengan jelas menjelaskan bahwa nadzar yang baik harus dilaksanakan sedang nadzar yang buruk tidak boleh dilaksanakan. Dalam kaitannya dengan masalah yang ditanyakan oleh penanya, yaitu qurban, maka kalau itu merupakan nadzar, maka ia termasuk nadzar yang baik yang harus dilaksanakan.

Apabila qurban yang ditanyakan itu bukan qurban yang dinadzarkan oleh seorang isteri tersebut, maka hal itu tidak perlu dibayar/ditunaikan. Jika seseorang telah berniat/nermaksud akan menunaikan qurban, tetapi ia tidak menadzarkannya, atau akan melakukan sesuatu kebajikan kemudian ia meninggal dunia sebelum menunaikan qurban atau kebajikan yang diniatkannya itu, maka orang itu tidak dituntut lagi untuk menunaikan qurban atau perbuatan kebajikan tersebut. Demikian pula keluarga atau ahli warisnya tidak dituntut untuk menunaikan qurban atau perbuatan kebajikan itu sebagai gantinya.

Dengan demikian, jika yang saudara penanya maksud itu membayar qurban yang bukan nadzar (bukan dimaksudkan sebagai nadzar oleh isteri tersebut), melainkan hanya membayar qurban yang biasa sebagai suatu amal kebajikan, maka suaminya atau keluarganya tidak diharuskan untuk membayarnya.

Terima kasih sudah menyimak artikelnya ya. Selanjutnya ulasan mengenai harga kambing yang ada di semarang. Yukkk sama-sama di baca…

Aqiqah Berkah merupakan sebuah usaha yang bergerak di bidang produk dan jasa penyediaan kambing dan sapi kurban beserta jasa pemotongan, pengolahan, pengantaran, dan penyaluran serta menerima pesanan paket nasi box untuk kebutuhan aqiqah, qurban atau kebutuhan lainnya. Didirikan sejak tahun 2008 dan di dukung oleh tenaga-tenaga profesional di bidangnya dan berakhlakuk karimah islami.

Maka kami layanan qurban online terpanggil untuk membantu san memudahkan bagi anda yang belum berqurban. Sekarang tunggu apalagi..

Segera pesan layanan qurban online sekarang juga. Kami akan menyediakan kambing dan sapi yang murah memenuhi syar’i, penyembelihan secara islami, mudah praktis, dan nyaman dengan pilihan harga yang bervariasi.

Tujuan Aqiqah Berkah yaitu membuat semua orang bisa berkurban menjalankan sunnah Rasulullah SAW. Di Aqiqah Berkah harga jual kambing murah di bandingkan dengan jasa layananqurban lainnya dan terjangkau untuk seluruh umat.

Harga kambing di Kota Tangerang tahun 2020, antara lain :

  1. Harga Kambing Gibas
    Kambing gibas juga sering disebut juga kambing gimbal. Secara umum, kambing gibas memiliki bulu berwarna putih. Adapun harga dari kambing gibas ini mulai berkisar dari harga Rp.1.900.000,- hingga Rp.2.800.000,- di tahun 2020 ini. Adapun harga kambing gibas memiliki harga yang terbilang cukup rendah jika dibandingkan dengan jenis kambing lainnya.
  2. Harga Kambing Kacang (Jawa)
    Kambing jawa juga sering disebut pula kambing kacang. Harga dari jenis kambing ini sangat bervariasi hal ini didasarkan pada jenis umur, kondisi fisik, kesehatan dan jenis kelamin. Adapun harga dari kambing kacang atau kambing jawa ini mulai berkisar dari harga Rp.1.900.000,- hingga Rp.2.800.000,- di tahun 2020 ini.
  3. Harga Kambing Etawa
    Kambing etawa juga sering disebut pula Jamnapari. Kambing etawa berasal dari India. Kambing ini merupakan jenis kambing yang memiliki 2 fungsi yaitu kambing pedaging dan kambing penghasil susu. Adapun harga dari kambing etawa ini mulai berkisar dari harga Rp.1.700.000,- hingga Rp.5.000.000,- di tahun 2020 ini.
  4. Harga Kambing Peranakan Etawa (PE)
    Jenis kambing peranakan etawa merupakan hasil persilangan antara kambing jawa (lokal) dengan kambing etawa. Adapun untuk harga kambing jenis PE ini mulai berkisar dari harga Rp.1.000.000,- hingga Rp.3.200.000,- di tahun 2020 ini.

Harga kambing qurban dan sapi qurban tersebut dapat anda dapatkan melalui penawaran Paket Qurban 2020 Aqiqah Berkah. Berikut Paket Qurban 2020 yang telah kami sediakan :

  1. Paket Qurban Peduli Syar’i
    Pada paket qurban peduli syar’i, kami menyediakan pemesanan hewan qurban sekaligus jasa pemotongan hewan qurban secara syar’i. Untuk penyaluran daging qurban, Anda dapat memesan tempat yang dikehendaki atau yang diamanahkan seperti panti asuhan, pondok pesantren, dll sebagai tempat pembagian daging qurban. Kami menerima jasa pemesanan dari kota semarang dan sekitarnya.
  2. Paket Qurban Mandiri Syar’i
    Pada paket ini kami menyediakan jasa pemesanan hewan qurban syar’i dan untuk penyembelihannya dilakukan mandiri oleh orang yang akan berqurban.
    Adapun area atau tempat untuk pendistribusian daging (Paket Qurban Peduli Syar’i) dan pengantaran hewan qurban (Paket Qurban Mandiri Syar’i) yang dapat kami sediakan meliputi kabupaten dan kota :
    (a) Jombang
    (b) Mojokerto
    (c) Nganjuk
    (d) Kediri
    (e) Tulungagung
    (f) Ngawi
    (g) Magetan
    (h) Ponorogo
    (i) Madiun

Nilai tambah hewan qurban Aqiqah Berkah
– Syarat hewan qurban sesuai syar’i
– Umur hewan telah mencukupi (Nishab)
– Dipelihara secara baik dan tidak ber-aib
– Ternak berasal dari daerah bebas penyakit menular
– Ternak berasal dari penampungan yang jelas
– Ternak mendapatkan perlakuan yang layak

Silahkan bagi sahabat Aqiqah Berkah yang ada di wilayah Bandung dan sekitarnya yang ingin memesan penawaran paket qurban 2020 dari kami. Karena kami Aqiqah Berkah siap menjadi mitra anda yang beramanah untuk membantu kelancaran ibadah qurban anda. Pesan paket qurban yang anda kehendaki mulai dari sekarang, untuk mendapatkan harga yang ekonomis. Berikut kontak kami yang dapat anda hubungi.

TELPON / SMS / WA :

0858-5344-4472

Aqiqah Berkah Siap Membantu Anda Dalam Pelaksanaan Qurban dan Aqiqah Anda

Kambing Kurban Tulungagung

By | Artikel, Tentang Qurban | No Comments

Kambing kurban tulungagung

Alhamdulillah, segala pujian hanyalah untuk Allah SWT yang menjadikan alam semesta ini. Selawat dan salam ke atas junjungan Baginda Nabi Muhammad SAW, ahli keluarga dan sekalian para sahabatnya. Kami disini akan mengulas persoalan kambing kurban tulungagung. Tapi sebelumnya simak artikel berikut ini…

Ibadah qurban merupakan amalan yang sangat dituntut dalam Islam. Tujuannya adalah sebagai amalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ia telah disyariatkan pada tahun kedua hijrah. Dalil pensyariatannya sabit dengan al-Quran dalam surah al-Kauthar ayat 2 dan surah al-Hajj ayat 36.

Hukumnya adalah sunat yang sangat dituntut (sunat muakkadah). Ibadah ini dilakukan oleh umat Islam di seluruh dunia setiap tahun apabila tibanya ‘Idul Adha, atau Hari Raya Qurban pada 10 Zulhijjah dan Hari-hari Tasyrik, iaitu pada 11,12 dan 13 Zulhijjah.

