idul adha 1437 h

Kambing Qurban Jatikalen Nganjuk

By | Paket Qurban | No Comments

KAMBING QURBAN JATIKALEN NGANJUK

Terhitung sejak Januari 2020, Idul Adha kurang 7 bulan lagi. Sudahkah Anda mempersiapkan kambing qurban untuk Idul Adha tahun 2020 ?

Orang-orang terbiasa mempersiapkan kambing qurban ketika mendekati musim qurban, tidak terkecuali di wilayah Jatikalen Nganjuk. Padahal kambing qurban yang dijual ketika mendekati Idul Adha akan kian menaik. Ini menjadi peluang besar bagi para penjual kambing.

Betapa tidak, masyarakat yang ingin meningkatkan ibadah di hari Idul Adha ini akan mencari kambing terbaik untuk persembahan qurban. Masih banyak warga masyarakat yang berfikiran bahwa pembelian kambing bisa saja mendekati hari H di setiap jalan-jalann yang menjajakan kambing qurban.

Padahal inti dari kambing persembahan qurban adalah kesempurnaan, kesehatan dan daging kambing qurban. Bila terlalu tergesa dan asal membeli kambing qurban, sudah pasti banyak diantara Anda yang melalaikan kesehatan dan kesempurnaan kambing karena waktu Idul Adha yang segera tiba.

Untuk itu, persiapkan kambing persembahan qurban tahun 2020 mulai sekarang. Jangan menunda persiapan kambing qurban mendekati Idul Adha. Karena kambing yang Anda persembahkan untuk qurban haruslah yang memeuhi tuntunan agama Islam. Islam mengajarkan tidak hanya melihat dari sisi gemuk, sehat dan sempurna namun jga dari usia kambing yang layak disembelih untuk qurban.

Khusus bagi Anda yang berdomisili di wilayah Kec. Jatikalen Nganjuk dan sekitarnya. Dalam rangka menyongsong Idul Adha tahun 2020, Aqiqah Berkah menyediakan pemesanan kambing qurban Jatikalen Nganjuk dengan harga ekonomis. Kambing qurban Anda dapat dipesan mulai dari sekarang. Aqiqah Berkah memelihara kambing qurban detil hingga kesehatan hewan qurban.

Jadi, Anda tidak perlu khawatir lagi untuk memilih kambing qurban. Pada Aqiqah Berkah, kambing yang disediakan untuk sembelihan telah diseleksi sesuai dengan tuntunan ajaran Islam agar sempurna ibadah Anda.

Bagaimana cara pemesanan kambing qurban Jatikalen Nganjuk ?

Cara mudah pemesanan kambing qurban, Anda dapat datangg langsung ke kantor pusat Aqiqah Berkah di Jl. Raya Baron Timur No. 1 Baron Nganjuk. Atau Anda dapat menghubungi nomor layanan 0858-5344-4472 (Dapat dihubungi melalui telphone, SMS atau Whatsapp). Aqiqah Berkah selalu siap membantu kelancaran ibadah qurban Anda semua.

Saat ini tersedia kambing qurban Jatikalen jenis gibas / Kambing Jawa  dengan berat badan mulai dari 23 Kg. Jenis kambing gibas / Kambing Jawa  adalah salah satu jenis kambing yang memiliki ciri-ciri khusus seperti bulunya yang panjang dan gimbal, sehingga kambing jenis ini sering juga disebut kambing gimbal. Pada umumnya, warna bulu kambing gibas yakni putih dan tubuhnya cukup besar.

Sempurnakan ibadah Anda dengan berqurban, khususnya masyarakat di Kec. Jatikalen Kab. Nganjuk yang merupakan masyarakat dengan mayoritas memeluk agama Islam. Kambing Qurban Jatikalen Nganjuk tersedia untuk Anda sejak bulan April 2018. Segera pesan kambing qurban murah sekarang !!!

Contact Person : Call/SMS/WA (0858-5344-4472)

Dapatkan hikmah ketika Anda turut serta berqurban :

  1. Menghidupkan sunnah Nabi Ibrahim a.s.
  2. Mendidik jiwa ke arah taqwa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
  3. Mengikis sifat tamak (serakah) dan mewujudkan sifat murah hati.
  4. Menghapuskan dosa dan mengharap keridhaan Allah SWT.
  5. Menjalinkan hubungan kasih sayang sesama manusia.

