janin

3 Cara Berkomunikasi Dengan Bayi Dalam Kandungan

By | Artikel | No Comments

3 CARA BERKOMUNIKASI DENGAN BAYI DALAM KANDUNGAN

Berkomunikasi dengan bayi dapat dilakukan sejak dini atau bahkan ketika bayi masih dalam kandungan. Dengan menyadari bahwa orangtua dapat berkomunikasi dengan janin dalam kandungan akan memberikan ikatan hubungan yang lebih dekat dan juga menjadi sebuah pengalaman yang begitu menyenangkan yang tidak dapat terlupakan.

Mengajak bayi berbicara sejak didalam kandungan bermanfaat untuk perkembangan otak bayi. Berkomunikasi dengan bayi sebetulnya sudah dapat dimulai sejak dini bahkan ketika bayi masih menjadi janin dalam perut ibu. Cara berkomunikasi dengan janin yang ada di dalam kandungan dapat dilakukan dengan menggunakan megafon atapun alat khusus yang terdiri dari microphone dan dilengkapi dengan speaker atau sejenis headphone untuk ditempelkan ke perut ibu supaya dapat didengar oleh janin.

Ada beberapa komunikasi yang dapat dilakukan orangtua kepada janin yang dikandungnya, tentunya dengan mengetahui pertumbuhan dan perkembangan pembentukan indera-indera janin, sehingga komunikasi dapat tepat dilakukan. Apa saja komunikasi yang dapat dilakukan bayi dengan janinnya ? Berikut ini 3 cara berkomunikasi dengan bayi dalam kandungan :

SENTUHAN

Sering untuk mengusap perut anda dan mengajak janin berbicara. Bayi akan merespon dengan tendangan atau gerakan. Stimulasi ini dapat dilakukan ketika bayi memasuki trimester kedua. Indera Peraba bayi sudah berkembang sebelum minggu ke 8. Ketika janin bergerak dan telapak tangan atau kakinya tampak pada perut ibu, sentuhlah dia, berikan perasaan lembut dan kasih sayang kepadanya, sehingga ia merasakan kelembutan, rasa cinta dan kasih sayang dari orangtuanya.

Rasa cinta dan kasih sayang dari orangtua yang dia rasakan akan memberikan ketenangan pada janin anda. Coba tekan perut dengan lembut, ia akan balik menekan perut ! Sama seperti suara, janin bisa membedakan sentuhan orang tuanya dengan sentuhan orang lain. Elus-elus perut di bagian yang menonjol, buah hati akan merasakannya.

MENGAJAK BICARA

Mengajak bayi berbicara dapat dimulai dengan menyapa selamat pagi, selamat siang atau menjelang tidur di malam hari. Anda dapat membacakan untaian doa. Penelitian menemukan bahwa dengan mengajak berbicara bayi didalam kandungan akan meningkatkan pengalaman sensorik pertama. Pengalaman sensorik yang dialami oleh bayi akan membantu dalam perkembangan berbicara dan mendengar, bahkan kemampuan berbahasa setelah anak lahir nanti.

Indera pendengaran bayi mulai berkembang pada minggu ke 8 dan selesai pembentukan pada minggu ke 24. Indera pendengaran ini juga dibantu oleh air ketuban yang merupakan penghantar suara yang baik. Janin akan mulai mendengar suara aliran darah melalui plasenta, suara denyut jantung dan suara udara dalam usus hingga suara perut anda yang keroncongan. Selain itu janin akan bereaksi terhadap suara-suara keras, bahkan bisa membuat janin terkejut melompat.

RANGSANG CAHAYA

Hasil riset Dr. Jason C Birnholz dari New York Academy of Sciences, Amerika Serikat, membuktikan, janin sudah menunjukkan reaksi terhadap cahaya ketika perut ibunya disinari. Reaksi janin terlihat dari peningkatan denyut jantungnya. Terkadang ia bahkan mampu menggerakkan tangannya ke arah mata seperti menutupi matanya karena merasa silau. Mata janin dapat menangkap cahaya yang masuk ke dalam rahim ibunya, baik itu sinar matahari atau sinar lampu. Selain itu otak janin akan bereaksi terhadapa kelap-kelip cahaya.

Indera perasa janin akan terbentuk pada minggu ke 13-15. Pada usia ini janin dapat merasakan substansi yang pahit dan manis. Jika, cairan ketuban yang dia rasakan manis, maka dia akan meminumnya dan menelannya. Namun jika air ketuban yang dia rasakan terasa pahit, janin akan meronta dan mengeluarkannya, serta janin akan menghentikan konsumsinya (sumber website pondok ibu).