Dalam pelaksanaan ibadah qurban ini, selain ia diuruskan secara individu, ada syarikat atau agensi pengurusan qurban menawarkan perkhidmatan mengurus qurban sebagai satu perniagaan kepada mereka yang memerlukan. Cara ini termasuk urusan atas talian yang dianggap lebih cepat dan senang tanpa melalui proses ‘turun padang’ untuk melaksanakan ibadah qurban.

Isu sumbangan atau pemberian haiwan qurban juga sering dibangkitkan dalam masyarakat kerana melibatkan jumlah sumbangan yang banyak oleh pihak-pihak yang berhajat menyumbangkan ternakan qurban kepada kelompok masyarakat Islam bagi sama-sama meraikan Hari Raya Qurban. Oleh yang demikian, penggunaan perkhidmatan urusan dan pemberian sumbangan, hendaklah diberi perhatian secara khusus supaya ia dapat memenuhi syarat-syarat mengikut hukum syarak.

Garis panduan ini mengemukakan beberapa panduan penting bagi memenuhi tuntutan syarak dalam melaksanakan ibadah qurban supaya ia tidak menyalahi maksud asal ibadah qurban itu sendiri. Justeru, dengan adanya garis panduan pelaksanaan ibadah qurban ini, mudah-mudahan ia dapat dilaksana dan diurus oleh semua pihak mengikut kehendak syarak.

TATACARA PELAKSANAAN IBADAH QURBAN

Amalan qurban menjadi satu ibadah tahunan bagi masyarakat Islam khususnya di Malaysia yang melakukan penyembelihan qurban sama ada dilakukan di masjid, surau, balai raya, padang awam, taman perumahan atau rumah persendirian. berbagai cara dan kaedah dilakukan oleh masyarakat awam dalam melaksanakan penyembelihan qurban.

TAFSIRAN

Bagi maksud garis panduan ini:

  1. “Qurban” bermaksud nama bagi sesuatu yang diqurbankan, atau nama bagi ternakan yang disembelih pada ‘Idul Adha. Qurban bermaksud menyembelih ternakan tertentu dengan taqarrub kepada Allah SWT pada masa-masa tertentu. Ia juga diertikan sebagai ternakan an’am yang disembelih pada Hari Nahar dengan tujuan taqarrub kepada Allah SWT.
  2. “Taqarrub” bermaksud perbuatan atau amalan yang dilakukan bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ibadah qurban adalah salah satu amalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT berdasarkan kepada surah al-Kauthar ayat 2, surah al-Hajj ayat 36.
  3. “Nazar” bermaksud janji kepada Allah SWT. Menurut al-Mawardi, nazar ialah iltizam (mewajibkan diri) untuk melakukan qurbah (sesuatu yang boleh menghampirkan diri kepada Allah) yang pada asalnya tidak wajib di sisi syarak.
  4. “Qurban Nazar” bermaksud qurban yang diwajibkan ke atas individu yang berazam untuk melakukan qurban nazar. Contohnya, apabila seseorang menyebut: “Wajib ke atas diriku berqurban seekor kambing kerana Allah SWT”.
  5. “Qurban Sunat (tatawu’)” bermaksud qurban yang dilakukan bukan niat kerana bernazar. Ia dikira sunat kerana tidak ada sebab-sebab dan syarat yang menjadikannya wajib.
  6. “Sunat Muakkadah” bermaksud sunat yang amat dituntut untuk melakukan ibadah qurban, dan makruh meninggalkan bagi yang berkemampuan.
  7. “Hari Nahar” bermaksud ’Idul Adha atau Hari Raya Qurban, iaitu pada 10 Zulhijjah.
  8. “Hari Tasyrik” bermaksud 11, 12 dan 13 Zulhijjah.

HIKMAH IBADAH QURBAN

Ibadah qurban disyariatkan sebagai tanda bersyukur terhadap Allah SWT atas segala nikmat-Nya yang berbagai-bagai dan juga atas kekalnya manusia dari tahun ke tahun. Ia juga bertujuan menjadi kifarat bagi pelakunya sama ada disebabkan kesilapan-kesilapan yang telah dilakukan, ataupun dengan sebab kecuaiannya dalam menunaikan kewajipan, di samping memberikan kelegaan kepada keluarga orang yang berqurban dan juga mereka yang lain.

HUKUM BERQURBAN

Dalil pensyariatan ibadah qurban adalah berasaskan kepada al-Quran merujuk kepada surah al-Kauthar ayat 2, surah al-Hajj ayat 36 dan surah al-Safat ayat 107. Manakala dalil pensyariatan berasaskan Sunnah ialah daripada hadith Aisyah yang diriwayatkan oleh al-Tirmizi dan Ibn Majah dan hadith Anas yang diriwayatkan oleh Muslim.

Menurut pandangan jumhur ulama, hukum melaksanakan ibadah qurban adalah sunat muakkadah bagi individu yang berkemampuan. Pandangan ulama mazhab Shafi‘i adalah sunat ‘ain bagi setiap orang sekali dalam seumur hidup. Menurut pandangan yang masyhur di kalangan ulama mazhab Maliki adalah makruh meninggalkannya bagi mereka yang mampu. Manakala bagi mereka yang berniat untuk melakukan qurban nazar maka hukum melaksanakannya adalah wajib.

STATUS HUKUM DAGING QURBAN

Hukum berkaitan daging qurban terbahagi kepada beberapa status seperti yang berikut:

  1. Haram memakan daging bagi orang yang melakukan qurban nazar (wajib) dan juga ahli keluarga di bawah tanggungannya walaupun sedikit sebagaimana juga haram memberikan daging qurban tersebut kepada orang bukan Islam.
  2. Hukum pemberian daging qurban sunat kepada orang bukan Islam adalah haram menurut pandangan ulama mazhab Shafi‘i.
  3. Kulit, lemak, daging, susu, kaki, kepala dan bulu-bulunya haram dijual oleh orang melakukan ibadah qurban sama ada qurban wajib atau qurban sunat.
  4. Bahagian atau anggota sembelihan qurban tidak harus dikhususkan kepada tukang sembelih sebagai upah melakukan sembelihan, kecuali bahagian atau anggota tersebut diberikan oleh individu yang melakukan qurban.
  5. Sunat bagi individu yang melakukan qurban sunat (tatawu’) memakan daging qurbannya.

PEMBAHAGIAN DAGING QURBAN

Pembahagian daging qurban terbahagi kepada dua jenis, yaitu sembelihan qurban wajib (nazar) dan sembelihan sunat seperti yang berikut:

  1. Pembahagian daging qurban wajib atau nazar:
    Wajib semua dagingnya termasuk kulit dan tanduk disedekahkan kepada orang fakir dan miskin, dan haram bagi pihak orang yang berqurban memakan daging qurbannya atau memanfaatkan sembelihan itu untuk kepentingan dirinya.
  2. Pembahagian daging qurban sunat:
    Menurut pandangan ulama mazhab Shafi‘i:
    (i) 1/3 untuk dimakan oleh pihak yang berqurban dan ahli keluarganya;
    (ii) 1/3 untuk disedekahkan kepada fakir dan miskin;
    (iii) 1/3 untuk dihadiahkan kepada sahabat handai termasuk orang kaya atau jiran-jiran.

Yang paling afdal menurut pandangan ulama mazhab Shafi‘i ialah bersedekah semuanya kecuali pada beberapa ketul atau suapan yang agak berpatutan dimakan oleh orang yang berqurban untuk mengambil berkat, seperti sebahagian hati kerana ianya sunat dimakan. Amalan ini pernah dilakukan oleh Nabi SAW ketika Baginda melakukan qurban.