Kurban Sapi

By | Artikel, Tentang Qurban | No Comments

KURBAN SAPI

Idul Adha tahun 2020 akan datang di dua bulan mendatang, segera persiapkan hewan qurban yang terbaik dan diniatkan untuk ibadah kepada Allah SWT. Berqurban merupakan ibadah sunnah yang diperintahkan Allah SWT kepada hamba-Nya yang memiliki kesanggupan untuk menyembelih udhiyah seperti kambing, sapi atau onta pada hari nahar dan tasyrik.

Hukum melaksanakan qurban adalah sunnah muakad bagi setiap muslim. Namun, apabila sudah mampu dan sanggup untuk berqurban, hendaknya segera berqurban. Dasar hukum disyariatkannya qurban adalah firman Allah dalam surat Al Kautsar sebagai berikut ini :

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ (٢)

Artinya : “Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.” (QS. Al Kautsar : 2)

Didalam hadits riwayat Tirmidzi dari Aisyah berkata, ”Sesungguhnya Nabi saw pernah berkurban seekor gibas yang bertanduk, terdapat warna hitam di badannya, warna hitam di kakinya dan warna hitam di kedua matanya.”

Para ulama telah menetapkan bahwa berqurban dengan seekor kambing atau domba adalah untuk mewakili satu orang. Sedangkan berqurban dengan seekor sapi atau onta dapat diatasnamakan sejumlah tujuh orang atau setara satu keluarga. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Jabir bin Abdullah berkata, ”Kami pernah berkurban bersama Rasulullah saw di Hudhaibiyah : satu ekor onta untuk tujuh orang, begitu juga dengan satu ekor sapi.”

Jika tujuh orang bergabung untuk menyembelih seekor sapi atau onta maka tidaklah ada keharusan bahwa mereka semua berada dalam satu rumah atau satu kerabat. Bisa saja mereka yang bergabung itu berbeda rumah, berbeda kampung atau tidak satu kerabat. Hal itu dikarenakan tidak disebutkan secara rinci didalam hadits Jabir diatas.

Sedangkan mengenai berqurban bagi orang yang telah meninggal, kini terjadi perbedabatan diantara para ulama. Di kalangan ulama Syafi’i membolehkan berqurban bagi orang yang telah meninggal apabila orang tersebut telah berwasiat. Para ulama maliki menganggap bahwa hal itu makruh. Berbeda pula dengan pandangan ulama Hanafi dan Hambali yang membolehkannya.

Dibolehkan urunan 7 orang untuk qurban sapi atau onta. Namun tidak dibolehkan urunan lebih dari 7 orang untuk qurban sapi. Imam Ibnu Utsaimin mengatakan:

وتجزئ الواحدة من الغنم عن الشخص الواحد ، ويجزئ سُبع البعير أو البقرة عما تجزئ عنه الواحدة من الغنم …. وإذا اشترك اثنان فأكثر في ملك أضحية يضحيان بها ، فهذا لا يجوز ، ولا يصح أضحية إلا في الإبل والبقر إلى سبعة فقط ، وذلك لأن الأضحية عبادة وقربة إلى الله تعالى ، فلا يجوز إيقاعها ولا التعبد بها إلا على الوجه المشروع زمناً وعددا وكيفية.

Satu kambing sah untuk qurban satu orang. Sementara sepertujuh onta atau sapi, sah untuk qurban senilai satu kambing. Jika ada dua orang atau lebih, urunan untuk qurban satu kambing, kemudian mereka jadikan qurban, ini hukumnya tidak boleh, dan qurbannya tidak sah, kecuali untuk onta atau sapi, maksimal 7 orang saja. Karena qurban adalah ibadah kepada Allah. Karena itu, tidak boleh dilaksanakan kecuali dengan aturan yang ditetapkan syariat, baik terkait waktu, jumlah orang yang ikut, atau tata caranya.

Berikut lanjutan hadits Bulughul Marom tentang masalah kurban pada hadits no. 1363.

وَعَنْ جَابِرِ بنِ عَبْدِ اَللَّهِ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: – نَحَرْنَا مَعَ اَلنَّبِيِّ – صلى الله عليه وسلم – عَامَ اَلْحُدَيْبِيَةِ: اَلْبَدَنَةَ عَنْ سَبْعَةٍ, وَالْبَقَرَةَ عَنْ سَبْعَةٍ – رَوَاهُ مُسْلِم

Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, “Kami pernah berkurban (melakukan nahr atau penyembelihan) bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada tahun Hudaibiyah, yaitu kami berkurban untuk unta dengan patungan tujuh orang. Sedangkan sapi untuk patungan tujuh orang.” Diriwayatkan oleh Muslim. (HR. Muslim no. 1318).