Jadi, janin dapat bereaksi terhadap berbagai rangsangan yang datang dari luar bahkan dalam tubuh ibu. Oleh karena itu sudah seharusnya lingkungan tempat tinggal, tingkah laku dan tutur kata ibu yang tengah mengandung harus selalu dijaga. Segala sesuatu yang dilihat dan didengar sendiri, baik itu perasaan suka, marah, sedih dan senang, sudah pasti memberi pengaruh bagi perkembangan si janin.

11 Sumber Gizi Ibu Hamil

By | Artikel | No Comments

11 SUMBER GIZI IBU HAMIL

Kebutuhan gizi dan nutrisi ibu hamil wajib dicukupi karena kebutuhan ibu hamil harus bisa menutrisi janin yang ada di dalam kandungannya. Jangan sampai pada masa kehamilan Anda kekurangan nutrisi sebab jika sampai kekurangan nutrisi akan berakibat pada janin yang dikandung.

Sumber makanan gizi untuk ibu hamil dapat diperoleh dengan mengkonsumsi makanan yang kaya akan kebutuhan utama nutrisi seperti protein, zat besi dan lainnya. Meskipun nutrisi juga ditemukan dalam minuman namun nutrisi ditemukan dalam makanan. Berikut ini daftar makanan yang bisa dijadikan sebagai sumber nutrisi bagi ibu hamil :

UBI JALAR

Ubi jalar merupakan salah satu makanan yang sangat dibutuhkan bagi ibu hamil. Ubi jalar juga mengandung vitamin A yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil. Selain Vitamin A, ubi jalar juga memiliki kandungan asam folat, tinggi serat serta kandungan vitamin C yang banyak.

IKAN SALMON

Salah satu makanan yang mengandung gizi dan nutrisi adalah ikan salmon yang merupakan sumber protein tinggi. Seperti yang dibahas sebelumnya protein sangat bermanfaat untuk ibu hamil. Ikan salmon selain mengandung protein tinggi juga mengandung nutrisi berupa omega-3 yang sangat bermanfaat bagi ibu hamil.

BIJI GANDUM

Biji gandum juga sangat bermanfaat bagi ibu hamil karena tinggi serat dan juga bernutrisi. Di dalam gandum juga terdapat vitamin E, selenium dan juga fitonutrien. Selenium dan fitonutrien merupakan senyawa yang bisa melindungi sel-sel janin supaya dapat berkembang dengan baik dan tidak mudah rusak. Ini sangat berguna bagi ibu hamil.

TELUR

Telur merupakan salah satu nutrisi yang sangat bermanfaat bagi tubuh ibu hamil. Telur juga memiliki nutrisi berupa protein yang cukup bagi ibu hamil. Di dalam satu butir telur selain mengandung protein tinggi namun juga memiliki kalori yang tinggi. Kalori di dalam satu butir telur sebanyak 90 kalori. Sedangkan kalori tersebut merupakan nutrisi yang harus ada serta dipenuhi oleh ibu hamil di setiap trimesternya. Telur juga mempunyai lebih dari 12 vitamin dan juga mineral. Zat yang dibutuhkan ibu hamil seperti kolin juga ada di dalam telur. Omega-3 pun juga ada di dalam telur. Bisa dikatakan bahwa telur merupakan makanan dengan sumber nutrisi lengkap yang dibutuhkan bagi ibu hamil.

SAYURAN HIJAU

Sayur adalah sumber nutrisi lengkap yang harus selalu dipenuhi oleh ibu hamil. Sayuran yang berwarna hijau sangat dibutuhkan oleh ibu hamil. Sayur kaya akan serat dan juga vitamin. Sayur yang harus selalu dikonsumsi oleh ibu hamil seperti bayam, kangkung, brokoli dan juga sawi. Di dalam sayur tersebut terdapat vitamin A, vitamin C, vitamin K serta folat yang dibutuhkan oleh ibu hamil.

DAGING TANPA LEMAK

Daging tanpa lemak juga baik untuk gizi dan nutriai ibu hamil karena memiliki lemak tidak jenuh dan lemak baik yang bermanfaat bagi ibu hamil untuk pembentukan cadangan energi.

BUAH

Buah yang tidak menjadi pantangan bagi ibu hamil sangat bermanfaat bagi ibu hamil. Di dalam buah mengandung banyak vitamin, mineral serta kandungan serat yang tinggi. Buah juga kaya akan antioksidan yang bermanfaat bagi ibu hamil dalam menangkal radikal bebas.