INDIVIDU YANG DITUNTUT MELAKUKAN IBADAH QURBAN

Syarat-syarat bagi individu yang dituntut melakukan ibadah qurban adalah seperti yang berikut:

  1. Seorang Islam yang masih hidup. Tidak boleh melakukan untuk si mati jika dia tidak meninggalkan wasiat.
  2. Seorang yang merdeka. Tidak dituntut ke atas hamba.
  3. Mencapai umur baligh dan berakal.
  4. Bermukim, iaitu menetap di sesuatu kawasan.
  5. Mampu melaksanakan, iaitu mereka yang mempunyai wang untuk berbelanja mendapatkan ternakan qurban, yang lebih daripada keperluannya dan keperluan mereka yang berada di bawah tanggungannya untuk Hari Raya dan Hari-hari Tasyrik kerana tempoh itulah masa bagi melakukan qurban.

SYARAT SAH BERQURBAN

Syarat sah berqurban hendaklah melakukan dua perkara:

  1. Niat untuk taqarrub diri kepada Allah SWT. Waktu niat qurban adalah semasa menyembelih atau semasa membeli ternakan qurban.
  2. Memilih ternakan qurban yang boleh dikongsi bahagian seperti unta, lembu dan kerbau jika ingin berkongsi tujuh orang. Manakala kambing atau biri-biri dikhususkan untuk seorang yang mewakili satu bahagian.

TEMPOH DAN MASA BERQURBAN

Tempoh dan masa berqurban hendaklah dilakukan berdasarkan ketetapan yang berikut, iaitu:

  1. Penyembelihan hendaklah dilakukan pada Hari Nahar (10 Zulhijjah) dan Hari Tasyrik (11 hingga 13 Zulhijjah) meliputi malam ke-11, 12 dan 13. Qurban tidak sah dilakukan pada malam sebelum Hari Raya (10 Zulhijjah). Ia juga tidak sah dilakukan pada malam 14 Zulhijjah.
  2. Penyembelihan dilakukan apabila berlalu masa dua rakaat solat sunat Hari Raya Adha serta bacaan khutbah. Sebagai contoh: Masa yang ditetapkan untuk solat sunat Hari Raya pada jam 8.30 pagi dan selesai pada jam 9.30 pagi. Maka waktu berqurban bermula pada jam 9.30 pagi.
  3. Penyembelihan yang dilakukan selepas tempoh tersebut, sama ada imam menunaikan solat atau tidak, sama ada orang berqurban menunaikan solat atau tidak, sama ada imam menyembelih haiwan qurban atau tidak, hukumnya adalah sah.
  4. Waktu penyembelihan qurban berterusan siang dan malam (tetapi makruh dilakukan pada waktu malam) sehingga Hari Tasyrik yang terakhir (13 Zulhijjah) sebelum terbenamnya matahari. Bagi penyembelihan qurban yang dilakukan sebelum terbit fajar, maka hukumnya adalah tidak sah.
  5. Penyembelihan qurban yang dilakukan selepas terbit matahari dan sebelum waktu solat sunat Hari Raya Adha adalah tidak mendapat pahala sunat dan tidak dikira sebagai ibadah.

Selanjutnya untuk menyambut qurban 2018 yang akan datang, diharapkan para sahabat AB dan umat muslim yang ingin melaksanakan qurban tahun ini supaya mempersiapkan hewan qurban sejak awal. Hal ini sebagai salah satu strategi untuk mendapatkan harga hewan qurban yang murah, karena pembelian dan persiapan sejak awal. Pada kesempatan kali ini, mimin Aqiqah Berkah akan memberikan informasi mengenai harga kambing qurban murah 2018 (harga prediksi sewaktu-waktu bisa berubah didasarkan waktu dan tempat). Berikut ulasannya.

1. Harga Kambing Kacang (jawa)
Kambing jawa (lokal). Untuk ras ini, paling banyak di Indonesia dan paling mudah untuk di cari, terutama di daerah jawa timur dan jawa tengah. Adapun untuk masalah harga, jenis kambing jawa atau kambing kacang sangat bervariasi di lihat dari umur, kondisi fisik, kesehatan, dan jenis kelamin. Untuk kisaran harganya mulai dari harga 800 ribu sampai 2,5 juta rupiah. Berikut daftar Harga Kambing Kacang (Jawa)

KAMBING JAWA

Kambing Jawa Berat Badan +/- 23-24 Kg Harga Rp 1.900.000,-
Kambing Jawa Berat Badan +/- 25-26 Kg Harga Rp 1.900.000,-

Kambing Jawa Berat Badan +/- 27-28 Kg Harga Rp 2.000.000,-
Kambing Jawa Berat Badan +/- 29 Kg Harga Rp 2.000.000,

Kambing Jawa Berat Badan +/- 30-31 Kg Harga Rp 2.300.000,-
Kambing Jawa Berat Badan +/- 32-33 Kg Harga Rp 2.300.000,-
Kambing Jawa Berat Badan +/- 34-35 Kg Harga Rp 2.600.000,-
Kambing Jawa Berat Badan +/- 36-37 Kg Harga Rp 2.600.000,-
Kambing Jawa Berat Badan +/- 38 Kg Harga Rp 2.800.000,-

2. Harga Kambing Etawa
Kambing Etawa merupakan jenis kambing pedaging, penghasil susu, dan sebagai kambing kontes. Sedangkan untuk populasi dan perkembangannya tidak kalah saing dengan kambing lokal atau kambing jawa (kacang). Keunggulan dari kambing Etawa adalah memiliki postur tubuh yang lebih besar serta menghasilkan daging yang sangat banyak. Untuk harga kambing Etawa memiliki harga yang cukup jauh di atas kambing lokal. Berikut harga kambing etawa :
a) Etawa betina anakan Umur 3 – 5 bulan = Rp 1.700.000,-
b) Etawa Betina nakan Umur 6 – 7 bulan = Rp 2.200.000,-
c) Etawa Betina Umur 8 – 12 bulan = Rp Rp 3.000.000,-
d) Etawa Betina Dewasa Umur 1 – 2 tahun = Rp 3.500.000,-
e) Etawa Jantan Anakan Umur 3 – 5 bulan = Rp 2.000.000,-
f) Etawa jantan Anakan Umur 6 – 7 bulan = Rp 3.000.000,-
h) Etawa Jantan Umur 8 – 12 bulan = Rp 4.000.000,-
i) Etawa Jantan Umur 1 – 2 tahun = Rp 5.000.000,-
(Untuk jenis lebih lengkap dan terupdate bisa menghubungi kontak kami)

3. Harga Kambing Peranakan Etawa (PE)
Kambing peranakan Etawa (PE) adalah kambing hasil dari kawin silang antara kambing etawa dan jawa (lokal). Untuk kualitasnya tidak kalah dengan kambing lain dan termasuk kambing yang mempunyai keunggulan, keunggulan yang sangat menonjol dari Peranakan etawa ini adalah tingkat adaptasinya yang sangat tinggi, berikut harganya.
a) PE Betina Anakan Berumur 3 – 5 bulan = Rp 1.000.000,-
b) PE Betina anakan Berumur 6 – 7 Bulan = Rp 1.500.000,-
c) PE betina Berumur 8 – 12 bulan = Rp 2.000.000,-
d) PE betina Berumur 1 – 2 tahun = Rp 2.500.000,-
e) PE Jantan Anakan Berumur 3 – 5 Bulan = Rp 1.400.000,-
f) PE Jantan Anakan Berumur 6 – 7 bulan = Rp 1.800.000,-
g) PE Jantan Berumur 8 – 12 bulan = Rp 2.500.000,-
h) Pe Jantan Berumur 1 – 2 tahun = Rp 3.200.000,-
(Untuk jenis lebih lengkap dan terupdate bisa menghubungi kontak kami)

4. Harga Kambing Gibas
Kambing gibas adalah salah satu jenis kambing yang memiliki ciri-ciri khusus seperti bulunya yang panjang dan gimbal, sehingga kambing jenis ini sering juga disebut kambing gimbal. Pada umumnya, warna bulu kambing gibas yakni putih dan tubuhnya cukup besar. Untuk harga kambing gibas memiliki harga yang paling rendah jika di banding dengan harga kambing lain. Berikut harga kambing gibas.

Kambing Gibas Berat Badan +/- 23-24 Kg Harga Rp 1.900.000,-
Kambing Gibas Berat Badan +/- 25-26 Kg Harga Rp 1.900.000,-

Kambing Gibas Berat Badan +/- 27-28 Kg Harga Rp 2.000.000,-
Kambing Gibas Berat Badan +/- 29 Kg Harga Rp 2.000.000,

Kambing Gibas Berat Badan +/- 30-31 Kg Harga Rp 2.300.000,-
Kambing Gibas  Berat Badan +/- 32-33 Kg Harga Rp 2.300.000,-
Kambing Gibas  Berat Badan +/- 34-35 Kg Harga Rp 2.600.000,-
Kambing Gibas  Berat Badan +/- 36-37 Kg Harga Rp 2.600.000,-
Kambing Gibas  Berat Badan +/- 38 Kg Harga Rp 2.800.000,-

Nah itulah yang dapat kami sampaikan mengenai harga kambing kurban tulungagung. Jika anda membutuhkan kambing aqiqah atau kurban, kami Aqiqah Berkah siap menjadi mitra aqiqah anda dalam pelaksanaan aqiqah.

Informasi dan Pemesanan :

TELPON/SMS/WA :

0858-5344-4472

-_-Aqiqah Berkah Siap membantu Anda dalam Qurban atau Aqiqah Anda-_-

Kurban Kambing Etawa

By | Artikel, Tentang Qurban | No Comments

Kurban Kambing Etawa

Alhamdulillah, Segala Puji bagi Allah Subhaanahu wa Ta’ala atas segala nikmat yang telah dilimpahkan kepada kita semua. Sholawat dan salam kita sampaikan kepada Nabi akhir zaman, Nabi Muhammad Sallallahu ‘alaihi wa sallam, para keluarga beliau, para sahabat dan para pengikutnya yang setia dalam menapaki jalan yang haq.

Bulan Ramadhan Alhamdulillah sudah kita lalui, bulan dimana kita dijanjikan ketaqwaan oleh Allah Subhaana wa Ta’ala. Yang dengan bekal ketaqwaan ini kita menjalani bulan-bulan berikutnya dengan amal sholeh dan melakukan keta’atan kepada Rabbal’alamin.

Hari Raya Idul Fitri sudah kita lalui, satu diantara dua Hari Raya yang disyareatkan didalam Islam. Hari Raya berikutnya adalah Idul Qurban (Idul Adha). Syiar Islam yang disyareatkan penyembelihan hewan-hewan qurban di dalamnya.

Defenisi Udhhiyah atau Hewan Qurban

  1. Udhhiyah adalah binatang ternak yang disembelih pada hari raya Idul Adha dalam rangka ibadah kepada Allah.
  2. Merupakan salah satu syiar Islam yang besar

Hukumnya

Seluruh kaum muslimin bersepakat bahwa udhhiyah disyariatkan di dalam agama kita. Adapun mengenai hukumnya ulama berbeda pendapat menjadi 2 kelompok.

  1. Sunnah Muakkadah (jumhur ulama, madzhab Syafi’i, Malik dan Ahmad)
  2. Wajib (madzhab Abu Hanifah, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah)

Dasar pendalillannya

”Maka dirikanlah shalat karena Rabb-mu dan berkorbanlah” (QS Al-Kautsar:2)

”Katakanlah: Sesungguhnya shalatku, ibadahku (sembelihan), hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam, tiada sekutu bagi-Nya, dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri kepada Allah” (QS Al-An’am:162-163)

”Dan bagi tiap-tiap umat telah kami syari’atkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Ilahmu ialah Ilah Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya” (QS Al-Hajj:34)

”Nabi telah berkurban dengan 2 domba yang berbulu hitam di atas warnanya yang putih. Beliau menyembelih dengan 2 tangannya, membaca basmallah dan bertakbir. Beliau meletakkan kakinya di atas tubuh domba tersebut” (HR Bukhari dan Muslim dari sahabat Anas bin Malik)

”Rasullullah tinggal di Madinah selama sepuluh tahun, setiap tahun beliau menyembelih” (HR Ahmad, Tirmidzi dari sahabat Abdullah bin Umar)

”Barangsiapa yang menyembelih setelah shalat, maka telah sempurna sembelihannya dan telah sesuai dengan sunnah kaum muslimin (HR Bukhari dan Muslim dari sahabat Al-Bara bin Azib)

Syarat-syarat Penyembelihan

1. Udhhiyah harus dari binatang ternak yang telah ditentukan yaitu: unta, sapi, kambing atau domba

2. Udhhiyah sudah mencapai usia yang telah ditetapkan oleh syari’at.

  • Unta, usia 5 tahun
  • Sapi, usia 2 tahun
  • Kambing, usia 1 tahun
  • Domba, usia 6 bulan

3. Udhhiyah harus terbebas dari cacat

  • Buta satu dari matanya atau keduanya
  • Sakit yang jelas
  • Pincang kakinya
  • Kurus

4. Milik sendiri

5. Penyembelihan dilakukan pada waktu yang ditentukan (10, 11, 12, 13 Dzulhijjah)

Pembagian Udhhiyah (bagian yang dimakan & dibagikan)

  1. Orang yang berkurban disyari’atkan memakan daging kurbannya
  2. 1/3 bagian dimakan, 1/3 disedekahkan, 1/3 dihadiahkan

Dasar Pendalilannya

”Maka makanlah sebagian daripadanya dan sebagian lagi berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir” QS Al-Hajj:28

”Maka makanlah sebagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta” QS Al-Hajj:36

”Makanlah dari udhhiyah, berikanlah makan kepada orang lain dan simpanlah” (HR Bukhari dari sahabat Salamah bin Akwa’)

”Makanlah, simpanlah dan bersedekahlah” (HR Muslim dari sahabat ’Aisyah)

”Barangsiapa diantara kalian yang menyembelih udhhiyah maka janganlah tersisa di rumahnya setelah hari ketiga sedikitpun dari udhhiyahnya” kemudian pada tahun berikutnya seorang sahabat bertanya apakah mereka mengerjakan seperti tahun sebelumnya maka Rasullullah menjawab ”Makanlah, berilah makan kepada orang lain dan simpanlah, karena pada tahun lalu terdapat paceklik maka aku berkeinginan agar kalian menolong orang lain pada waktu itu (Muttafaqun ’alain, dari sahabat Salamah bin Akwa’)

Harga Kambing Etawa

Kambing Etawa merupakan jenis kambing pedaging, penghasil susu, dan sebagai kambing kontes. Sedangkan untuk populasi dan perkembangannya tidak kalah saing dengan kambing lokal atau kambing jawa (kacang). Keunggulan dari kambing Etawa adalah memiliki postur tubuh yang lebih besar serta menghasilkan daging yang sangat banyak. Untuk harga kambing Etawa memiliki harga yang cukup jauh di atas kambing lokal. Berikut harga kambing etawa :

  1. Etawa betina anakan Umur 3 – 5 bulan = Rp 1.700.000,-
  2. Etawa Betina nakan Umur 6 – 7 bulan = Rp 2.200.000,-
  3. Etawa Betina Umur 8 – 12 bulan = Rp Rp 3.000.000,-
  4. Etawa Betina Dewasa Umur 1 – 2 tahun = Rp 3.500.000,-
  5. Etawa Jantan Anakan Umur 3 – 5 bulan = Rp 2.000.000,-
  6. Etawa jantan Anakan Umur 6 – 7 bulan = Rp 3.000.000,-
  7. Etawa Jantan Umur 8 – 12 bulan = Rp 4.000.000,-
  8. Etawa Jantan Umur 1 – 2 tahun = Rp 5.000.000,-

(Untuk jenis lebih lengkap dan terupdate bisa menghubungi kontak kami)

Selanjutnya, bagi sahabat Aqiqah Berkah yang sekarang tengah membutuhkan jasa penyediaan hewan qurban 2020, Aqiqah Berkah siap menjadi mitra anda dalam penyediaan hewan qurban 2020. Selain menyediakan paket aqiqah, aqiqah berkah juga menerima jasa pemesanan hewan qurban. Adapun hewan yang kami siapkan untuk anda adalah hewan qurban yang sesuai syar’i. Berikut kontak yang dapat anda hubungi.