KACANG ALMOND DAN SUSU TANPA LEMAK

Kacang almond dan susu tanpa lemak merupakan sumber kalsium yang sangat dibutuhkan bagi ibu hamil. Seperti yang dibahas sebelumnya kalsium sangat bermanfaat pertumbuhan tulang dan gigi bagi janin, serta pembentukan saraf dan menjaga kesehatan saraf. Susu bisa menghindarkan ibu hamil agar tidak terkena osteoporosis. Oleh sebab itulah kebutuhan akan kalsium harus selalu terpenuhi.

KACANG MERAH

Kacang merah merupakan sumber zat besi yang sangat bermanfaat bagi pembentukan sel-sel darah merah. Sel-sel darah merah sangat bermanfaat untuk mencegah ibu hamil terkena amenia.

TOMAT DAN LOBAK

Di dalam tomat dan lobak terdapat vitamin A, vitamin B6, vitamin C dan juga vitamin D. Vitamin tersebut merupakan vitamin yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil. Manfaatnya sangat besar bagi ibu dan janin misalnya dalam membantu metabolisme ibu hamil dalam mencukupi protein, lemak dan juga karbohidrat.

NASI

Nasi merah sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil. Ibu hamil harus memiliki energi yang cukup untuk melakukan aktivitas sehari-harinya. Agar tidak lemas kebutuhan karbohidrat harus selalu terpenuhi. Yang harus diingat adalah nasi merah lebih baik dibandingkan dengan nasi putih. Nasi putih memiliki kadar glukosa tinggi yang tidak baik bagi perkembangan janin di dalam kandungan.

*) AKIBAT KEKURANGAN GIZI

Banyak yang bisa diakibatkan karena kekurangan nutrisi. Akibat tersebut sangat fatal bagi ibu hamil dan juga janin yang ada di dalam kandungannya. Akibat dari kekurangan gizi dan nutrisi adalah sebagai berikut ini :

1) MALNUTRISI

Malnutrisi adalah penyakit kekurangan gizi yang bisa terjadi pada janin dan juga ibu hamil. Akibatnya adalah ibu hamil dan janin bisa sangat rentan terkena berbagai penyakit. Organ janin pun tidak bisa berfungsi secara sempurna akibat malnutrisi.

2) JANIN DENGAN BERAT BADAN RENDAH

Karena kurang dalam mengkonsumsi nutrisi, ibu hamil akan melahirkan bayi dengan berat badan rendah. Bayi jika berat badannya rendah akibatnya adalah janin harus berada di inkubator untuk meningkatkan berat badannya.

3) ANAK MEMILIKI IQ YANG RENDAH

Karena kekurangan nutrisi selama kehamilan, janin yang akan dilahirkan oleh ibu hamil akan memiliki IQ yang rendah. Hal itu dikarenakan nutrisi yang bermanfaat untuk perkembangan saraf pusat dan kecerdasan otak janin tidak terpenuhi.

4) DOWN SINDROME

Kekurangan nutrisi bisa menyebabkan anak dilahirkan dengan keterbelakangan mental.

5) ANAK TUMBUH DENGAN LAMBAT

Karena selama kehamilan nutrisi tidak terjaga, janin selama ada di dalam kandungan dan setelah dilahirkan akan tumbuh dengan melambat. Selain itu bayi juga akan memiliki penglihatan buruk, kesulitan dalam belajar serta memiliki anemia.

6) IBU HAMIL AKAN KEKURANGAN ENERGI

Jika ibu hamil kurang dalam mencukupi asupan nutrisi akibatnya adalah ibu hamil akan merasa lemas dan tidak berenergi.

7) ANEMIA DAN TRANSFUSI DARAH

Jika kekurangan nutrisi berupa zat besi dan beberapa nutrisi yang bermanfaat dalam pembentukan sel darah merah. Bisa mengakibatkan ibu dan janin yang dikandung mengalami anemia. Akibatnya adalah setelah persalinan ibu hamil harus melakukan transfusi darah untuk memperbaiki sel darah merah yang keluar saat masa persalinan. Janin yang dikandung pun juga akan anemia.

Itulah beberapa efek atau akibat dari kekurangan nutrisi bagi ibu hamil. Dan untuk menghindari hal itu semua sebaiknya mulai dari sekarang ibu hamil mulai memperhatikan kebutuhan gizi nutrisinya.