085853444472

Kambing Kurban Trenggalek

By | Artikel, Paket Qurban, Tentang Qurban | No Comments

Kambing kurban Trenggalek

Halo sahabat Aqiqah Berkah yang di rahmati oleh Allah SWT. Gimana kabarnya hari ini?baik apa engga?pasti baik kan.:-) Nah kali ini kami mau mengulas mengenai Kambing kurban Trenggalek. Kalau bahas masalah jual kambing sih, Aqiqah Berkah pati solusinya. 😉 tapi sebelumnya kita ulas dulu memilih hewan kurban sesuai syariat terlebih dahulu. yukkk di baca sahabat…

Memilih Hewan Kurban Sesuai Syariat

Seluruh kaum Muslim sedunia akan merayakan hari raya Idul Adha, atau lebih populer di dengan sebutan hari raya kurban. Terkenal sebagai hari raya kurban karena setiap dirayakan selalu ada hewan kurban yang di korbankan sebagai salah satu bagian dari syariat yang sangat ditekankan untuk dilaksanakan pada hari itu. Untuk kemudian hasil dari sembelihan ternak kurban tersebut disebar kepada masyarakat berdasarkan ketentuan mengenai hak untuk menerimanya.

Secara historis, ibadah kurban merupakan modifikasi, atau rukhsoh, dari Allah SWT terhadap Nabi Ibrahim AS yang sebelumnya telah bernazar (berjanji) akan mengorbankan/menyembelih putranya (Nabi Ismail AS) untuk dipersembahkan kepada Tuhannya, sehubungan sang Rabb telah berkenan mewujudkan permohonannya. Pada akhirnya, Allah SWT menunjukkan kearifan-Nya dengan mengganti objek pengorbanan nazar Nabi Ibrahim tadi dengan binatang ternak.

Agar makna dan pahala ibadah kurban kita dapatkan sebagaimana mestinya, seyogianya pengetahuan tentang aturan syariat yang berhubungan dengan praktik ibadah kurban diketahui dengan baik, terutama mengenai ketentuan hewan ternak yang dapat dijadikan sebagai hewan kurban. Sehubungan bahwa setiap praktik ibadah baru dapat diterima oleh Allah SWT ketika dalam pelaksanaannya sesuai dengan aturan syariat yang telah ditetapkan.

Berdasarkan keterangan para alim ulama, ketentuan binatang ternak yang boleh dijadikan untuk hewan kurban adalah sebagai berikut. Pertama, yang paling utama dari binatang ternak untuk dijadikan hewan kurban menurut jenisnya adalah unta, sapi, kemudian domba dan kambing. Sedangkan, yang paling utama menurut sifatnya adalah hewan yang memenuhi sifat-sifat sempurna dan bagus dalam kategori binatang ternak, seperti gemuk, bentuk fisiknya sempurna, serta bagus. Selanjutnya, yang dimakruhkan dari hewan kurban adalah telinga dan ekornya putus; telinganya sobek, memanjang, atau melebar; pantat dan ambing susunya putus; atau sebagian dari keduanya, seperti misalnya puting susunya terputus, gila, kehilangan gigi (ompong), tidak bertanduk, atau tanduknya patah. Binatang ternak harus bebas dari cacat yang mencegah keabsahannya, yaitu buta, baik sebelah maupun kedua matanya, sakit, pincang, sangat kurus, dan tidak mempunyai sumsum tulang.

Umur untuk domba yang dianggap layak adalah setengah tahun, kambing satu tahun, sapi dua tahun, dan unta lima tahun. Semua hewan tersebut tidak dibedakan antara jantan dan betina. Hewan kurban merupakan milik orang yang berkurban atau diperbolehkan (di izinkan) baginya untuk berkurban dengannya. Jadi, tidak sah berkurban dengan hewan hasil merampok dan mencuri. Apabila hewan tersebut milik dua orang yang beserikat, harus ada izin dari teman serikatnya. Tidak ada hubungan dengan hak orang lain, sehingga tidak sah berkurban dengan hewan gadai dan hewan warisan sebelum warisannya dibagikan. Penyembelihan hewan kurban harus dilakukan pada waktu yang telah ditentukan syariat.

Membeli hewan

Bagi kaum Muslim yang berkurban dengan memperoleh hewan kurbannya secara membeli dari para peternak, kiranya perlu untuk mengetahui ciri-ciri binatang ternak yang sehat berdasarkan penampilan fisiknya. Berikut tanda-tandanya (Thawaf, 2008). Binatang ternak yang sehat dapat dicirikan dari bulunya yang tampak mengilat dan bersih. Bulu tersebut tidak berdiri dan kusam. Matanya bersinar (jernih). Ternak yang sehat sangat mudah dilihat dari cara makan dan minumnya. Bila konsumsi makan dan minumnya baik (lahap), hewan tersebut sehat.

Pilih binatang ternak yang berbentuk tubuh standar. Pengertian standar untuk sapi: tulang punggungnya relatif rata, tanduknya seimbang, keempat kakinya simetris, dan postur tubuhnya ideal. Postur tubuh ideal yang dimaksud, misalnya, kombinasi perut, kaki depan dan belakang, kepala, dan lehernya seimbang. Selain itu, dapat pula dilihat pada bagian mulut. Apabila mulutnya basah sekali sehingga air liurnya banyak keluar atau tampak di mulutnya terdapat bintil-bintil berwarna merah, hewan tersebut harus diwaspadai mengidap suatu penyakit. Adapun ternak yang cacat dapat dilihat dari adanya salah satu bagian dari tubuhnya yang hilang atau rusak. Misalnya, tanduknya patah sebelah atau tulang kakinya patah.

Perhatikan umurnya dengan menggunakan beberapa metode yang dapat mengetahui umur ternak, diantaranya adalah melihat catatan kelahiran ternak tersebut, yaitu dengan bertanya kepada pemiliknya atau dapat dilihat dari gigi ternak tersebut. Jika gigi susunya telah tanggal (dua gigi susu yang di depan), itu menandakan ternak tersebut (kambing dan domba) telah berumur sekitar 12-18 bulan, sedangkan sapi sekitar 22 bulan.

Seyogianya, ritual ibadah kurban memberikan pesan lebih kepada kita, yakni tentang bagaimana praktik ibadah tadi memberikan pelajaran mengenai betapa pentingnya untuk selalu berbagi pada sesama, atau dalam istilah lain untuk selalu saling merasa senasib sepenanggungan dengan orang-orang yang berada di sekeliling khususnya, atau dengan umat manusia lain pada umumnya.

Di masa yang penuh dengan bencana seperti saat ini, setelah sebelumnya Indonesia diguncang bencana tsunami di Mentawai, kemudian gempa di Tasikmalaya, dan paling terakhir adanya letusan Gunung Merapi, kiranya ibadah kurban diharapkan tidak hanya bernilai ritual semata, tetapi yang lebih dari itu. Adalah bagaimana praktik ibadah kurban mengajarkan kita semua untuk selalu saling tolong-menolong dan menjaga keistiqomahan hati untuk selalu menyembelih keegoisan diri, sehingga dapat menjalani hidup dengan penuh rasa berbagi yang tulus dan utuh kepada sesama, terutama bagi yang sedang dilanda bencana. Amin.

Nah itulah yang dapat kami sampaikan tentang memilih hewan sesuai syariat. Selanjutnya kami akan mengulas mengenai harga kambing yang ada di Trenggalek. Nah berikut ini harga kambingnya:

  1. Harga Kambing Gibas
    Kambing gibas juga sering disebut juga kambing gimbal. Secara umum, kambing gibas memiliki bulu berwarna putih. Adapun harga dari kambing gibas ini mulai berkisar dari harga Rp.1.900.000,- hingga Rp.2.800.000,- di tahun 2020 ini. Adapun harga kambing gibas memiliki harga yang terbilang cukup rendah jika dibandingkan dengan jenis kambing lainnya.
  2. Harga Kambing Kacang (Jawa)
    Kambing jawa juga sering disebut pula kambing kacang. Harga dari jenis kambing ini sangat bervariasi hal ini didasarkan pada jenis umur, kondisi fisik, kesehatan dan jenis kelamin. Adapun harga dari kambing kacang atau kambing jawa ini mulai berkisar dari harga Rp.1.900.000,- hingga Rp.2.800.000,- di tahun 2020 ini.
  3. Harga Kambing Etawa
    Kambing etawa juga sering disebut pula Jamnapari. Kambing etawa berasal dari India. Kambing ini merupakan jenis kambing yang memiliki 2 fungsi yaitu kambing pedaging dan kambing penghasil susu. Adapun harga dari kambing etawa ini mulai berkisar dari harga Rp.1.700.000,- hingga Rp.5.000.000,- di tahun 2020 ini.
  4. Harga Kambing Peranakan Etawa (PE)
    Jenis kambing peranakan etawa merupakan hasil persilangan antara kambing jawa (lokal) dengan kambing etawa. Adapun untuk harga kambing jenis PE ini mulai berkisar dari harga Rp.1.000.000,- hingga Rp.3.200.000,- di tahun 2020 ini.

Harga kambing qurban dan sapi qurban tersebut dapat anda dapatkan melalui penawaran Paket Qurban 2020 Aqiqah Berkah. Berikut Paket Qurban 2020 yang telah kami sediakan :

  1. Paket Qurban Peduli Syar’i
    Pada paket qurban peduli syar’i, kami menyediakan pemesanan hewan qurban sekaligus jasa pemotongan hewan qurban secara syar’i. Untuk penyaluran daging qurban, Anda dapat memesan tempat yang dikehendaki atau yang diamanahkan seperti panti asuhan, pondok pesantren, dll sebagai tempat pembagian daging qurban. Kami menerima jasa pemesanan dari kota semarang dan sekitarnya.
  2. Paket Qurban Mandiri Syar’i
    Pada paket ini kami menyediakan jasa pemesanan hewan qurban syar’i dan untuk penyembelihannya dilakukan mandiri oleh orang yang akan berqurban.
    Adapun area atau tempat untuk pendistribusian daging (Paket Qurban Peduli Syar’i) dan pengantaran hewan qurban (Paket Qurban Mandiri Syar’i) yang dapat kami sediakan meliputi kabupaten dan kota :
    (a) Jombang
    (b) Mojokerto
    (c) Nganjuk
    (d) Kediri
    (e) Tulungagung
    (f) Ngawi
    (g) Magetan
    (h) Ponorogo
    (i) Madiun

Pastikan Anda membeli membeli hewan qurban di kandang kami satu bulan sebelum Hari Raya Idul Adha, untuk mendapatkan harga yang murah, karena berdasarkan pengalaman kami, harga hewan kurban akan naik mendekati Hari Raya Idul Adha. Segera pesan sekarang…

Informasi dan Pemesanan hubungi :

TELPON/SMS/WA :

0858-5344-4472

-_-Aqiqah Berkah Siap membantu Anda dalam Qurban atau Aqiqah-_-

Kambing Kurban Madiun

By | Artikel, Tentang Qurban | No Comments

Kambing Kurban Madiun

Segala puji milik Allah swt, semoga kita semua senantiasa ada dalam lindungan dan rahmat-Nya. Aamiin.

Untuk menyempurnakan ibadah kurban lebih baiknya kita memahami hukum berkurban serta keutamaanya.

Panduan kurban ini, diharapkan bisa memberik informasi seputar kurban, juga disertai cara memilih hewan kurban serta bagaimana mendistribusikannya.

Jangan sampai berkurban tapi tidak mengetahui keutamaanya. Bahkan tidak sedikit orang yang berkurban lebih memamerkan hewan kurbannya dari pada menjaga keikhlasan niatnya.

Semoga panduan kurban ini, bisa memberikan informasi yang bermanfaat bagi para pekurban.

Pengertian Kurban

Allah subhanahu wa ta’ala ber?irman yang artinya, Maka shalatlah untuk Rabbmu dan sembelihlah hewan.” (Qs. Al Kautsar: 2)

Syaikh Abdullah Alu Bassaam mengatakan, “Sebagian ulama ahli tafsir mengatakan; yang dimaksud deng menyembelih hewan adalah menyembelih hewan kurban setelah shalat Ied.” Pendapat ini dinukil dari Qatadah, Atha’ dan Ikrimah (Taisirul ‘Allaam, 534, Taudhihul Ahkaam IV/450, & Shahih Fiqih Sunnah II/366).

Dalam istilah ilmu ?iqih hewan kurban biasa disebut dengan nama Al Udh-hiyah yang bentuk jamaknya Al Adhaahi (dengan huruf ha’ tipis).

Pengertian Udh-hiyah

Udh-hiyah adalah hewan ternak yang disembelih pada ha Iedul Adha dan hari Tasyriq dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah karena datangnya hari raya tersebut (lihat Al Wajiz, 405 dan Shahih Fiqih Sunnah II/366).

Keutamaan Kurban

Menyembelih kurban termasuk amal salih yang paling utama. ‘Aisyah radhiyallahu’anha menceritan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah anak Adam melakukan suatu amalan pada hari Nahr (Iedul Adha) yang lebih dicintai oleh Allah melebihi mengalirkan darah (kurban), maka hendaknya kalian merasa senang karenanya.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah dan Al Hakim dengan sanad sahih, lihat Taudhihul Ahkam, IV/450)

Hadis di atas didla’i?kan oleh Syaikh Al Albani (Dla’if Ibn Majah, 671). Namun kegoncangan hadis di atas tidaklah menyebabkan hilangnya  . Banyak ulama menjelaskan bahwa menyembelih hewan kurban pada hari idul Adlha lebih utama dari pada sedekah yang senilai atau seharga dengan hewan kurban, atau bahkan lebih utama dari pada sedekah yang lebih banyak dari pada nilai hewan kurban.

Karena maksud terpenting dalam berkurban adalah mendekatkan diri kepada Allah. Bukan semata-mata nilai binatangnya. Disamping itu, menyembelih kurban lebi menampakkan syi’ar islam dan lebih sesuai dengan sunnah Nabi SAW. (Lihat Shahih Fiqh Sunnah 2/379 & Syarhul Mumthi’ 7/521)

Hukum Berqurban

Dalam berkurban, para ulama terbagi dalam dua pendapat:

  1. Berkurban merupakan hal yang wajib bagi orang yang berkelapangan
    Ulama yang berpendapat demikian adalah Rabi’ah (guru Imam Malik), Al Auza’i, Abu Hanifah, Imam Ahmad dalam salah satu pendapatnya, Laits bin Sa’ad beserta beberapa ulama pengikut Imam Malik, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, dan Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahumullah.
    Syaikh Ibn Utsaimin mengatakan: “Pendapat yang menyatakan wajib itu tampak lebih kuat dari pada pendapat yang menyatakan tidak wajib. Akan tetapi hal itu hanya diwajibkan bagi yang mampu…” (lihat Syarhul Mumti’, III/408)
  2. Berkurban merupakan Sunnah Mu’akkadah (ditekankan).
    Dan ini adalah pendapat mayoritas uma yaitu Malik, Sya?i’i, Ahmad, Ibnu Hazm dan lain-lain. Ulama yang mengambil pendapat ini berdalil dengan riwayat dari Abu Mas’ud Al Anhari radhiyallahu ‘anhu.
    Beliau mengatakan, “Sesungguhnya aku sedang tidak berkurban. Padahal aku adalah orang yang berkelapangan. Itu kulakukan karena aku khawatir kalau tetanggaku mengira kurban itu adalah wajib bagiku.” (HR. Abdur Razzaq dan Baihaqi dengan sanad shahih).

Dari dua pendapat di atas, sebagian ulama memberikan jalan keluar dari perselisihan dengan menasehatkan:
“…selayaknya bagi mereka yang mampu, tidak meninggalkan berkurban. Karena dengan berkurban akan lebih menenangkan hati dan melepaskan tanggungan. (Tafsir Adwa’ul Bayan, 1120)

Hewan Kurban

Seorang anak bertanya kepada ayahnya, “Ayah…kenapa kalau kurban ga boleh sama ayam?”. Sang Ayah terkejut….karena dia juga belum tau penjelasan tentang hal demikian.

Bukan hanya sang Ayah yang tadi, mungkin saja kita juga perlu tahu tentang hewan yang dibolehkan untuk di jadikan kurban.

Hewan kurban hanya boleh dari jenis Bahiimatul Al An’aam (hewan ternak). Dalilnya adalah ?irman Allah yang artinya, “Dan bagi setiap umat Kami berikan tuntunan berkurban agar kalian mengingat nama Allah atas rezki yang dilimpahkan kepada kalian berupa hewan-hewan ternak (bahiimatul an’aam).” (Qs. Al Hajj: 34).

Dalam bahasa arab, yang dimaksud Bahiimatul Al An’aam hanya mencakup tiga binatang yaitu Unta, Sapi atau kambing. Oleh karena itu, berkurban hanya sah dengan tiga hewan tersebut dan tidak boleh selain itu.

Bahkan sekelompok ulama menukilkan adanya ijma’ (kesepakatan) bahwasanya kurban tidak sah kecuali dengan hewan-hewan tersebut (lihat Shahih Fiqih Sunnah, II/369 dan Al Wajiz 406).

Syaikh Ibnu ‘Utsaimin mengatakan, “Bahkan jika seandainya ada orang yang berkurban dengan jenis hewan lain yang lebih mal dari pada jenis ternak tersebut maka kurbannya tidak sah. Andaikan dia lebih memilih untuk berkurban seekor kuda seharga 10.000 real sedangkan seekor kambing harganya hanya 300 real maka kurbannya (dengan kuda) itu tidak sah…” (Syarhul Mumti’ III/409)

Nah, itu jawaban dari pertanyaan sang anak di atas, semoga kita bisa mengambil pelajaran dari kisah di atas.

Usia Hewan Kurban

Dari Jabir bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah kalian menyembelih (kurban) kecuali musinnah. Kecuali apabila itu menyulitkan bagi kalian maka kalian boleh menyembelih domba jadza’ah.” (Muttafaq ‘alaih)

Musinnah adalah hew ternak yang sudah dewasa, diambil dari kata sinnun yang artinya gigi. Hewan tersebut dinamakan musinnah karena hewan tersebut sudah ganti gigi.

Adapun rincian hewan musinnah adalah: Unta usia 5 tahun, sapi usia 2 tahun, kambing usia 1 tahun, dan domba usia 6 bulan.

Apakah yang menjadi acuan usianyaataukah ganti giginya?Yang menjadi acuan hewan tersebut bisa digolongkan musinnah adalah usianya. Karena penama musinnah untuk hewan yang sudahgenap usia kurban adalah penamaan dengan umumnya kasus yang terjadi.

Artinya, umumnya kambing yang sudah berusia 1 tahun atau sapi 2 tahun itu sudah ganti gigi. Disamping itu, ketika para ulama menjelaskan batasan hewan musinnah d hewan jadza’ah, mereka menjelaskannya dengan batasan usia. Dengan demikian, andaikan ada sapi yang sudah berusia 2 tahun namun belum ganti gigi, boleh digunakan untuk berkurban.

Pahala Berkurban

Pahala bagi orang yang Berkurban :

  1. Kurban Kambing / Domba untuk 1 keluarga
    Seekor kambing cukup untuk kurban satu keluarga, da pahalanya mencakup seluruh anggota keluarga meskipun jumlahnya banyak, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal. Sebagaimana hadits Abu Ayyub radhiyallahu’anhu yang mengatakan, “Pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam seseorang (suami) menyembelih seekor kambing sebagai kurban bagi dir dan keluarganya.” (HR. Tirmidzi an beliau menilainya shahih, lihat Minhaajul Muslim, 264 dan 266)
  2. Kurban Sapi dan Onta
    Seekor Sapi dijadikan kurban untuk 7 orang. Sedangkan seekor onta untuk 10 orang.
    Dalam masalah pahala, ketentuan kurban sapi sama dengan ketentuan kurban kambing. Artinya urunan 7 orang untuk kurban seekor sapi, pahalanya mencakup seluruh anggota keluarga dari 7 orang yang ikut urunan.

Pilihan Berkurban

Anjuran melaksanakan ibadah kurban merupakan kesempatan bagi kitauntuk menabung pahala di dunia. Bahkan sebenarnya, bukan daging atau jenishewa kurbannya yang akan sampai kepada Allah swt, namun ketakwa si pekurbanlah yang akan Allah perhitungkan.

Ini menandak bahwa, niat dan keikhsan seseorang untuk berkurban merupakan hal utama, selain dengan jenis atau penilan hewan yang akan dikurbankan.

Jangan sampai ada niat riya dan ingin pujian dari manusia karena hewan kurbannya gagah dan lebih baik dibanding orang lain.

Karena ini kerap terjadi di masyarakat, maka lebih baik proses kurban diserahkan kepada lembaga yang profesional dibidangnya. Bukan berarti tidak boleh kurban sendiri, namun ada keunggulan jika kurban kita diserahkan kepada lembaga yang profesional, diantaranya :

  1. Niat pekurban Insha Allah lebih terjaga, karena proses kurban diserahkan kepada lembaga profesional.
  2. Kualitas hewan kurban terjamin, karena lembaga sudah mengurus ternak d monitoring.
  3. Harga hewan kurban kompetitif, karena lembaga sudah memiliki hewan ternak dari peternak binaan.
  4. Distribusi pembagian daging kurban lebih merata di beberapa wilayah, tidak menumpuk di satu wilayah saja
  5. Ikut membantu program pemberdayaan peternak dhuafa
  6. menndapat laporan dan dokumentasi program
  7. Membahagiakan mustahik penerim daging kurban

Terima kasih sudah menyimak artikelnya ya. Selanjutnya ulasan mengenai harga kambing yang ada di Madiun. Yukkk sama-sama di baca…

Aqiqah Berkah merupakan sebuah usaha yang bergerak di bidang produk dan jasa penyediaan kambing dan sapi kurban beserta jasa pemotongan, pengolahan, pengantaran, dan penyaluran serta menerima pesanan paket nasi box untuk kebutuhan aqiqah, qurban atau kebutuhan lainnya. Didirikan sejak tahun 2008 dan di dukung oleh tenaga-tenaga profesional di bidangnya dan berakhlakuk karimah islami.

Maka kami layanan qurban online terpanggil untuk membantu san memudahkan bagi anda yang belum berqurban. Sekarang tunggu apalagi..

Segera pesan layanan qurban online sekarang juga. Kami akan menyediakan kambing dan sapi yang murah memenuhi syar’i, penyembelihan secara islami, mudah praktis, dan nyaman dengan pilihan harga yang bervariasi.

Tujuan Aqiqah Berkah yaitu membuat semua orang bisa berkurban menjalankan sunnah Rasulullah SAW. Di Aqiqah Berkah harga jual kambing murah di bandingkan dengan jasa layananqurban lainnya dan terjangkau untuk seluruh umat.

Keunggulan layanan qurban online ini sebagai berikut:

  1. Kambing berkualitas tinggi dan telah memenuhi syarat untuk qurban
  2. Kambing disembelih oleh ahlinya sesuai syariat Islam (wajib dan sunnah) jika memilih qurban online.
  3. Kambing dapat dilihat dan dipilih langsung di kandang
  4. Kami melayani Qurban untuk daerah Sekarisidenan Kediri
  5. GRATIS ongkos kirim untuk Nganjuk, madiun, kediri dan sekitarnya
  6. Kambing sehat, baik/sesuai syariah
  7. Pembayaran setelah barang sampai / transfer.
  8. Siap menyalurkan kepada yang berhak: pondok pesantren, panti asuhan dan fakir miskin.

Selanjutnya untuk menyambut qurban 2018 yang akan datang, diharapkan para sahabat AB dan umat muslim yang ingin melaksanakan qurban tahun ini supaya mempersiapkan hewan qurban sejak awal. Hal ini sebagai salah satu strategi untuk mendapatkan harga hewan qurban yang murah, karena pembelian dan persiapan sejak awal. Pada kesempatan kali ini, mimin Aqiqah Berkah akan memberikan informasi mengenai harga kambing qurban murah 2020 (harga prediksi sewaktu-waktu bisa berubah didasarkan waktu dan tempat). Berikut ulasannya.

1. Harga Kambing Kacang (jawa)
Kambing jawa (lokal). Untuk ras ini, paling banyak di Indonesia dan paling mudah untuk di cari, terutama di daerah jawa timur dan jawa tengah. Adapun untuk masalah harga, jenis kambing jawa atau kambing kacang sangat bervariasi di lihat dari umur, kondisi fisik, kesehatan, dan jenis kelamin. Untuk kisaran harganya mulai dari harga 800 ribu sampai 2,5 juta rupiah. Berikut daftar Harga Kambing Kacang (Jawa)

KAMBING JAWA

Kambing Jawa Berat Badan +/- 23-24 Kg Harga Rp 1.900.000,-
Kambing Jawa Berat Badan +/- 25-26 Kg Harga Rp 1.900.000,-

Kambing Jawa Berat Badan +/- 27-28 Kg Harga Rp 2.000.000,-
Kambing Jawa Berat Badan +/- 29 Kg Harga Rp 2.000.000,

Kambing Jawa Berat Badan +/- 30-31 Kg Harga Rp 2.300.000,-
Kambing Jawa Berat Badan +/- 32-33 Kg Harga Rp 2.300.000,-
Kambing Jawa Berat Badan +/- 34-35 Kg Harga Rp 2.600.000,-
Kambing Jawa Berat Badan +/- 36-37 Kg Harga Rp 2.600.000,-
Kambing Jawa Berat Badan +/- 38 Kg Harga Rp 2.800.000,-

2. Harga Kambing Etawa
Kambing Etawa merupakan jenis kambing pedaging, penghasil susu, dan sebagai kambing kontes. Sedangkan untuk populasi dan perkembangannya tidak kalah saing dengan kambing lokal atau kambing jawa (kacang). Keunggulan dari kambing Etawa adalah memiliki postur tubuh yang lebih besar serta menghasilkan daging yang sangat banyak. Untuk harga kambing Etawa memiliki harga yang cukup jauh di atas kambing lokal. Berikut harga kambing etawa :
a) Etawa betina anakan Umur 3 – 5 bulan = Rp 1.700.000,-
b) Etawa Betina nakan Umur 6 – 7 bulan = Rp 2.200.000,-
c) Etawa Betina Umur 8 – 12 bulan = Rp Rp 3.000.000,-
d) Etawa Betina Dewasa Umur 1 – 2 tahun = Rp 3.500.000,-
e) Etawa Jantan Anakan Umur 3 – 5 bulan = Rp 2.000.000,-
f) Etawa jantan Anakan Umur 6 – 7 bulan = Rp 3.000.000,-
h) Etawa Jantan Umur 8 – 12 bulan = Rp 4.000.000,-
i) Etawa Jantan Umur 1 – 2 tahun = Rp 5.000.000,-
(Untuk jenis lebih lengkap dan terupdate bisa menghubungi kontak kami)

3. Harga Kambing Peranakan Etawa (PE)
Kambing peranakan Etawa (PE) adalah kambing hasil dari kawin silang antara kambing etawa dan jawa (lokal). Untuk kualitasnya tidak kalah dengan kambing lain dan termasuk kambing yang mempunyai keunggulan, keunggulan yang sangat menonjol dari Peranakan etawa ini adalah tingkat adaptasinya yang sangat tinggi, berikut harganya.
a) PE Betina Anakan Berumur 3 – 5 bulan = Rp 1.000.000,-
b) PE Betina anakan Berumur 6 – 7 Bulan = Rp 1.500.000,-
c) PE betina Berumur 8 – 12 bulan = Rp 2.000.000,-
d) PE betina Berumur 1 – 2 tahun = Rp 2.500.000,-
e) PE Jantan Anakan Berumur 3 – 5 Bulan = Rp 1.400.000,-
f) PE Jantan Anakan Berumur 6 – 7 bulan = Rp 1.800.000,-
g) PE Jantan Berumur 8 – 12 bulan = Rp 2.500.000,-
h) Pe Jantan Berumur 1 – 2 tahun = Rp 3.200.000,-
   (Untuk jenis lebih lengkap dan terupdate bisa menghubungi kontak kami)

4. Harga Kambing Gibas
Kambing gibas adalah salah satu jenis kambing yang memiliki ciri-ciri khusus seperti bulunya yang panjang dan gimbal, sehingga kambing jenis ini sering juga disebut kambing gimbal. Pada umumnya, warna bulu kambing gibas yakni putih dan tubuhnya cukup besar. Untuk harga kambing gibas memiliki harga yang paling rendah jika di banding dengan harga kambing lain. Berikut harga kambing gibas.

KAMBING GIBAS

Kambing Gibas Berat Badan +/- 23-24 Kg Harga Rp 1.900.000,-
Kambing Gibas Berat Badan +/- 25-26 Kg Harga Rp 1.900.000,-

Kambing Gibas Berat Badan +/- 27-28 Kg Harga Rp 2.000.000,-
Kambing Gibas Berat Badan +/- 29 Kg Harga Rp 2.000.000,

Kambing Gibas Berat Badan +/- 30-31 Kg Harga Rp 2.300.000,-
Kambing Gibas  Berat Badan +/- 32-33 Kg Harga Rp 2.300.000,-
Kambing Gibas  Berat Badan +/- 34-35 Kg Harga Rp 2.600.000,-
Kambing Gibas  Berat Badan +/- 36-37 Kg Harga Rp 2.600.000,-
Kambing Gibas  Berat Badan +/- 38 Kg Harga Rp 2.800.000,-

  (Untuk jenis lebih lengkap dan terupdate bisa menghubungi kontak kami)

Nah itulah yang dapat kami sampaikan mengenai harga kambing kurban madiun. Jika anda membutuhkan kambing aqiqah atau kurban, kami Aqiqah Berkah siap menjadi mitra aqiqah anda dalam pelaksanaan aqiqah.

Informasi dan Pemesanan :

TELPON/SMS : 085853444472

-_-Aqiqah Berkah Siap membantu Anda dalam Qurban atau Aqiqah Anda-_-

Kambing Kurban Madiun